| Mbrekekele (Penasihat) 06/05/11 03:17 | 🙂 Review LG Optimus 2X (P990) Pengantar: LG Optimus 2X (P990) adalah salah satu ponsel highend dari LG. Ponsel ini baru dipasarkan di Indonesia pada 30 Maret 2011 dengan harga resmi Rp 4.999.999,- dan harga promo mencapai Rp 3.999.999,-. Pihak LG mengklaim ponsel ini adalah ponsel dual core pertama di dunia yang diperkuat dengan mobile processor canggih yaitu NVIDIA Tegra. Adanya CPU dual core ini pasti akan mempercepat kerja multitasking dan juga performa web browsing. Spoiler: hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerHTML = 'Spoiler: show'; }" />Spoiler: show Spesifikasi: Lihat di GSMArena Paket penjualan: Spoiler: hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerHTML = 'Spoiler: show'; }" />Spoiler: show Handset, baterai, headset, charger (beserta kabel data), manual book, kartu garansi, hard case, kabel microHDMI (2 meter), dan nomor perdana simPATI freedom dengan promo yang katanya gratis internet unlimited 6 bulan (kenyataannya tetep harus bayar Rp 70rb/bulan). Fisik: Ponsel ini memiliki layar sebesar 4 inch sehingga awalnya terasa cukup besar saat digenggam terutama bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakan ponsel yang ukurannya lebih kecil (termasuk saya). Namun setelah berkenalan lebih jauh selama 5 hari ini, ponsel seukuran tersebut pas dan tidaklah terlalu besar untuk sebuah ponsel. Bagian depan ponsel dilindungi dengan Corning Gorilla Glass, yang memastikan aman dari segala goresan termasuk kunci, paku, bahkan cutter sekalipun (Yang masih belum tau apa itu dan bagaimana performa dari Gorilla Glass, bisa search di Youtube atau cek di site resminya.) Terdapat 4 tombol navigasi touch di bawah (Option/More, Home, Back, Search) dan di atas terdapat secondary camera 1.3 MP, earpiece, proximity sensor, dan sensor cahaya (untuk mengatur auto-brightness). Isu mengenai screen bleeding pada Optimus 2X juga terjadi pada handset saya, Screen bleeding adalah (difinisi sendiri) keadaan dimana terdapat ruang dibawah layar sehingga memungkinkan adanya cahaya masuk. Dampaknya adalah warna keputihan pada layar bila layar dalam kondisi hitam pekat dan tanpa adanya penerangan luar (keadaan luar juga gelap). Hal ini terlihat cukup jelas pada saat startup LG logo, punya saya ada sedikit keputihan pada pojok atas kiri dan kanan. Namun hal tersebut sangat tidak berpengaruh pada saat layar telah hidup. Saya juga telah bertanya pada orang lain dan menurut mereka hal tersebut bukanlah masalah besar. Bagian atas ponsel terdapat universal jack audio 3.5, port microHDMI dan juga tombol ON/OFF. Untuk port microHDMI terdapat pelindung seperti yang terdapat pada pelindung port microUSB Sony Ericsson Xperia X10. Bagian bawah ponsel terdapat port microUSB, speaker, dan juga microphone. Bagian kanan ponsel terdapat tombol volume atas dan bawah. Bagian kiri ponsel mulus, polos, tidak ada apa-apa. Bagian belakang ponsel terdapat kamera 8 MP dan lampu flash yang posisinya lebih menonjol dari bagian lainnya. Battery cover terbuat dari plastik, dan ketika menutup akan rapat dan pas dengan handsetnya. Baterai yang digunakan adalah baterai 3.7 volt 1500 mAh. Dengan baterai sebesar ini saja masih terasa boros untuk pemakaian sehari-hari. Kekurangan dari LG Optimus 2X ini antara lain adalah tidak adanya tombol kamera dan lampu indicator notifikasi. Untuk itu pengambilan foto awalnya akan terasa tidak nyaman dan susah untuk memfoto diri sendiri (tidak direkomendasikan untuk mereka yang suka foto diri sendiri alias narsis). Walau tidak ada lampu indicator notifikasi, keempat tombol navigasi dapat dimodif menjadi lampu notifikasi dengan bantuan applikasi, inilah kekuatan Android dalam hal memodifikasi ponsel sehingga menjadi lebih powerfull. Selain itu, speakernya jika diset full akan menjadi pecah, sehingga masih lebih baik dikurangi sedikit. LG Optimus 2X ini didukung dengan sistem operasi Android 2.2 Froyo (Frozen Yogurt), dan upgradeable ke Android 2.3 Gingerbread yang katanya dalam waktu dekat (Juni-Juli). Walaupun demikian, upgrade ke Android 2.3 Gingerbread sudah bisa dilakukan secara bajakan (resiko ditanggung sendiri, tidak dijelaskan disini, saya pun belum mencobanya). Demikian pula kemampuan Dual Core Optimus 2X ini dapat dilakukan Over Clock sehingga dapat memaksimalkan performa processornya (resiko masih ditanggung sendiri, tidak dijelaskan disini, saya pun belum mencobanya). Tampilan layar terlihat jernih, cukup jelas walau dibawah terik sinar mentari (full brightness). Respons juga sangat baik karena didukung oleh processor dual-core nya. Walaupun RAM nya hanya 512 MB, respons dari ponsel ini sangat baik, apalagi didukung dengan memory internal sebesar 8 GB (Sebenarnya ga murni 8 GB, untuk internal phone storage sebesar 1.21 GB dan untuk Internal SD card tersedia sebesar 5.51 GB, yang pasti sudah sangat mencukupi untuk install berbagai jenis aplikasi dari Android market, termasuk Game HD). Belum lagi ponsel ini juga dilengkapi dengan slot micro SD eksternal hingga 32 GB. Mengenai HD (High Definition), video kamera Optimus 2X ini dapat merekam video Full HD -1080p dan menjalankan film-film HD secara mulus lancar dengan video player bawaannya (baru coba format .avi, bisa baca subtitle .srt juga). Akhirnya saya pun mencoba merekam video dengan kualitas maksimumnya, hanya mencoba sekitar 17 detik saja (kalau terlalu lama bakal repot uploadnya). Hasilnya disitu (di post 2 ane di bawah) terlihat sepertinya biasa-biasa aja. Ga wah banget tuh. Mungkin akan terlihat lebih wah kalo dah diputer di TV Full LED 55 inch kali yah. Dan fokusnya sepertinya tidak bisa menangkap objek yang berada dekat dengan lensanya (makro). Entah memang settingannya yang salah atau emang ga bisa. Game HD juga sudah banyak yang tersedia untuk dimainkan di Optimus 2X ini. Untuk contoh awal, memainkan game Pro Evolution Soccer 2011 di Optimus 2X ini terasa lancar tanpa ada lag. Game berikutnya yang saya coba adalah GTRacing HD dan Fruit Ninja THD. Keduanya menampilkan gambar grafis yang cukup baik di kelas ponsel (bisa dilihat di screen capture di post 2 ane di bawah). Walaupun demikian ternyata setelah di sambungkan ke TV Full LED 55 inch gambarnya tetep ga sempurna alias masih pecah-pecah (maap no pic). Mungkin karena pengaruh TVnya yang kegedean atau karena kabel microHDMI-nya yang hanya 2 meter saja jaraknya. Tapi secara keseluruhan, memainkan langsung di ponsel akan menampilkan gambar yang bening.. Mengenai speaker, walaupun di GSMArena dinyatakan bahwa kualitasnya tidak bagus, baik speaker earpiece maupun speaker loud nya menurut saya sudah cukup bagus. Memang untuk hal ini akan subjektif dan saya juga tidak punya alat pengukur desible, namun saya sampai merasa cukup terganggu dengan suara notifikasi sehingga butuh dimatikan suaranya adalah pertanda suara yang keluar dari ponsel ini cukup kuat. Ketika dipakai untuk bertelepon suara yang dikeluarkan juga jelas, sehingga tidak terlalu bermasalah walau di tempat yang agak bising. Mungkin ponsel yang diterima GSMArena adalah prototype dan pihak LG (setelah melihat review dari GSMArena) kemudian berbenah dan memperbaikinya, sehingga hasilnya di Optimus 2X milik saya tidak ada masalah pada speakernya. Bagi yang suka lagu-lagu orchestra klasik, memory internal Optimus 2X saya juga telah diisi juga dengan lagu-lagu dari Ennio Morricone. Siapa dia saya juga kurang tau. Setidaknya lagu-lagunya termasuk golongan lagu yang menenangkan dan pas buat santai. Hasil kamera foto dari Optimus 2X ini cukup tajam, lampu flashnya sangat kuat bahkan terlalu kuat untuk pengambilan jarak dekat. Hasil dari jepretan foto dan video Optimus 2X dapat dilihat di album dropbox saya. Android pada dasarnya adalah OS ponsel yang memang cukup banyak membuat baterai boros dengan segala macam aktifitasnya. Hal tersebut harus diingat dalam menilai baterai. Apabila penggunaan termasuk sering, dengan aktifitas online dibiarkan berjalan ditambah pemakaian GPS, maka daya tahannya bisa menyusut sampai kurang dari 1 hari. Jadi selalu siapkan kabel kabel datanya (chargernya juga kalo bisa) untuk mengisi ulang kembali batrenya.. Mengenai aplikasi bawaan LG dan softwarenya tidak saya bahas mendalam disini karena hal tersebut tergantung kebutuhan. Banyak sekali aplikasi Android gratis, berbayar, maupun bajakan yang dapat menggantikan aplikasi bawaan dari LG yang dirasa kurang sesuai. Kesimpulan Dengan harga promo yang cukup terjangkau, LG Optimus 2X adalah ponsel yang layak untuk dibeli dengan berbagai macam kelebihannya. Processor Dual Core serta memory internal yang sangat besar merupakan keunggulan tersendiri dari ponsel ini. Sumber: 1. GSMArena 2. LG 3. Teknoup 4. Corning Gorilla Glass Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi