| diktus_keren (Penasihat) 02/01/08 16:00 | 🙂 Tarif SMS bakal turun nggak?? kira2 tahun ini tarif SMS antar operator bakal turun nggak cape nich 350 terus beberapa sich udah turun tapi m3 belum turun juga. ada kabar nggak m3 bakal turun tarif sms antar operatornya?? Post Extras: 🖨️ Cetak |
| Byako (Penasihat) 23/01/08 20:51 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Mau banget atuh Post Extras: 🖨️ Cetak |
| urbansoul (Penasihat) 24/01/08 03:41 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Iya, Gw juga seyakin si Z0MBi3 kalau sebagian besar bakal menjawab mahal dan mau kalau surveinya di Indo hehehe.... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| ILCapitano (Penasihat) 24/01/08 05:46 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Quote: Coba saja disurvey.. semua orang pemakai handphone di Indonesia (berapa ya? 20-30 juta orang mungkin ya?) kok cuma segitu? pelanggan Telkomsel = 48juta Indosat = +- 25juta < lupa. XL = +- 15juta Laennya : +-10-15juta. walaupun banyak banget nomor yang hangus. kalo nomor aktif (yang pernah) di indonesia itu sudah hampir 100 juta. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| zexelgrifone (Penasihat) 24/01/08 08:40 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Iya klo sanggup survey semua aja sekalian.. 20-30 juta aja mungkin dah banyak dan susah.. apalagi yg hampir 100 juta? Tapi mungkin bisa aja sih.. pake pooling lewat sms.. cuman akurasi.. apa bisa dipertanggung jawabkan ya? Post Extras: 🖨️ Cetak |
| agus_aspan (Penasihat) 25/01/08 10:23 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Klo tarif murah ntar kaya mbah keri itu tuuuuu, dikit2 sms spam, diskon anu, gabung ini, sekalian aja jual hp nya. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| ILCapitano (Penasihat) 08/02/08 12:15 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Pemerintah kok plin plan gini ya? dari [tautan dihapus] Tarif SMS Tidak Dikaji Ulang 06 Februari 2008 Topic : Other News || Category : Lain-lain Meski dinilai masih mahal, Depkominfo memutuskan untuk tidak mengkaji ulang tarif SMS, karena mekanisme Sender Keep All (SKA) tidak termasuk dalam region interkoneksi. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di Depkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/2/2008). Walaupun begitu, Dirjen Postel tetap merasa tarif SMS di Indonesia masih tergolong mahal. Namun dia mengaku untuk menurunkan tarif SMS tidak mudah, karena untuk memasukan tarif SMS dalam interkoneksi maka setidaknya operator harus menambah beberapa infrastruktur yang disesuaikan untuk memenuhi mekanisme interkoneksi seperti sistem billing. "Jika ada tambahan infrastruktur maka bisa jadi SMS akan lebih mahal lagi, karena operator harus menambah biaya. Ini merupakan sebuah dilema," kata Basuki. Dalam formulasi baru tarif interkoneksi yang ditetapkan hari ini, biaya interkoneksi untuk jaringan bergerak seluler turun sekira 30 persen. Misalnya saja, biaya interkoneksi originasi dan terminasi dari lokal seluler ke fixed turun dari Rp722 menjadi Rp522, penurunan layanan komunikasi seluler untuk panggilan lokal ke fixed, seluler lain, dan satelit menjadi Rp522. Awalnya tarif layanan panggilan lokal seluler ke seluler lain sebesar Rp898 dan tarif layanan panggilan lokal seluler ke satelit Rp1.148. Ditegaskan oleh Menkominfo Muhammad Nuh, dengan adanya penurunan tarif interkoneksi ini diharapkan dapat menurunkan tarif ritel fixed hingga 20 persen dan seluler hingga 30-40 persen. (Sumber: [tautan dihapus]) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 08/02/08 12:36 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Regulator: Biaya produksi SMS Rp52 per pengiriman JAKARTA: Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyatakan biaya ongkos produksi layanan pesan singkat (short message service atau SMS) tahun ini turun menjadi Rp52 per pengiriman dari sebelumnya Rp76. Anggota BRTI Heru Sutadi mengungkapkan biaya produksi SMS terdiri dari originasi dan terminasi. Meskipun pembagian pendapatan antaroperator bersifat sender keep all (SKA) di mana operator asal yang akan memungut dan mendapatkan biaya pengiriman SMS, perhitungan biaya originasi dan terminasinya ternyata turun menjadi Rp26. "Otomatis ongkos produksi SMS kini hanya sekitar Rp52. Dengan demikian, diharapkan operator menurunkan harga ritel untuk layanan tersebut mulai 1 April," ujarnya kepada Bisnis kemarin. Sistem pembagian pendapatan SKA digunakan agar operator tidak terbebani biaya tambahan perangkat baru billing interkoneksi. Karena itu, katanya, komponen layanan itu masuk dalam perhitungan interkoneksi berbasis biaya yang baru. Sejumlah operator seluler telah menurunkan harga SMS dengan pemberlakuan dalam jangka waktu tertentu. XL Bebas Xtra-50 misalnya mematok harga SMS Rp67 dan Bebas Xtra-100 adalah Rp33. Indosat melalui produk IM3 menawarkan harga Rp40 per SMS seharian ke sesama IM3, Mentari dan Matrix, dan Hutchison 3 memberikan harga cuma-cuma alias gratis antarsesama pelanggannya. Simpati Pe De menerapkan tarif SMS ke sesama Telkomsel sebesar Rp299 per pesan dan tarif SMS ke sesama Kartu As adalah Rp99. BRTI menganggap tarif SMS di Indonesia masih cukup tinggi padahal ongkos produksinya terhitung rendah. Dipicu tingginya tarif itu, maka saat ini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah menyelidiki adanya dugaan kesepakatan tarif hingga mengarah pada kartel tarif SMS. Sejak muncul pertama kali di Indonesia pada Mei 2001, pemerintah dan regulator tak pernah sekali pun mengatur layanan tersebut, sehingga operator cenderung berinisiatif melakukan perjanjian kerja sama antaroperator untuk menetapkan tarif SMS. Tidak interkoneksi Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, SMS batal masuk jadi bagian aturan tarif interkoneksi karena skema SKA yang saat ini dipakai operator dinilai masih relevan. "Justru kalau masuk [aturan] interkoneksi, tarif SMS bisa lebih mahal lagi karena ada biaya tambahan yang mesti dikeluarkan operator," ujarnya. Regulator tengah menyusun dan mengkaji aturan untuk SMS secara komprehensif di mana nantinya layanan tersebut akan diatur bersamaan dengan pengaturan SMS premium. Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Merza Fachys menegaskan tarif seluler di Indonesia sudah sangat murah dibandingkan dengan negara lainnya seperti di Eropa dan AS. (arif.pitoyo@[tautan dihapus]) Oleh Arif Pitoyo Bisnis Indonesia Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 08/02/08 12:41 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? SMS akan diatur menyeluruh JAKARTA: Pemerintah segera menyusun aturan komprehensif mengenai layanan pesan singkat atau SMS dari sisi tarif hingga kode etik untuk SMS Premium. "Kami akan atur tersendiri SMS ini secara komprehensif, dari sisi tarif dan aturan pelaksanaan untuk berbagai kepentingan salah satunya SMS Premium," ujar Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar, baru-baru ini. Menurut dia, peraturan yang ada masih memberlakukan SKA, artinya pihak yang mengirim adalah yang mengambil pendapatan semuanya atau mengambil receive point. Ini baru relevan jika pengiriman SMS mendapatkan balasan. "Aturan ini akan kami kaji secara menyeluruh," ujarnya. Di sisi lain, operator menyatakan pola perhitungan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bahwa SMS itu kartel itu adalah salah. Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan jika layanan SMS akan diatur atau tidak dalam interkoneksi. "Bagi kami bukan masalah mau atau tidak mau, tetapi lebih kepada persoalan standardisasi," tandas Merza. Menurut Merza, perlakukan terhadap layanan SMS saat ini bisa dibilang wajar. "Saya kira sekarang ini masih fair," katanya sambil menegaskan SMS bukan menjadi layanan penyumbang pendapatan yang paling besar bagi operator. Ketika dikonfirmasi mengenai tarif interkoneksi Rp26, dia mengatakan angka itu bukan merupakan biaya produksi tetapi angka yang dihitung dengan cara hitungan biaya untuk perhitungan jika SMS masuk bagian interkoneksi. Oleh Roni Yunianto Bisnis Indonesia Post Extras: 🖨️ Cetak |
| _v1c_ (Penasihat) 08/02/08 22:23 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Tarif SMS Seharusnya Turun Jadi Rp 150 Jakarta - Tarif retail untuk layanan pesan singkat (short message service atau SMS) dinilai sudah seharusnya turun menjadi Rp 150 dari rata-rata sebelumnya Rp 320. Penurunan tersebut, dinilai Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi, sudah semestinya, karena biaya ongkos produksi layanan SMS tahun ini juga telah turun menjadi Rp 52 per pengiriman dari sebelumnya Rp 76. "Sulit diterima kalau operator sampai tidak menurunkan tarif pungut retailnya karena biaya terminasi SMS yang tadinya Rp 38 ternyata telah turun menjadi Rp 26, sehingga ongkos produksi SMS kini hanya Rp 52," ujarnya kepada detikINET melalui telepon selulernya, Jumat (8/2/2008). Menurut Heru, seluruh operator telekomunikasi di Indonesia rata-rata mematok tarif pungut untuk layanan SMS sebesar Rp 320. Padahal, dengan ongkos produksi sebelumnya yang cuma Rp 76, tarif pungut SMS yang dinilai wajar oleh BRTI ialah sebesar Rp 100. "Tarif SMS kita lebih mahal tiga kali lipat dari semestinya. Logikanya, dengan turunnya ongkos produksi, tarif pungut SMS bisa jauh lebih murah lagi," tegasnya. Dibandingkan negara-negara lain di Asia seperti Filipina (Rp 167), Hong Kong (Rp 240), Malaysia (Rp 240), dan Singapura (Rp 280), Indonesia dengan rata-rata tarifnya Rp 320 merupakan negara yang tertinggi dalam mematok harga SMS. Sementara, tarif SMS yang dipatok negara lain itu merupakan data lama tahun 2005. "Pastinya tarif SMS di negara lain juga sudah turun drastis saat ini (2008). Hanya Indonesia saja yang belum berubah. Idealnya tarif kita sekarang minimal sama dengan tarif SMS di Filipina yang sudah turun menjadi sekitar Rp 150," tandas Heru. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| 130903 (Penasihat) 08/02/08 22:55 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? pengennya tlp murah, sms murah, gprs murah juga hee Post Extras: 🖨️ Cetak |
| tahara (Anggota) 09/02/08 13:27 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? minta subsidi klo gituw... ) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| diskusi (Penasihat) 09/02/08 19:22 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Quote: siemans said: IM3 di sulawesi sudah turun jadi Rp88 ke semua operator. Bonus 10 kalau pakai 10 yang berlaku ke no GSM indosat. buseeettt.....enak bener yak... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 10/02/08 07:12 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? Sabtu, 09/02/2008 15:23 WIB Soal 'Kartel SMS', Operator Ngaku Salah Wahyu Daniel - detikinet Jakarta - PT Exelcomindo Tbk (XL) mengaku sempat ditegur oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) soal kerja sama dengan 4 operator telepon lain mengenai penjagaan jaringan masing-masing operator. Hal tersebut disampaikan Dirut XL Hasnul Suhaimi usai diskusi "Polemik" di sebuah rumah makan di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/2/2008). Menurut Hasnul, pihaknya sudah diundang KPPU untuk menjelaskan kenapa ada perjanjian kerja sama antar operator yang didalamnya memuat angka, kenapa itu seolah-olah menjadi pengaturan tarif. XL, lanjut Hasnul, pada tahun 2003 dan 2005 menandatangani kerja sama dengan 4 operator lain. "Kalau operator itu mau sambung ke XL silahkan tapi tolong saling jaga jangan sampai rusak karena nanti takutnya kalau SMS murah orang kirim seenaknya dan mengganggu jaringan kita, traffic menjadi tinggi, padahal kapasitas jaringan kita terbatas," ujarnya. Oleh karena itu operator kemudian membuat aturan teknis agar tidak mengganggu jaringan. "Caranya jangan memberikan harga terlalu murah, akhirnya ditulis Rp 250 tahun 2003 dan 2005 nah itu lah yang diduga KPPU kita diduga melakukan penetapan tarif atau kartel, kita ditegur oleh BRTI, dan 2007 kita baru sadar itu tidak boleh, karena itu sudah kita ubah kebijakan ini," uajarnya. Menurut Hasnul, perjanjian dengan 4 operator itu adalah murni untuk menjaga jaringan. "Tapi ternyata memang salah karena kita penyelesaiannya melalui penetapan harga," ujarnya. Hasnul meminta KPPU untuk bertindak adil dalam tudingan kartel dalam SMS ini. KPPU sendiri berencana mengeluarkan keputusan pada akhir Februari ini. "Kita lihat kalau mereka gak adil kita akan bawa ke pengadilan untuk banding, kalau adil kita terima tapi saya percaya KPPU bisa bijak dalam melindungi bisnis dan masyarakat, pada saat itu kan kita mau jaga jaringan tapi dibawa ke domain harga memang itu kesalahan kita, itu melanggar aturan. dan begitu tahu, kita sadar dan kita ubah," ujarnya. Sekarang bagaimana kiat XL dan operator lain menjaga jaringan itu? "Ya kita ingatkan operator lain jangan berlebihan sekarang sudah bebas kok," ujar Hasnul. ( ddn / wsh ) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| 130903 (Penasihat) 11/02/08 18:20 | 😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak?? kapan sms murahhhhhhhhhhh Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi