| Erdyon (Penasihat) 17/08/11 18:49 | 🙂 Review SE Xperia Mini Pro Review SE Xperia Mini Pro Catatan : Review hanya untuk ditampilkan di Kaskus dan ForumPonsel. Dilarang mengutip sebagian atau keseluruhan isi review untuk ditampilkan di media lain. Warna : Putih Spesifikasi : Cek [tautan dihapus] Fisik Ponsel berbentuk slider menyamping, dan balutan plastik glossy berwarna putih. Kesan ‘totalitas’ begitu terasa di sini, karena ponsel ini tidak setengah-setengah putihnya seperti Xperia X10 Mini Pro yang hanya belakangnya saja yang putih (tapi bagian depannya hitam). Kesan elegan dan sedikit mewah nampak karena ‘sentuhan’ lapisan kaca bening di bagian depan yang mengelilingi layar (mengingatkan saya pada SE K660). Hanya saja, bagian belakang yang glossy (seperti pada X10 putih), rawan bercak jari dan goresan-goresan halus. Pada bagian atas terdapat tombol power, port charger , serta jack 3,5mm. Pada bagian kanan terdapat tombol volume dan kamera. Sementara pada bagian kiri kosong. Lampu indikator notifikasi terdapat pada bagian kiri atas, di atas layar. Keypad Xperia Mini Pro terlihat berjejer rapi ketika slide dibuka. Termasuk nyaman untuk dipencet karena empuk. Hanya saja, mungkin tidak seempuk keypad HTC Chacha yang pernah saya tes juga. Menu, navigasi dan kecepatan akses Xperia Mini Pro memiliki 5 homescreen yang bisa ditambahkan Shortcuts, Widgets, Folder, Wallpapers, dan Themes. Penggantian theme sebenarnya tidak hanya terbatas pada homescreen, tapi juga sub menu lainnya. Hanya saja, tidak seperti ponsel SE dengan platform A200, penggantian theme di Xperia Mini Pro lebih cenderung seadanya. UI Xperia Mini Pro mendukung tampilan secara landscape, namun hanya jika slide dibuka. Salah satu hal yang unik pada menu Xperia Mini Pro adalah 4 corner UI. Di homescreen, pada setiap sudutnya bisa dimasukkan shortcut aplikasi2 yang ada. Masing2 sudut mampu menampung hingga 4 aplikasi, dan bisa ditambahkan atau dihilangkan seperlunya. Apabila kita menambahkan widget pada homescreen, dan posisinya ‘berbenturan’ dengan menu yang berada di sudut, maka menu yang berada di sudut tersebut akan disembunyikan. Navigasi termasuk lancar, dengan agak sedikit tersendat dalam kesempatan yang agak jarang. Bisa dipastikan ini bukan masalah hardware, namun lebih cenderung ke optimisasi software, karena Xperia Mini Pro sudah didukung oleh processor 1 Ghz. Selain menggunakan touchscreen, navigasi juga bisa menggunakan tombol navigasi pada keyboard slide. Layar Layar Xperia Mini Pro bisa menampilkan 16 juta warna, dengan resolusi 320x480 pada bidang 3 inch. Gambar tertampil cukup halus dan jernih. Terlebih lagi, layar Xperia Mini Pro sudah didukung oleh Bravia Engine yang diklaim mampu membuat gambar dan video tertampil lebih baik. Namun kalau mau jujur, agak susah melihat perbedaannya baik ketika fitur tersebut dinyalakan atau dimatikan. Ponsel dilengkapi accelerometer yang secara otomatis memutar layar supaya tegak lurus dengan pandangan apabila ponsel dimiringkan. Fungsi ini berjalan di Contacts, Phone, Messaging, Browser, Timescape, Settings, Music, Gallery, dll. Telpon, SMS, dan Phonebook Kualitas dan volume penerimaan pada Xperia Mini Pro tergolong baik dan jernih. SMS yang diterima akan masuk ke dalam area notifikasi Android, sejajar dengan icon sinyal dan batere. Selain itu, akan muncul warna hijau kedap kedip dari lampu indikator. Message tone bisa diganti dengan message tone yang sudah disediakan, ataupun yang berada dalam music library. Isi Phonebook akan mencakup contact kita pada Gmail dan Facebook. Kita bisa melakukan sinkronisasi untuk menyesuaikan data. Pencarian pada Phonebook bisa menggunakan lebih dari satu huruf, dan cukup pintar karena pencarian mencari kata dari nama pertama atau nama akhir. Music Tampilan musik dibagi dalam beberapa tab yakni : Artists, Albums, Tracks dan All songs. Dalam Playlists, kita bisa membuat sendiri daftar lagu yang ingin didengarkan. Selain itu juga ada Smart playlists yang berisikan daftar lagu2 yang baru ditambahkan, yang sering dimainkan, dan yang tidak pernah dimainkan. Di dalam pemutar musik terdapat Equalizer, dimana tersedia pilihan : Normal, Classical, Dance, dll. Sony Ericsson kembali tidak mengecewakan dalam urusan musik. Kualitas musik Xperia Mini Pro tergolong bagus bila didengarkan melalui headset. Alunan lagunya terdengar jernih, namun dengan semburan bass yang kurang terasa (sepertinya faktor headset). Keluaran suara dari speaker tergolong biasa, dan sepertinya merupakan penurunan apabila dibandingkan dengan pendahulunya yakni Xperia X10 Mini Pro. Kualitasnya cenderung lebih cempreng sedikit dari Xperia X10 Mini Pro, namun volumenya tetap cukup tinggi. Camera Kamera Xperia Mini Pro memiliki cukup banyak pengaturan. Ada “Capturing mode” yang di dalamnya berisi pilihan “Normal”, “Scene recognition” dan “Smile detection”. Pada pilihan “Normal”, akan ada pengaturan tambahan untuk memilih “Scenes”, seperti “Off”, “Portrait”, “Landscape”, “Night scene”, dll. Sementara pada “Smile detection” ada pengaturan tambahan seperti “Big smile”, “Normal smile” atau “Faint smile”. Selain pengaturan2 di atas, secara standar kita bisa memilih “Resolution”, “Flash”, “Touch capture”, dll. Kualitas dan keluaran warna dapat dilihat sendiri pada hasil foto2 berikut ini : Hasil kamera cukup bagus, namun seperti penyakit ‘Arc’, kompresi gambar sepertinya terlalu tinggi yang menyebabkan hilangnya detil pada foto. Walau ini mungkin bukan masalah besar bagi pengguna yang tidak berencana melihat fotonya pada kondisi 100%. Android Market Ini adalah tempat dimana segala macam aplikasi dan game disediakan secara online untuk melengkapi ponsel Android kita. Android Market pada Sony Ericsson memiliki satu tab tambahan di sebelah kanan, yang sepertinya berisikan aplikasi-aplikasi yang direkomendasikan atau dibuat oleh Sony Ericsson. Terdapat sekitar 280 MB storage pada kondisi awal, untuk instalasi aplikasi/game. Seharusnya sudah mencukupi untuk keperluan normal saja. Kalaupun dibutuhkan, versi OS Gingerbread sudah mendukung pemindahan aplikasi dari internal storage ke memory card. Namun satu hal yang perlu diingat, aplikasi yang ingin dipindahkan pun juga sudah harus mendukung hal tersebut. Baterai Menunggu rata-rata pemakaian selama beberapa hari… Lain-lain Xperia Mini Pro hadir dengan dilengkapi berbagai macam aplikasi berguna, diantara McAfee WaveSecure, Whatsapp, Foursquare, Wisepilot, dll. McAfee WaveSecure memiliki beberapa fungsi seperti melakukan lock pada ponsel apabila mendeteksi perubahan sim card, dan mengirimkan sms pada nomor2 telpon yang sudah didaftarkan. Whatsapp adalah aplikasi untuk chatting yang sudah mulai populer pada saat ini. Kesimpulan Pada saat ini, mungkin Xperia Mini Pro (dan saudaranya Xperia Mini) merupakan ponsel dengan processor 1Ghz termurah. Itu masih belum ditambah dengan spesifikasi yang cukup lengkap, dan desain yang cantik. Tentu saja, akan ada saja orang-orang yang menyesalkan kenapa layarnya tidak lebih besar lagi dan resolusinya tidak lebih tinggi lagi, tapi… justru itulah gunanya segmentasi. Layar dan resolusi lebih baik, disertai keyboard slide QWERTY adalah segmen-nya Xperia Pro. Secara keseluruhan, Xperia Mini Pro bisa diandalkan dari segi multimedia. Kualitas musiknya tidak perlu diragukan lagi. Hasil fotonya termasuk cukup bagus, namun keunggulan utamanya mungkin ada di kemampuan merekam HD bagi sebuah ponsel Android sekecil ini. Dari segi harga berbanding fitur, sudah lama sekali produk SE tidak memiliki rasio yang sangat baik seperti ini. Bagi mereka yang memiliki budget terbatas, tapi menginginkan spefikasi yang terbaik yang mungkin, maka Xperia Mini Pro adalah pilihan yang paling ‘sempurna’. Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi