| rudyanto08 (Penasihat) 26/08/08 14:40 | π Fren di jual Ke Esia Baca berita di Bisnis Indonesia hari ini, kelihatannya persaingan yang sangat ketat akan memaksa merger Operator, dan Fren to Esia ini permulaannya ??? Hary Tanoe Lego Fren ke Esia Tuesday, 26 August 2008 - Selasa, 26/08/2008 - Bisnis Indonesia JAKARTA: PT Global Mediacom Tbk, secara bertahap, menjual saham anak perusahaannya yang memiliki kegiatan di luar bisnis media. Salah satu saham anak perusahaan yang akan dilepas adalah PT Mobile-8 Telecom Tbk, penyedia jasa telepon Fren, kepada PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), operator seluler berbasis code division multiple access (CDMA) Esia. berita selanjutnya ------------------------------------------------------------------------------------------ berita terbaru tentang seluler Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 28/08/08 16:15 | π Re: Fren di jual Ke Esia Menanti kejutan ekspansi gila2an dari si Bakrie Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| Elnino899 (Penasihat) 29/08/08 08:25 | π Re: Fren di jual Ke Esia Tunggu bundling HP Dual CDMA ,.. kayaknya Hapenya belum ada ya yang Dual CDMA... sepertinya kurang prospek tuh fren ... untuk ijin mobile ..susah melawan GSM ..yang jaringan nya sudah seluruh indonesia Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| HajiGaul (Penasihat) 29/08/08 08:49 | π Re: Fren di jual Ke Esia ada kok HP dual CDMA yang inject, tapi gak bisa hidup barengan ... Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| hopeless (Penasihat) 30/08/08 08:25 | π Re: Fren di jual Ke Esia trus buat apa mobile 8 ngeluarin hepi? Ga penting Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| hokwell (Anggota) 30/08/08 08:54 | π Re: Fren di jual Ke Esia tujuan utamanya pasti ambil indosat, karena buat apa punya dua cdma? tapi kalo gak dapat, mungkin aja dia beli mobile-8 and di combine dengan Esia dan Hepi nya di kill ?? any comments? Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| murbei (Penasihat) 30/08/08 09:00 | π Re: Fren di jual Ke Esia ya buat hepi hepinan Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| bm_iqbal (Penasihat) 30/08/08 09:06 | π Re: Fren di jual Ke Esia kalo operator jadi sedikit khan modal buat beli stock voucher kurangan Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| Elnino899 (Penasihat) 30/08/08 12:24 | π Re: Fren di jual Ke Esia bagusan operator diciutkan ,kualitas ditingkatkan harga diturunkan.. jadi gak bikin pusing ..mestinya cuma 3 operator Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| meylano (Penasihat) 26/09/08 17:21 | π Re: Fren di jual Ke Esia bakal main kuat sinyalnya..... Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| baiyo (Anggota) 13/11/08 15:45 | π Re: Fren di jual Ke Esia yang penting Esia bisa jadi Fren yang Hepi dan tetap Smart & Flexible tentunya dalam menghadapi perang tarif ini.. halah! hahahahaha.. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| z0mbi3 (Penasihat) 13/11/08 15:55 | π Re: Fren di jual Ke Esia wah nih thread enaknya digembok, kan udah gak relevan... wong mobile-8 udah dibeli sama Jerash Investment kok Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 20/11/08 12:10 | π Re: Fren di jual Ke Esia Tingkat persaingan industri telekomunikasi dinilai masih wajar. Sehingga belum perlu terjadi merger antar operator. Demikian pandangan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar. "Saya rasa persaingan baru sekadar ketat saja, belum sampai taraf berdarah-darah. Belum ada yang mengibarkan bendera putih, itu artinya operator masih untung," kata dia. "Jadi saya rasa, operator belum saatnya merger karena masih banyak area yang belum terlayani," lanjutnya ketika ditemui di sela Indonesia Berprestasi Award yang diselenggarakan XL di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Rabu (19/11/2008). Pernyataan Basuki itu mengomentari isu merger antara Bakrie Telecom dan Mobile-8 Telecom yang kembali berhembus saat beauty contest tender Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) tengah digelar. Menurutnya, kedua operator itu harus bersaing membuka kode akses SLJJ di 50 kota, dimana sedikitnya 15 kota harus dibangun di kawasan Indonesia timur. "Di bawah itu, gugur. Nilai pembangunan di timur bobotnya lebih tinggi," tandas Basuki. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| HajiGaul (Penasihat) 25/11/08 09:31 | π Re: Fren di jual Ke Esia Quote: R_w1n said: Mungkin klo esia sama fren uda gabung ... esia gogo nya uda ga kepake lg tetep aja beda bro ... fren lisensinya selular sedangkan esia lisensinya FWA Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| yepai (Penasihat) 25/11/08 11:19 | π Re: Fren di jual Ke Esia Kayaknya mesti dipisahkan deh merger secara bisnis dengan merger secara operator. Tapi gw sendiri kurang yakin dengan kemampuan finansial bakrie. lha wong kabar yang beredar juga banyak perusahaannya yang merugi atau mau bangkrut terkena krisis global sekarang ini. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 25/11/08 12:10 | π Re: Fren di jual Ke Esia Quote: HajiGaul said: tetep beda, satu FWA satu lagi selular ... emang iy Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 25/11/08 12:12 | π Re: Fren di jual Ke Esia Quote: HajiGaul said: tetep aja beda bro ... fren lisensinya selular sedangkan esia lisensinya FWA jgn sampe double post, om haji. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| mangsan (Anggota) 28/11/08 17:41 | π Re: Fren di jual Ke Esia Fren..fren, CDMA pertama ko jadi melempem yach Bravo ESIA Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 29/11/08 07:42 | π Re: Fren di jual Ke Esia Quote: mangsan said: Fren..fren, CDMA pertama ko jadi melempem yach Bravo ESIA Salah, Boss... CDMA pertama itu Flexi, trus yang kedua Esia, baru ketiganya Fren... Tapi Fren emg CDMA selular pertama... Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 02/12/08 00:37 | π Re: Fren di jual Ke Esia Perusahaan telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) akan menjual 543 menara telekomunikasi yang dimilikinya. Penjualan itu dilakukan beserta prasarana dan sarana pendukung infrastruktur telekomunikasi yang terkait. Untuk rencana penjualan aset tersebut perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 Desember 2008. Dalam RUPSLB tersebut perseroan juga akan meminta persetujuan perubahan kegiatan usaha. BTEL adalah perusahaan telekomunikasi kedua yang melakukan penjualan menara BTS setelah PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) yang sedang mempersiapkan penjualan 700 menaranya. BTEL memiliki lisensi di 900 Mhz dengan merek dagang antara lain Esia. Per 30 September 2008 BTEl memiliki total aset Rp 8,1 triliun. Mayoritas saham BTEL masih dimiliki oleh Bakrie Brothers. -Detik- Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 02/12/08 11:33 | π Re: Fren di jual Ke Esia Kasihan Mobile-8 klo gak segera didownload, sudahlah beli saja... ----------------------------------------- Mobile-8 Restrukturisasi Utang US$ 100 Juta 02/12/2008 10:17:18 WIB JAKARTA , Investor Daily PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) mengajukan proposal restrukturisasi utang obligasi senilai US$ 100 juta kepada DB Trustee Ltd. Perusahaan investasi asal Hong Kong itu menganggap bahwa obligasi perseroan mengalami event of default. Direktur Mobile-8 Telecom Anthony C Kartawiria menjelaskan, Trustee telah menyampaikan surat kepada perseroan mengenai event of default pada 26 November 2008. Pasalnya, Mobile-8 belum mengajukan penawaran untuk membeli kembali (buyback) obligasi, seiring perubahan kepemilikan saham pengendali dari PT Global Mediacom Tbk (BMTR) ke Jerash Investment. βAtas pendapat Trustee perihal terjadinya event of default, Trustee meminta perseroan untuk mempercepat pembayaran atas seluruh jumlah obligasi selambat-lambatnya 14 hari kerja sejak 26 November 2008,β jelas Anthony dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin (1/12). Anthony mengatakan, perseroan kini tengah mengkaji secara intensif, termasuk dengan pihak eksternal untuk mencari solusi terbaik untuk penyelesaian utang obligasi US$ 100 juta yang diterbitkan anak usahanya, Mobile-8 Telecom Finance Company BV. βKami sudah sampaikan usulan restrukturisasi utang obligasi kepada Trustee pada 6 dan 18 November 2008. Tapi, perseroan belum menerima tanggapan yang positif dari Trustee,β ungkap dia. Direktur Mobile-8 Telecom Merza Fachys pernah mengatakan, perseroan siap mencari alternatif pendanaan apabila pemegang obligasi meminta perseroan untuk buyback obligasi. Beberapa opsi pendanaan yang menjadi wacana saat ini adalah penawaran umum terbatas (rights issue), pinjaman bank, atau lembaga keuangan lainnya. βJerash Investment selaku pemegang saham baru juga akan membantu perseroan dalam restrukturisasi utang obligasi ini, namun belum tahu apa bentuknya,β jelas dia. Belum lama ini, Jerash Investment, investor asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), berhasil menguasai 32% saham Mobile-8. Kepemilikan saham PT Global Mediacom Tbk menyusut menjadi 19%. Sisa saham dimiliki KT Freetel Co Ltd Korea sebesar 2% dan publik 41,99%. Masuknya Jerash Investment sebagai pemegang saham mayoritas Mobile-8 justru direspons negatif oleh berbagai kalangan. Setelah Moodyβs Investor Services, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) juga telah menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi I-2007 senilai Rp 675 miliar. Peringkat operator seluler itu turun dari BBB+ menjadi BBB-. Peringkat baru tersebut berlaku mulai 21 Oktober 2008-1 Februari 2009. Selain itu, Pefindo juga menetapkan Mobile-8 dalam status creditwatch dengan implikasi negatif. Sebab, kata Dirut Pefindo Kahlil Rowter, perubahan pemegang saham pengendali menyebabkan pemegang obligasi dolar Mobile-8 berhak meminta pembayaran dalam waktu dekat. βKalau itu dipenuhi perseroan, keuangannya tidak akan memadai,β jelas dia. Namun, kata Kahlil, penurunan peringkat Mobile-8 sebanyak dua level itu tidak mengarah pada tingkat yang berbahaya. Sebab, pada prinsipnya, perseroan mampu membayar obligasi apabila tidak ada perubahan pemegang saham. βJadi, sebenarnya tidak perlu khawatir, meski tetap waspada karena ada risiko jangka pendek,β jelas dia. (jau) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi