JUAL SPAREPARTS APPLE MAC BARU DAN BEKAS. AKSESORIES BORONGAN MURAH

 

Search di seluruh kategori All Tags Lihat seluruh tags Lihat popular tags di bawah halaman

 

Sidang Kasus Charlie 'iPad' Semakin Menggemaskan
rss You are here: All : Share : Sidang Kasus Charlie 'iPad' Semakin Menggemaskan
vote up
0
vote down

Print     answer Comment  

 

Jakarta - Perkembangan terakhir dari sidang Charlie ‘iPad’ berhasil membuat masyarakat Indonesia yang paham akan teknologi semakin gemas. Gemas, karena kasus ini semakin hari semakin jenaka dan memprihatinkan.

Kehadiran saksi-saksi ‘ahli’ yang diragukan keahliannya pun, malah membuat pengadilan tidak berbeda dengan panggung komedi.

Misalnya saja pada sidang hari Selasa, 18 Oktober lalu saat jaksa Samadi Budisyam menghadirkan dua saksi ahli, Aman Sinaga dari Kemendag dan Subagyo dari Kemenkominfo.

Apakah iPad telepon seluler?

Walaupun belum pernah menggunakan iPad, Aman dan Subagyo mengatakan bahwa iPad dapat digunakan untuk menelepon. Pasalnya, menurut mereka, iPad memiliki tempat untuk kartu telepon atau SIM card.

Memang, sebagian iPad yang dijual saat ini memiliki tempat SIM card. Namun tidak benar kalau langsung disimpulkan kalau ada tempat SIM card berarti iPad dapat digunakan sebagai telepon seluler.

Ketersediaan tempat SIM card di iPad ditujukan agar pengguna dapat terus terhubung dengan jaringan internet melalui layanan 3G dari operator seluler lokal ketika tidak ada sinyal WiFi.

Tidak percaya? Coba saja teliti satu per satu aplikasi yang ada di dalam iPad baru. Tidak ada aplikasi yang dapat digunakan untuk berkirim SMS, apalagi untuk menelepon. Hal ini sangat masuk akal karena iPad tidak sama dengan dengan iPhone yang dijual sebagai telepon seluler.

Kalaupun bisa gunakan untuk menelepon menggunakan aplikasi tambahan seperti Viber dan Skype, namun iPad tetap tidak bisa dikategorikan sebagai sebuah telepon seluler.

Pasalnya, Viber dan Skype adalah layanan VoIP yang memanfaatkan jaringan internet, yang cara kerjanya sangat berbeda dengan telepon seluler biasa. Oleh sebab itu, misalkan, pengguna Viber dan Skype tidak dapat melakukan panggilan darurat atau emergency call. Pengguna Viber juga tidak dapat menerima telepon dari telepon biasa.

Dimana label sertifikasi Postel di kemasan iPad?

Hal lain yang dipermasalahkan oleh kedua saksi ahli dari Kemendag dan Kemenkominfo adalah keberadaan label sertifikasi Postel di iPad. Subagyo menegaskan bahwa iPad yang dijual Charlie tidak ada label sertifikasi dalam kemasan.

Memang tidak banyak pengguna iPad, apalagi Aman dan Subagyo yang mengaku bukan pengguna iPad, mengetahui kalau setiap iPad yang dijual di pasaran, termasuk iPad yang dijual di Amerika sekalipun, memiliki label sertifikasi Postel.

Seperti buku petunjuk penggunaan yang ada di setiap iPad dalam bentuk digital, label sertifikasi Postel juga ada di setiap iPad dalam bentuk digital.

Untuk melihat label sertifikasi Postel, pengguna iPad cukup sentuh aikon Settings > General > About > Regulatory. Pada layar ini, pengguna dapat melihat label sertifikasi dari FCC Amerika, regulator Kanada, Australia, Eropa, dan sebagainya, termasuk dari Indonesia (Postel).

Berkaitan dengan pernyataan Subagyo, pasal pertama dalam dokumen penjelasan kewajiban penggunaan label sertifikasi Postel di [link URL] menyatakan:

Pemegang sertifikat wajib melekatkan label yang dibuat sendiri pada setiap alat perangkat telekomunikasi paling lambat 60 hari sejak sertfikat diterbitkan.

Pasal keempat dalam dokumen yang sama menyatakan:

Jika pada alat perangkat tidak dimungkinkan, maka dimungkinkan bagi pemohon untuk mencetak label pada kemasan atau buku petunjuk penggunaan.

Karena sudah ada label sertifikasi Postel pada setiap iPad, maka tidak perlu lagi ada label sertifikasi Postel pada setiap kemasan atau buku petunjuk iPad. Begitu lho.


Sumber Berita

 

ILCapitano
   Reg: 1 decade ago
   Specialist 7049 reps My Blog
iPad Apple iPad2

Posted 5 years ago

 

 

 answer Punya pendapat? Jangan disimpan. Click disini
Komentar terbaru paling bawah.


Pulsa  Elektrik

Newbie 6 reps
Reg: 5 years ago
5 years ago (Oct 19, 2011 01:37 pm)     comment Comment Permalink   Print

ini jadi kasus pembelajaran tentang pentingnya belajar IT grin

 

user signature
Pulsa Elektrik | Jasa SEO | Ayu Ting Ting

Gadget  Freak

Journeyman 83 reps
Reg: 6 years ago
5 years ago (Oct 21, 2011 01:42 am)     comment Comment Permalink   Print

Menurut pengamat ekonomi Faisal Basri, Kasus iPad yang terjadi di Indonesia, menghabiskan uang negara saja. Dian dan Randi di PN Pusat harus menjalani 19 kali persidangan hingga divonis bebas. Sidang perkara Charlie iPad diperkirakan tidak akan rampung sampai akhir 2011.

 

Modified 4 years ago.  
user signature
@TabletJakarta

TJ  Lee
top user
Addicted 1414 reps
Reg: 1 decade ago
5 years ago (Oct 25, 2011 02:59 pm)     comment Comment Permalink   Print


Terdakwa Kasus iPad Divonis Bebas

JAKARTA - Dua terdakwa kasus penjualan iPad tanpa buku petunjuk manual, Randy Lester Samusamu dan Dian Yudha Negara divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2011).

"Menyatakan terdakwa Randy Lester Samusamu dan Dian Yudha Negara tidak terbukti dalam dakwaan, membebaskan dan memulihkan hak haknya," kata Ketua Majelis Hakim Sapawi saat membacakan putusannya.

Majelis hakim juga meminta, nama keduanya direhabilitasi dan barang bukti berupa 8 iPad dikembalikan ke Randy dan Dian.

Sapawi menjelaskan, kedua terdakwa tidak bersalah karena menjual iPad tanpa panduan berbahasa Indonesia. Sebab, menurut peraturan Menteri Perdagangan, iPad tidak termasuk dalam 45 barang dagangan yang harus dijual dengan melampirkan panduan berbahasa Indonesia.

Sapawi juga menjelaskan, penjualan produk Ipad harus disertai sertifikasi dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. Namun, aturan tersebut hanya berlaku bagi perusahaan. Sedangkan, Randy dan Dian adalah perseorangan dan bukan perusahaan. Karena itu, keduanya tidak dapat disalahkan.

Seusai sidang Randy mengaku bahagia dengan vonis tersebut. "Saya bersyukur karena hakim memberi vonis bebas. Sebelumnya apapun putusannya saya sudah siap. Saya juga berterima kasih karena dibantu penasihat hukum yang top," katanya.

Seusai sidang, puluhan pendukung Randy dan Dian meluapkan kegembiraannya. Beberapa mereka menyanyi dan berfoto di depan ruang sidang.

Kasus ini diawali ketika Randy dan Dian disangka menjual 8 iPad yang tidak memunyai panduan berbahasa Indonesia dan tidak ada sertifikasi dari Dirjen Postel Kementerian Komunikasi dan Informatika. Randy dan Dian melakukan penjualan Ipad dengan pengiklanan melalui media internet. Kedua terdakwa membeli Ipad dari luar negeri untuk dijual di Indonesia. Tindakan kedua terdakwa tersebut dinilai merugikan konsumen. Rendy dan Dian dijerat UU Perlindungan Konsumen dan UU Telekomunikasi.

Keduanya ditangkap oleh petugas kepolisian yang menyamar sebagai pembeli. Keduanya ditangkap di Citywalk Sudirman Jakarta Pusat.

Kasus ini memunculkan kontroversi. Kesan yang muncul ada kriminalisasi pada dua terdakwa ini. Beberapa tokoh mengaku prihatin dengan kasus iPad ini. Misalnya, Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menilai kasus iPad terjadi karena Rendy dan Dian tidak punya akses kekuasaan. Mantan Ketua Ombudsman Antonius Sujata juga menilai kasus Ipad adalah bentuk kriminalisasi. Jaksa Agung Basrief Arief mengungkapkan kepada jajaran jaksa agar kasus iPad ini tidak terulang di kemudian hari. (tyo)

Sumber berita

 

user signature
wew

huerix
top user
Veteran 930 reps
Reg: 1 decade ago
5 years ago (Oct 25, 2011 07:19 pm)     comment Comment Permalink   Print

hmm.. Setelah ini ditaruh di mana muka mereka yg telah menangkap dan menjerat kedua orang tsb, indonesia oh indonesiaku..

 

user signature

ryanm
top user
Full Member 161 reps
Reg: 5 years ago
5 years ago (Oct 26, 2011 07:57 am)     comment Comment Permalink   Print

Majelis hakim juga meminta, nama keduanya direhabilitasi dan barang bukti berupa 8 iPad dikembalikan ke Randy dan Dian.


Hm... Kita lihat prosesnya, mudahkah atau malau dipersulit dengan segudang alasan?

 


tonosaur

Addicted 1814 reps
Reg: 1 decade ago
5 years ago (Oct 26, 2011 03:48 pm)     comment Comment Permalink   Print

kasus ah

 

user signature
ootku.. ootmu..
heu heuu..
old fp.. akankah ke mana..???



Punya informasi bagus apa hari ini? Ad new topic Post-kan di sini

 

Be nice. Respect member lain jika ingin di berikan respect yang sama. Be funny dan useful!
Logged in as Guest

18 + 1 =
Untuk melihat Preview, click: diatas form.