| mhadi (Penasihat) 18/12/03 07:48 | 🙂 Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade Sekitar 1 th yg lalu saya mengganti HP saya yaitu Siemens S35 dengan SE T300, Sejak itu saya merasakan bahwa saya benar-benar melakukan Upgrade Hp, Semua fasilitas di S35 ada di SE T300, dan saya juga menikmati fasilitas yg baru seperti POLY yg 24 track + 128 chord, Voice Record yg tidak terbatas (tergantung memory), GPRS, MMS dan Pop3 Email yang semuanya jarang ada di HP lain (kecuali N7650) , Juga kemampuan irda yg baik sehingga bisa berkoneksi dgn Palm 505 dan notebook untuk ber-sms dan email. Minggu kemarin HP Istri saya di minta oleh keponakan, dan untuk penggantinya dgn buget 1.5jt-an saya mempunyai alternatif SE T230, Mist M330, Siemens M55 dan Alcatel, setelah mengacak-acak FP akhirnya pilihan saya jatuh ke Alcatel 535 karena kesetrum sama review yg hebat dari Bung Kesetrum. Rencananya saya pakai Alcatel dan istri saya pakai T300, Harapannya sih OT 535 dapat menggatikan T300, tapi setelah kurang lebih 4 hari dipakai baru saya menganggap kalau dari T300 ke OT 535 saya tidak melakukan upgrade dan juga tidak bisa mengatakan downgrade karena masing masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. secara detailnya saya uraikan sbb : Batere : T300 bisa 3hr, OT535 hanya 2 hr --> downgrade ( tapi ngak terlalu penting ) Phonebook : 250 banding 800 --> upgragde ( ngak terlalu penting karena phonebook saya baru 150-an,masih aman ) Layar : 101x80 256 warna banding 128x128 4k warna --> upgrade ( juga ngak terlalu penting, asal tulisan jelas dan terang cukup ) GPRS : kelas 4 banding kelas 10 --> upgrade (terasa sekali bedanya tapi yang penting sama-sama stabil ) Poly : 24track + 128chord banding ????? --> downgrade ( terasa kehilangan nih lagu-lagu merdu dan full ) AMR/wav Ringtone : Upgrade (T300 walau bisa merekam AMR tapi tidak bisa jadi ringtone) Rubah SMS tone : Upgrade Size dan berat : relatif sama Model : dari kesan plastik ke kesan Metal --> Upgrade ( model OT535 sangat elegan dan gagah, T300 mah kaya HP mainan/mirip sabun he.he ) T9 Indonesia : Upgrade POP3 Email : Downgrade Key Tone : Downgrade ( penting nih untuk men-Dial PABX agar bisa ke HP dan interlokal ) Akses Menu / navigasi : Downgrade ( T300 enak dan cepat karena ada shortkey dgn angka mungkin u/ OT535 harus adaptasi dulu) Kapasitas SMS : 60 banding 200 -->Upgrade Lama Pengisian Batere : 2jam banding 4jam --> Downgrade (tidak masalah karena charge selalu malam hari ) Voice record : --> downgrade ( di OT 535 merekam suara telp hanya bisa sekali saja dan masimal hanya 30detik) Speaker Phone --> Upgrade (enak pada saat telp lama-lama, ngak bikin kuping panas dan juga bisa konferensi ) Kelender --> Upgrade Koneksi Irda --> Downgrade (blm berhasil mengkonekasikan dari OT535 ke notebook dan palm, karena blm dapat PCsuite-nya, kalau T300 tanpa software juga bisa) Camera --> downgrade MMS --> setara ( sama-sama multi Page, Voice, Midi dan Picture) Game --> Setara (jarang main game jadi ngak penting) Voice Command --> Upgrade ( tapi jarang dipakai karena masih kagok) Keypad : T300 keras , OT 535 empuk dan nyaman --> Upgrade Picture SMS/EMS --> EMS-nya T300 bisa terima dan kirim ke HP Nokia --> Downgrade Sinyal : diakui memang 535 lebih baik dari T300 --> upgrade Jumlah Point Upgrade = 13 Jumlah Point Downgrade = 10 draw = 3 Kesimpulan : Walaupun jumlah point upgrade lebih besar yaitu 13 banding 10, tapi saya merasa kehilangan fasitas yg cukup fatal pada saat memakai OT 535 yaitu : - Fungsi Key Tone, fasilitas ini saya pakai untuk mendial telp PABX sehingga saya bisa bebas menelepon ke HP atau interlokal ( di kantor untuk akses ke HP dan interlokal harus via operator dan dicatat), kebetulan saya kerja di JKT dan istri di Bandung jadi komunikasi gratis sangat diharapkan, - Fungsi Irda, saya biasa memakai notebook dan Palm 505, Irda T300 sangat baik sehingga bisa dipakai kirim dan terima sms dr notebook dan Palm, desai Picture SMS ucapan selamat lebaran di Notebook ( format wbmp ) kemudian dikirim ke teman/saudara yang memakai HP Nokia sehingga terasa exclusifnya. dan juga T300 via Irdanya bisa sebagai modem di notebook, setidak nya saya bisa kirim dan terima email saat dinas di lapangan. - Polyphonic, saya rasa hanya SE yang Poly-nya benar-benar 100%midi karena 24track dan 128chord, Fasilitas Poly hanya saya pakai sekedar ingin mendengar lagu dan berkaraoke di mobil saat kejebak macet. bukan untuk ringtone, agak kecewa juga dengan poly-nya OT535 terasa hambar dan miskin instrumen walaupun suara lebih lantang . - POP3 email, Memang dengan fasilitas ini menerima dan mengirim email semudah memakai outlook dan ini sangat berguna karena mobilitas kerja cukup tinggi. Memanng untuk membaca dan mengirim email bisa via GPRS yaitu [tautan dihapus] tapi report sekali karena harus selalu mengisi alamat email dan password. oh yah POP3 email ini bisa kirim Attachment kadang pas dinas di lapangan luar kota saya bisa kirim picture jepretan camera di kondisi lapangan ke Bos langsung dari HP via email POp3 . - Voice Record : Kadang pada saat telp kita perlu merekam suara pembicaraan sebatas mengganti kertas coretan karena sangat praktisan dan cepat, di T300 tidak terbatas (tergantung sisa memory )kalau OT 535 hanya bisa merekam 1x saja dan maksimal 30detik juga untuk meengaktifkannya agak sulit. Kadang2 telp komplain dari client saya rekam kemudian diconvert ke wav dan saya email ke rekan yg mengurusnya biar lebih percaya dan jelas. Kelebihan yg terasa di OT 535 adalah Speaker Phone dan yg lainnya tidak terlalu signifikan karena umumnya bersifat ke ke-unikan, style dan kenyaman misal : 1. Model ,keypad, Layar : Menurut saya HP bukan untuk di pamer-pamer dan asal tulisan cukup jelas sudah cukup. 2. T9 Indonesia : Fasilitas yg dulu saya impikan tapi setelah memakainya masih kagok karena harus selalu memantau kata yg didapat dan untuk kata yng memang tidak ada harus balik ke menu atau Add Word jadi masih enak cara manual. Untuk buat sms yang panjang dan banyak angka saya biasa memakai PALM / Notebook. 3. Sinyal : selama ini saya ngak masalah dengan T300 dan IM3, kalaupun tidak dapat sinyal tapi itu sementara misalnya di Lift, parkir basement dsb. 4. Ring Tone yang bisa di customize : he.he.. jadi malu kalau HP kita bunyi lagu atau suara aneh-aneh pada saat presentasi/meeting dengan client dan mengurangi konsentrasi, ( Di OT535 ada faslitas Profile ngak? ), jadi Ringtone cukup di stel bunyi yang simple dan tidak mengganggu. 5. Calender, saya rasa di PALM lebih OK. Sedangkan untuk kelebihan dan kekurangan point yang lainnya (Batere,keypad, phonebook,Camera,MMS,Game) tidak saya masalahkan karena dapat ditolerir atau tidak penting. Kesimpulan Akhir. - Memang sih untuk kelas HP MIDLE memang serba tanggung, tapi saya 100% ngak menyesal pilih OT535, Pada saat hari kerja ( senin s/d Kamis ) saya pilih memakai SE T300, dan untuk saat santai di hari libur ( jum'at s/d minggu) saya pilih pakai OT535 jadi pas ketemu teman, tetangga dan saudara baru tuh Taring OT535 dikeluarkan sehingga membuat mereka menjadi ter aneh-aneh (he.he). - Akhirnya saya putuskan bahwa tidak ada istilah upgrade dan Downgrade tapi kedua HP tsb saling melengkapi ibarat orang kaya selain punya Mobil Utama (sedan) juga punya mobil ke 2 ( SUV atau MPV ) - Dari pada beli HP yg ALL in One yang harganya 2.8 jt keatas mending punya 2 HP ( T300 + OT535 ) yang kalau dijumlah kurang lebih harganya sama. - Nanti kalau ada HP yang harganya dibawah 2 jt tapi fasilitasnya gabungan dari T300+OT535 + Bluetoot, baru nih saya Upgrade yang T300 yang OT535 tetap dimiliki. Salam Post Extras: 🖨️ Cetak |
| Equalizer (Penasihat) 18/12/03 07:54 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Quote: mhadi said: Kesimpulan Akhir. - Akhirnya saya putuskan bahwa tidak ada istilah upgrade dan Downgrade tapi kedua HP tsb saling melengkapi ibarat orang kaya selain punya Mobil Utama (sedan) juga punya mobil ke 2 ( SUV atau MPV ) - Dari pada beli HP yg ALL in One yang harganya 2.8 jt keatas mending punya 2 HP ( T300 + OT535 ) yang kalau dijumlah kurang lebih harganya sama. I Love this part Good posting mas ! Post Extras: 🖨️ Cetak |
| avryanto (Anggota) 18/12/03 08:50 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Kewl post bro Pas baca subject postingnya, dikirain mau nanya abis-abisan, tapi ternyata udah me-review sendiri secara mendalam. Mungkin ini yang disebut "smart-consumer" yang mencari tahu dulu karakteristik barang yang hendak dibeli, serta dibandingkan sisi plus dan minusnya dengan barang yg sudah dipakai sebelumnya... Mungkin saya tambahin dari pendapat saya pribadi, mengenai kelebihan dari OT535 yg bikin saya bangga untuk memakainya : 1. Speaker hi-fi yg terpisah dengan earpiece 2. Format suara ringtone bervariasi (mp3, midi, wav, imy, amr, sp-midy) 3. Handphne berwarna yg ngga "lemot" utk browse menu. Termasuk cepet utk ukuran warna, apalagi klo dibandingin SE 4. Bentuknya mirip2 body "gitar", compare SET300 yg kotak "volvo" banget 5. Akses Menu lebih simple OT535 kemana-mana dong. Utk shortcut bisa pake keypad, plus personal key (short and long press) semuanya bisa diprogram 6. Sinyal hp perancis ini masih paling top (mungkin setara dengan Sagem) That's all i can add 2 your list... And one more the most important thing : OT535 modelnya masih fresh karena relatif baru keluar... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| koecrit (Newbie) 18/12/03 09:15 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Saya beli OT535 memang untuk melengkapi SE T310 saya, jadi tidak ada istilah upgrade/downgrade. Masing-masing HP punya kelebihan dan kekurangan.. Saya sangat setuju dengan ulasan Anda.. Selamat menikmati 'keanehan' OT535.. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| kesetrum (Penasihat) 18/12/03 19:21 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Quote: Equalizer said: I Love this part Good posting mas DAMN!.. its the great and smart POST Bravo!!!!! Rupanya, tidak hanya ALCATEL Company aja yang orangnya pinter.. Ternyata, penggunanya sangat SMART dan PUINTEEERR-pinter semua.. Wow keren abizzzzzzzz..... Gue jadi ngiri.. So, maybe this can help you: Quote: Fungsi Key Tone, fasilitas ini saya pakai untuk mendial telp PABX sehingga saya bisa bebas menelepon ke HP atau interlokal ( di kantor untuk akses ke HP dan interlokal harus via operator dan dicatat), kebetulan saya kerja di JKT dan istri di Bandung jadi komunikasi gratis sangat diharapkan, Bisa coba TONE MAKER, rekam nadanya (di ruangan sepi), lalu coba play di PABX anda.. Semoga sukses (sekalian eksperiment) HEHE Sukses selalu untuk ANDA!! Joged aahhh Post Extras: 🖨️ Cetak |
| mhadi (Penasihat) 19/12/03 09:04 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Bisa coba TONE MAKER, rekam nadanya (di ruangan sepi), lalu coba play di PABX anda.. Semoga sukses (sekalian eksperiment) HEHE Sudah sudah coba, tapi ngak berhasil, kadang konek ke telp no lain, kadang muncul suara operator "nomor belum ada" dsb, mungkin waktu ngerekamnya di ruangan ber AC jada hembusan angin dari AC mengganggu perekaman, atau juga kualiatas format AMR yg jauh dari WAV ( jadi ada frekwensi2 yang dihilangkan) tapi saya sudah dapat solusinya yaitu : telp ke 388/300 (untuk IM3smart) tekan tombol 2 untuk pengisian pulsa, pada saat itu kan kita diminta untuk memasukan 14digit voucher tapi kita masukan saja nomor telp yg sdg dituju dan tentunya speaker phone sudah diakftikan keluar deh suara tone-nya. he.he. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| kesetrum (Penasihat) 19/12/03 21:05 | 😐 Re: Dari SE T300 ke OT535, Upgrade atau Downgrade ?? Quote: telp ke 388/300 (untuk IM3smart) tekan tombol 2 untuk pengisian pulsa, pada saat itu kan kita diminta untuk memasukan 14digit voucher tapi kita masukan saja nomor telp yg sdg dituju dan tentunya speaker phone sudah diakftikan keluar deh suara tone-nya. he.he. Tuh khan.. apa dibilang? Orang-orang ALCATEL di FORUM ini pinter-pinter dan kreatif Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi