SERVICEPRO.ID ADALAH SOFTWARE UNTUK PARA TEKNISI DAN BISNIS JASA SERVIS

 

Search di seluruh kategori All Tags Lihat seluruh tags Lihat popular tags di bawah halaman

 

++April 2009++ Pemerintah Jamin Tarif Internet Turun
rss You are here: All : Share : ++April 2009++ Pemerintah Jamin Tarif Internet Turun
vote up
0
vote down

Print     answer Comment  

 

Berapa Besar Penurunan Tarif Internet?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

ilustrasi (inet)

Jakarta - April 2009, pemerintah menjanjikan adanya penurunan tarif internet. Menjelang 1 April 2009, prediksi tingkat penurunan yang diingkan regulator pun muncul. Seberapa besar?

Regulator memperkirakan, penurunan itu akan mencapai sedikitnya 40 persen. Besar penurunan itu adalah dari harga pasaran yang kini ditawarkan oleh seluruh penyelenggara jasa internet.

Penurunan tarif retail ini sejatinya dipicu oleh penurunan tarif sewa untuk infrastruktur jaringan (leased line) backbone internasional dan backbone dalam negeri yang dinilai telah turun signifikan.

"Tahun lalu leased line untuk backbone nasional telah turun 50 sampai 70 persen," jelas Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi kepada detikINET, Selasa (31/3/2009).

Demikian pula untuk penurunan tarif leased line backbone internasional. Kian banyaknya penyedia kabel laut (SKKL) membuat membuat harga sewa jaringan untuk akses konten luar negeri makin kompetitif.

"Dulu tarif sewa backbone internasional untuk 2 Mbps bisa 20-an juta rupiah. Sekarang sudah turun 9 juta-an," ungkap pria yang dulunya pernah bergabung dengan salah satu vendor jaringan asing ini.

Penurunan tarif retail internet ini berlaku sejak pemerintah menerbitkan kebijakan baru tentang skema tarif internet. Beleid ini akan diumumkan seusai pemilu legislatif 9 April 2009.

"Peraturannya masih difinalisasi," singkat Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET.

Kebijakan penurunan tarif internet ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) dan Keputusan Dirjen Postel (Kepdirjen).

"Sebagai perbandingan, dulu regulasinya berdasarkan Permenkominfo No.3/2007 tentang sewa jaringan dan juga Kepdirjen No.115/2008 tentang dokumen sewa jaringan Telkom sebagai penyelenggara jaringan, penyedia layanan, sewa jaringan dominan," tandas Gatot.

 

ditdot
ditdot RSS
   Reg: 1 decade ago
   Senior Member 323 reps My Blog
General GSM Compare

Posted 1 decade ago

 

 

 answer Punya pendapat? Jangan disimpan. Click disini
Komentar terbaru paling bawah.


an_kidd

Newbie 0 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 06:21 pm)     comment Comment Permalink   Print

mudah2an benar teralisasikan tanpa penurunan kualitas
gw harap malah harusnya kualitasnya tambah baik

 


Ngelih

Senior Member 254 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 06:57 pm)     comment Comment Permalink   Print

kemungkinan telkomsel bakal nurunin tarif nya / meningkatkan up to nya
saat ultah telkomsel
IMO nih

 


ditdot

Senior Member 323 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 07:10 pm)     comment Comment Permalink   Print

^ ultahnya tsel kapan yah bro? berharap juga nih,ngenet bisa lebih murah...

 

user signature
coretanku dalam mencari rupiah dan dollar gratis sambil ngenet, baca cerita INI

Ngelih

Senior Member 254 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 07:19 pm)     comment Comment Permalink   Print

26 mei apa ya ?
lupa2 juga nih
di bawah gw tau jawabannya
note : ILCapitano pasti tau

 


rudi_hartant

Journeyman 85 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 11:33 pm)     comment Comment Permalink   Print

Y mudah2an bener deh n smoga cpet terealisasi tanpa penurunan kualitas. .amiiiin

-- Posted from my SonyEricsson

 


JayZ

Journeyman 58 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Mar 31, 2009 11:41 pm)     comment Comment Permalink   Print

kualitas di tingkat kan juga moga2

 

user signature

EvoTech

Full Member 145 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 01:11 am)     comment Comment Permalink   Print

Tarif Turun semoga gak diikuti oleh turunnya mutu layanan...

 


Febz

Full Member 154 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 08:04 am)     comment Comment Permalink   Print

Quote:

EvoTech said:
Tarif Turun semoga gak diikuti oleh turunnya mutu layanan...



mudah2 peningkatan layananan yg lebih baik juga

 


Rony  Ericsson

Senior Member 291 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 08:48 am)     comment Comment Permalink   Print

bbrp posting diatas isinya sama semua walopun bahasanya beda2 hahaha...

Ikut mengamini jg utk internet broadband di indo yg lbh terjangkau dng kualitas yg lbh baik dr sekarang

-- Posted from my SonyEricsson

 

user signature
Posted from HP Pavilion dv2
Powered by PLN

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 08:56 am)     comment Comment Permalink   Print

Fastnet tarifnya ga turun...
-------------
First Media: Tarif Internet Tidak Turun
Para ISP cenderung menambah bandwidth hingga lebih besar agar kualitas layanan meningkat
.
Rabu, 1 April 2009, 07:02 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna (VIVAnews)

VIVAnews - Menanggapi isu tarif internet turun, First Media mengatakan, tarif internet di Indonesia kemungkinan besar tidak turun. Meski begitu, kapasitasnya akan ditambahkan. Hal itu disampaikan oleh Dicky Moechtar, Direktur First Media pada VIVAnews dalam sebuah interview khusus usai peluncuran FastNet SOHO di Kafe Pisa, Menteng, Jakarta Pusat.

“Sebagai penyelenggara jasa internet, kita sangat mendukung program pemerintah untuk menurunkan tarif internet agar penetrasi internet di Indonesia meningkat dan terjangkau oleh masyarakat luas,” kata Dicky. “Tetapi saya kira, untuk tarif internet, kemungkinan besar tidak turun. Para internet service provider (ISP) lebih cenderung menambah kapasitas bandwidth hingga lebih besar,” ucapnya.

Menurut Dicky, hal itu disebabkan karena tingkat pendapatan ekonomi masyarakat masih cukup stabil dan mampu menjangkau tarif internet yang berlaku saat ini. “Akan lebih baik bila kualitasnya yang ditingkatkan, ketimbang harganya yang diturunkan,” kata Dicky. “Untuk apa tarif diturunkan tetapi kualitasnya tidak bertambah atau sama,” ucapnya.

Dicky menyatakan, permintaan masyarakat akan akses internet yang berkualitas cukup tinggi. Ia juga menuturkan bahwa untuk meningkatkan kualitas layanan, perlu ada tunjangan penuh pada infrastrukturnya.

Untuk meningkatkan infrastrukturnya, First Media, menyiapkan CAPEX sebesar 20 juta dolar. “Jumlah CAPEX tersebut akan dialokasikan untuk belanja bandwidth, belanja kabel, headend (perangkat penerima sinyal televisi), dan beberapa alat komunikasi data.Sayangnya Dicky belum bersedia memaparkan secara detail alokasi budget tersebut.

“Capex yang kami anggarkan juga belum bisa kami paparkan sumbernya. Kemungkinan dari financing dan modal kami sendiri,” kata Dicky. “Nanti akan kami umumkan lebih lanjut setelah RUPS yang akan diadakan pada minggu ketiga April 2009,” ucapnya.

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 08:57 am)     comment Comment Permalink   Print

First Media Akan Tambah Bandwidth
Bandwidth yang dimiliki untuk FastNet saat ini adalah 3,5GBps. Nantinya akan dinaikkan.
Selasa, 31 Maret 2009, 19:48 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna

VIVAnews - First Media berencana menambah besaran bandwidthnya tahun ini. Sementara ini, bandwidth yang dimiliki First Media adalah 3,5GBps. Akhir tahun, jumlahnya diharapkan mencapai 5GBps.

"Hingga akhir tahun lalu, kami memiliki 3,5GBps. Dengan bandwdith sejumlah itu, kami melayani 122 ribu pelanggan dengan berbasis bandwidth sharing," kata Dicky Moechtar, Direktur First Media saat peluncuran layanan FastNet SOHO, di Jakarta, 31 Maret 2009. "Jadi, masing-masing pelanggan rata-rata mendapatkan sekitar 3 kali lipat dibandingkan dengan mayoritas pelanggan internet serupa dari provider lain," ucapnya.

Dicky menyatakan bahwa First Media menjamin pelanggan mereka mendapat kecepatan akses rata-rata hingga lebih dari 18KB per detik, statik. "Ini artinya, pelanggan kami mendapatkan besaran bandwidth minimal yang 3 kali lebih besar dibandingkan dengan besaran kecepatan koneksi internet yang ditawarkan provider lain pada umumnya," ucapnya.

Menanggapi keluhan pelanggan yang menyebutkan bahwa kualitas layanan FastNet menurun, Dicky menyatakan pihaknya memang belum menambah jumlah bandwidthnya.

"Selama ini First Media menambah bandwidth sedikit demi sedikit, tetapi perusahaan menggunakan bandwidth management untuk mengatur traffic load," kata Dicky. "Hal ini kami lakukan untuk menyiasati bandwidth yang terbatas saat ini. Jadi meski load internet lamban, internet tetap jalan," ucapnya.

Menurut Dicky, seiring dengan penambahan bandwidth, nantinya bandwidth untuk pengguna akan kami lepas semua dengan kualitas yang lebih memadai.

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!

olaninok

Newbie 10 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 11:03 am)     comment Comment Permalink   Print

Hmmm... Abis pemilu br diumumkan penurunan tarif oleh pemerintah. Pengumuman dr providernya kpn? Realisasinya kpn? Kyknya msh lama bgt..

-- Posted from my Nokia

 


Z0MBI3

Journeyman 80 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 01:58 pm)     comment Comment Permalink   Print

kalo Smart untuk upto 3.1Mbps bisa 189 ribu...
berarti tarif pemerintah bisa lebih rendah donk....
wah makin rugi aja jadi operator baru lahir
belum untung, udah dicekik pendapatannya ckckck

 

user signature

v1c

Full Member 103 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 02:42 pm)     comment Comment Permalink   Print

Quote:

Z0MBI3 said:

kalo Smart untuk upto 3.1Mbps bisa 189 ribu...

berarti tarif pemerintah bisa lebih rendah donk....

wah makin rugi aja jadi operator baru lahir

belum untung, udah dicekik pendapatannya ckckck






ada org operator yg keberatan nih



waktu pak nuh kesini dia byk ngomongin gmn spy tarif telekomunikasi/internet turun, dia cerita byk disediakan hotspot² di alun² agar semua masyarakat bisa menikmati.

gw mau nanya ke dia, kl mau murah lbh mudah dgn wimax krn investasinya lbh murah tp gmn nasib operator yg udah invest besar² di 3G?







Depkominfo bukan cm postel, kenapa apa² org postel aja yg maju

 


Stef  Henry

Full Member 143 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 04:17 pm)     comment Comment Permalink   Print

amin.

 

user signature
fpfb

ILCapitano
top user
Specialist 7049 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 06:33 pm)     comment Comment Permalink   Print

Quote:

Ngelih said:
26 mei apa ya ?
lupa2 juga nih
di bawah gw tau jawabannya
note : ILCapitano pasti tau




ya 26 mei. mudah2an yg 256 naek jadi 512kbps.

Telkomsel kan mau beli bw lagi

2010 atau 2011 LTE telkomsel jalan.
secara teori 4G bisa 100mbps lebih seh

 

user signature
mari kita ramaikan kembali ForumPonsel.com

ondebagusdw

Newbie 10 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 1, 2009 08:43 pm)     comment Comment Permalink   Print

kalo kabar nya Broom sama Indosat 3,5G ga ada yg tau ya?turun kah atau naik speed nya gt?

saya sih sbg pemakai Broom lebih milih tarif ga turun tapi kualitas dinaikkan sampai 100% termasuk layanan aftersales spt CS dll.

 

user signature
0856-599-323-11 (sms only)
ym: red_tigi
i'd rather be a photographer than a photoshoper

ge2004

Newbie 0 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 2, 2009 01:42 pm)     comment Comment Permalink   Print

Yang turun baru speedy doang, yang lain pasti masih saling menunggu, biar nggak kalah sama saingan. Tapi AXIS malah jadi Rp 1/Kb, padahal bulan kemarin 0,7/Kb. Sebenarnya ini hanya himbauan pemerintah atau program pemerintah yg hrs dilaksanakan operator?



Apalagi IM2, masih adem ayem aja, takut pendapatannya berkurang, ntar malah jadi nggak kuat beli frequensi tambahan, pendapatan sekarang aja nggak kuat buat beli tambahan freq 5 MHz, apalagi kalo turun harga.



XL? Sama aja sama IM2, masih jaga telor.



FLASH, walaupun blm ada tanda turun, tapi sekrg speednya lumayan bagus.

 

user signature
www.garudaelectric.com
jurnaltekno.garudaelectric.com

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 3, 2009 09:16 am)     comment Comment Permalink   Print

Sewa bandwidth Internet turun 50%
Biaya jaringan akses untuk pelanggan masih tinggi


JAKARTA: Harga bandwidth Internet diprediksi turun sebesar 50% tahun ini menjadi US$100-US$300/Mbps per bulan seiring dengan bertambahnya kabel serat optik internasional yang memiliki titik labuh di Indonesia.

Galumbang Menak, Presiden Direktur PT Gema Lintas Benua-penyelenggara jasa Internet, mengatakan turunnya harga bandwidth tersebut dipicu oleh selesainya pembangunan sejumlah konsorsium kabel optik dan oleh operator telekomunikasi seperti Indosat, Excelcomindo Pratama, dan Telkom.

"Sehingga diperkirakan harga bandwidth Internet akan turun lagi 50% dan akan berkisar di US$100-US$300/Mbps/bulan di tingkat wholesale," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.

Di samping kabel full circuit tersebut, sudah ada beberapa kabel yang sudah lama beroperasi, seperti APCN (Asia Pacific Cable Network), SEAMEWAY Indosat, BRCS (Batam-Rengit Cable Systems) XL, dan DMCS (Dumai Melaka Cable Systems), TIS Telkom.

Menurutnya, pada 2000 harga Internet via kabel optik sangat mahal, sementara terdapat alternatif menggunakan satelit yang lebih murah yaitu sekitar US$12 juta-US$15 juta /Mbps per bulan.

Perkembangan bisnis Internet RI per 1 April 2009
Biaya sewa jaringan Turun 50%*)
Tarif ritel Internet Turun 30%
Pemakaian Internet Naik 30%
Jumlah pengguna Tumbuh 30%
Ket.: Implikasi Permenkominfo No. 3/2007 tentang Sewa Jaringan
Sumber: diolah dari APJII dan BRTI

Tarif akses Internet
Variabel 2007 2008
Tarif akses (Rp/128 Kbps) 2.376.000 2.376.000
Pelanggan Internet bergerak (orang) 1.429.000 1.750.000
Sumber: Depkominfo

"Namun, itu pun susah karena kapasitas yang sangat terbatas," tutur Galumbang.

Pada 2004, PT Mora Telematika Indonesia (Moratel) bersama PT Excelcomindo Pratama Tbk bekerja sama membangun microwave Batam-Singapura sirkuit penuh sebesar 2 STM-1 dan merupakan koneksi pertama dari Indonesia yang tidak bergantung pada pemain luar.

"Karena adanya jalur kabel optik tersebut, harga bandwidth Internet per 1 Mbps turun signifikan sekitar 87,5% menjadi US$6 juta," lanjut Galumbang.

Kemudian pada 2007, setelah ada beberapa kabel yang dimiliki beberapa konsorsium, harga bandwidth internasional langsung terjun hanya sekitar US$200/Mbps/bulan di tingkat wholesale dan US$300-US$500/Mbps/bulan di tingkat ritel.

"Dalam tempo 3 tahun kembali terjadi penurunan lebih dari 95%. Harga 2007 hanya 5% dari harga 3 tahun sebelumnya ini merupakan penurunan harga yang paling drastis sepanjang sejarah," ujarnya.

Pada saat ini di tingkat wholesale, harga bandwidth Internet adalah sekitar US$50-US$70/Mbps, dan harga ini sudah bertahan dan stabil sampai 3 tahun belakangan ini.

Bandingkan dengan harganya di negara lain seperti Jepang dan Hong Kong yang hanya senilai US$7-US$9/Mbps/bulan di tingkat wholesale. Harga transit termurah di dunia tentunya adalah di AS sekitar US$3-US$7/Mbps/bulan di tingkat wholesale.

Last mile mahal

Menurut Galumbang, meski harga di Indonesia lebih mahal dengan sejumlah negara maju, penurunan harga Internet di Tanah Air sangat drastis.

Sementara harga Internet melalui satelit, dalam 3 tahun terakhir relatif stabil pada kisaran US$1.500-US$3.000/Mbps per bulan dan diprediksi terus bertahan mengingat satelit memiliki kendala kapasitas maksimum 48 transponder.

"Untuk mencapai tingkat ritel, tentunya diperlukan akses atau last mile untuk mencapai pelanggan sampai pengguna akhir atau CPE [customer premises equipment]," ungkap Galumbang.

Untuk ritel, akses atau last mile menelan porsi biaya mulai dari 90% sampai 50% tergantung kapasitas. Makin besar kapasitasnya, porsi last mile semakin berkurang.

Itulah salah satu hal yang membuat PJI berani menurunkan tarif Internet, kendati sewa bandwidth semakin murah.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengeluhkan masih tingginya harga bandwidth dan akses last mile atau lebih dikenal dengan leased line di Indonesia.

Itulah sebabnya APJII masih menanggapi secara dingin ajakan Depkominfo untuk menurunkan tarif Internet, yang menurut rencana akan diberlakukan bulan ini. (arif.pitoyo@bisnis.co.id)

Oleh Arif Pitoyo
Bisnis Indonesia

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 3, 2009 02:40 pm)     comment Comment Permalink   Print

Intervensi Pemerintah Bisa Turunkan Tarif Internet 40%
Oleh Encep Saepudin
JAKARTA, INVESTOR DAILY

Intervensi pemerintah sangat dipeluhkan untuk menurunkan tarif internet sampai 40%. Intervensi bermanfaat untuk menyeimbangkan surplus produsen dan konsumen.
“Memang dilematis bagi pemerintah sebagai regulator. Tapi, kepentingan masyarakat yang lebih besar perlu diperhatikan sehingga intervensi menjadi perlu dijadikan pilihan,” kata anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi di Jakarta, Selasa (1/4).

Dikatakan Heru, tarif backbone internasional dan nasional sudah turun. Tarif sewa backbone internasional untuk 2 Mbps turun menjadi Rp 9 juta dari sebelumnya sebesar Rp 20 juta. Hal yang sama terjadi pada tarif backbone nasional.

Namun penurunan tarif itu tidak berbanding lurus dengan penurunan tarif internet. Operator hanya menurunkan sekitar 20%. Padahal tarif diharapkan turun sampai 40%. Bahkan kata Heru, besaran tersebut kurang memadai karena mestinya turun di atas 40%.

Meski tarif belum turun signifikan, beban konsumen makin berat. Sebab, dari sisi kualitas dan kecepatan (speed) operator belum melakukan perbaikan. “Keluhan pelanggan terhadap kecepatan masih cukup tinggi,” kata Heru.

Belum memadainya layanan itu membuahkan ketimpangan surplus produsen dan surplus konsumen. Surplus konsumen terjadi bila harga mengalami penurunan sementara terjadi peningkatan perbaikan layanan. Diharapkan adalah terjadi keseimbangan surplus keduanya.

Dikatakan Heru, intervensi pemerintah atas tarif internet dapat menyeimbangkan surplus produsen dan surplus konsumen. Apalagi, intervensi tidak akan mengganggu kinerja operator. Nantinya, pelanggan dapat menerima kualitas layanan sesuai dengan tarif yang dibebankan kepadanya.

Tarif Tidak Mahal

Sementara itu, operator telekomunikasi menolak bila dikatakan tarif internet masih mahal. Direktur Utama PT Telkom Rinaldi Firmansyah menolak bila dituduh tarif internet yang diberlakukan operator masih mahal.

Menurut dia, penurunan tarif backbone, baik internasional maupun nasional, serta bertambahnya pelanggan membuat tarif internet makin murah. “Telkom sebagai BUMN telah membuat murah tarif dengan jangkauan hampir seluruh kepulauan Indonesia,” kata Rinaldi.

Pelanggan, kata dia, dijamin akan puas dengan kualitasnya. Soalnya, Telkom menjanjikan bandwidth sebesar 40 Gb bila pembangunan Asia & Amerika Gateway selesai dibangun pada Juli 2009. Dengan begitu, Telkom telah menurunkan tarif. Telkom telah menurunkan tarif hingga 20%.

Pada bagian lain, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (Apjii) Isnawan menilai dasar penentuan tarif internet sangat relatif. Pasalnya, masing-masing pihak memiliki sudut pandang sendiri.”Penurunan tarif tersebut terlalu prematur dan mengabaikan banyak faktor,” kata dia.

Isnawan senada dengan Rinaldi. “Jangan samakan kami, yang melayani seluruh Indonesia dengan operator yang hanya membuka layanan di Jabotabek saja. Kurang fair. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan,” kata Rinaldi.

Dikatakan Isnawan, umumnya penyedia jaringan menjual jasa internet dalam kapasitas tertentu, yang biasanya dipakai dengan istilah up to atau sampai dengan. Dia mencontohkan, kecepatan bandwidth 2 Mb yang dipakai untuk dua unit dengan empat unit komputer jelas berbeda. Pengguna internet akan cepat men-download gambar pada jaringan yang dibagi dua unit.

Namun para anggota Apjii tetap berupaya memberikan layanan dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Untuk meningkatkan kualitasnya, selain operator seluler, anggota yang hanya menjadi penyedia jaringan pun akan turut ikut tender broadband wireless access (BWA). (*)

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!

tonosaur

Addicted 1814 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 5, 2009 03:18 pm)     comment Comment Permalink   Print

ditunggu aja deh perkembangannya..

 

user signature
ootku.. ootmu..
heu heuu..
old fp.. akankah ke mana..???

Ezekiel96

Newbie 7 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 5, 2009 05:17 pm)     comment Comment Permalink   Print

semoga cepat direalisasikan deh

 

user signature
Commiserations USA

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 7, 2009 01:53 pm)     comment Comment Permalink   Print

Enaknya yang tinggal di Surabaya....
-------------------
Telkom siapkan infrastrukturnya, Surabaya menuju kota digital
07/04/2009 11:18:29 WIB
Oleh Imam Ghozali
SURABAYA, INVESTOR DAILY

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk untuk mewujudkan Surabaya sebagai kota digital. Pemkot menyiapkan tiga langkah untuk mewujudkan Surabaya Multimedia City.

Wakilota Surabaya Bambang DH mengatakan, tiga langkah itu adalah Surabaya Broadband Government and Education, Surabaya Broadband Citizen dan Surabaya Broadband Community.

Demikian dikatakan Walikota Surabaya Bambang DH di sela peresmian Kampung Digital di Desa Made, Sambi Kerep, Lakarsantri, Surabaya, Senin (6/4). Peresmian Kampung Digital itu disaksikan Direktur Human Capital & General Affair PT Telkom Faisal Syam, serta Executive General Manager (EGM) Telkom Divre V Jatim Triana Mulyatsa.

"Semua jaringan infrastruktur teknologi telekomunikasi sudah terpasang. Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkannya. Dan, ini sangat pas untuk mewujudkan Surabaya sebagai kota digital," kata Bambang.

Langkah pertama adalah Surabaya Broadband Government and Education. Ini memberi edukasi internet kepada komunitas pelajar dan para pamong praja di seluruh kecamatan di Surabaya. Telkom melatih 1.000 aparatur kelurahan dan kecamatan di Kota Surabaya tentang akses internet.

“Selain itu, penggunaan layanan digital sedang dipesiapkan secara menyeluruh seperti penggunaan sidik jari untuk Single Identity Number (SIN), CCTV dan lain-lain,” kata dia.

Setelah itu, Pemkot Surabaya menyediakan akses internet berkecepatan tinggi di berbagai area publik, seperti taman kota, mal, kampus, terminal dan bandara. Ini untuk menggerakkan Surabaya Broadband Citizen.

Sedangkan Surabaya Broadband Community, Pemkot bekerja sama dengan Telkom akan mengedukasi warga, komunitas seperti pelajar, di lokasi Taman Kebon Bibit / Techno Park dan menggelar beberapa even lomba penggunaan internet bagi komunitas-komunitas tertentu.
Bambang menjelaskan, banyak manfaat yang bisa diambil dari kehadiran teknologi. Teknologi bisa memaksimalisasi ajang transaksi bisnis online antarpasar tradisional ataupun mencari pasar baru di dalam dan luar negeri melalui internet. “Contohnya konsep urban farming di Desa Made sangat mungkin dilakukan di wilayah kota Surabaya yang sudah sangat terbatas lahannya,” kata dia.

Desa Made terletak di kecamatan Sambikerep, Surabaya Barat ini terkenal dengan sebutan Desa Made Urban Farming. Hal ini dikarenakan sebagian besar warganya memperoleh penghasilan dari pertanian.

Sementara itu, Triana mengakan, dengan adanya hotspot dan Broadband Learning Center (BLC) mini, kata Bambang, bisa menjadi tempat berlatih internet bagi seluruh warga, pelajar atau pejabat publik.“Untuk broadband citizen, Telkom berkomitmen menyediakan akses free Speedy hotspot Wi-Fi di 100 lokasi taman kota, jalan pedestrian, dan area publik,” kata dia.

Dengan akses internet hotspot serta BLC mini yang dibangun Telkom, Triana berharap perekonomian Desa Made bisa tumbuh pesat melalui pemanfaatan e-commerce. Dengan dibangunnya Kampoeng Speedy, masyarakat Desa Made juga dapat memasarkan produknya melalui internet.

Triana menjelaskan, pada tahap awal, sedikitnya 100 Kampoeng Speedy dibangun di Surabaya. Targetnya, akhir 2009, ada 1.000 Kampoeng Speedy di Jawa Timur. Selain mempercepat terealisasinya Jatim e-Province, Kampoeng Speedy diproyeksi bisa meningkatkan user internet di Jawa Timur sebesar 5% dari angka semula, 15%.

"Kalau user internetnya tumbuh sampai ke kampung-kampung, tarap perekonomian masyarakat pasti semakin meningkat," kata Triana.

Kampung yang menjadi prioritas utama implementasi Kampoeng Speedy, menurut Triana, adalah kampung-kampung besar yang banyak warganya suka bercengkerama di balai-balai RW. Di wilayah tersebut mulai tumbuh produksi rumahan seperti kerajinan kecil dan sentra-sentra industri UKM. ***

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!

ryolasta
top user
Senior Member 331 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 7, 2009 03:11 pm)     comment Comment Permalink   Print

surabaya TELKOM-nya emang tob, berani urusan akses data...

dulu telkometinstan aja lebih rame disono daripada jakarta...

 

user signature
black is sirious

rusco

Veteran 628 reps
Reg: 1 decade ago
1 decade ago (Apr 10, 2009 08:00 pm)     comment Comment Permalink   Print

Jumat, 10/04/2009 07:13 WIB
APJII Masih Nge-blank Skema Penurunan Tarif Internet
Ardhi Suryadhi - detikinet

Jakarta - Menkominfo Mohammad Nuh belakangan santer menyuarakan bakal melakukan penurunan tarif internet. Namun di sisi lain, rencana tersebut masih belum terbayang dengan jelas oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Dikatakan Ketua APJII Sylvia Sumarlin, pihaknya masih belum punya bayangan skema penurunan tarif yang akan diusulkan pemerintah nantinya. Mereka pun ikut tak sabar menanti.

"Kami juga ingin tahu cost structure-nya Pak Menteri (Menkominfo-red.). Tapi dari APJII sendiri masih belum terbayang," ujarnya ketika diwawancara detikINET.

Menurutnya, hal itu kemungkinan baru bakal jelas ketika para pemangku kepentingan di industri ini melakukan urung rembuk dalam sebuah pertemuan. "Besok (minggu depan-red.) baru mau ada pertemuan antara operator, seluruh ISP dan pemerintah," lanjut Sylvia.

Nah, jika dalam pertemuan tersebut pemerintah menawarkan sebuah harga yang 'menarik', APJII pun tak akan sungkan menerimanya. "Kalau Pak Menteri punya barang yang bagus ya kita beli dong," tandasnya.

(ash/ash)

 

user signature
i'm just a man of few words and a lot of works!



Punya informasi bagus apa hari ini? Ad new topic Post-kan di sini

 

Be nice. Respect member lain jika ingin di berikan respect yang sama. Be funny dan useful!
Logged in as Guest

18 + 1 =
Untuk melihat Preview, click: diatas form.