| douglas (Penasihat) 03/06/09 17:18 | 🙂 INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Tampak gw bakal tenang nih beli dari Garansi Distributor, Karena Hp BB gw dilindungi Hukum Indonesia. PIN gw bakal aman dari Suspend Tampaknya.... Jakarta - Beredarnya BlackBerry dengan sertifikasi Ditjen Postel namun tidak melalui operator telekomunikasi sempat dipertanyakan. Namun pemerintah menegaskan perangkat itu diimpor secara sah. Demikian keterangan tertulis Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) yang diterima detikINET, Selasa (2/6/2009). "Produsen, distributor, importir alat telekomunikasi, yang telah memenuhi persyaratan dapat melakukan importasi alat/perangkat telekomunikasi, termasuk disyaratkan juga agar memberikan garansi serta layanan purna jual (service center) atas produk jualannya," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S. Dewa Broto. Dengan demikian, ujar Gatot, pemerintah menutup kemungkinan monopoli impor perangkat telekomunikasi BlackBerry. "Dengan kata lain ada juga importir lain yang 'bukan importir penyelenggara telekomunikasi' yang juga secara legal berhak untuk melakukan importasi sesuai persyaratan yang berlaku," ia menambahkan. Sedangkan dari sisi Research In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry hanya melisensikan BlackBerry pada operator telekomunikasi tertentu saja di Indonesia. Ini termasuk Indosat, Excelcomindo Pratama, Telkomsel dan beberapa operator lain yang masih negosiasi. Akibatnya, pihak operator telekomunikasi sempat menyebutkan bahwa BlackBerry yang beredar di Indonesia didominasi oleh produk black market. Hal ini karena banyak beredar handset BlackBerry yang 'tidak direstui'. Namun anggapan itu justru dipertanyakan oleh pihak Depkominfo. "Klaim bahwa 80% produk BlackBerry yang beredar di Indonesia adalah produk black market justru patut dipertanyakan, karena hanya menghitung BlackBerry yang dijual oleh penyelenggara telekomunikasi tersebut saja tanpa memperhitungkan adanya importir lain yang juga berhak mengimpor BlackBerry di Indonesia," ujar Gatot. Di sisi lain, Gatot menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas perangkat yang benar-benar masuk secara ilegal. Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dari Depkominfo akan bekerjasama dengan Ditjen Bea dan Cukai serta Ditjen Perdagangan Dalam Negeri untuk melakukan pemberantasan ini. Sumber: DetikNet , Selasa, 02/06/2009 15:02 WIB Post Extras: 🖨️ Cetak |
| seven7colour (Anggota) 03/06/09 17:39 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Akhirnya lega juga............ Post Extras: 🖨️ Cetak |
| tb146 (Penasihat) 03/06/09 17:48 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... tunggu realisasinya aja dulu bos ... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| darkboyz_888 (Newbie) 03/06/09 19:00 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... moga2 sesuai dengan kenyataannya nih Post Extras: 🖨️ Cetak |
| devender (Penasihat) 03/06/09 20:05 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... masalahnya apa bener2 yg masuk ke indo itu bener2 terdaftar di dirjen postel atau hanya sekedar tempelan stiker agar ga diciduk karena BM? Post Extras: 🖨️ Cetak |
| tampan (Penasihat) 03/06/09 21:24 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... wah khabar melegakan neh Post Extras: 🖨️ Cetak |
| ramzi (Penasihat) 03/06/09 21:33 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... hmmmm jadi tergoda pgn beli yg grs Distro.. dari operator males bgt.. udah muuaahhaallll, di lock operator tersebut juga lagi.... beuh... hari gini... masih main monopoli... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| JustFocus (Penasihat) 03/06/09 22:56 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... depkominfo + ditjen postel juga ga mau rugi.....nyiyipin kue besar rim-bb 'barang basah" bgt Post Extras: 🖨️ Cetak |
| MediaShop (Anggota) 04/06/09 12:50 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... memang seharusnya jangan dibiarkan monopoli oleh operator karena harga jadi muahaaalll... kaya iphone 3g busettt.... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| a4t (Penasihat) 04/06/09 20:53 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... hmmm we'll see sampe ada yg ke suspend.... gimana pertanggung jawabannya dah.... bisa bantu untuk bikin tuh BB berfungsi lagi nga? WHO KNOWS! Post Extras: 🖨️ Cetak |
| devender (Penasihat) 04/06/09 22:26 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... ahaha kalo diganti baru enak bos kalo ada masalah tiba2 di suspend..kalo ujung2nya kabur wah repot Post Extras: 🖨️ Cetak |
| hantump3 (Penasihat) 04/06/09 23:48 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... kaga pusink lah, kalo beli dari distibutor. jangan beli dari operator aja. kalo sampe kena suspend, tinggal balik kesana suruh ganti baru. gua suru tulis di bon pembelian kalo sampe kena suspend musti ganti baru. masa bodoh deh toko yang ribut sama distributor. hahaha... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| k3do (Penasihat) 05/06/09 08:40 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... lagi lagi masyarakat di bodohkan pemerintah cape dehhhhh....... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| m1n99u5 (Anggota) 06/06/09 11:27 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Quote: k3do said: lagi lagi masyarakat di bodohkan pemerintah cape dehhhhh....... maksudnya ? bro Post Extras: 🖨️ Cetak |
| m1n99u5 (Anggota) 06/06/09 17:50 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Quote: douglas said: Tampak gw bakal tenang nih beli dari Garansi Distributor, Karena Hp BB gw dilindungi Hukum Indonesia. PIN gw bakal aman dari Suspend Tampaknya.... Jakarta - Beredarnya BlackBerry dengan sertifikasi Ditjen Postel namun tidak melalui operator telekomunikasi sempat dipertanyakan. Namun pemerintah menegaskan perangkat itu diimpor secara sah. Demikian keterangan tertulis Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) yang diterima detikINET, Selasa (2/6/2009). "Produsen, distributor, importir alat telekomunikasi, yang telah memenuhi persyaratan dapat melakukan importasi alat/perangkat telekomunikasi, termasuk disyaratkan juga agar memberikan garansi serta layanan purna jual (service center) atas produk jualannya," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S. Dewa Broto. Dengan demikian, ujar Gatot, pemerintah menutup kemungkinan monopoli impor perangkat telekomunikasi BlackBerry. "Dengan kata lain ada juga importir lain yang 'bukan importir penyelenggara telekomunikasi' yang juga secara legal berhak untuk melakukan importasi sesuai persyaratan yang berlaku," ia menambahkan. Sedangkan dari sisi Research In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry hanya melisensikan BlackBerry pada operator telekomunikasi tertentu saja di Indonesia. Ini termasuk Indosat, Excelcomindo Pratama, Telkomsel dan beberapa operator lain yang masih negosiasi. Akibatnya, pihak operator telekomunikasi sempat menyebutkan bahwa BlackBerry yang beredar di Indonesia didominasi oleh produk black market. Hal ini karena banyak beredar handset BlackBerry yang 'tidak direstui'. Namun anggapan itu justru dipertanyakan oleh pihak Depkominfo. "Klaim bahwa 80% produk BlackBerry yang beredar di Indonesia adalah produk black market justru patut dipertanyakan, karena hanya menghitung BlackBerry yang dijual oleh penyelenggara telekomunikasi tersebut saja tanpa memperhitungkan adanya importir lain yang juga berhak mengimpor BlackBerry di Indonesia," ujar Gatot. Di sisi lain, Gatot menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas perangkat yang benar-benar masuk secara ilegal. Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dari Depkominfo akan bekerjasama dengan Ditjen Bea dan Cukai serta Ditjen Perdagangan Dalam Negeri untuk melakukan pemberantasan ini. Sumber: DetikNet , Selasa, 02/06/2009 15:02 WIB hi hi hi BM bergaransi ? Kalau suspend palingan di unsuspend secara ilegal Nah dah unsuspend selanjutnya nasibnya bagaimana setelah lewat 1 thn ? Pemerintah hanya mengurusi Bea Masuk doank Kalau "suspend" Emang Gua Pikirin hua ha ha ha Post Extras: 🖨️ Cetak |
| BNP (Newbie) 08/06/09 18:26 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... ^^ ^^ ^^ bener bgt... SOL Post Extras: 🖨️ Cetak |
| xenzmobile (Penasihat) 12/06/09 20:05 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Bro2 FP pengen nanya.. kalo gue bli BB BM apakah bisa menggunakan layanan BIS?? thx sblmnya Post Extras: 🖨️ Cetak |
| devender (Penasihat) 12/06/09 20:30 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... bisa bos..pastikan ga di suspend dan tulisannya harus GPRS atau EDGE atau 3G..huruf besar semua Post Extras: 🖨️ Cetak |
| hantump3 (Penasihat) 13/06/09 09:04 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... permasalahannya beli BB BM pas beli emang nga suspend. nga lama setelah beli kena suspend. hahaha... BB BM sih tidak disarankan deh. harga sih beda lumayan, tapi BB BM kan nga murah murah amat juga. taunya kalo baru pake beberapa bulan kena suspend kan kelenger. kalo udah kena suspend, mau diapain juga percuma. bisa sih di isi pin baru, tapi itu juga itungan waktu doank, karena RIM itu secara continously ngecek pin, imei dan bsn. begitu si RIM lagi ngecek. langsung deh pin pin hasil kloning dan tembakan akan kena suspend. gua sempet email ke RIM buat tanya pin dan imei gua valid atau tidak. dan dijawab valid. meningan beli barang yah garansi distributor aja lah. nga harus garansi operator. yang model model kaya garansi sarindo, cellindo itu juga udah bagus kok. gua punya sih garansi distributor juga dan BNIB. tapi denger denger dari forum tetangga ada garansi distributor ***** yang bilangnya BNIB tapi tidak BNIB. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 15/06/09 16:48 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Senin, 15/06/2009 14:34 WIB Pertemuan RIM dan BRTI Berlangsung Kritis Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Akhirnya, pertemuan Researh In Motion (RIM) dengan regulator yang diwakili Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Depkominfo berlangsung. Tak dinyana, pertemuan yang khusus membahas nasib BlackBerry di Indonesia ini berlangsung sangat kritis. Dikatakan Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo, kedatangan delegasi RIM dari Kanada ini dipimpin oleh Robert E. Crow selaku Vice President on Industry, Goverment & University Relations of RIM. Sementara dari kubu Indonesia tampak para anggota BRTI -- minus sang Ketua Basuki Yusuf Iskandar dan Abdullah Alkaf -- serta Azhar Hasyim, Direktur Standarisasi Ditjen Postel. "Pertemuan tersebut berlangsung sangat kooperatif dan cukup bermanfaat namun sangat kritis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2009). Pasalnya, lanjut Gatot, memungkinkan kedua belah pihak saling sharing informasi dan mencoba mencari berbagai alternatif solusi terkait dengan berbagai masalah yang terkait dengan perdagangan produk dan layanan perangkat telekomunikasi BlackBerry di Indonesia yang akhir-akhir ini cukup banyak memperoleh sorotan tajam dari masyarakat. BRTI dan Depkominfo pada dasarnya menyampaikan apreasiasi atas kesediaan RIM untuk menyampaikan sejumlah klarifikasi yang disampaikan oleh pihak Indonesia. Dialog semacam ini diharapkan akan terus berlanjut dilakukan pada masa-masa yang akan datang dengan tujuan selain untuk memperkecil perbedaan pandangan di antara kedua pihak, juga untuk mengetahui regulasi dan kebijakan. Pertemuan ini sebelumnya sudah didahului dengan pertemuan dengan topik bahasan yang sama di kantor BRTI juga yang berlangsung pada minggu lalu namun hanya terbatas khusus internal para pemangku kepentingan di Indonesia, yaitu 3 penyelenggara telekomunikasi (PT Telkomsel, PT Excelcomindo Pratama dan PT Indosat), komunitas pengguna BlackBerry dan BRTI serta Departemen Kominfo. Khusus pada pertemuan yang dilakukan pada tanggal 15 Juni 2009 ini RIM menjelaskan tentang posisi mereka dalam pengembangan perdagangan BlackBerry di Indonesia dan sangat berharap agar penetrasi pasar di Indonesia meningkat pesat sebagaimana saat ini saja baik yang langsung diperdagangkan melalui RIM langsung maupun tidak langsung adalah sekitar 300 ribu dan diperkirakan akan meningkat terus. (ash/ash) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 15/06/09 16:50 | 😐 Re: INFO: Pembeli Blackberry dari Non Operator tdk Usah Khawatir..... Senin, 15/06/2009 15:01 WIB Produsen BlackBerry Janji Buka Cabang di Indonesia Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Satu point penting dalam pertemuan antara Research in Motion (RIM) dengan BRTI dan Depkominfo adalah, produsen BlackBerry itu berjanji untuk membuka kantor cabangnya di Indonesia. Kapan? Nah, hal inilah yang disesalkan. Tak ada tenggat waktu yang berani produsen asal Kanada itu tetapkan ataupun ketegasan dari pemerintah. Alhasil, bisa saja ucapan untuk membuka fasilitas layanan purna jual tersebut hanya janji-janji manis mereka. Menanggapi hal itu, Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo mengatakan, meski baru sebatas mengobral janji muluk setidaknya pemerintah melihat ada niat baik dari RIM untuk membuka perpanjangan tangannya di Indonesia. "RIM menyanggupi untuk membuka cabang di sini, tapi awalnya melakukan studi kelayakan lebih dulu. Mereka masih melihat-lihat mau dibentuknya macam apa, representif office atau service center?" ujarnya kepada detikINET, Senin (15/6/2009). Menurut Gatot, langkah hati-hati RIM tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Sebab, lanjutnya, di dalam bisnis itu studi kelayakan terhadap suatu langkah strategis merupakan hal yang tak bisa dihindari. "Memang jawaban mereka as soon as possible, gak dikasih tenggat waktu dari pemerintah. Tapi itu juga menandakan ada good will dari mereka (RIM-red.), nanti kita akan terus memonitor," pungkasnya. (ash/ash) Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi