Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forumponsel
ILCapitano
(Penasihat)
16/08/11 11:22
🙂 Nokia C2-01 : Bisa Jadi Modem, tanpa Video Call
Sebuah ponsel 3G yang dibekali sederet fitur keluaran terkini memang bakal lebih bertaji. Namun, praktiknya, ada peminat ponsel 3G yang enggan mengeluarkan banyak dana untuk membawa pulang satu unit ponsel. Mungkin karena anggarannya memang terbatas. Mungkin pula lantaran si calon pembeli sebenarnya hanya membutuhkan ponsel 3G yang sesekali bisa dimanfaatkan sebagai modem eksternal.

Kondisi tersebut disadari sebagian produsen ponsel. Karena itu, mereka minimal menyediakan satu tipe ponsel 3G murah meriah. Misalnya, sekarang konsumen bisa menjumpai Nokia 2730 classic dan Sony Ericsson Cedar. Cedar merupakan penerus Sony Ericson Naite. Sedangkan 2730 classic perlahan mulai digantikan oleh C2-01.

Layar dua inci C2-01 beresolusi 320 x 240 piksel dan mampu menampilkan sampai 262 ribu warna. Di sisi atas bodi terdapat konektor audio 3,5 mm untuk menancapkan handsfree berkabel. Ada pula konektor charger bundar berukuran dua milimeter.

Sebuah konektor micro USB tersedia di bagian kanan ponsel berdimensi fisik 109,8 x 46,9 x 15,3 mm dan berat 89 gram itu. Sedangkan di sisi kiri, telah disiapkan slot micro-SD yang sanggup membaca kartu memori berkapasitas hingga 16 GB.

Sumber daya C2-01 mengalir dari baterai BL-5C, tipe baterai Nokia yang paling populer. Begitu terkenalnya BL-5C, sampai-sampai puluhan vendor ponsel merek lokal buatan Tiongkok sengaja mendesain ponselnya supaya kompatibel dengan baterai tersebut.

Merujuk ke spesifikasi yang tertera di situs Nokia, kecepatan akses data yang didukung C2-01 maksimal 384 kbps. Kalau mau, pengguna bisa mengatur supaya ponsel itu selalu terkunci di jaringan 3G.

Biarpun termasuk ponsel 3G, C2-01 tak dapat dipakai ber-video call. Cara mengetahuinya sederhana. Ketika berada di jaringan 3G, tekanlah nomor telepon, kemudian berpura-puralah hendak melakukan panggilan keluar. Di layar ternyata tidak muncul pilihan video call atau panggilan video.

Bila pengguna berencana memanfaatkan C2-01 sebagai modem 3G eksternal, hal tersebut dapat diwujudkan. Kalau laptop atau PC yang dimiliki pengguna kebetulan dilengkapi bluetooth, koneksi bisa dilakukan via “gigi biru” itu. Lebih nyaman sekaligus tampak lebih rapi daripada memakai kabel data, bukan?

Spesifikasi lain C2-01, di antaranya, kalkulator, radio FM, kamera 3,2 megapiksel tanpa autofocus maupun lampu kilat, dan perekam video. Ia siap dipakai menikmati Nokia Life Tools, termasuk layanan terbaru seputar kesehatan. Memori internalnya berkapasitas 61 MB. Sebanyak 15 MB di antaranya dialokasikan untuk buku telepon.

Sisi minus ponsel yang dijual sekitar Rp 765 ribu itu, tingkat pencahayaan layar tak bisa diatur. Bukan mustahil mata pengguna akan cepat lelah saat memakai C2-01 di lokasi gelap. Kala satu per satu menu ponsel tersebut diakses, sesekali ponsel terasa lag alias kurang responsif.

C2-01 saat ini memiliki satu pesaing utama. Yaitu, Sony Ericsson Cedar yang dipasarkan di kisaran harga Rp 650 ribu. Kekurangan Cedar dibandingkan C2-01, ia tak bisa dipaksa selalu berada di jaringan 3G. Namun, kalau kesepadanan antara harga, spesifikasi, dan kinerja diperhitungkan, Cedar sebenarnya unggul tipis atas C2-01.

Sumber : [tautan dihapus]
Post Extras: 🖨️ Cetak
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forumponsel.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum