Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forum Innovative
diktus_keren
(Penasihat)
02/01/08 16:00
πŸ™‚ Tarif SMS bakal turun nggak??
kira2 tahun ini tarif SMS antar operator bakal turun nggak cape nich 350 terus beberapa sich udah turun tapi m3 belum turun juga. ada kabar nggak m3 bakal turun tarif sms antar operatornya??
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
sutejo
(Penasihat)
02/01/08 16:55
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kelihatannya ga turun tuh.. sampe sekarang aja belum ada tanda2 mau nurunin....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
utomo
(Penasihat)
02/01/08 20:24
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Mei
meibi yes meybi no.

kecuali ada yang mulai perang duluan. maka ada kemungkinan baru akan mulai turun tarif.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Vnee
(Penasihat)
03/01/08 00:31
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
aku doain deh, moga2 cepet turun harga...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
03/01/08 08:18
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kalo turun, bakal banyak nih spamming

selalu ada sisi positif dan sisi negatif di balik semua perubahan
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
siemans
(Penasihat)
03/01/08 09:01
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
IM3 di sulawesi sudah turun jadi Rp88 ke semua operator. Bonus 10 kalau pakai 10 yang berlaku ke no GSM indosat.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
03/01/08 09:46
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Semoga saja turun..

Klo banyak spamming.. ya udah jadi tugas operator untuk menghandlenya...

Quote:

"Salah satu pasalnya bertujuan menjaga agar kualitas jaringan tidak terganggu karena curahan berlebihan akibat spam atau SMS sampah yang secara teknis bisa mengganggu kualitas jaringan," ujarnya.

Untuk menjaga agar tidak terjadi spam tersebut, lanjutnya, maka diatur cara masing-masing pihak untuk tidak menjual harga SMS di bawah cost saat itu.

XL mengklaim pihaknya tidak berniat melanggar aturan, tetapi belakangan muncul informasi bahwa cara menjaga kualitas melalui cost adalah tidak tepat.

Berita selengkapnya disini..

[tautan dihapus]

CMIIW
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
03/01/08 10:21
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Smg dg berita di bawah ini, tarif akan turun. Tdk hny SMS sj, tp jg tarif telponnya...

Pemerintah berencana mengeluarkan aturan baru yang mengatur tarif telekomunikasi. Berdasarkan aturan yang diharapkan berlaku pada Februari 2008 itu, tarif telekomunikasi dapat lebih murah. Director of Corporate Services PT Bakrie Telecom Rakhmat Djunaidi ketika dihubungi mengatakan, para operator pada prinsipnya setuju dengan langkah pemerintah tersebut. Walau demikian, pihaknya baru diminta untuk menjelaskan mengenai tarif interkoneksi saja. "Kalau untuk interkoneksi, pada prinsipnya kami operator setuju dengan langkah pemerintah. Namun, jika pemerintah ingin mengatur hal lain, seperti SMS, kami harus melihatnya dulu. Bakrie Telecom baru diminta datang untuk masalah interkoneksi saja," kata dia. baru sebelum dibahas kembali dengan operator.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
03/01/08 10:23
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Klo ntar sdh turun, ati-2 saat nulis SMS...
------------------------------------
Kamis, 03/01/2008 09:19 WIB
Asyik SMS, Tabrak Remaja Hingga Tewas
Fino Yurio Kristo - detikinet

Boston - Mengutak atik pesan singkat alias Short Message Service (SMS) sembari mengemudi memang berpotensi mengacaukan konsentrasi pengendara. Inilah yang terjadi pada Craig P. Bigos, pekerja berusia 31 tahun.

Ia rupanya terlalu asyik dengan SMS sambil mengemudi sehingga mobilnya menabrak seorang remaja 13 tahun. Pada polisi, ia mengaku sedang mengetik SMS sebelum tiba-tiba hilang kendali atas mobilnya. Tragisnya, remaja bernama Earman Machado yang sedang dalam perjalanan menemui temannya itu harus meregang nyawa.

Craig mengungkapkan, ia mulanya tak menyadari bahwa mobilnya menabrak sang remaja yang sedang bersepeda sehingga ia tetap melanjutkan perjalanan. Ia memang merasa mobilnya menabrak sesuatu yang dikiranya hanyalah sebuah kotak pos.

Bigos pun ditangkap oleh aparat. Ia dibebaskan sementara dengan jaminan US$ 5.000. Nantinya, ia akan diadili dengan dakwaaan pembunuhan dengan kendaraan, tabrak lari dan mengemudi tanpa lisensi. Demikian seperti dikutip detikINET dari Boston Globe, Kamis (3/1/2008). ( fyk / dwn )
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kinjeng
(Anggota)
03/01/08 12:51
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kalau bisa nggak hanya tarif SMS yang turun. tarip percakapan juga bisa turun, tentunya tidak hanya sesama suku, tapi antar suku juga.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
03/01/08 12:57
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
rusco said:
Klo ntar sdh turun, ati-2 saat nulis SMS...
------------------------------------
Kamis, 03/01/2008 09:19 WIB
Asyik SMS, Tabrak Remaja Hingga Tewas
Fino Yurio Kristo - detikinet

Yah memang berbahaya ngetik sms sambil nyetir..
Makanya saya suka jengkel klo ada pengemudi mobil/motor yg sedang sms saat mengemudi..

Saya klakson aja terus-terusan.. cuman klakson motor saya masih std..
Klo ganti Hella, atau yg kayak trompet gitu pasti mantaf..

Sory OOT
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
andalasputra
(Penasihat)
03/01/08 13:47
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
mudah2an turun deh..

kalo smsnya nggak turun, berarti voicenya aja Rp.1/detik mulai detik pertama nggak apa2 kok..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
andalasputra
(Penasihat)
03/01/08 14:02
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
ZEXELGRIFONE said:

Saya klakson aja terus-terusan.. cuman klakson motor saya masih std..
Klo ganti Hella, atau yg kayak trompet gitu pasti mantaf..

Sory OOT

gw paling nggak demen sama klakson yang bunyinya kenceng banget itu!
jantung gw bisa langsung deg-degan, lebih deg-degan daripada nembak cewek "to say i love u"
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
03/01/08 16:26
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Ya sudah om.. jangan sesekali smsan sambil nyetir.. atau klakson yg berbicara...
hehehe...

Sory OOT..

Harapan sih tarif SMS antar operator dan voice turun juga..
Tarif sms antar operator 150 rupiah gitu juga udah lumayan murah..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
bakwanz
(Penasihat)
03/01/08 16:55
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
seandainya....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Byako
(Penasihat)
03/01/08 22:48
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Hm tarif turun yah? Kalo sesama operator gmn? Apa harus gratis?

Bosen ne sama angka 350, maunya angka hoki dua digit kaya 77 gitu hehehe.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
urbansoul
(Penasihat)
04/01/08 02:27
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Harusnya seh turun... Kan udah ada yg ngaku kalau terjadi Kartel SMS.. dan kartel itu dilarang oleh UU, so kalau penindakkannya tegas.. dijamin tarif sms akan turun.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
_v1c_
(Penasihat)
04/01/08 07:29
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kl operator ga nurunin tarif konsumen bisa boikot produk tsb, pilih aja op lain ngasih tarif murah (ex three).
gw pake bebas tp ga pernah mau sms-an, mending gw telp lsg sipengirim sms.

makin byk op, makin byk pil.
boikot op belagu dgn tarif mahal yg sok2an menang di jaringan, cs, etc.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
04/01/08 15:52
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Hehehe...

sayang nomer om.. klo mo ganti operator.. ya repot juga saya bilang ke orang2 lagi..

Yah sementara ini yg paling banter adalah mempertahankan no lama saya (operator lama), paling diisiin pulsa biar aktif aja..

Untuk smsan pake HP satu lagi dengan operator yg smsnya murah..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kaizoku
(Penasihat)
05/01/08 16:33
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
350 ga berarti kalo pulsanya 100 rb
350 sangat berarti klo pulsanya tinggal 1000

emang kemahalan untuk tarif jaman sekarang.....
mustinya dibawah 100/sms....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
evotech
(Penasihat)
05/01/08 17:02
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Klaksonnya ganti jadi klason angin yang pake kompressor kayak di kereta api... pasti mantafff

SMS oh SMS... muahal bgt emang...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
igncahyo
(Penasihat)
05/01/08 17:32
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
mmm...
IMHO, dulu sewaktu tarif voice masih muahal, tahun 2000-an.. tarif SMS "terasa" murah...
sekarang aja karena tarif voice udah agak murah, tarif SMS jadi kerasa mahal...

tapi yang ideal.. voice murah, SMS juga lebih murahhhh...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
06/01/08 06:38
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
05/01/2008 13:44

Hutchison Tolak Tuduhan Kartel .

Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jumat (4/1), memanggil Hutchison. Pemanggilan ini terkait dugaan operator selular 3 tersebut terlibat bersekongkol dalam menetapkan tarif SMS sehingga lebih mahal tiga sampai empat kali daripada biaya pokok.

Selain Hutchison, ada tujuh operator lainnya yang juga diduga bekerja sama atau kartel dalam menetapkan tarif SMS. Sejauh ini, KPPU sudah memeriksa Excelkomindo, Telkomsel, Bakrie Telekom, dan Indosat.

Erwin Syahril, anggota KPPU, usai pemeriksaan mengatakan, dugaan kartel didasarkan atas kerja sama Hutchitson dan Exelcomindo sehingga tarif SMS jauh lebih mahal dari seharusnya. "Terjadi penyeragaman tarif SMS. Dan ini dilakukan lewat perjanjian antaroperator," jelas Erwin.

Erwin menambahkan, perjanjian itu melanggar Undang-undang Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Tetapi tuduhan itu dibantah oleh Sidarta Sidik, Direktur Hutchison CP Telecomunications. Namun , ia tidak menampik pihaknya menjalin kerja sama dengan semua operator selular di Indonesia.

Bila dugaan KPPU benar, dapat dibayangkan keuntungan yang diperoleh operator selular dari pengguna telepon genggam yang seharusnya memperoleh harga jauh lebih murah. Menurut KPPU, biaya produksi SMS dalam satu pengiriman hanya Rp 76. Tetapi operator menetapkan Rp 250 hingga Rp 350
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
inyong_pwt
(Penasihat)
06/01/08 14:04
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Lha yg paling murah aja masih dituduh, apalagi yg lebih mahal haiyooo....

mudah2an turun nih tarif sms.... yg makin naik cuma majalah sms
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kantongkresek
(Penasihat)
06/01/08 14:44
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
mudah2an turun
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
michael_c_a
(Penasihat)
06/01/08 15:46
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Kalo trifnya Rp 76,-....undian telkomsel nanti hadiah utamanya Voucher Pulsa 150ribu deh....TT
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
urbansoul
(Penasihat)
06/01/08 17:01
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
^ wakakaka...
Tapi emang tuh.. telkomsel keterlaluan..
Katanya program terima kasih.. Tapi kalau dihitung-hitung hampir seluruh biaya hadiah yang diberikan adalah dari pelanggan juga
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Byako
(Penasihat)
06/01/08 21:01
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Bah, kapok juga ikutan telkomsel poin. Ga pernah menang T_T mana dapet poinnya jg muahalll.

Hare gene tarif sms masih 3 digit??? Ke luar angkasa aja sono!
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
diktus_keren
(Penasihat)
06/01/08 23:11
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
lha bukannya 3 udah paling murah sms antar OPnya??kok masih kena kartel???110 lebih g ada 2x lipat dari rp 76
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
07/01/08 10:09
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Emang KPPU apa sudah benar-2 "melihat" keseluruhan biaya produksi SMS shg dia bs blg bhw tarif produksinya cm Rp76,-/SMS? Dia tau tdk klo biaya produksi segitu utk sesama operator ato antar operator? Biasanya tarif antar operator lebih mahal, krn ada biaya interkoneksi ditambah biaya maintenance-nya juga.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
07/01/08 11:28
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
KPPU sotoy kayaknya... cari sensasi aja
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
07/01/08 12:04
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Lha? masak yg paling murah 110 rupiah saja masih dituduh??
Hihihi.. aneh
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
lando11
(Penasihat)
07/01/08 12:25
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
mengutip kata seorang user disini: KPPU isinya orang2 bego
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
leo5354
(Penasihat)
07/01/08 16:46
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
"Tidit....tidit....handphone ku berbunyi"
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kaizoku
(Penasihat)
07/01/08 20:23
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
inyong_pwt said:
Lha yg paling murah aja masih dituduh, apalagi yg lebih mahal haiyooo....

mudah2an turun nih tarif sms.... yg makin naik cuma majalah sms

majalah soner yah....

oot dikit dah....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
oeden
(Newbie)
08/01/08 17:55
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Pengennya sih gak cuma tarif SMS aja yg turun, tarif telpon antar operator pun kalo bisa gak bikin sengsara rakyat....hekekekekekek
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
09/01/08 08:35
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
combro said:
Pengennya sih gak cuma tarif SMS aja yg turun, tarif telpon antar operator pun kalo bisa gak bikin sengsara rakyat....hekekekekekek

pake Three (paket 1/2).
Nelpon Rp.500/menit udah lebih dari cukup tuh.. ke Op lain.
Udah jadi Calling Card permanen di HP gue satunya
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
20/01/08 09:28
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Kemaren ada yang bilang.

Bulan Maret SMS bakal turun... asikk...

Kamis, 17/01/2008 16:20 WIB
BRTI: Tarif SMS Sudah Kelewat Mahal
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - BRTI selaku regulator telekomunikasi di Indonesia, merasa jengah. Karena dengan kompetisi yang ketat, seharusnya tarif layanan pesan pendek (SMS) bisa jauh lebih murah dari saat ini.

"Kalau ongkos produksinya cuma Rp 76, mengapa tarif SMS off-net bisa kena Rp 250-Rp 350? Artinya margin yang didapat cukup besar sehingga cenderung overpricing," cetus Anggota Komite BRTI, Heru Sutadi, ketika membuka percakapannya dengan detikINET, Kamis (17/1/2008).

Ongkos produksi yang dimaksud Heru ialah beban biaya yang dibutuhkan operator untuk memproduksi suatu layanan dengan memperhitungkan nilai investasi, seperti pada infrastruktur telekomunikasi a.l. base transceiver station (BTS), base station controller (BSC), master switching control (MSC), intelligent network (IN), dan lainnya.

BRTI menilai, dengan kompetisi yang ketat, seharusnya tarif SMS lintas operator kian bersaing. Mengingat ongkos produksi yang dikeluarkan hanya Rp 76, sewajarnya tarif pungut SMS cuma berkisar Rp 100.

"Tapi itu tidak terjadi sehingga diduga ada price fixing," sergahnya. "Dugaan (soal kartel tarif) itu muncul (dan semakin kuat) ketika ada operator yang menawarkan SMS murah, tapi kok malah dilarang."

Dalam aturan tarif interkoneksi yang baru, biaya SMS akan dibebankan pada kedua operator, baik pengirim maupun penerima. Hal itu berbeda dari sebelumnya di mana skema yang diterapkan merupakan Sender Keep All (SKA) atau hanya si pengirim yang dikenakan biaya.

"Angka biaya interkoneksi yang baru, menurut hitung-hitungan akan turun. Tapi baru akan dipastikan hari ini setelah BRTI bertemu dengan para operator," ujarnya.

Heru pun menegaskan bahwa Ovum, perusahaan asing yang yang dipilih dan dipakai untuk menghitung biaya interkoneksi, sejatinya merupakan konsultan yang disewa oleh para operator sendiri. "Bukan disewa BRTI," tandasnya. ( rou / rou )
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
adit38
(Penasihat)
20/01/08 17:58
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Barusan liat di LIPUTAN6 SCTV.
MARET hasil keputusan BRTI ttg tarif sms segera keluar.
Wah ayo keputusan yg kejam dong, biar qta2 untung.
Hehe...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
20/01/08 19:50
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Duit dari Tarif SMS yg sebelumnya didapat oleh pengirim, kini musti dibagi dua (pengirim dan penerima) sama-sama dapet..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
adit38
(Penasihat)
20/01/08 20:01
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Yg pentinG keputusan harus
keJAM agar turun
taJAM
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
20/01/08 20:40
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kalo gak turun, yah pake 3 aja atau NTS
sms cepek ke op lain... beres dah..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
20/01/08 21:56
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
nyeTRUM said:
kalo gak turun, yah pake 3 aja atau NTS
sms cepek ke op lain... beres dah..

NTS ke op lain masi 350 bos.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
andalasputra
(Penasihat)
20/01/08 22:23
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kelewatan banget dah yang masih Rp.350/SMS.
jelas2 dah ketahuan biaya produksi perSMS mereka khan cuma Rp.76,- kok masih belum nurunin tarif..

tanya kenapa?
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
20/01/08 22:32
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
STAM said:

kelewatan banget dah yang masih Rp.350/SMS.
jelas2 dah ketahuan biaya produksi perSMS mereka khan cuma Rp.76,- kok masih belum nurunin tarif..

tanya kenapa?

pendapatan operator pasti turun, bisa jadi gaji karyawan mereka ikutan..
dah dibilang, 3 kartel Tsel, Isat dan XL...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
20/01/08 22:36
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
eh lupa, kirain Smart..

Jadi Three masih jawara SMS dunk
apalagi paket 1/2
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
lando11
(Penasihat)
20/01/08 23:13
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kalo buat sms, pake 3x lebih dapat lebih banyak bos. gw uda pernah itung2. buat telp sih yg 1/2 harga dapat menit lebih banyak. jadi sesuai pemakaian aja sih
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
21/01/08 16:28
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
TARIF SMS DI INDONESIA URUTAN KE 37 TERMURAH DI DUNIA DIRUT TELKOMSEL SIAP MENJELASKAN PENGENAAN TARIF
Business News:1/21/2008

Operator seluler siap menjelaskan kepada KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) mengenai dasar pengenaan tarif layanan pesan singkat (SMS) operator kepada konsumen rata-rata Rp 250-Rp 350 per SMS, sekaligus untuk menyangkal pernyataan BRT! (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) bahwa biaya produksi tarif SMS cukup hanya Rp 76 per SMS.

" Nanti pada saatnya kalau ditanya KPPU, (mengapa tinggi-red), akan saya jawab/’ tanfas Dorut Telkomsel, Kiskenda Suriahardja di Bandung baru-baru ini.

KPPU saat ini sedang memperdalam aspek teknis, ekonomis, dan hukum kasus dugaan kartel atau pengaturan tarif SMS antar delapan operator yaitu PT Excelcomindo Pratama (XL), PT Telekomunikasi Indonesia, PT Telkomsel, PT Indosat, PT Hutchinson, PT Smart Telecom, PT Mobile-8, dan PT Bakrie Telecom.

Penyelidikan KPPU berdasarkan atas kajian Ovum, konsultan BRTI, yang menyebutkan bahwa tarif wajar SMS lintas operator sekitar Rp 100 per SMS. "Sah-sah saja (KPPU) menggunakan data dari mana saja. Nanti kita akan beritahu kalau ditanya," tegas Kiskenda.

Di Eropa dan beberapa negara lain, SMS lintas operator menerapkan skema berbasis interkoneksi di mana penerima dan pengirim samasama dikenakan biaya. Sedangkan di Indonesia masih menganut skema sender keep all (SKA) atau hanya operator pengirim yang dikenakan biaya.

Ia juga mengomentari penggunaan kajian Ovum oleh KPPU bisa membentuk opini yang keliru di masyarakat karena konsultan berbasis di Australia itu hanya menetapkan tarif interkoneksi bukan tarif ritel.

Biaya interkoneksi dijadikan dasar menentukan network, element cost, yaitu penjumlahan interkoneksi operator asal (originating interconnected) dan operator tujuan (terminating interconnected), sehingga muncul angka Rp 76 per SMS, yakni Rp 38 per SMS dikalikan dua.

Dalam penetapannya pun, tutur sumber tersebut, Ovum menggunakan asumsi long run incremental cost (LRIC) yang hitungannya didasarkan pada efficiency network design, tidak memperhitungkan kapasitas-kapasitas cadangan yang disiapkan operator pada saat tertentu seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru yang butuh investasi besar.

Padahal dijelaskan, dalam menetapkan tarif SMS, operator memasukkan komponen lainnya yaitu biaya retail service cost, biaya penjualan dan promosi (common cost), profit, dan pajak. Dari tarif yang ditetapkan saat ini, retail service cost mendapatkan porsi 40 persen, profit sebesar 10-15 % dari total biaya produksi.

"Dengan menggunakan metode perhitungan semacam ini saja menjadikan Indonesia berada di posisi 37 sebagai negara dengan tarif SMS termurah di dunia dari 187 negara/’ katanya.
(JP)
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
21/01/08 16:29
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Menunggu Skema Baru Tarif SMS
Duta Masyarakat:1/19/2008

Tarif yang masuk akal untuk satu SMS lintas operator sesungguhnya cuma Rp 100. ini pendapat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kata operator lain lagi. Tarif Rp 250-Rp350, menurut mereka, sudah termasuk murah. Bisakah skema baru tarif seluler yang bakal di terbitkan akhir Januari ini mengakhiri β€˜perseteruan’ ini?

Industri komunikasi Indonesia tengah dihangatkan perbincangan masalah tarif SMS lintas operator. Ini karena Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sedang menyelidiki praktik kartel yang dilakukan operator seluler dan Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ASTSI).

Bersenjatakan data yang dimilikinya , KPPU menilai, tarif yang wajar untuk SMS lintas operator seharusnya hanya sekitar Rp 100, karena besaran tarif produksi yang dikeluarkan operator hanya sekitar Rp 76.

Beberapa eksekutif di industri telekomunikasi menyanggah pendapat tersebut. Mereka mengatakan, data yang dikatakan KPPU tersebut hanya berdasarkan kajian yang dilakukan Ovum, konsultan asing yang disewa BRTI.

β€œKajian yang dilakukan konsultan tersebut hanya untuk interkoneksi, dan yang dihitung hanya tarif terminasi dan originasi berdasarkan Network Element Cost. Karena itu muncul angka Rp 76, yakni Rp 38 dikalikan dua,” jelas salah satu eksekutif yang tidak mau disebut namanya.

Metode yang digunakan konsultan tersebut, lanjutnya, berbasis Long Run Incrementa Cost (LRIC). Metode ini menggunakan asumsi untuk menghitung tarif SMS berdassrkan Efficiency Network Design. Asumsi tersebut, menurutnya, tidak memperhitungkankan cadangan-cadangan untuk event tertentu. Misalnya Lebaran, Natal, atau Tahun Baru.” Padahal mempersiapkan untuk jaringan event-event tersebut memerlukan investasi yang tidak sedikit,” jelasnya.

Operator, lanjutnya, menggunakan metode perhitungan yang memasukkan beberapa komponen biaya seperti tarif pungut retail (retail service cost), common cost (biaya penjualan, promosi, dan gaji), serta komponen pajak.

Dari tarif yang di tetapkan saat ini, retail service cost mendapatkan porsi 40%. Sementara profit hanya sebesar 10%-15% dari total biaya produksi. β€œMetode penghitungan semacam ini menjadikan Indonesia berada di posisi 37 sebagai Negara dengan tarif SMS termurah di dunia dari 187 negara,” klaimnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Indosat Tbk, Johny Swandi Sjam, merasa tarif pungut SMS yang dikenakan operator pada masyarakat sudah terhitung murah. Ia pun membandingkan antara tarif pungut SMS yang berlaku di Eropa dan Indonesia saat ini. Di Eropa, kata dia, tarif pungut yang dikenakan operator terhadap pelanggan korporat untuk pembelian SMS secara wholesale (bulk) dikenakan biaya sekitar US$ 2 sen, atau sekitar Rp 180 hingga Rp 250.

β€œItu untuk penjualan secara bal-balan. Di Indonesia untuk retail, saya rasa wajar kalau operator menerapkan skema berbasis interkoneksi untuk SMS, di mana penerima dan pengirim dikenakan biaya. Sedangkan di Indonesia yang diterapkan adalah skema sender keep all (SKA) atau hanya si pengirim yang dikenakan biaya.

β€œDengan skema seperti itu, tarif SMS retail di Jerman bisa mencapai Rp 2.600. coba bandingkan dengan Indonesia yang Cuma Rp. 250-Rp.350,” tandasnya.

Skema Baru
Dalam skema baru tarif seluler yang akan segera diterbitkan, SMS tengah dibahas untuk masuk dalam biaya perhitungan tarif koneksi. Ketua BRTI, Basuki Yusuf Iskandar, menantikan skema baru tarif seluler tersebut akan terbit pada akhir Januari 2008 ini. Saat ini, katanya, skema tarif tersebut tengah memasuki tahapan finalisasi setelah meminta masukan dari para operator seluler.

β€œKita harap, dengan skema baru nanti tarif seluler jauh lebih terjangkau., apalagi akan ada batas tarif retail ke konsumen,” ujar Basuki yang menjabat sebagai Dirjen Postel itu, belum lama ini.

Meski demikian, ia masih enggan mengungkap besaran penurunan tarif yang disebutnya akan turun secara signifikan tersebut. β€œYang pasti selain soal aturan baru tarif seluler dan interkoneksi, SMS juga akan kami masukkan dalam penghitungan biaya interkoneksi,” tandasnya.

Dibebankan pada Dua Operator
Selaku Regulator Telekomunikasi di Indonesia, BRTI menilai, tarif layanan pesan pendek (SMS) seharusnya bisa jauh lebih murah dari tarif yang ada saat ini. Apalagi kompetisinya kian hari makin ketat.

β€œKalau ongkos produksinya Cuma Rp 76, mengapa tarif SMS off-net bisa kena Rp 250-Rp 350? Artinya, margin yang di dapat cukup besar sehingga cenderung overpricing,” cetus anggota Komite BRTI, Heru Sutadi, sebagaimana di lansir detikINET, Kamis (17/1).

Ongkos produksi yang dimaksud Heru ialah beban biaya yang dibutuhkan operator untuk memproduksi suatu layanan dengan memperhitungkan nilai investasi, misalnya dengan infrastruktur terlekomuikasi-base transceiver station (BTS), base station controller (BSC), master switching control (MSC), intelligent network (IN), dan lain-lain.

BRTI menilai, dengan kompetisi yang ketat, seharusnya tarif SMS lintas operator kian bersaing. Mengingat ongkos produksi yang dikeluarkan hanya Rp 76, sewajarnya tarif Pungut SMS Cuma berkisar Rp 100. β€œTapi itu tidak terjadi sehingga diduga ada price fixing,” ujarnya.

Dalam aturan tarif interkoneksi yang baru, biaya SMS akan dibebankan pada ke dua operator, baik pengirim atau penerima. Hal itu berbeda dari sebelumnya di mana skema yang diterapkan merupakan Sender Keep All (SKA) atau hanya pengirim saja yang di kenakan biaya.

β€œAngka biaya antar koneksi yang baru, menurut hitung-hitungan akan turun. Tapi akan baru di pastikan hari ini. (kemarin, red) setelah BRTI bertemu dengan operator,” ujarnya.

Heru pun menegaskan bahwa Ovum, perusahaan asing yang dipilih dan dipakai untuk menghitung biaya intrkoneksi, sejatinya merupakan konsultan yang di sewa oleh para operator sendiri. Bukan disewa BRTI,” tandasnya. (det/rou/wsh)
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
lando11
(Penasihat)
21/01/08 16:41
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
36 negara diatas Indonesia itu apa saja? jangan membandingkan secara kulit doank lah
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
adit38
(Penasihat)
21/01/08 20:14
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Kalau di statistik bs begini.
Urutan sms termurah:
1. 10
2. 11
3. 12
4. 13
urutan 5 -30 tarifnya 15
urutan 30 - 36
tarifnya 25
lalu indonesia urutan 37 tarifnya langsung 350/sms.
Jadi boleh jadi urutan 37, tp jomplang bgt perbedaanx dgn yg diatasx.
So, kalo cm urutan ke 37 belum tentu murah tarifx.
Sama halx dgn analogi 10org terkaya, urutan 1-9 kekayaanx diatas 1 milyar dollar, kemudian yg ke10 cm 1jt dollar. Kesanx sih urutan 10 terkaya, tp kekayaanx cemen dibanding 9 diatasnya.
Apa kata telkomsel diatas paling cm BUL$HIT, permainan statistik, cm menyebutkan urutan tanpa data real.
Ayo KPPU&BRTI, jgn ragu, kasi penalti yg kejam biar kapok ngasi tarif sms mahal.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
urbansoul
(Penasihat)
22/01/08 01:30
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
36 negara termurah itu apa aja yah? ada yang tau? Pengen tau gw Indo ini dibandingin ama negara yg kayak gimana sampe bisa nempatin urutan ke 37 termurah..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
22/01/08 09:27
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Ini ada artikel lainnya...
------------------------------
'Trafik komunikasi naik jika tarif turun'

JAKARTA: Operator telekomunikasi optimistis penurunan tarif interkoneksi yang bisa memicu turunnya tarif ritel akan diiringi oleh meningkatnya trafik percakapan, sehingga tidak akan memengaruhi pendapatan.

Dirut Indosat Johnny Swandi Sjam menuturkan elastisitas terjadi pada saat terjadi penurunan tarif mengingat anggaran telekomunikasi setiap pelanggan dapat dipastikan tetap sama meskipun ada penurunan tarif.

"Artinya, trafik akan naik cukup signifikan baik dalam menit penggunaan pelanggan lama maupun pada penambahan jumlah pelanggan baru," ujarnya belum lama ini.

Indosat masih menunggu penetapan tarif interkoneksi dan tarif batas atas untuk jaringan bergerak seluler sebelum menentukan langkah strategi pemasaran dan penarifan berikutnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Indosat Guntur S. Siboro mengatakan tren tarif seluler akan terus turun tahun ini seiring turunnya average revenue per user (ARPU) dan average revenue per minutes (ARPM).

"Indosat tidak akan terpengaruh perang tarif yang cenderung tidak transparan sehingga kami menawarkan nilai lebih pada pelanggannya berupa gratis bicara pada menit pertama," ujarnya di sela-sela peluncuran program gratis bicara menit pertama Mentari dan SMS gratis IM3, kemarin.

Fixed line tak turun

Hal senada juga diungkapkan PT Telkom Tbk bahwa penurunan tarif telekomunikasi yang akan segera ditetapkan pemerintah tahun ini tidak akan berpengaruh besar terhadap pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah menilai pemerintah perlu menaikkan tarif tetap lokal mengingat selama ini terus disubsidi layanan sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) sebesar 20%-30%.

"Yang pasti tarif saluran tetap lokal tidak bakal turun, bahkan diharapkan naik agar layanan tersebut tidak terus-menerus disubsidi," katanya di sela-sela paparan awal tahun PT Telkom Tbk, belum lama ini.

Oleh Arif Pitoyo
Bisnis Indonesia
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
22/01/08 09:49
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Potensial penyebab tarif telco naik lagi...
----------------------------------------------------
Boros Nomor karena Gratis
Trust Magazine:1/21/2008

Pemerintah memikirkan untuk mengenakan biaya atas peredaran setiap nomor telepon seluler dan FWA. Jumlah nomor yang hangus masih cukup banyak.

GRATIS tapi terbatas. Itulah nomor telepon seluler dan telepon tetap nirkabel (FWA). Konsumen memang tak pernah dikenakan biaya apa pun ketika mendapatkan secarik nomor itu. Padahal, jelas, jumlah nomor itu terbatas. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia bisa mengalami kekurangan nomor telepon.

Pemerintah pun memasang kuda-kuda. Basuki Yusuf Iskandar, Dirjen Postel, pekan silam, menuturkan, pemerintah akan menerbitkan peraturan pengenaan biaya un

tuk setiap pengambilan blok nomor telepon. Untuk sementara, aturan ini akan diberlakukan bagi operator seluler. FWA belum akan terkena beleid tersebut. Sayang, sampai saat ini, Basuki belum mau menyebutkan nilai biaya yang akan dikenakan kepada operator yang hendak melakukan pengambilan blok nomor tersebut.

Rencana pemerintah itu disambut baik oleh Heru Sutadi, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (ERTI). Heru menilai, rencana pemerintah ini cukup jitu untuk menekan operator dan konsumen agar tidak boros dalam penggunaan nomor telepon, terutama telepon seluler prabayar. Heru menuturkan, selama ini, operator tak dikenakan biaya sepeser pun untuk mendapatkan blok nomor. Akibatnya, operator mengambil dan menjual nomor sebanyak mungkin. "Ya, namanya juga gratis," ujar Heru.
Celakanya, banyak nomor yang dipergunakan konsumen cuma sebentar saja. Mak

lum, harga kartu perdana sekarang memang sangat murah gara-gara perang harga dan promosi oleh operator. Bahkan kerap kali harga kartu perdana yang dijual jauh di bawah nilai pulsa yang tersedia di kartu tersebut. Konsumen Indonesia yang umumnya masih price sensitive pun menggunakan kartu awal ini sebagai calling card.

Mereka memakai nomor itu selama masih ada pulsa tersisa di kartu perdana. Setelah pulsa habis, ia tak mengisinya lagi, tetapi membuang kartu itu. Maka, hanguslah nomor tersebut. Churn, begitu orangorang telekomunikasi menyebutnya. Syahdan, jumlah churn di industri telekomunikasi mencapai lebih dari 20%.

Heru menuturkan, adanya biaya untuk mendapatkan nomor akan membuat jumlah churn bisa berkurang. Ia lalu mengusulkan, agar pemerintah mengenakan biaya Rp 1.000 hingga Rp 10 ribu per nomor per tahun kepada operator. Dana tersebut lalu dimasukkan ke dalam pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Tentu sayd, usulan tersebut tak terlalu disukai kalangan operator. Rahmat Junaidi, Direktur Corporate Service Bakrie Telecom, mengatakan, di negara lain, regulator tak mengenakan biaya kepada operalor yang hendak melakukan blocking nomor. Biaya untuk blocking nomor baru dikenakan ketika nomor tersebut tergolong cantik atau istimewa.

Seperti biasa, konsumen dijadikan tameng ketika menolak pembebanan biaya itu. Soalnya, ketika operator dikenakan biaya untuk mendapatkan nomor baru, maka biaya itu akan dibebankan lagi ke konsumen. "Kasihan jika mereka terus dibebani. Mereka tak akan suka,11 ujar Rahmat.

Masalahnya, jika operator tidak dikenakan biaya sepeser pun ketika mengambil nomor, maka operator akan seenaknya saja mengambil jatah nomor. Menurut Heru Sutadi, jumlah nomor yang mereka ambil bisa mencapai empat hingga lima kali dari target pelanggan yang hendak diraih.

Seorang sumber TRUST di salah satu operator seluler bahkan menuturkan, jumlah nomor yang biasa diambil oleh operator minimal enam kali dari target pelanggan yang akan dijaring. Operator memang senang mengambil banyak nomor karena selain gratis, juga bisa lebih leluasa ketika menyebarkan jualannya kepada distributor. Maklum, kalau nomor yang disediakan sedikit, maka distributor tidak memiliki keleluasaan atau stok yang cukup ketika menju
al nomor yang dikeluarkan operator.

Nah, kalau sekarang jumlah pelanggan seluler di Indonesia mencapai 80 juta, berani jumlah nomor yang telah diambil oleh operator bisa mencapai lebih dari 480 juta nomor.

PERLU JEDA MENUNGGU HANGUS Padahal, ya itu tadi, jumlah nomor itu terbatas. International Telecommunication Union (ITU) telah mengatur, nomor yang bisa dipakai oleh operator di sebuah negara, maksimum terdiri dari 15 digit. Dan itu sudah termasuk dengan kode negara ataupun kode wilayah. Jika kode negara Indonesia adalah 62, maka jumlah digit yang tersisa hanya tinggal 13 saja,

Jika ditambah dengan kode wilayah atau kode seluler, maka jumlah angka yang tersisa tinggal 10 digit. Itu artinya, jumlah nomor yang bisa dipakai oleh operator hanya sebanyak 10 miliar nomor (10 pangkat 10).

Persoalannya, tak semua daerah di Indonesia mengacu pada 10 digit penomoran. Menurut Heru, ada beberapa wilayah yang menggunakan acuan lima atau enam digit. Makanya, jumlah nomor itu menjadi lebih terbatas lagi.

Tetap saja, kalangan operator masih enggan menyetujui usulan membayar setiap unit nomor telepon yang mereka inginkan. Anggapan bahwa mereka boros memakai nomor, juga dibantah, Myrajunor. Corporate Communication PT Excelcomindo Pratama ini, mengatakan, perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Telecom Malaysia ini selalu meminta nomor kepada regulator secara efisien dan seefektif mungkin.

Menurut Myra, untuk menggunakan nomor yang ada saat ini, Excelcomindo mendasarkannya kepada fundamental technical plan dan kebutuhan operasional yang telah dibuat oleh manajemen. Myra juga menampik bahwa jumlah churn di industri telekomunikasi masih sangat tinggi, ia katakan, churn rate di industri telekomunikasi berkisar antara 12% hingga 15% sebulan.

Rahmat Junaidi juga mengakui, sebelum mengajukan permintaan penambahan nomor, Bakrie Telecom terlebih dahulu menyampaikan laporan kepada pemerintah mengenai alokasi nomor yang sudah aktif. "Jika alasannya kuat, maka blok nomor tersebut baru mereka berikan," terang Rahmat.

Kalangan operator juga mengusulkan agar mereka bisa memakai kembali nomor yang sudah hangus setelah melewati kurun tertentu. Rata-rata operator menunggu jeda masa hangus nomor selama tiga bulan atau lebih. Namun, Kamilov Sagala (anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) menilai itu belum efektif. Kamilov menyatakan laporan operator atas nomor hangus masih belum optimal.

Ia lalu mengusulkan adanya evaluasi ulang penomoran dan standar jeda penghangusan nomor. "Laporan dari operator hanya bersifat umum dan tak spesifik soaJ nomor hangus itu," katanya. Kamilov juga menegaskan, pemberian nomor yang tak digratiskan adalah solusi untuk mengatasi persoalan tersebut,
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
22/01/08 09:50
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Tarif Seluler Perlu Perhatikan Iklim Bisnis
Seputar Indonesia:1/22/2008

JAKARTA (SINDO)Pelaku usaha mendukung rencana pemerintah menurunkan tarif ritel seluler 10-30% tahun ini. Kendati demikian, penurunan tarif perlu dikaji secara cermat agar tidak mengganggu bisnis dan iklim investasi.

"Indosat mendukung regulasi yang dibuat pemerintah. Yang penting adalah bagaimana bisnis ini (seluler) tetap jalan dan tetap menarik bagi investor," ungkap Dirut PT Indosat Tbk Johnny Swandi Sjam saat berdiskusi dengan redaksi SINDO di Jakarta kemarin.

Johnny menjelaskan, iklim investasi perlu diperhatikan agar investor tetap mau memasuki sektor telekomunikasi nasional. Investasi penting untuk menjamin per
tumbuhan industri telekomunikasi. "Industri telekomunikasi merupakan industri yang dinamis dan padat modal," katanya.

Seperti diberitakan SINDO, Departemen Komunikasi dan Informatika(Depkominfo)menyiapkan formula penurunan tarif tahun ini. Berdasarkan formula tersebut, nantinya masing-masing operator seluler akan menetapkan tarif baru yang dipastikan lebih rendah dari tarif yangberlaku saat ini.

Di sisi lain, Johnny mengatakan, Indosat tahun ini terus melakukan pengembangan. Indosat, kata dia, menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) 2008 sebesarUSDl,2 miliar.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
22/01/08 10:02
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Melirik Strategi Marketing Seluler Menjelang Penurunan Tarif
Neraca:22 Januari 2008
Oleh: Prayogo P. Harto / Nadya L. Nihayati

Jika tak ada aral melintang, penurunan tarif telekomunikasi sebesar 30 perseri akan mulai berlaku mulai April 2008. Tanpa bermaksud mendahului, diam-diam operator seluler justru sudah mulai menerapkan strategi tarif murah.
Bagaimana strategi marketing mereka?

Pekan lalu, Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika (Postel Depkominfo) Basuki Yusuf Iskandar mengatakan tarif telekomunikasi yang baru secara efektif akan diberlakukan pada 1 April 2008. "Kita optimis tarif telekomunikasi (efektif akan diberlakukan) pada 1 April sampai dengan medio April," kata Basuki usai pertemuan dengan semua operator telekomunikasi di Kantor Postel Jakarta.

Ia juga mengungkapkan tarif telekomunikasi secara agregat akan turun sebanyak 30 persen, tapi masih ada sedikit masalah pada tarif telekomunikasi untuk fix/ine (telepon tetap). Sedangkan untuk tarif seluler, pemerintah cenderung untuk menetapkan tarif batas atas seluler daripada tarif batas bawah seluler.

"Kita cenderung untuk tidak mengatur (tarif batas bawah seluler) karena nampaknya kita menduga bahwa biaya seluler onnet (sesama operator) disubsidi oleh biaya percakapan offnet (antar operator)," kata Basuki.

Keputusan pemerintah melakukan penyesuain tarif ini, nampaknya tak lepas dari penilaian sejumlah kalangan bahwa tarif telekomunikasi di Indonesia tergolong yang termahal dibandingkan dengan negara lain, seperti Malaysia atau Filipina.

Tetapi, sebenarnya, tanpa pemerintah melakukan penyesuaian tarif pun, pasar telah memaksa para operator, khususnya di industri seluler, melakukan penurunan tarif. Dengan semakin banyaknya pemain yang masuk ke industri ini, memang, mau tidak mau, operator seluler harus menurunkan tarif. Jika tidak, besar kemungkinan mereka akan ditinggalkan konsumen.

Bahkan, belakangan (ni operator seluler nasional semakin jor-joran saja melakukan strategi berbasis tarif. Kondisi ini memang menguntungkan konsumen. Namun, terkadang membuat konsumen juga bingung. Betapa tidak, masing-masing operator mengklaim diri sebagai penyelenggara layanan jasa seluler termurah.

Terlepas dari itu semua, sangat menarik mengamati strategi marketing berbasis tarif dari para operator seluler di tanah air. Berikut ini kami himpun tiga di antaranya, yang merupakan pemain utama sekaligus yang menjadi pemain terlama di industri seluler nasional.

Telkomsel: Pede dengan Simpati PeDe PT Telkomsel, anak usaha PT Telkom Tbk, meluncurkan kartu perdana baru yang diberi nama simpati PeDe pada awal Desember tahun lalu. PeDe merupakan akronim dari Per Detik. Produk terbaru Telkomsel ini membuat konsumen dapat berbicara dengan biaya Rp 0,5 per detik sepanjang hari. Sayangnya, layanan ini hanya dapat dinikmati antar sesama pengguna telkomsel, yang diklaim operator seluler terbesar nasional ini berjumlah 46 juta orang. Sementara untuk penggunan operator lain, otomatis tidak bisa memanfaatkan layanan murah ini.

Skema tarif percakapan yang ditetapkan oleh Telkomsel kepada pelanggannya adalah sebagai berikut: Untuk 1 menit pertama biayanya adalah Rp 25 per detik. Baru pada menit berikutnya konsumen bisa menikmati tarif Rp 0,5 per detik.

Sedangkan untuk komunikasi lintas operator seperti ke PSTN atau FWA dikenakan tarif lokal 15/detik dan non lokal atau SLJJ Rp 35/detik. Sementara untuk komunikasi dengan operator selular lainnya berlaku tarif lokal Rp 25/detik dan non lokal atau SLJJ Rp 60 per detik.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan peluncuran simpati PeDe ini merupakan upaya Telkomsel dalam menghadirkan tambahan pilihan fleksible transparan. Khususnya bagi masyarakat luas hingga pelosok untuk dapat menikmati layanan telekomunikasi selular prabayar berkualitas dengan berbagai fasilitas, antara lain, melalui alternatif perhitungan biaya per detik dengan hanya Rp 0,5 per detik setelah 1 menit pertama.

Kiskenda menambahkan bahwa dalam rangka menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat luas, perusahaannya selalu berupaya mengimplementasikan lisensi nasional yang diamanatkan pemerintah dengan berpedoman pada 5 parameter pokok yakni: memulai penggelaran jaringan hingga pelosok, kualitas tertinggi melalui teknologi terkini, inovasi produk dan layanan, pelayanan bermutu internasional dan tarif sesuai dengan regulasi.

Selain menikmati failitas simpati PeDe, konsumen telkomsel juga dimanja dengan layanan tarif murah Simpati lain yang disebut simpati Extra, seperti: Harga malam paket Hemat Rp 600 per menit pada pukul 22.00 s/d 22.59, paket Super Hemat Rp 300 per menit pada pukul 23.00 s/d 06.59, Banyak Pake GRATIS Pake Banyak yaitu 3 menit pakai gratis 3 menit dan setiap kirim 6 SMS akan mendapat gratis 6 SMS, Telkomsel Poin SMS, Simpati Talkmania, yaitu dengan Rp 25.000 dapat digunakan tanpa batas selama 15 jam (07.00 s/d 22.00), dan SMS malam hari.
Indosat: Bukan Murah, Tapi Gratis Awal tahun ini, PT Indosat Tbk menggeberak dengan program marketing "1 Menit Gratis".

Mentari Gratis 1 Menit Pertama merupakan program dimana pelanggan Mentari dapat menelpon secara gratis selama 1 menit kepada sesama pengguna Indosat yaitu Mentari, Matrix dan IM3 setelah pelanggan mengisi ulang pulsa minimal Rpi 0.000.

Program, int berlaku setiap hari dari pukul 05.00-17.00 dengan ketentuan bila pengguna Menteri mengisi ulang pulsa dengan denominal Rp10.000 sampai Rp20.000 akan mendapatkan bonus 1 menit pertama gratis selama 7 hari, sedangkan bila mengisi pulsa Rp25.000 atau lebih akan mendapatkan bonus 1 menit pertama gratis selama 15 hari.

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan program IM3 Ce-eS-an yaitu program dimana pengguna IM3 dapat mengirimkan SMS gratis sepuasnya dengan syarat telah melakukan panggilan minimal Rp2000 per hari.

Sebelum menggunakan SMS gratis ini, pelanggan IM3 harus mendaftarkan maksimal dua nomor IM3,Mentari, Matrix yang akan dikirimi SMS gratis oleh pelanggan tersebut.

"Program ini khusus kami tujukan kepada pelanggan IM3 yang sebagian besar segmen anak muda yang sangat gemar berkomunikasi melalui SMS. Mereka dapat melakukan penghematan karena bisa memanfaatkan SMS gratis sepuasnya ke dua nomor yang paling sering mereka kirimi SMS," tambah Guntur.

Namun, Direktur Regional Sales PT Indosat, Syakieb A Sungkar mengatakan Indosat meluncurkan program Mentari Gratis 1 Menit Pertama bukan karena terjebak dalam perang tarif yang saat ini gencar terjadi.

"Indosat memberikan penawaran tanpa harus terjebak perang tarif dan tidak mengurangi pendapatan perusahaan, karena ini paradigma yang baru," kata Syakieb didampingi Direktur Marketing Indosat Guntur S Siboro, Group Head Integrated Marketing Indosat Fuad Fachroeddin dan Ikon Indosat Dian Sastrowardoyo dalam jumpa pers peluncuran program Mentari Gratis 1 Menit Pertama dan IM3 Ce-eS-an di kantor Indosat di Jakarta, Senin.

Syakieb mengatakan program Mentari Gratis 1 Menit Pertama merupakan program dengan paradigma yang baru dan berbeda dari layanan yang diberikan oleh operator lain.

Sedangkan Guntur Siboro mengatakan memasuki tahun 2008, Indosat mempunyai motto marketing baru yaitu ’beyond expectation, revolusi baru untuk komunikasi hemat".

"Kalau operator lain menawarkan tarif murah dengan syarat setelah menelepon beberapa menit, Indosat tidak mengikuti jalur seperti itu,"kata Guntur mengenai program Mentari Gratis 1 Menit Pertama.

Excel: Rp 0,1 per Detik Di tengah persaingan untuk menggaet pelanggan telepon seluler di Indonesia, PT Exelcomindo Pratama (XL) melakukan promosi tarif murah Rp 0,1 per detik.

General Manajer Operasional Penjualan bagian Timur II XL, Awaluddin di Denpasar, Kamis, pekan lalu, mengatakan, promosi yang dilakukan pihaknya yakni tarif murah sebesar Rp 0,1 per detik bagi pengguna kartu bebas untuk menelpon ke seluruh operator seIndonesia.

"Tarif baru ini merupakan salah satu wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang menyentuh seluruh masyarakat Indonesia, selain itu tentunya sebagai respon atas tingginya animo pelanggan terhadap tarif sebelumnya," katanya.

Dia mengatakan, untuk tarif bebas yang berakhir 15 Januari dengan tarif Rpl/detik, akan tetap dapat dinikmati hingga 17 Januari 2008. Selanjutnya secara otomatis menikmati tarif RpO,l/detik setelah percakapan 2,5 menit ke seluruh nomor.

"Selain itu juga tarif khusus Rp35 per SMS ke sesama operator tersebut hingga 30 April 2008. Dengan tarif itu pelanggan baik yang berbicara lebih lama maupun sebentar ke nomor manapun akan menikmati tarif yang semakin murah," katanya.

Awaluddin menambahkan, tarif promo ini diberlakukan secara nasional dengan mekanisme baru dan berbeda di beberapa area. Mekanisme tersebut dibedakan karena disesuaikan dengan pola penggunaan telepon di masingmasing area yang berbeda.

"Semisal untuk area baru di Nusa Tenggara Timur, Papua dan Ambon dikenakan tarif RplO/detik pada setengah menit pertama dan RpO,l/detik pada menit berikutnya hingga menit ke-30 setelah itu berlaku tarif Rpl/detik," ucapnya:

Selain manfaat tarif telepon murah, pengguna XL bebas juga akan mendapat "poin reward" melalui program loyalitas pelanggan poin hadiah yang dapat ditukarkan dengan aneka hadiah langsung, seperti gratis telepon, SMS dan vocer belanja maupun undian berhadiah uang tunai Rp2,8 miliar, mobil, sepeda motor dan lainnya.

"Tarif promo ini akan melengkapi berbagai manfaat yang dirasakan oleh pengguna, berupa manfaat berkomunikasi hemat melalui jaringan berkualitas yang dikenaldengan kejernihan suara dan jangkauan luas^" katanya.

Menurutnya jumlah pelanggan hingga akhir 2007 secara nasional mencapai 15,5 juta dan 30 persen diantaranya berada di area Timur Indonesia.

"Kedepannya kami optimistis pelanggan akan lebih meningkat seiring pemberlakuan tarif promo. Tercatat hingga kini 60 persen dari pelanggan pengguna kartu bebas," kata Awaluddin menambahkan.*
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
stickerlifter
(Penasihat)
22/01/08 12:39
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Dulu ini komplen tarip di Indonesia paling mahal. Sekarang setelah terbukti diluar negri lebih mahal, masih komplen "bandingin dong gaji orang bule sama orang Indonesia".

Nah sekarang keliatan kan penyebab polemik murah-mahal tuh disoal gaji. Jadi yang salah bukan operatornya pasang harga tinggi tapi gaji di Indonesia kemurahan. Yang salah ya pemerintah kenapa nggak bisa menyediakan environment supaya gaji orang Indonesia sama dengan gaji orang bule. Pertamax aja sudah mau pake standar harga internsional, gaji kite juga dong pake standar internasional. Setuju sodara-sodara...?!!!

Masalahnya kite udah pentes nggak dapet gaji standard bule...???.... (Jangan gila dooonng)
He he he ....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
22/01/08 14:44
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:

Dalam penetapannya pun, tutur sumber tersebut, Ovum menggunakan asumsi long run incremental cost (LRIC) yang hitungannya didasarkan pada efficiency network design, tidak memperhitungkan kapasitas-kapasitas cadangan yang disiapkan operator pada saat tertentu seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru yang butuh investasi besar.

Hmm.. kapasitas cadangan ya?

Analoginya, jika saya punya 1 bus umum, dan selalu penuh penumpang saat beroperasi, terus saat lebaran, bus saya lebih penuh lagi sampe2 ada orang yg berdiri dan berjubel. Apa saya perlu nambah bus lagi hanya saat untuk lebaran? Dengan catatan nambahnya dari tarif yg saya kenakan ke penumpang2 bus pada tiap harinya?

Saya ga tau jawabnya lhoo..

cuman saya pengennya tarif tetep murah, tapi tetep bisa nyediakan bus tambahan buat lebaran..

Quote:

Trafik komunikasi naik jika tarif turun'

JAKARTA: Operator telekomunikasi optimistis penurunan tarif interkoneksi yang bisa memicu turunnya tarif ritel akan diiringi oleh meningkatnya trafik percakapan, sehingga tidak akan memengaruhi pendapatan.

Dirut Indosat Johnny Swandi Sjam menuturkan elastisitas terjadi pada saat terjadi penurunan tarif mengingat anggaran telekomunikasi setiap pelanggan dapat dipastikan tetap sama meskipun ada penurunan tarif.

"Artinya, trafik akan naik cukup signifikan baik dalam menit penggunaan pelanggan lama maupun pada penambahan jumlah pelanggan baru," ujarnya belum lama ini.

Semoga saja networknya engga down..

Quote:

Boros Nomor karena Gratis

Trust Magazine:1/21/2008

Pemerintah memikirkan untuk mengenakan biaya atas peredaran setiap nomor telepon seluler dan FWA. Jumlah nomor yang hangus masih cukup banyak.

GRATIS tapi terbatas. Itulah nomor telepon seluler dan telepon tetap nirkabel (FWA). Konsumen memang tak pernah dikenakan biaya apa pun ketika mendapatkan secarik nomor itu. Padahal, jelas, jumlah nomor itu terbatas. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia bisa mengalami kekurangan nomor telepon.

Pemerintah pun memasang kuda-kuda. Basuki Yusuf Iskandar, Dirjen Postel, pekan silam, menuturkan, pemerintah akan menerbitkan peraturan pengenaan biaya un

tuk setiap pengambilan blok nomor telepon. Untuk sementara, aturan ini akan diberlakukan bagi operator seluler. FWA belum akan terkena beleid tersebut. Sayang, sampai saat ini, Basuki belum mau menyebutkan nilai biaya yang akan dikenakan kepada operator yang hendak melakukan pengambilan blok nomor tersebut.

Rencana pemerintah itu disambut baik oleh Heru Sutadi, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (ERTI). Heru menilai, rencana pemerintah ini cukup jitu untuk menekan operator dan konsumen agar tidak boros dalam penggunaan nomor telepon, terutama telepon seluler prabayar. Heru menuturkan, selama ini, operator tak dikenakan biaya sepeser pun untuk mendapatkan blok nomor. Akibatnya, operator mengambil dan menjual nomor sebanyak mungkin. "Ya, namanya juga gratis," ujar Heru.

Celakanya, banyak nomor yang dipergunakan konsumen cuma sebentar saja. Mak

lum, harga kartu perdana sekarang memang sangat murah gara-gara perang harga dan promosi oleh operator. Bahkan kerap kali harga kartu perdana yang dijual jauh di bawah nilai pulsa yang tersedia di kartu tersebut. Konsumen Indonesia yang umumnya masih price sensitive pun menggunakan kartu awal ini sebagai calling card.

.......................

Betul tuh.. dikit2 orang bisa ganti nomer..

Makin lama nomernya makin jentreng makin panjang 12-13-14 digit..

dan makin macem2 prefiknya..

Atau.. buat menekan borosnya nomer togel, eh telpon itu.. kenapa juga ga dipake sistem single number? Jadi satu nomer.. bisa diregistrasikan ke operator laen..

So? misal no 0812XXXX yg mungkin awalnya berlangganan operator ke TSEL, bisa aja pindah ganti operator laen tergantung usernya.. tapi nomernya tetap sama 0812XXXX

Quote:

Indosat mendukung regulasi yang dibuat pemerintah. Yang penting adalah bagaimana bisnis ini (seluler) tetap jalan dan tetap menarik bagi investor," ungkap Dirut PT Indosat Tbk Johnny Swandi Sjam saat berdiskusi dengan redaksi SINDO di Jakarta kemarin.

Johnny menjelaskan, iklim investasi perlu diperhatikan agar investor tetap mau memasuki sektor telekomunikasi nasional. Investasi penting untuk menjamin per

tumbuhan industri telekomunikasi. "Industri telekomunikasi merupakan industri yang dinamis dan padat modal," katanya.

He? iya sih ada benernya.. terutama biar pemain lama ga pada bangkrut dan terus meningkatkan kualitas layanannya..

Tapi kemaren bilangnya operator kita juga udah banyak.. klo ada pemain baru lagi, mau pake frekuensi yg mana? blok berapa?

Terlalu sedikit juga ga bagus.. terlalu banyak juga bikin bingung.

Hehehe..

Sory yak klo ngaco..

Hanya pendapat saja..

Klo salah atau beneran ngaco.. ya ignore aja..
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
urbansoul
(Penasihat)
23/01/08 01:02
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
stickerlifter said:

Nah sekarang keliatan kan penyebab polemik murah-mahal tuh disoal gaji. Jadi yang salah bukan operatornya pasang harga tinggi tapi gaji di Indonesia kemurahan. Yang salah ya pemerintah kenapa nggak bisa menyediakan environment supaya gaji orang Indonesia sama dengan gaji orang bule. Pertamax aja sudah mau pake standar harga internsional, gaji kite juga dong pake standar internasional. Setuju sodara-sodara...?!!!

Yang salah tetep lah operator yang netepin tarif tinggi, kenapa harus salahkan negara? Dah tau pendapatan per orang di Indo gak sama ama pendapatan negara luar, tapi tetep aja masang tarif tinggi dan bilang di Indo itu dah termurah.. sungguh aneh...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
23/01/08 11:41
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Coba saja disurvey.. semua orang pemakai handphone di Indonesia (berapa ya? 20-30 juta orang mungkin ya?)

- sms seharga 350 rupiah itu murah apa mahal?
- Kalo sms turun seharga cuma 150 rupiah mau ga?
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
23/01/08 11:46
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
ZEXELGRIFONE said:
Coba saja disurvey.. semua orang pemakai handphone di Indonesia (berapa ya? 20-30 juta orang mungkin ya?)

- sms seharga 350 rupiah itu murah apa mahal?
- Kalo sms turun seharga cuma 150 rupiah mau ga?

namanya pelanggan...

dikasih tarif murah pasti mau, apalagi gratisan

yg penting, bisa pake normal tp harga murmer kalo bisa gratis

gw yakin di-voting hasilnya semua pengen murah n bilang 350 itu mahal
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Byako
(Penasihat)
23/01/08 20:51
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Mau banget atuh
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
urbansoul
(Penasihat)
24/01/08 03:41
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Iya, Gw juga seyakin si Z0MBi3 kalau sebagian besar bakal menjawab mahal dan mau kalau surveinya di Indo hehehe....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
24/01/08 05:46
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
Coba saja disurvey.. semua orang pemakai handphone di Indonesia (berapa ya? 20-30 juta orang mungkin ya?)

kok cuma segitu?
pelanggan Telkomsel = 48juta
Indosat = +- 25juta < lupa.
XL = +- 15juta
Laennya : +-10-15juta.

walaupun banyak banget nomor yang hangus.
kalo nomor aktif (yang pernah) di indonesia itu sudah hampir 100 juta.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
zexelgrifone
(Penasihat)
24/01/08 08:40
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Iya klo sanggup survey semua aja sekalian..

20-30 juta aja mungkin dah banyak dan susah..
apalagi yg hampir 100 juta?

Tapi mungkin bisa aja sih.. pake pooling lewat sms..
cuman akurasi.. apa bisa dipertanggung jawabkan ya?
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
agus_aspan
(Penasihat)
25/01/08 10:23
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Klo tarif murah ntar kaya mbah keri itu tuuuuu, dikit2 sms spam, diskon anu, gabung ini, sekalian aja jual hp nya.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
08/02/08 12:15
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Pemerintah kok plin plan gini ya?

dari [tautan dihapus]

Tarif SMS Tidak Dikaji Ulang
06 Februari 2008 Topic : Other News || Category : Lain-lain

Meski dinilai masih mahal, Depkominfo memutuskan untuk tidak mengkaji ulang tarif SMS, karena mekanisme Sender Keep All (SKA) tidak termasuk dalam region interkoneksi. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di Depkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/2/2008).

Walaupun begitu, Dirjen Postel tetap merasa tarif SMS di Indonesia masih tergolong mahal. Namun dia mengaku untuk menurunkan tarif SMS tidak mudah, karena untuk memasukan tarif SMS dalam interkoneksi maka setidaknya operator harus menambah beberapa infrastruktur yang disesuaikan untuk memenuhi mekanisme interkoneksi seperti sistem billing.

"Jika ada tambahan infrastruktur maka bisa jadi SMS akan lebih mahal lagi, karena operator harus menambah biaya. Ini merupakan sebuah dilema," kata Basuki.

Dalam formulasi baru tarif interkoneksi yang ditetapkan hari ini, biaya interkoneksi untuk jaringan bergerak seluler turun sekira 30 persen. Misalnya saja, biaya interkoneksi originasi dan terminasi dari lokal seluler ke fixed turun dari Rp722 menjadi Rp522, penurunan layanan komunikasi seluler untuk panggilan lokal ke fixed, seluler lain, dan satelit menjadi Rp522. Awalnya tarif layanan panggilan lokal seluler ke seluler lain sebesar Rp898 dan tarif layanan panggilan lokal seluler ke satelit Rp1.148.

Ditegaskan oleh Menkominfo Muhammad Nuh, dengan adanya penurunan tarif interkoneksi ini diharapkan dapat menurunkan tarif ritel fixed hingga 20 persen dan seluler hingga 30-40 persen. (Sumber: [tautan dihapus])
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
08/02/08 12:36
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Regulator: Biaya produksi SMS Rp52 per pengiriman

JAKARTA: Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyatakan biaya ongkos produksi layanan pesan singkat (short message service atau SMS) tahun ini turun menjadi Rp52 per pengiriman dari sebelumnya Rp76.

Anggota BRTI Heru Sutadi mengungkapkan biaya produksi SMS terdiri dari originasi dan terminasi. Meskipun pembagian pendapatan antaroperator bersifat sender keep all (SKA) di mana operator asal yang akan memungut dan mendapatkan biaya pengiriman SMS, perhitungan biaya originasi dan terminasinya ternyata turun menjadi Rp26.

"Otomatis ongkos produksi SMS kini hanya sekitar Rp52. Dengan demikian, diharapkan operator menurunkan harga ritel untuk layanan tersebut mulai 1 April," ujarnya kepada Bisnis kemarin.

Sistem pembagian pendapatan SKA digunakan agar operator tidak terbebani biaya tambahan perangkat baru billing interkoneksi. Karena itu, katanya, komponen layanan itu masuk dalam perhitungan interkoneksi berbasis biaya yang baru.

Sejumlah operator seluler telah menurunkan harga SMS dengan pemberlakuan dalam jangka waktu tertentu. XL Bebas Xtra-50 misalnya mematok harga SMS Rp67 dan Bebas Xtra-100 adalah Rp33. Indosat melalui produk IM3 menawarkan harga Rp40 per SMS seharian ke sesama IM3, Mentari dan Matrix, dan Hutchison 3 memberikan harga cuma-cuma alias gratis antarsesama pelanggannya.

Simpati Pe De menerapkan tarif SMS ke sesama Telkomsel sebesar Rp299 per pesan dan tarif SMS ke sesama Kartu As adalah Rp99.

BRTI menganggap tarif SMS di Indonesia masih cukup tinggi padahal ongkos produksinya terhitung rendah. Dipicu tingginya tarif itu, maka saat ini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah menyelidiki adanya dugaan kesepakatan tarif hingga mengarah pada kartel tarif SMS.

Sejak muncul pertama kali di Indonesia pada Mei 2001, pemerintah dan regulator tak pernah sekali pun mengatur layanan tersebut, sehingga operator cenderung berinisiatif melakukan perjanjian kerja sama antaroperator untuk menetapkan tarif SMS.

Tidak interkoneksi

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, SMS batal masuk jadi bagian aturan tarif interkoneksi karena skema SKA yang saat ini dipakai operator dinilai masih relevan.

"Justru kalau masuk [aturan] interkoneksi, tarif SMS bisa lebih mahal lagi karena ada biaya tambahan yang mesti dikeluarkan operator," ujarnya.

Regulator tengah menyusun dan mengkaji aturan untuk SMS secara komprehensif di mana nantinya layanan tersebut akan diatur bersamaan dengan pengaturan SMS premium.

Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Merza Fachys menegaskan tarif seluler di Indonesia sudah sangat murah dibandingkan dengan negara lainnya seperti di Eropa dan AS. (arif.pitoyo@[tautan dihapus])

Oleh Arif Pitoyo
Bisnis Indonesia
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
08/02/08 12:41
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
SMS akan diatur menyeluruh

JAKARTA: Pemerintah segera menyusun aturan komprehensif mengenai layanan pesan singkat atau SMS dari sisi tarif hingga kode etik untuk SMS Premium.

"Kami akan atur tersendiri SMS ini secara komprehensif, dari sisi tarif dan aturan pelaksanaan untuk berbagai kepentingan salah satunya SMS Premium," ujar Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar, baru-baru ini.

Menurut dia, peraturan yang ada masih memberlakukan SKA, artinya pihak yang mengirim adalah yang mengambil pendapatan semuanya atau mengambil receive point. Ini baru relevan jika pengiriman SMS mendapatkan balasan. "Aturan ini akan kami kaji secara menyeluruh," ujarnya.

Di sisi lain, operator menyatakan pola perhitungan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bahwa SMS itu kartel itu adalah salah.

Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan jika layanan SMS akan diatur atau tidak dalam interkoneksi.

"Bagi kami bukan masalah mau atau tidak mau, tetapi lebih kepada persoalan standardisasi," tandas Merza.

Menurut Merza, perlakukan terhadap layanan SMS saat ini bisa dibilang wajar. "Saya kira sekarang ini masih fair," katanya sambil menegaskan SMS bukan menjadi layanan penyumbang pendapatan yang paling besar bagi operator.

Ketika dikonfirmasi mengenai tarif interkoneksi Rp26, dia mengatakan angka itu bukan merupakan biaya produksi tetapi angka yang dihitung dengan cara hitungan biaya untuk perhitungan jika SMS masuk bagian interkoneksi.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
_v1c_
(Penasihat)
08/02/08 22:23
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Tarif SMS Seharusnya Turun Jadi Rp 150

Jakarta - Tarif retail untuk layanan pesan singkat (short message service atau SMS) dinilai sudah seharusnya turun menjadi Rp 150 dari rata-rata sebelumnya Rp 320.

Penurunan tersebut, dinilai Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi, sudah semestinya, karena biaya ongkos produksi layanan SMS tahun ini juga telah turun menjadi Rp 52 per pengiriman dari sebelumnya Rp 76.

"Sulit diterima kalau operator sampai tidak menurunkan tarif pungut retailnya karena biaya terminasi SMS yang tadinya Rp 38 ternyata telah turun menjadi Rp 26, sehingga ongkos produksi SMS kini hanya Rp 52," ujarnya kepada detikINET melalui telepon selulernya, Jumat (8/2/2008).

Menurut Heru, seluruh operator telekomunikasi di Indonesia rata-rata mematok tarif pungut untuk layanan SMS sebesar Rp 320. Padahal, dengan ongkos produksi sebelumnya yang cuma Rp 76, tarif pungut SMS yang dinilai wajar oleh BRTI ialah sebesar Rp 100.

"Tarif SMS kita lebih mahal tiga kali lipat dari semestinya. Logikanya, dengan turunnya ongkos produksi, tarif pungut SMS bisa jauh lebih murah lagi," tegasnya.

Dibandingkan negara-negara lain di Asia seperti Filipina (Rp 167), Hong Kong (Rp 240), Malaysia (Rp 240), dan Singapura (Rp 280), Indonesia dengan rata-rata tarifnya Rp 320 merupakan negara yang tertinggi dalam mematok harga SMS. Sementara, tarif SMS yang dipatok negara lain itu merupakan data lama tahun 2005.

"Pastinya tarif SMS di negara lain juga sudah turun drastis saat ini (2008). Hanya Indonesia saja yang belum berubah. Idealnya tarif kita sekarang minimal sama dengan tarif SMS di Filipina yang sudah turun menjadi sekitar Rp 150," tandas Heru.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
130903
(Penasihat)
08/02/08 22:55
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
pengennya tlp murah, sms murah, gprs murah juga
hee
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
tahara
(Anggota)
09/02/08 13:27
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
minta subsidi klo gituw... )
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
diskusi
(Penasihat)
09/02/08 19:22
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Quote:
siemans said:
IM3 di sulawesi sudah turun jadi Rp88 ke semua operator. Bonus 10 kalau pakai 10 yang berlaku ke no GSM indosat.

buseeettt.....enak bener yak...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
10/02/08 07:12
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
Sabtu, 09/02/2008 15:23 WIB
Soal 'Kartel SMS', Operator Ngaku Salah
Wahyu Daniel - detikinet

Jakarta - PT Exelcomindo Tbk (XL) mengaku sempat ditegur oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) soal kerja sama dengan 4 operator telepon lain mengenai penjagaan jaringan masing-masing operator.

Hal tersebut disampaikan Dirut XL Hasnul Suhaimi usai diskusi "Polemik" di sebuah rumah makan di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/2/2008).

Menurut Hasnul, pihaknya sudah diundang KPPU untuk menjelaskan kenapa ada perjanjian kerja sama antar operator yang didalamnya memuat angka, kenapa itu seolah-olah menjadi pengaturan tarif.

XL, lanjut Hasnul, pada tahun 2003 dan 2005 menandatangani kerja sama dengan 4 operator lain. "Kalau operator itu mau sambung ke XL silahkan tapi tolong saling jaga jangan sampai rusak karena nanti takutnya kalau SMS murah orang kirim seenaknya dan mengganggu jaringan kita, traffic menjadi tinggi, padahal kapasitas jaringan kita terbatas," ujarnya.

Oleh karena itu operator kemudian membuat aturan teknis agar tidak mengganggu jaringan. "Caranya jangan memberikan harga terlalu murah, akhirnya ditulis Rp 250 tahun 2003 dan 2005 nah itu lah yang diduga KPPU kita diduga melakukan penetapan tarif atau kartel, kita ditegur oleh BRTI, dan 2007 kita baru sadar itu tidak boleh, karena itu sudah kita ubah kebijakan ini," uajarnya.

Menurut Hasnul, perjanjian dengan 4 operator itu adalah murni untuk menjaga jaringan. "Tapi ternyata memang salah karena kita penyelesaiannya melalui penetapan harga," ujarnya.

Hasnul meminta KPPU untuk bertindak adil dalam tudingan kartel dalam SMS ini. KPPU sendiri berencana mengeluarkan keputusan pada akhir Februari ini.

"Kita lihat kalau mereka gak adil kita akan bawa ke pengadilan untuk banding, kalau adil kita terima tapi saya percaya KPPU bisa bijak dalam melindungi bisnis dan masyarakat, pada saat itu kan kita mau jaga jaringan tapi dibawa ke domain harga memang itu kesalahan kita, itu melanggar aturan. dan begitu tahu, kita sadar dan kita ubah," ujarnya.

Sekarang bagaimana kiat XL dan operator lain menjaga jaringan itu? "Ya kita ingatkan operator lain jangan berlebihan sekarang sudah bebas kok," ujar Hasnul.
( ddn / wsh )
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
130903
(Penasihat)
11/02/08 18:20
😐 Re: Tarif SMS bakal turun nggak??
kapan sms murahhhhhhhhhhh
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
πŸ”’ Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forum Innovative.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum