| ILCapitano (Penasihat) 14/08/11 10:18 | 🙂 Cross CB96T : Manuk Dadali di Ponsel Gaming Ponsel gaming tampaknya kembali naik daun, mengalami siklus yang sama dengan ponsel televisi dan candy bar. Kehadiran Cross CB96T menjadi salah satu indikator. Dibanderol Rp 599 ribu, paket penjualan ponsel itu termasuk silicon case, microSD 4 GB yang berisi 2.088 permainan, dan game pad. Ribuan permainan di ponsel tersebut sebenarnya bukan permainan baru. Kalau dicermati, format filenya terdiri atas nes, gb, dan gbc. Berarti, CB96T menjalankan file permainan yang pernah ada di konsol game Nintendo Entertainment System, Game Boy, dan Game Boy Color. Misalnya, Super Mario Bros dan pesawat tempur 1942. Game pad pun bukan barang anyar. Ponsel Lenovo i909 yang beredar di Indonesia pada dua tahun silam telah menyertakan aksesori itu. Namun, karena berbagai faktor, i909 yang dulu dijual Rp 1,55 juta gagal menuai kesuksesan. Selain bejibun game, CB96T memiliki sederet fitur yang dapat dijadikan nilai jual. Mulai dari televisi, radio FM yang siarannya bisa direkam, hingga kamera 1,3 megapiksel. Ada pula pengubah suara, penyaring SMS dan panggilan masuk, serta bluetooth. Memori internalnya berkapasitas 319,5 KB dan dapat dipadukan dengan kartu microSD. Ponsel dual on GSM-GSM itu juga dilengkapi dengan mesin penjawab panggilan telepon (answering machine) dan fungsi remote control. Dengan mengoptimalkan remote control, pengguna bisa mematikan ponsel, menghapus SMS, maupun memformat kartu memori dari jarak jauh. Caranya mudah. Kirimkan SMS dengan format tertentu ke nomor yang terpasang. Lampu senter, buku telepon 500 nama multiple entry, perekam video, dan kompatibel dengan aplikasi Java merupakan sebagian spesifikasi lain CB96T. Materi lokal di ponsel dengan keypad ergonomis tersebut akan mencuat kala pengguna memainkan nada dering bawaan MIDI 1. Manuk Dadali, lagu berbahasa Sunda yang melukiskan keperkasaan burung rajawali, bakal mengalun merdu. CB96T masih memiliki daya tarik lain. Di antaranya, sebagian wallpaper ponsel itu bisa bergerak, layaknya screen saver di komputer. Bila pengguna memilih wallpaper ikan, contohnya, layar ponsel seolah menjadi akuarium. Ikan-ikan cantik berenang ke sana kemari. Sisi minus ponsel itu, game pad CB96T yang penulis uji pakai sesekali tak mau berfungsi. Padahal, game pad adalah daya tarik utama ponsel. Informasi terkini yang penulis peroleh, kabel penghubung antara game pad dan ponsel CB96T kloter pertama memang kurang prima. Hal serupa tak terjadi pada kloter kedua dan berikutnya. Bagaimana kalau konsumen terlanjur mendapatkan kabel penghubung yang bermasalah? Tampaknya pembeli hanya bisa pasrah. Sebab, kabel itu dinyatakan tidak termasuk dalam jaminan garansi. Sumber : [tautan dihapus] Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi