Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forumponsel
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
djuned89
(Penasihat)
01/11/08 09:35
🙂 kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
waduh kasian amad sich si sutarwan...jadi tumbal ambisinya Qtel....kabarnya mau di jual...ckckckckckcc
Post Extras: 🖨️ Cetak
HajiGaul
(Penasihat)
22/11/08 20:08
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
buat gue yang penting layanan berkualitas dan harga yang terjangkau ...
Post Extras: 🖨️ Cetak
1ind
(Penasihat)
26/11/08 16:00
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Qatar Telecom kalo diliat lama2 'ngelunjak' ya.. awalnya dia ngotot pengen kuasain 65% Indosat. Krn ada aturan DNI, pemerintah bolehin QTel kuasai 65% Indosat asal lisensi fixed phone nya di lepas.. eh gak lama dari itu QTel minta turun harga tender offer sisa saham Indosat.. trus QTel jg keberatan kalo lisensi fixed phone Indosat harus dilepas.. apa sih maunya QTel? pemerintah harusnya lebih tegas ke QTel.. kasih sangsi bila perlu..

kalo gw banyak duit gw beli deh tuh Indosat... biar tetep 'punya Indonesia' (nationalist mode: ON)
Post Extras: 🖨️ Cetak
aluno21
(Penasihat)
27/11/08 13:53
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Quote:
R_w1n said:
Quote:
darma78 said:
sayangnya, duit sy cuma cukup buat beli perdananya aja. xixixixi.......

jd teringat jaman dulu, pas cdma belom ada, harga perdana aja bisa 300rb, kemasannya mewah ... gw msh simpen tuh kotak perdana IM3 gw dulu. ha3

setujuh bro, gw dulu beli Perdana, mesti beli juga pulsa yang ratusan ribu, pemaksaan tuh.
kalo sekarang persaingan udah ketat, harga perdana jadi sama dengan snack
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
28/11/08 10:14
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Quote:
1ind said:
Qatar Telecom kalo diliat lama2 'ngelunjak' ya.. awalnya dia ngotot pengen kuasain 65% Indosat. Krn ada aturan DNI, pemerintah bolehin QTel kuasai 65% Indosat asal lisensi fixed phone nya di lepas.. eh gak lama dari itu QTel minta turun harga tender offer sisa saham Indosat.. trus QTel jg keberatan kalo lisensi fixed phone Indosat harus dilepas.. apa sih maunya QTel? pemerintah harusnya lebih tegas ke QTel.. kasih sangsi bila perlu..

kalo gw banyak duit gw beli deh tuh Indosat... biar tetep 'punya Indonesia' (nationalist mode: ON)

yupz...menurut gw si Qtel serakah,,,dikasih hati malah nglunjak....tapi BAPEPAM waktu itu juga angkat,,bahwa Qtel harus konsisten ma harga tender offer terdahulunya,,kok malah sekarang di turunin ...kita tunggu saja jalan ceritanya dan nasib si starone
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
28/11/08 17:58
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
JAKARTA - Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) tidak akan merevisi keputusan soal pemisahan dua entitas bisnis PT Indosat Tbk (Indosat) sebagai syarat pengambilalihan saham perseroan oleh Qatar Telecom (Qtel) hingga 65 persen.

Perusahaan telekomunikasi asal Timur Tengah itu mempunyai opsi untuk membatalkan keinginannya mengakuisisi saham Indosat hingga 65 persen bila keberatan dengan keputusan Depkominfo.

Menkominfo M Nuh, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (28/11/2008) mengatakan, pihaknya tidak lagi mengurusi bila pemisahan dua entitas bisnis Indosat tersebut ternyata mengganggu aktivitas perseroan. "Itu urusan bisnis antara Indosat dan Qtel, pemerintah tidak akan mencampuri," ujar dia.

Depkominfo telah memberikan solusi saling menguntungkan terkait keinginan Qtel menguasai lebih dari 45 persen saham Indosat. Qtel saat ini memiliki 40,8 persen saham Indosat yang dibeli dari Singapore Technologies Telemedia (STT), Juni lalu.

Belakangan, Qtel meminta pemerintah meluluskan keinginannya untuk mengantongi hingga 65 persen saham operator telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia tersebut. Keinginan itu sempat ditolak karena dianggap melanggar Peraturan Presiden (Perpres) No111/2007 mengenai Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Berdasarkan Perpres itu, Qtel hanya boleh mengakuisisi saham Indosat hingga 45 persen. Namun Menkominfo akhirnya mengizinkan pembelian sampai 65 persen dengan syarat ada pemisahan dua entitas bisnis Indosat tadi.

Indosat, diketahui mempunyai dua jenis lisensi penyelenggaraan layanan telekomunikasi, yaitu jaringan tetap nirkabel (fixed wireless access/ FWA) dan seluler. Menurut Perpres, asing hanya boleh memiliki 65 persen saham perusahaan telekomunikasi yang menyelenggarakan jaringan bergerak, seperti seluler dan 49 persen untuk layanan telepon tetap nirkabel.

Melalui pemisahan dua entitas bisnis Indosat, Menkominfo menilai Perpres tersebut tetap dapat terakomodasi kendati Qtel membeli saham Indosat hingga 65 persen. "Keputusan saya tetap seperti itu," tuturnya.

Pihak Qtel belum lama ini mengajukan permohonan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menggugurkan keputusan soal pemisahan entitas tersebut. Mereka beralasan, pemisahan entitas dapat mengganggu bisnis Indosat lantaran letak frekuensi jaringan tetap dan seluler milik perseroan berhimpitan.
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
29/11/08 07:43
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Semakin dekat untuk dijual...
--------------
Qtel setuju harga penawaran tender Rp7.388

JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyatakan Qatar Telecom Q.S.C. (Qtel) menyetujui harga penawaran tender 24,2% saham publik PT Indosat Tbk sebesar Rp7.388 per saham.

Meski demikian, hingga kemarin Qtel belum mengonfirmasi waktu pelaksanaan penawaran tender itu, akibat masalah frekuensi dan pemilahan unit usaha jaringan tetap dan jaringan bergerak Indosat.

Persetujuan manajemen Qtel mengerek harga saham Indosat hingga 20% menjadi Rp5.100 per saham, dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya Rp4.250 per saham.

"Mereka bersedia tender offer pada posisi Rp7.388. Namun, mereka memang masih ada problem teknis dengan Menkominfo. Itu bukan urusan saya, Bapepam hanya mengurusi masalah penawaran tender saja," ujar Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany, kemarin.

Dia mengatakan soal harga sudah fix, tetapi manajemen Qtel belum memastikan pelaksanaan penawaran tendernya. "Intinya, sampai mereka selesai dengan Depkominfo."

Tidak ikut campur

Kementerian Negara BUMN menyatakan tidak akan menggunakan hak veto sebagai pemegang saham pemerintah di PT Indosat Tbk untuk mewajibkan atau sebaliknya melarang spin off divisi StarOne.

"Untuk kebijakan regulator, kami tidak bisa veto. Tetapi kalau terkait dengan kebijakan manajemen, barulah kami bisa mem-veto."

Dia mengatakan persoalan spin off itu tidak diatur dalam perjanjian jual beli yang telah ditandatangani sebelumnya. Bahkan, lanjutnya, ketentuan Perpres No. 111/2007 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI) itu mengandung asas grandfather clause.

Grandfather diartikan sebagai pengecualian atau eksepsi dari peraturan lama diberlakukan untuk situasi atau kasus-kasus yang sudah muncul ketika sebuah peraturan baru ditetapkan.

Namun, lanjut Meneg BUMN, Depkominfo memiliki penafsiran bahwa perseroan harus memisahkan tegas frekuensi CDMA yang digunakan StarOne dari frekuensi GSM yang dipakai produk Indosat lainnya. "Apakah spin off atau tidak, itu kewenangan Menkominfo. Jika nanti spin off dijalankan, salah satu kanal harus dijaga." (21) (sylviana.pravita@[tautan dihapus]

Oleh Sylviana Pravita R.K.N. dan Arif Gunawan S.
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
29/11/08 11:11
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
duhhh gak sabar nih nunggu kelanjutan nasib starone...
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
28/12/08 17:59
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Qtel Kuasai 65% Indosat Tanpa Lepas StarOne
Kamis, 25/12/2008 09:34 WIB - Arif Pitoyo
JAKARTA ([tautan dihapus]): Qatar Telecom (Qtel) menyambut baik atas klarifikasi yang diberikan oleh pemerintah Indoensia terkait dengan persyaratan tender offer untuk PT Indosat Tbk.
Pemerintah melalui Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) telah sepakat memperbolehkan Qtel memiliki hingga 65% saham di Indosat, serta menghilangkan persyaratan sebelumnya yang mengharuskan Indosat memisahkan unit usaha jaringan tetapnya ke suatu perusahaan terpisah.

Ketua Qtel Group dan Presiden Komisaris Indosat H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani menyambut baik keputusan tersebut.

“Kami gembira dapat melangsungkan tender offer dengan keutuhan unit usaha terintegrasi Indosat terjaga. Ini menempatkan Indosat dalam posisi yang bagus untuk bersaing secara agresif di masa yang akan datang. Sekarang kami merasa lebih yakin dan nyaman untuk membayarkan harga tender offer Rp7.388 per lembar yang telah disetujui,” ungkapnya.

Qtel memperkirakan segala persiapan untuk tender offer dengan pihak regulator pasar akan rampung pada awal Januari 2009. Tender offer terkoordinasi di pasar Indonesia dan New York akan terlaksana tak lama setelah itu dengan harga penawaran untuk setiap Saham Seri B ditetapkan pada Rp 7.388.

Qtel juga meyakini bahwa perkembangan terakhir ini merupakan cerminan positif atas iklim investasi Indonesia, terutama dalam keadaan pasar dunia yang sulit saat ini.

Sheikh Abdullah mengatakan hal ini akan meningkatkan tingkat kepercayaan investor kepada sistem dan iklim usaha di Indonesia.

“Kami tidak meragukan bahwa hal ini akan membantu menarik lebih banyak investasi ke Indonesia, yang pada akhirnya akan menumbuhkan dan membawa manfaat untuk ekonomi dan bangsa Indonesia,” tuturnya. (api)
Post Extras: 🖨️ Cetak
cris007
(Penasihat)
29/12/08 00:24
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Yah...
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
29/12/08 21:11
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Quote:
cris007 said:
Yah...

hu uh nih...pemerintah plin0plan abizzzzz
Post Extras: 🖨️ Cetak
r3ndhy
(Penasihat)
30/12/08 00:40
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
justru seharusnya memang tidak di-spinoff, karena pemilik frekuensinya adalah indosat, tidak fair kalo dipaksa melepas
Post Extras: 🖨️ Cetak
dollpin
(Penasihat)
30/12/08 07:28
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
btw, spin off itu apa ya?
(becak..terr..terrr...terrrr..)
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
01/01/09 12:17
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Depkominfo Angkat Tangan Soal Spin Off Indosat
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Gedung Indosat (Ist.)
Jakarta - Depkominfo akhirnya menyerah soal kasus pelepasan (spin off) lisensi telepon tetap Indosat oleh Qatar Telecom (Qtel) yang ingin menambah kepemilikan sahamnya lebih dari 51%.

Menyerahnya pihak Depkominfo diakui langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh dalam jumpa pers 'Refleksi Akhir Tahun 2008' di gedung Depkominfo, Jakarta (31/12/2008).

"Itu terserah BKPM, tak perlu diperdebatkan lagi. Apa yang telah dieksekusi Bapepam itu sudah pendapat akhir," Nuh menegaskan.

Tarik ulur soal penambahan saham Qtel di Indosat telah melibatkan tiga istansi pemerintah, mulai dari Depkominfo, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), hingga Bapepam LK.

Setelah sebelumnya Depkominfo menyatakan Qtel harus melepas divisi telepon tetapnya terlebih dahulu dalam jangka dua tahun, kini Qtel bisa menambah kepemilikannya (tender offer) tanpa perlu spin off.

Sejatinya, kata Nuh, kalau tetap mengacu pada daftar negatif investasi (DNI) dalam PP No. 111/2008, Qtel harus memisahkan divisi telepon tetapnya di Indosat karena aturan tersebut hanya membolehkan asing menguasai maksimal 49% untuk telepon tetap dan 65% untuk mobile seluler.

"Itu pendapat Kominfo. Tapi Kominfo sadar betul kalau ada departemen atau lembaga lain yang mengatur kepemilikan, itu kewenangan BKPM. Kominfo cuma sebatas teknis saja," ujarnya setengah mengeluh.

"Ujung-ujungnya, setelah rapat akhir, siapa yang punya kewenangan, dialah yang menentukan pendapat akhir," pungkasnya
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
01/01/09 13:43
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
@atas
Harus nya siH kalo diatas kertas,kalo Qtel mau menguasai 65% saham indosat,starone hrs dilepas..tp kq bsa ya tanpa melepas starone..
Tanya kenapa..???

HmMmMmpPfF..gw ragu akan masa dEpan starone,kalo indosat masiH 'menganaktirikan' starone...kapan yak starone jadi 'Star number One'..
Ohh starone.....
Post Extras: 🖨️ Cetak
emilzone
(Penasihat)
02/01/09 04:16
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
keputusan ini mungkin berdasarkan pemikiran bahwa Indosat merupakan perusahaan yang dapat bersaing dengan Telkom (termasuk anak perusahaannya--Telkomsel) yang sama2 mendapatkan lisensi telpon tetap, seluler, FWA, SLJJ, SLI, internet dll..so fair competition di bidang telekomunikasi tetap terjaga.

seandainya StarOne di-spin off, perusahaan baru yang mendapatkan lisensinya tidak punya leverage utk bersaing dengan yang lain. ujung2nya malah dimakan (dibeli) sama either Telkom atau Bakrie/Esia yang notabene udah punya pelanggan banyak--> jadi duopoli di pontap/FWA dong (hepi utk sementara tdk masuk hitungan).
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
02/01/09 09:17
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
Quote:
emilzone said:
keputusan ini mungkin berdasarkan pemikiran bahwa Indosat merupakan perusahaan yang dapat bersaing dengan Telkom (termasuk anak perusahaannya--Telkomsel) yang sama2 mendapatkan lisensi telpon tetap, seluler, FWA, SLJJ, SLI, internet dll..so fair competition di bidang telekomunikasi tetap terjaga.

seandainya StarOne di-spin off, perusahaan baru yang mendapatkan lisensinya tidak punya leverage utk bersaing dengan yang lain. ujung2nya malah dimakan (dibeli) sama either Telkom atau Bakrie/Esia yang notabene udah punya pelanggan banyak--> jadi duopoli di pontap/FWA dong (hepi utk sementara tdk masuk hitungan).

iay sih bener juga...... tapi indosat jangan setengah hati lah ngurusin si starone....perlakukan starone starone samadengan layanan selular nya....
semoga aja....indosat lebih 'peduli' sama nasib starone,,,,
Post Extras: 🖨️ Cetak
r3ndhy
(Penasihat)
02/01/09 13:59
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
udah kan dengan ngeluncurin telpon sepuasnya ke 4 nomer indosat, sebetulnya star1 punya lyanan yg menarik, sayang marketingnya kurang
Post Extras: 🖨️ Cetak
djuned89
(Penasihat)
03/01/09 12:45
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
@atas
Nah ntU dy..marketing nya emang kurang..bAhkan temen gw gk tau star1 itU cdma ato gsm...ckckckck... CobA kalo staroNe getol pRoMosi..pasti rival2 nya pada 'gerah'..
Post Extras: 🖨️ Cetak
r3ndhy
(Penasihat)
03/01/09 13:02
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
iya, menurut gwe, pendapat yg mengatakan star1 dianak tirikan itu ga tepat, karena kalo dicompare dengan operator lain, tarifnya paling murah ke sesama operator, kemudian ditambah termurah ke group ndosat, dimana flexi tidak mampu sediakan, kemudian tarif promonya jg menarik, sayang aja kurang dikomunikasikan ke masyarakat, tp gpp, jaringannya reliable selama ini,m karena yg pake sedikit.
Post Extras: 🖨️ Cetak
emilzone
(Penasihat)
04/01/09 04:32
😐 Re: kasian amad nasib starone mau dijual Qtel....
*orang bilang dianaktirikan karena dilihat dari intensitas marketing, iklan starone jarang keluar di TV.
dulu pernah jor-joran dengan promo NGORBIT, tp abis itu tenggelam. skrg baru mulai lg neh dgn promo Nelpon Rp 1 berkali-kali.
Post Extras: 🖨️ Cetak
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forumponsel.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum