JUAL SPAREPARTS APPLE MAC BARU DAN BEKAS. AKSESORIES BORONGAN MURAH

 

Search di seluruh kategori All Tags Lihat seluruh tags Lihat popular tags di bawah halaman

 

Perlunya Ilmu Untuk Menentukan Barang yang Dibeli
rss You are here: All : Share : Perlunya Ilmu Untuk Menentukan Barang yang Dibeli
vote up
0
vote down

Print     answer Comment  

 

Belajar memegang peranan yang vital dalam hidup seseorang. Tentu anda sudah familiar dengan peribahasa ” Hanya keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama”. Kalau dicermati pada dasarnya peribahasa ini mau menyampaikan betapa pentingnya belajar.

Mengapa keledai dungu bisa jatuh pada lubang yang sama? Jawabannya yaitu sebab dia tidak belajar terlebih lagi pada pengalaman yang telah dialaminya. Memang tidak layak menyamakan manusia yang merupakan khalifah dimuka bumi ini dengan keledai, ciptaan sang Khalik yang tak dianugerahi pemikiran.

Tapi apa yang ada di keledai dungu tersebut bisa juga terjadi pada manusia. Seringkali kita menyaksikan masih banyak orang yang terjebak oleh permasalahan yang berulang-ulang dialaminya, bukankah itu bebrarti ia selalu jatuh ke dalam lubang yang sama. Akan tetapihal ini tak usah anda khawatirkan kalau anda selalu belajar. Garis Merahnya, belajar itu penting!!

1. Update dirimu dengan belajar

Kepercayaan diri tidak termasuk hal sepele yang boleh dipandang sebelah mata. Orang yang hidupnya percaya diri biasanya jauh dari sifat keragu-raguan serta yakin terhadap apa yang dilakukan. Kepercayaan diri ini pun kelak sangat berguna pada kehidupan sosial.

Jika anda berkeinginan menjadi orang diantara dari banyak mereka yang percaya diri, maka belajarlah mulai saat ini. Melalui belajar, maka tentunya khasanah ilmu dan pengetahuan kita nantinya semakin lebar. Banyaknya keilmuan yang semakin bertambah tentunya berdampak pada kepercayaan diri. Bayangkan jika anda berjalan di tengah-tengah orang yang memperbincangkan bincangan saat ini yang tak kita ketahui.

Apa yang bisa kita perbuat? Lain halnya jika kita selalu belajar agar selalu meng-upgrade pribadi kita dan selalu mengerti segala yang baru saat ini. Contoh Sederhananya anda dapat mengukur kualitas anti-virus yang biasa di-update dengan yang tidak.

Komputer akan kewalahan jika anda tidak meng-update anti-virusnya karena virus itu sendiri selalu di-update. Jadi, gimana tidak kita membiarkan dunia berjalan tidak dengan anda mengimbanginya dengan selalu memperbarui diri anda .

2. Cobalah temukan hal-hal yang baru

Kebanyakan orang akan menyukai hal yang baru kalau telah begitu lama disibukan oleh semua aktifitas. Sama halnya dengan belajar. Mengetahui sesuatu yang baru akan menjadikan kita kian terlecut agar mencari informasi lagi lebih banyak.

Kita akan jadi menyadari betapa banyaknya ilmu yang Allah diberikan di muka bumi. Selama ini bisa saja kita kerap menyepelekan banyak ilmu yang tersedia. Coba renungkan, apa kita sudah tahu saat ini mengenai perhewanan, tumbuhan dan semua tentang alam semesta ini? Padahal mempelajari ilmu dapat menjadi alat dalam bersyukur kepada Allah SWT.

Cobalah cari inspirasi untuk tetap mempelajari hal-hal yang baru dari yang anda sudah pelajari sebelumnya. “Makin sering, makin banyak tahu“. Anda tentunya sepakat dengan jargon tersebut bukan?

3. Belajar akan menuntun kita menuju kualitas hidup yang lebih terarah

Hidup yang berkualitas tentu bisa diraih dengan ilmu entah itu yang terkait urusan dunia atau akhirat. Anda tentu paham bahwa salah satu cara mendapat ilmu adalah melalui belajar. Itu adalah urgensi yang ke berapa dari belajar.

Ternyata sangatlah rugi seseorang yang sudah kehilangan semangat dari belajar mestinya agar memperoleh kualitas hidup yang bagus bisa ditempuh dengan belajar. Untuk mendalami makna peningkatan taraf hidup melalui belajar, coba disimak uraian berikut:
Dikisahkan terdapat dua orang sarjana muda pada bidang pendidikan telah mempunyai pekerjaan. Katakanlah Malik dan Fajar dua-duanya merupakan lulusan Sarjana Pendidikan berpredikat sangat baik. Malik cukup bangga dan cukup berilmu untuk mengajar di suatu Sekolah.

Dia justru melakoni aktivitas mengajar tidak dibarengi berpikir untuk memperdalam keilmuannya. Sedangkan Fajar yang selalu bersyukur namun tetap merasa masih haus dengan ilmu yang didapatnya. Dia meneguhkan prinsip untuk tidak cepat puas akan ilmu. Akhirnya dia pun mulai belajar lagi serta menambah kemampuan Bahasa Arab-nya.

Pihak sekolah pun sepakat mempercayakan padanya agar menangani kelas berstandar internasional dan membagikan kemampuan bahasanya kepada murid-muridnya.
Kedua orang di atas berada pada kondisi yang sama ketika lulus, tapi kedua-duanya berubah seiring dengan ikhtiar keras Fajar dalam belajar, sedangkan Malik yang cepat puas tak berpikir untuk belajar lagi.

Akibatnya jelas terlihat, Malik memang berprestasi dalam mengajar di bidangnya, tapi poin plus ada di Fajar yang berusaha keras untuk kembali belajar ilmu yang mempermudah pekerjaanya.

4. Belajar untuk masa depan

Anda tentu sering mendengar slogan jika hari ini merupakan mimpi kemarin dan besok merupakan mimpi hari ini. Kualitas hidup kita di masa mendatang sangat ditentukan oleh perencanaan saat ini. Perencanaan itu akhirnya akan berhasil melalui proses belajar.

Tidak selalu segala yang kita lakukan saat ini nantinya secara instan dirasakan hasilnya, sebab kadang Tuhan menguji usaha kita. Namun yakinlah jika belajar atau menuntut ilmu tentu akan mengasih manfaat, entah saat ini atau besok. Percayalah layaknya kita yakin dengan datangnya siang dan malam.

5. Setiap orang harus mencurahkan waktu untuk peningkatan diri dengan belajar

Nabi Muhammad pernah bersabda jika orang yang tidak merugi itu ialah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, yang rugi adalah yang hari ini sama dari kemarin dan celaka jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Bagi seorang yang beriman sudah sepatutnyalah kita memandang hal ini dengan pikiran terbuka. Pastinya kita enggan dimasukan ke dalam orang-orang yang kurang beruntung terlebioh lagi yang celaka.

Oleh sebab itu buatlah hari ini jadi lebih baik dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Belajar merupakan salah satu cara untuk memperbaiki kualitas diri. Entah itu dari bidang keilmuan ataupun skill. Mereka yang senantiasa belajar akan tahu banyak tentang apa yang belum dipelajarinya sehingga muncul keinginan yang tinggi untuk terus mengupgrade ilmunya.

Jangan biarkan otak anda berhenti dari aktivitas belajar apabila tidak ingin kemampuannya menurun. Teruslah menempanya dengan mengoptimalkan penggunaannya dalam aktivitas belajar. Ibarat kata, otak kita itu ibarat pedang dan belajar adalah proses mempertajamnya. Maka semakin sering diasah pedang tersebut, pastinya akan semakin tajam.

6. Belajar memiliki kekuatan untuk mengubah kita menjadi orang sukses

Kebanyakan mereka yang orang sukses pastinya pernah menjumpai kegagalan. Namun mereka tak menyerah dan selalau mencoba. Tak banyak kesuksesan yang dapat diaraih secara praktis. Salah satu cara meraih dan merasakan kesuksesan adalah melalui belajar melalui pengalaman dan belajar memperbaiki kekurangan yang ada.

Tampak jelas bukan bahwa langkah yang digunakan untuk sebuah kesuksesan tiada lain adalah dengan belajar, belajar dan belajar. Artinya belajar itu memiliki power yang ampuh dalam menyajikan kesuksesan untuk kita nikmati. Jadi jika rasa suntuk yang menghambat anda untuk belajar, maka cukup yakini saja bahwa suatu waktu usaha ini akan berbuah kesuksesan untuk anda.

Konteks kesuksesan ini tentunya tidak diartikan hanya dalam materi saja. Kesuksesan disini bermakna global seperti Halanya pada bidang akademik, hubungan sosial, keyakinan dan kesuksesan-kesuksesan yang lainnya seperti sukses dalam berbisnis teh matcha.

 

donniislami
   Reg: 2 weeks ago
   Explorer 27 reps My Blog
Amazon

Posted 2 weeks ago

 

 

 answer Punya pendapat? Jangan disimpan. Click disini
Komentar terbaru paling bawah.




Punya informasi bagus apa hari ini? Ad new topic Post-kan di sini

 

Be nice. Respect member lain jika ingin di berikan respect yang sama. Be funny dan useful!
Logged in as Guest

18 + 1 =
Untuk melihat Preview, click: diatas form.