Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forumponsel
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
citayam
(Anggota)
23/03/09 11:17
πŸ™‚ FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Awal pemunculannya sekitar th 2004 sampai th 2007 .........Flexi merupakan Top Leader dan pemimpin Pasar telepon CDMA di Indonesia .

Tetapi Pas sekitar th 2007-2008 , karena terbentur masalah Migrasi Frekuensi dimana FLEXI oleh Regulator diharuskan untuk pindah Band Frekuensinya dari 1900 MHZ ke 800 MHz .......disinilah awal kemerosotan dan perkembangan FLEXI yg tersendat.

Karena Band 1900 MHz dipake untuk lisensi Operator 3G .............dan selama kurun waktu tersebut Flexi boro-2 masarin / promosi Flexinya .......untuk mempertahankan pelanggan yg eksisting saja sudah bersyukur.

Diera itulah ESIA memanfaatkan Kebijakan Regulator untuk menyodok pangsa poasar FLEXI dan mengambil pelanggan Flexi yg terkena migrasi Frekuensi ...tapi enggan ngurus ke Telkom.

Esia terus melejit plg-nya dan Flexi makin berkurang pelanggannya.

Tapi akhirnya FLEXI bisa konsolidasi dan membangun customernya lagi setelah proses perpindahan Frekuensi berjalan dg baik. Sekarang Flexi sudah bisa menjadi Market Leader lagi di CDMA di Indonesia. Secara kualitas FLEXI tetap nomor satu (menurut pendapatku)

Bravo FLEXI.

Bisnisku : [tautan dihapus]
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
djuned89
(Penasihat)
23/03/09 15:12
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
hmmmm... iya sih gw akui kekeuatan sinyal di area jabotabek emang bagus,,, misalnya disaat sinyal dari operator lain yang sejenis sinyal nya anjrut-anjrutan kalo masuk gedung bertingkat,,si pleki tetep manteng sinyalnya

tapi,,,
di daerah belum tentu lho.... karena flexi di daerah kan awalnya BTS nya numpang ama telkom,,, jadi ya begitu,, dari dulu mpe sekarang sinyal pleki di rumah gw (di tegal) tetep gak karuan,,,bahkan lebih parah...udah keburu sakit hati ama pleki,,, akhirnya gw cerai deh ama 'dia'....
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
AA_Ariel
(Penasihat)
23/03/09 20:20
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
esia melejit bukan cuma karena diuntungkan oleh regulasi perpindahan frekuensi bro. Tapi jg karena kreatif dan mampu menjawab kebutuhan konsumen. Contohnya esia mampu memberikan tarif yg lbh kompetitif untuk onnet. Bandingkan dgn flexi dan starone yg tetap pede dgn tarif lamanya pada waktu itu. Starone yg tadinya pny kelebihan dgn tarif k seluler indosat lokal cm 200 per menit malah menaikkannya menjadi 400 per menit. Esia unggul telak di tarif onnet dan kekuatan sinyal.
Ditambah lagi esia berhasil menggebrak pasar dgn hp esia yg cuma 199000. Mana ada operator lain yg berani menjual seharga itu waktu itu. Operator lain cuma bisa mengekor yg dilakukan esia. Terima telp dpt duit jg salah satu program unik esia. Belum lg nominal kecil voucher esia melengkapi kebutuhan masyarakat bawah. Sesekali gw sempat beli perdana flexi buat ngetes sinyal. Tp ttp aja kalah sama esia. Makin kesini makin byk yg pake esia. Biaya nelp gw jg jadi lbh murah.

-- Posted from my Mobile phone
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
djuned89
(Penasihat)
23/03/09 21:22
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
@atas
Iya..wktU ntU Esia melakukan gebrakan,nelpoN semenit cma 50perak..! Mgkn starone lbh mrah,tp kurang nya pRoMo ama d network 1900 yg b'operasi idEntik dgn sinyal yg ancur,y jd ny gt d.. Flexi jg gtU..wkt ntU msh pasang 250perak/mNt ke sesama..tp akhrny flexi gk mau kalah ma esia, flexi akhrny jg tUrun harga..dgn jargon 'rata-rata orang bicara 3mnt,bkan dEtik2an ato jam2an'.. Mgkn d wilyah jaBotaBek flexi kyany hrS mengalah dg esia..tp cobA aja liat d daerah..hmMm jgn tanya..tp flexi jgn puass gt aja sh mNrt gw..justru dgn bertmbh ny pelangGan kualitasny jg hrS d tambAh..

-- Posted from my Mobile phone
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
minggu
(Anggota)
23/03/09 22:27
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Aku setuju banget...

FLEXI tetap nomor satu .......dan Nomor SATU .......

Komunitasku ......pengguna MOTOR GEDE .....semua pake FLEXI
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
minggu
(Anggota)
23/03/09 22:31
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Mas Black Pebisnis MINUMAN OXYGEN yach...

tapi pengamat CDMA juga nih ..........

BRAVO CDMA

[tautan dihapus]
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
23/03/09 22:54
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Gw sms paling suka pake esia, itungannya per karakter doang plus PPN ... Esia bisa sampe begini maju salah satu peran penting di dalemnya itu adl si Erik Meijer, pindahan dari telkomsel, Hp2 esia dgn berbagai tema spt Esia slank, Fu, Ngoceh, kasih, dsb. sms per karakter dan byk program lainnya dr esia itu mrp ide2 dari si Erik Meijer

utk penjualan Hp2 Esia gw akuin sangat berhasil di pasaran , akibatnya byk yg diunlock jg di pasaran sampe sempet diultimatum para2 pelakunya dgn tuntutan penjara

cuma klo utk di Jakarta gw masih megang esia, mayoritas pada megang esia ... semua contact, temen, kenalan gw esia semua
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
alfalfa
(Newbie)
26/03/09 12:03
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Sama, rekanan saya ESIA semua tuh... pakae Flexi di komplen terus suka call drop ...
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
26/03/09 12:58
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
klo di Jakarta, Esia emang uda menyemut
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Powered
(Penasihat)
28/03/09 23:19
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
gue ada 4 nomor esia dan 1 nomor flexi ... tanya knapa???
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
29/03/09 21:11
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
banyak amet
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
30/03/09 14:42
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Senin, 30/03/2009 13:14 WIB
Pelanggan Naik 91%, Laba BTEL 2008 Turun 5%
Irna Gustia - detikFinance

Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami kenaikan jumlah pelanggan yang signifikan hingga 91,2% menjadi 7,3 juta dibanding tahun 2007 yang sebanyak 3,8 juta pelanggan. Sementara laba bersih justru turun 5,2%.

Laba Bersih BTEL tahun 2008 sebesar Rp 136,8 miliar atau turun 5,2% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 144,3 miliar.

Di tahun 2008 Bakrie Telecom mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 2,202 triliun. Jumlah ini meningkat 70,7% dibanding pencapaian pendapatan bersih perusahaan tahun 2007 sebesar Rp 1,289 triliun.

Pada tahun 2008, BTEL membukukan kerugian kurs sebesar Rp 44,5 miliar, menyusul melemahnya nilai tukar dari 9.419 menjadi 10.950 per dolar AS. Namun ini lebih merupakan dampak dari belanja modal dalam dolar AS yang dilakukan perusahaan selama tahun 2008. Sementara untuk utang dalam mata uang asingnya, Bakrie Telecom telah melakukan lindung nilai.

"Terobosan penting yang kami lakukan terutama pada saat Bakrie Telecom memperkenalkan tarif SMS Rp 1 per karakter. Inovasi ini mendapatkan respons yang sangat luar biasa dari masyarakat karena tidak saja mendorong laju pertumbuhan pelanggan tapi juga mengakibatkan kenaikan trafik pengiriman sms secara signifikan sehingga berakibat positif dalam neraca penerimaan perusahaan," kata Dirut BTEL, Anindya N Bakrie, dalam siaran pers, Senin (30/3/2009).

Meskipun iklim persaingan semakin ketat, Anindya tetap optimis pencapaian positif dan target perusahaan sebesar 10,5 juta pelanggan di tahun 2009 tetap dapat tercapai.

(ir/qom)
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
31/03/09 00:55
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Quote:
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami kenaikan jumlah pelanggan yang signifikan hingga 91,2% menjadi 7,3 juta dibanding tahun 2007 yang sebanyak 3,8 juta pelanggan.

wow pesat bgt kenaikannya
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
01/04/09 23:14
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
BTS Flexi di Bandung Overload

Akhir-akhir ini banyak keluhan pelanggan Telkom Flexi di Bandung. Intensitas drop call pun jadi lebih sering. Rupanya, kapasitas BTS Flexi sudah tidak mampu menampung penambahan jumlah pelanggan.

Demikian diakui oleh GM Kandatel Bandung Beni Sukamto kepada detikINET disela-sela acara penyerahan SK Pensiun Dini Karyawan Telkom di Kandatel Bandung, Jalan Lembong No 11, Selasa (31/3/2009) sore.

"Sekarang memang sudah overload. Banyak BTS, khususnya yang di inner city sudah di atas 6.000 pelanggan. Padahal idealnya satu BTS itu untuk 3.200 pelanggan," papar Beni.

Mengatasi hal tersebut, Beni mengaku telah mengerahkan 4 mobile BTS untuk membantu BTS yang padat. Mobile BTS ini akan diperbantukan hingga proses penambahan BTS selesai. Tiga mobile BTS ditempatkan di area Bandung dan satu mobile BTS ditempatkan di Sumedang.

"Saat ini ada 318 BTS di area Bandung dan 48 BTS di Sumedang yang melayani koridor Bandung-Cirebon. Dan penambahan BTS untuk tahun ini kita targetkan sebanyak 297 BTS. Sehingga tahun ini total di area Bandung ada 663 BTS," katanya.

Saat ini jumlah pelanggan Flexi di Bandung telah mencapai 798.741 pelanggan. Jumlah tersebut menurut Beni akan terus digenjot hingga akhir tahun.

Senada dengan Beni, di tempat yang sama, Corporate Secretary Kandatel Bandung Irwan Sobrian mengatakan target penambahan pelanggan di triwulan pertama sebanyak 57 ribu pelanggan, triwulan kedua sebanyak 150 ribu pelanggan, triwulan ketiga sebanyak 270 ribu pelanggan dan triwulan keempat sebanyak 326 ribu pelanggan.

"Kami optimis dapat meraih target tersebut," pungkas Irwan.

-Detik-
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
erwin101010
(Penasihat)
02/04/09 23:35
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Telkom Jadikan Flexi Unit Mandiri

PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan memisahkan unit bisnis Telkom Flexi. Layanan CDMA itu akan menjadi divisi independen.

Telkom Flexi, layanan telepon tetap nirkabel berbasis CDMA dari Telkom, akan dijadikan unit bisnis yang independen. "Menjadi unit mandiri agar pengembangan dan pengelolaannya lebih leluasa," ujar Eddy Kurnia, VP Public & Marketing Communication PT Telkom, kepada detikINET, Kamis (2/4/2009).

Namun, Eddy menegaskan ini bukan berarti Telkom Flexi terpisah dari Telkom layaknya Telkomsel. Unit ini nantinya akan dikepalai oleh seorang Executive General Manager layaknya Divisi Regional.

"Tetap merupakan Divisi Telkom, tetapi pengelolaannya dilakukan secara mandiri sehingga kinerjanya bisa dilihat secara utuh," ujar Eddy.

Kabar yang berhembus menyebutkan, langkah ini juga menyiapkan kemungkinan konsolidasi dengan operator berbasis CDMA lainnya. Namun Eddy menampik kabar tersebut.

"Sama sekali tidak ada kaitannya. Sejauh ini belum ada pembicaraan ke arah itu," tukas Eddy.

Eddy mengatakan tahapan kemandirian Flexi ini sudah dimulai pada 1 April 2009. "Kami yakin ke depannya Divisi Telkom Flexi yang mandiri ini akan lebih lincah dalam menghadapi kompetisi yang keras," ia menandaskan.

-Detik-
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
03/04/09 10:53
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
M. Firdaus Gunawan, Asisten Manager Sales Telkom Flexi
Jumat, 3 April 2009 - Rakyat Merdeka

Berambisi Kalahkan Promosi Esia Terbukti, kami mampu menjual sekitar 2.200 ponsel per hari untuk area Jakarta Selatan. Kami yakin, akhir tahun ini akanmampu mencapai target dan meningkatkan market share. Di tengah persaingan dunia telekomunikasi yang ketat, Telkom Flexi dituntut mampu membuat terobosan-terobosan pemasaran.

Apalagi, dengan adanya perpindahan frekuensi Flexi dari 1900 ke 800 tentu banyak hal yang bisa dilakukan. Karena pilihan bagi konsumen lebih banyak. Menurut Firdaus, pangsa pasar CDMA untuk Flexi harus bisa digenjot.

Dia berambisi agar Flexi bisa mengungguli Esia yang getol melakukan penetrasi pasar baik dengan peluncuran produk baru maupun peningkatan jumlah pelanggan.

"Meski kami yang pertama, namun selama lima tahun kami mengalami banyak masalah di jaringan yang sangat terbatas. Yaitu masalah jaringan frekuensi yang masih 1900. Sedangkan operator CDMA lain sudah banyak yang memiliki frekuensi 800," katanya.

Untuk mengejar ketinggalan tersebut, pihaknya akan menggelar program bazaar. Firdaus menuturkan, market share CDMA masih 5050 jika dibandingkan dengan operator lain seperti Esia.

Saat ini, jumlah pelanggan Flexi di daerah Jakarta saja sudah mencakup tiga juta lebih. Dengan strategi atau jurus jitu yang bakal dikeluarkannya, dia menargetkan pelanggan hingga empat juta sampai akhir 2009.

Dia juga berencana membuat merek {brand) baru, karena saat ini brand-nya terkenal mahal. Namun setelah melakukan kegiatan bazaar, respons masyarakat terhadap produk Flexi mulai terbentuk.

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas layanan, pihaknya akan meningkatkan atau menambahkan menara BTS (Base Transceiver Station) di daerah. Jumlah BTS di daerah Jakarta Selatan ada 88 menara.

Selain menggelar even dan mengeluarkan produk baru, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan vendor ponsel lainnya, misalnya ZTE, Haier dan Nexian.

Dia menilai, sejauh ini respons terhadap produk yang ditawarkannya tidak ada masalah. "Ini terbukti, kami mampu menjual sekitar 2.200 ponsel per hari untuk area Jakarta Selatan. Kami yakin, akhir tahun ini akan mampu mencapai target dan meningkatkan market share," katanya. oin
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
03/04/09 15:54
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Drop Call Flexi di Pantura Capai 2%
SURABAYA, INVESTOR DAILY

PT Telkom Divisi Regional (Divre) V Jatim membenahi jaringan di daerah Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa dan Banyuwangi. Ini akibat tingginya trafik komunikasi di daerah tersebut sehingga menyebabkan gagal panggil (drop call) hingga 2% atau lebih tinggi dari rata-rata di wilayah Surabaya yang di bawah 1%.

Manager Operation & Maintenance Divisi Fixed Wireles Network Telkom area Timur Setyo Budianto mengatakan, pertumbuhan pelanggan di Pantura dan Banyuwangi sangat tinggi. β€œTelkom mengantisipasinya dengan mengoptimalkan jaringan serta menambah sekitar 650 BTS based tranceiver station (BTS) pada tahun ini,” kata Setyo di Surabaya, Rabu (1/4).

Saat ini, Flexi di Jatim didukung 1.000 BTS yang tersebar di seluruh wilayah Jatim. Selain itu, ada 10 unit Mobile Switching Center (MSC), yang menjadi sentral Flexi dan tiap MSC mampu menampung 1,5 juta pelanggan. Lima MSC ada di Surabaya, dan bulan depan akan ditambah tiga MSC baru berteknologi soft switch, yang berbasis internet protocol (IP). Saat ini pelanggan Flexi secara nasional melebihi 13 juta, dan di Jatim ada 4,5 juta pelanggan. (zal)
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
STRYPER
(Newbie)
07/04/09 02:58
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Bro2 semua yg pakar CDMA.. Saya mo nanya nih.. Klo Flexi nelpon ke Telkomsel (simpati/As) ada diskonnya ga? berapa rupiah permenitnya? Klo Starone kan nelp ke INDOSAT (mentari/IM3) jadi murah krn diskon.
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
07/04/09 07:16
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Telkom siap ambil BTEL ato M8???

------------------------------------------------------------

Telkom siap akuisisi operator CDMA

Rugi kurs Rp1 triliun dan biaya pensiun dini gerus laba bersih

JAKARTA: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui divisi usahanya Telkom Flexi membuka diri untuk menerima proposal penawaran akuisisi terhadap operator telepon berbasis code division multiple access (CDMA) lainnya.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan divisi tersebut juga merupakan persiapan menuju konsolidasi pasar. Operator telekomunikasi di Indonesia terlalu banyak. Padahal, di banyak negara jumlahnya kian berkurang sebagai hasil konsolidasi antaroperator.

Di China operator telekomunikasi hanya tiga, India ada enam hingga tujuh perusahaan, sedangkan di Tanah Air ada 10-11.

Menurut dia, dengan karakteristik bisnis telekomunikasi yang padat modal karena memerlukan pembangunan infrastruktur dan spektrum frekuensi yang terbatas, idealnya hanya ada lima-enam operator, sedangkan untuk CDMA idealnya satu saja. Hal ini karena industri telekomunikasi didominasi oleh GSM dan total pangsa pasar CDMA di dunia hanya 20%.

"Kami tidak dalam posisi agresif . Namun, kami terbuka meskipun sampai saat ini belum ada proposal penawaran . Selama itu cocok dan bagus kenapa tidak?" ujarnya saat berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia, kemarin.

Pada tahun lalu, berkembang isu Telkom berminat untuk mengakuisisi saham operator telekomunikasi lain dalam rangka konsolidasi tersebut. Operator yang disebut-sebut a.l. PT Mobile-8 Telecom Tbk dan PT Bakrie Telecom Tbk.

Rinaldi menambahkan Telkom mempunyai rencana akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi komunikasi dan informasi lokal pada tahun ini. Namun dia menolak memerinci lebih jauh.

Terhitung per 1 April 2009, Flexi telah menjadi divisi mandiri yang nantinya secara bertahap akan terpisah menjadi unit usaha dalam bentuk perseroan terbatas.

Rinaldi juga mengatakan pendapatan usaha Telkom pada 2008 tumbuh tipis di bawah 5%, yang diproyeksi terjadi lagi pada 2009. "Bisnis fixed line [telpon tetap] dan interkoneksi turun 14%, sedangkan seluler tumbuh di bawah 5%. Untuk broadband naik 100% dan bisnis enterprise tumbuh 30%."

BUMN telekomunikasi itu pada 2007 membukukan pendapatan Rp62,49 triliun dan laba bersih Rp12,86 triliun. Konsensus analis yang dikompilasi oleh Bloomberg memperkirakan pendapatan Telkom tahun lalu menurun 0,43% menjadi Rp62,22 triliun dengan laba bersih 9,79% menjadi Rp11,60 triliun.

Laba turun 7,93%

Namun, satu analis dari broker lokal menambahkan laba bersih Telkom tahun lalu terkoreksi 7,93% menjadi Rp11,84 triliun, sedangkan pendapatannya naik 3,1% menjadi Rp64,4 triliun.

Satu analis dari broker asing memperkirakan pendapatan Telkom tahun lalu tumbuh 7%, sedangkan laba bersihnya merosot 18,35% menjadi Rp10,5 triliun. "Laba BUMN itu tergerus rugi valas Rp1 triliun dan pengeluaran biaya untuk pensiun dini Rp800 miliar," ujarnya.

Rinaldi menambahkan pelanggan seluler baru pada tahun lalu berjumlah 14 juta, sehingga total pelanggan dibandingkan dengan 2007 yang sebanyak 47,9 juta menjadi 61,9 juta pelanggan. "Laba turun karena tarif turun hingga 70%, tapi fundamental lebih bagus dengan margin EBITDA [laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi di atas 50%," tutur Rinaldi.

Penurunan laba juga terjadi akibat adanya penyisihan biaya pensiun dini sebanyak 1.156 karyawan dari total 25.000 orang.

Perseroan juga membukukan rugi kurs akibat adanya utang berdenominasi mata uang asing senilai US$500 juta dan kenaikan biaya impor barang. Dia enggan menyebutkan kerugian tersebut. Telkom dijadwalkan memublikasikan laporan keuangan auditnya pada akhir bulan ini atau awal bulan depan.

Rinaldi juga mengatakan pada tahun ini Telkom berencana membelanjakan modal US$2,1 miliar atau setara dengan Rp24,15 triliun. Selain pendanaan dari pinjaman bank, Telkom juga menjajaki pembiayaan vendor. Saham Telkom kemarin ditutup naik 2,10% ke level Rp7.300 per saham. (Arif Pitoyo/ Wisnu Wijaya) (pudji.lestari@[tautan dihapus] roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Pudji Lestari & Roni Yunianto

Bisnis Indonesia
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
rusco
(Penasihat)
09/04/09 05:55
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Nomor telpon rumah & FWA, akan tambah panjang...
----------------------
{b]Telkom Usulkan Nomor Telepon Jadi 11 Digit
08/04/2009 15:34:38 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengajukan permohonan kepada pemerintah menambah digit nomor pelanggan Flexi dan telepon rumah (PSTN) secara nasional dari 10 menjadi 11 digit. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi keterbatasan sumber daya nomor yang ada di tengah pesatnya pertumbuhan layanan telepon berbasis fixed wireless access (FWA) di Tanah Air.

β€œLayanan telepon prabayar sangat membutuhkan sumber daya penomoran yang cukup besar agar tidak terjadi kelangkaan persediaan nomor,” kata Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Selasa (7/4).

Eddy menjelaskan, untuk menampung pelanggan baru, ketersediaan nomor baru bisa dilakukan dengan beberapa cara. Di antaranya adalah dengan memigrasikan nomor yang ada (untuk PSTN) atau ekspansi nomor baru (untuk FWA). β€œDari beberapa kemungkinan pilihan, ekspansi penomoran dari 10 digit ke 11 digit merupakan pilihan yang menurut kami paling tepat,” kata Eddy.

Alasannya, lanjut Eddy, penambahan digit nomor telepon itu tidak menyebabkan kerugian bagi pelanggan telepon kabel (PSTN). Pilihan tersebut tidak mensyaratkan pergantian nomor, kecuali hanya menambah satu digit dari nomor teleponnya.

Eddy mengakui, pihaknya sering berada dalam posisi yang sulit ketika harus mengganti nomor pelanggan. Langkah itu bagaimanapun akan membuat pelanggan kecewa, karena implikasinya tidak sederhana. β€œItu sebabnya, ekspansi dari 10 dijit ke 11 dijit menjadi pilihan yang Telkom usulkan kepada regulator agar tidak berdampak pada penggantian nomor pelanggan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, ekspansi penomoran dari 10 ke 11 digit juga tidak banyak memerlukan investasi, karena Telkom hanya perlu mengganti aplikasi software agar sistem mengenal 11 digit nomor. (rz)
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
citayam
(Anggota)
19/04/09 23:36
😐 Re: FLEXI VS ESIA ...(Flexi Sempat Down Karena masalah Migrasi Frekuensi)
Quote:
R_w1n said:
klo di Jakarta, Esia emang uda menyemut

pokoke...yg terbaik dan terdepan adalah FLEXIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII

Silahkan klik [tautan dihapus]
Post Extras: πŸ–¨οΈ Cetak
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
πŸ”’ Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forumponsel.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum