| rusco (Penasihat) 21/07/09 18:08 | 🙂 XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini SURABAYA, INVESTOR DAILY PT Excelcomindo Pratama Tbk (EP) menunda peluncuran produk BlackBerry (BB) Gemini akibat keputusan pemerintah membekukan sertifikasi produk terbaru keluaran Research In Motion (RIM). Produk tersebut rencananya dipasarkan di Tanah Air untuk segmen menengah bawah dengan harga Rp 3 jutaan. Manager Management Service PT EP Martono mengatakan, produk itu rencananya diluncurkan Agustus ini dalam rangka memanfaatkan momen puasa dan Lebaran Idul Fitri. Produk tersebut sedianya diharapkan bisa mendongkrak pelanggan BlackBerry XL yang saat ini sudah di atas 100 ribu. "Sampai saat ini belum ada kepastian kapan BlackBerry Gemini akan diluncurkan sambil melihat situasi yang terjadi. Bisa jadi, produk ini tetap diluncurkan bulan puasa ini atau malah setelah Lebaran. Daripada tetap diluncurkan, tapi stok tidak memadai, lebih baik terlambat," kata Martono di Surabaya, akhir pekan lalu. Meski pihak RIM sudah sepakat membuka enam layanan service center di Indonesia mulai 26 Agustus 2009, pihak XL tidak mau berspekulasi dengan permintaan pelanggan yang tinggi. “Daripada membohongi pelanggan,” kata dia. Martono menambahkan, PT EP sangat tertarik segera meluncurkan produk Gemini untuk memperluas segmen pasar layanan BlackBerry yang selama ini masih didominasi pasar menengah atas. Demam Facebook dan fitur lain yang memanfaatkan akses internet memacu segmen menengah bawah tertarik memiliki BlackBerry. Indikasinya adalah ponsel yang mendukung layanan BlackBerry sangat diminati, seperti Nexian. Permintaan ponsel Nexian sangat tinggi bahkan untuk mendapatkannya harus inden tiga bulan. Saat ini, kata dia, sisa stok perangkat BlackBerry yang dimiliki XL masih ada 20 ribu-an. Ini untuk melayanai permintaan pelanggan. Sampai saat ini, XL sudah meluncurkan enam seri BlackBerry, yakni Huron, Curve (dua tipe), Pearl, Javelin, Bold dan Storm. "Penjualan BlackBerry tidak terpengaruh, meski sangat ramai diberitakan tentang pembekuan sertifikasi produk BlackBerry. Harapannya dengan kepastian pembukaan service center dari RIM, pasokan BlackBerry tidak mengalami masalah dan BlackBerry Gemini bisa segera masuk Indonesia," jelas dia. Menurut Martono, dari enam produk BlackBerry yang dipasarkan XL saat ini, produk seri Curve, Javelin dan Bold paling populer.. Penyebabnya adalah harga produk cukup murah dan dengan fasilitas memadai. Pertumbuhan pelanggan BlackBerry bisa lebih cepat lagi bila Gemini dipasarkan. Hanya waktu tiga bulan saja, pertumbuhan pelanggan BlackBerry di Indonesia sampai 500%. Saat ini pelanggan BlackBerry seluruh operator kisaran 400 ribu, dan pelanggan BlackBerry XL sebesar 100 ribu, 30 ribu di antaranya ada di wilayah timur. (zal) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 26/08/09 08:53 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Axis Tak Gentar Edarkan BlackBerry Gemini Kepastian akan memasarkan BlackBerry Gemini menunggu sertifikasi dari pemerintah Rabu, 26 Agustus 2009, 03:30 WIB Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna VIVAnews - Natrindo Telepon Selular, operator dengan brand Axis memang merupakan operator terbaru yang memasarkan produk BlackBerry di tanah air. Sayangnya, untuk produk BlackBerry terbaru yakni Gemini, sampai saat ini, operator tersebut belum bisa memastikan akan memasarkannya atau tidak. “Kita menunggu saja perkembangan dari RIM. Jika sertifikasi prinsipal RIM sudah diterbitkan oleh pemerintah untuk memasarkan Gemini di Indonesia, pasti akan kami pertimbangkan,” kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications Axis pada VIVAnews, 25 Agustus 2009. Axis baru dapat memastikan akan memasarkan BlackBerry Gemini atau tidak setelah sertifikasi dari pemerintah dirilis. “Saat ini, kami tak bisa mengeluarkan keterangan resmi terkait peluncuran BlackBerry Gemini Axis,” ucap Anita. Namun demikian, Axis mengaku tidak gentar dengan tiga kompetitor terbesarnya di Indonesia, yang juga merupakan mitra RIM, dalam memasarkan Gemini. “Kita memang masih baru, tetapi mungkin saja jika kami meluncurkan Gemini secara berbarengan dengan mereka (Indosat, XL, dan Telkomsel). Hanya saja, kami belum bisa memastikan kapan akan diluncurkan dan berapa unit yang akan dipesan,” papar Anita. “Kalau kami gentar, mendingan nggak usah jualan sekalian,” ucapnya. Hingga saat ini, Axis baru menyuguhkan dua varian BlackBerry saja, yakni BlackBerry Bold yang dilepas seharga Rp 7,1 juta dan BlackBerry Javelin yang dibanderol Rp 5,4 juta. Dengan harga tersebut, pengguna BlackBerry Axis berhak mendapatkan garansi selama 2 tahun dan perlindungan asuransi selama setahun. Menurut berita yang disiarkan VIVAnews sebelumnya, AXIS telah menggelar jaringan yang didukung oleh 3.500 BTS untuk layanan BlackBerry. Saat ini, 25 persen BTS kami sudah berteknologi 3G, tetapi hanya bisa dinikmati di sejumlah kota besar nasional saja, sisanya EDGE. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 31/08/09 16:49 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Senin, 31/08/2009 16:39 WIB BlackBerry Gemini Tinggal Menghitung Hari Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Research in Motion (RIM) telah menyerahkan surat pernyataan komitmen purna jualnya kepada Depkominfo. Dengan demikian, sumbat keran impor BlackBerry terbaru, Gemini, bisa segera dibuka dalam waktu dekat. "RIM baru saja menyerahkan surat pernyataan mereka. Isinya sudah sesuai yang kami minta. Surat ini sudah saya teruskan kepada Pak Basuki (Yusuf Iskandar) selaku Plt Dirjen Postel dan Ketua BRTI," ungkap Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET, Senin (31/8/2009). Dalam surat pernyataan yang diminta pemerintah, RIM yang telah mengoperasikan Authorized Repair Facility BlackBerry bersama mitra lokal Teleplan, di Jakarta, pada 26 Agustus 2009 harus membubuhkan "hitam di atas putih" tentang kesanggupannya memberikan solusi total. "Sehingga, setiap kerusakan pada BlackBerry, apapun tingkatnya, sudah cukup diperbaiki di Indonesia saja tanpa perlu dibawa ke luar negeri," kata Gatot. Komitmen yang mengikat RIM secara hukum ini juga termasuk untuk memberikan garansi serta layanan purna jual pelanggan dalam setiap pengajuan sertifikasi perangkat yang akan dipasarkan secara komersil di Indonesia. "Nah, surat ini akan jadi pegangan kami kalau nanti ada pelanggaran," kata Gatot. Dengan demikian, lanjutnya, lengkap sudah persyaratan yang harus dipenuhi RIM. Tinggal membereskan masalah administrasi saja. "Begitu BRTI selesai rapat pleno terakhir, kami akan segera mengembalikan hak impor mereka. Kami akan segera mengirim surat ke Ditjen Bea Cukai dan Perdagangan Luar Negeri untuk mengizinkan barang masuk," lanjutnya. Kalau seluruh administrasi sudah selesai, maka RIM bisa segera memasok varian terbaru mereka, yakni BlackBerry Gemini. "Itu tinggal menghitung hari saja," tandas Gatot.(rou/faw) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| the_devil (Penasihat) 31/08/09 18:52 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini minat nih hehe tunggu ah Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 07/09/09 17:43 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Senin, 07/09/2009 15:07 WIB Keran Impor Dibuka BlackBerry Gemini Siap Serbu Indonesia Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Terhitung hari ini, Senin (7/9/2009), pemerintah Indonesia mulai mencabut pembekuan sertifikat A milik Research In Motion (RIM) selaku prinsipal produk BlackBerry. Dengan demikian, Indosat, Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL) dan Natrindo Telepon Seluler (Axis) selaku mitra resmi RIM yang memiliki sertifikat B, sudah bisa kembali mengimpor ponsel terbaru besutan Kanada tersebut. Chief Marketing Officer Indosat Guntur S Siboro, GM Marketing Telkomsel Nirwan Lesmana, GM Sales XL Handono Warih, dan Head of Corporate Communication Axis Anita Avianty, menyambut putusan ini dengan suka cita. Sebab, dengan kembali dibukanya keran impor tersebut, itu artinya puluhan sampai ratusan ribu varian BlackBerry Gemini dengan garansi resmi operator bisa segera masuk menyerbu Indonesia. "Kami menyambut baik dan siap menunggu sign dari pihak RIM untuk melakukan pre-order Gemini dalam waktu dekat," ujar Warih senada dengan lainnya, kepada detikINET, Senin (7/9/2009). Baik Warih, Guntur, dan Nirwan, pernah mengungkap, bahwa minimum order untuk pengadaan impor BlackBerry Gemini tiap operator adalah 20 ribu unit. Pun, jumlah tersebut diyakini masih akan bertambah karena ponsel ini diproyeksi bakal banyak peminat. Gemini adalah varian terbaru milik RIM yang dibanderol dengan harga Rp 3 juta-an. Hadirnya Gemini diyakini akan mendongkrak jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia dari yang saat ini berkisar 400 ribu pelanggan dari keempat mitra operator tersebut.(rou/wsh) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 08/09/09 15:42 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Selasa, 08/09/2009 13:57 WIB Indosat Pasok BlackBerry Gemini Setelah Lebaran Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Dengan dicabutnya pembekuan sertifikat impor BlackBerry baru, Indosat langsung ancang-ancang untuk memasarkan Gemini lewat pre-order. Namun sayangnya, pasokan varian BlackBerry itu baru bisa dikapalkan ke Indonesia setelah Lebaran. "Pre-order Gemini mungkin sudah bisa kita lakukan September ini. Tapi untuk delivery kelihatannya baru sesudah Lebaran," tutur Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro, kepada detikINET, Selasa (8/9/2009). Guntur mengaku tak takut akan kehilangan momentum penjualan bundling BlackBerry dengan kartu seluler Indosat jika baru bisa menyediakan produknya setelah Lebaran nanti. "Lebaran sudah dekat banget, sepertinya sulit untuk delivery dalam waktu dekat. Terlebih dalam kuantitas besar. Lagipula, device BlackBerry ada banyak di pasar bebas, termasuk Gemini sendiri," tukasnya. Gemini adalah varian terbaru besutan Research in Motion (RIM) yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 3 juta. Hadirnya perangkat ini diyakini akan mendongkrak jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia. Saat ini, pelanggan layanan BlackBerry dari empat operator mitra RIM, termasuk Indosat, mencapai 400 ribu pelanggan. Indosat pada tahap awal, rencananya akan memasok paling sedikit 20 ribu unit BlackBerry Gemini. Namun sampai saat ini, Indosat beserta tiga operator lainnya belum mendapat sertifikat A terbaru dari RIM untuk mengimpor barang. "Sertifikat A sedang diurus RIM. Itu urusan mereka, jadi kita tunggu saja aksi mereka," tandas Guntur.(rou/faw) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 10/09/09 15:41 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Gara "berry-2an", Gemini agak lambat jualannya.. -------------------------------------- Penetrasi BlackBerry Terhadang Produk Tiongkok 10/09/2009 15:28:53 WIB Oleh Encep Saepudin JAKARTA, INVESTOR DAILY Depkominfo telah mencabut pembekuan sertifikasi produk BlackBerry. Namun, operator telekomunikasi yang menyediakan layanan BlackBerry belum berani mengimpor handset BlackBerry tipe terbaru dalam jumlah besar. Soalnya adalah produk sejenis keluaran Tiongkok dengan harga di bawah Rp 1 juta. Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya mengatakan, pihaknya sangat berkeinginan untuk segera mendatangkan BlackBerry kelas menengah, yakni Gemini, yang kemungkinan bisa ditawarkan dengan harga Rp 3-4 juta. Namun, Indosat masih memperhitungkan apakah Gemina bisa laku ‘keras’ mengingat banyak beredar produk sejenis keluaran Tiongkok dan ditawarkan dengan harga di bawah Rp 1 juta. “Kami pesan dengan jumlah minimal dulu saja. Cukup 20 ribu (unit) saja. Tapi, RIM belum membolehkan kami untuk mempublikasikan model produknya,” kata Teguh Prasetya di Jakarta, Selasa (7/9). Kemungkinan pesanan tersebut tiba di pasaran mendekati atau boleh jadi setelah Lebaran 1430 Hijriyah. Tapi, waktunya tidak terlalu jauh dari hari besar umat Islam tersebut. Indosat, ujar Teguh, masih meraba pasar BlackBerry keluaran terbaru, yang kabarnya bernama Gemini. Harganya juga masih merupakan perkiraan, yakni pada kisaran Rp 3-4 juta per unit. Saat ini, pasaran BlackBerry murah dikuasai handset buatan negeri Tiongkok dengan harga sekitar Rp 1 juta per unit. Salah satunya adalah Nexian-Berry. Demam ‘BlackBerry’ murah ini sebaiknya dilihat dua hal. Pertama, masyarakat makin memerlukan handset yang bukan sekedar disediakan fitur suara dan SMS. Lebih dari itu, masyarakat ingin berkomunikasi dengan berbagai fitur seperti yahoo messenger, facebook, dan sebagainya. Kedua, semarak BlackBerry ini selayaknya direspons RIM dengan mengeluarkan produk murah juga, yang harga pasarannya sekitar US$ 100 per unit. Tapi, vendor dari Kanada tersebut belum memberikan jawaban atas realitas pasar di Indonesia. Sementara itu, General Manager Direct Sales PT Excelcomindo Pratama Tbk (EP) Handono Warih mengatakan, operator XL juga tidak akan memesan BlackBerry terbaru dalam jumlah besar. Pihaknya akan memesan produk RIM terbaru itu dalam jumlah minimal yang disyaratkan RIM, yaitu 20 ribu unit. Berbeda dengan Indosat, XL optimistis bisa melepas produk terbaru RIM itu ke pasaran sebelum Lebaran Idul Fitri tiba. Minimnya jumlah pesanan, kata Handono, karena XL masih menunggu respons pasar. Bila permintaan tinggi, pesanan pun segera ditambah untuk memenuhi permintaan konsumen. Handono mengatakan, pesanan minimal itu karena pasar BlackBerry murah sedang dikuasai produk sejenis BlackBerry keluaran Tiongkok. “Pengaruhnya pasti ada. Tapi, dugaan kami tidak lama karena konsumen akan kembali lagi ke BlackBerry yang asli,” kata dia. Bagaimana pun, kedua produk memiliki perbedaan mendasar, yang bisa dirasakan ketika memegang produk aslinya. Pada saat itu, para penggunanya akan kembali melirik BlackBerry dari RIM. Untuk BlackBerry tipe Gemini, ujar Handono, pihaknya membidik segmen pelajar dan mahasiswa. Sedangkan kalangan eksekutif diproyeksikan masih mencari BlackBerry tipe Bold dan Javelin. Hingga kini, stok penjualan keduanya masih cukup hingga 3-4 bulan ke depan. Dihubungi terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Importir Telepon Genggam (Aspiteg) Nadham Yusuf mengatakan, asosiasinya belum bersedia memberikan komentar seputar pencabutan sertifikasi produk BB tersebut oleh Depkominfo. Para importir perlu melakukan kajian seputar regulasi yang menyangkut importir BB nonoperator seluler. Tidak ditampik bila BB hasil impor para importir ini justru paling banyak dibeli konsumen. “Kami masih melakukan pembicaraan dulu dengan teman-teman, Bung. Nanti kami beritahukan hasil rapat kami,” papar Yusuf. *** Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 11/09/09 12:50 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Jumat, 11/09/2009 10:51 WIB RIM: BlackBerry Tour & Storm II? Gemini Saja Dulu Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Di media gadget internasional, kasak kusuk soal BlackBerry Tour dan Storm II sudah panas dan penuh dengan spekulasi. Namun sayangnya hal itu tak mampu memancing Research in Motion (RIM) untuk mau membicarakan kedua seri terbaru BlackBerry tersebut untuk pasar Indonesia. "Mari kita fokus saja dulu untuk (BlackBerry) Curve 8520 yang akan segera hadir," kilah Gregory Wade, Regional Vice President Asia Pasifik RIM, ketika didesak wartawan soal kapan kehadiran BlackBerry Tour dan Storm II di Indonesia. Setelah itu, praktis pria yang kerap yang disapa Greg ini tak lagi ingin mengomentari apa yang sebenarnya para wartawan tuju. Yakni soal Tour dan Smart II. Dalam acara temu media terbatas yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (10/9/2009) petang, ia hanya melontarkan pernyataan normatif yang intinya bahwa Curve 8520 atau yang lebih dikenal dengan nama Gemini akan segera meluncur di Indonesia dengan dibawa oleh mitra resmi RIM. BlackBerry Gemini sendiri sudah diujicoba dan dipastikan beberapa operator Tanah Air bahwa akan hadir usai lebaran. Gemini hadir sedikit berbeda dengan pendahulunya, yakni menggunakan trackpad untuk navigasi, tanpa track ball. Sementara dari sisi harga dibanderol di antara Rp 3-4 jutaan. Sementara BlackBerry Tour dan Storm II merupakan versi smartphone untuk kelas di atasnya. Tour dikatakan merupakan perpaduan antara Bold dan Storm versi I. Sedangkan Storm II digadang-gadang hadir untuk mengobati kekecawaan pasar terhadap BlackBerry layar sentuh yang dibuat perusahaan asal Kanada itu.(ash/fyk) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 11/09/09 15:38 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini Jumat, 11/09/2009 14:15 WIB RIM Pasok BlackBerry Gemini Lewat 6 Jalur Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Research in Motion (RIM) sudah memastikan bahwa BlackBerry Gemini akan segera hadir di Indonesia. Perusahaan asal Kanada ini menegaskan pihaknya hanya memasok smartphone anyar tersebut melalui 6 distributor/importir resminya. 6 jalur resmi yang ditunjuk RIM adalah: -. PT Indosat atau PT Indosat Mega Media -. PT Telekomunikasi Selular -. PT Malifax Indonesia -. PT Excelcomindo Pratama -. PT Erajaya Swasembada -. PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) Pun demikian, bukan berarti BlackBerry dengan nama asli Curve 8520 ini tak akan beredar di pasaran di luar mitra resmi RIM. Sebab, para importir paralel juga bisa memasoknya ke pasar ponsel Tanah Air. Hanya saja, sesuai mandat Depkominfo, para importir itu sebelumnya harus memiliki layanan purna jual yang memadai agar pembekuan sertifikasi untuk memasukkan seri BlackBerry baru dicabut regulator. Selain itu, aktifitas dunia pasar gelap juga bisa mengakomodasi peredaran BlackBerry Gemini tanpa sepengetahuan regulator. Bahkan saat ini saja, sudah ada BlackBerry Gemini BM (black market) yang dijual. Padahal, RIM belum resmi memasukkan smartphone tanpa track ball-nya itu ke Indonesia.(ash/faw) Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 16/09/09 08:31 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini BlackBerry Gemini Tinggal Menghitung Hari XL berencana menyetok sekitar 20.000 unit Gemini. Akan ditambah jika respon pasar bagus. Rabu, 16 September 2009, 06:00 WIB Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna VIVAnews - BlackBerry Gemini telah menjadi perbincangan hangat masyarakat luas beberapa bulan terakhir. Kendati kehadirannya di Indonesia sempat tertunda sejak Agustus lalu akibat isu service center BlackBerry, kini peluncuran Gemini tinggal menghitung hari. Ditandai dengan 'cairnya' sertifikasi Research In Motion sebagai prinsipal produsen BlackBerry, secara hukum, pemasaran BlackBerry Gemini kini kesempatannya telah terbuka lebar. "Yang ditunggu sekarang ini tinggal persetujuan dari RIM untuk meluncurkan Gemini XL di Indonesia. Ibarat lomba balap, kami tinggal menunggu RIM angkat benderanya," kata Dolly Surya Wisaka, Manajer Internet & Data Services XL, pada VIVAnews melalui wawancara telepon dari Cirebon, 15 September 2009. Menurut Dolly, sejumlah operator lain pun, seperti Indosat dan Axis, juga mengharapkan hal yang sama, yakni mendapatkan persetujuan dari RIM untuk mengguyur pasar dengan BlackBerry Gemini. "Untuk mendapatkan izin dan sertifikasi memang tidak mudah. RIM tak hanya berurusan dengan Depkominfo tetapi banyak pihak, termasuk Depdag. Kami sebagai mitra, yang notabene keterlibatannya hanya sedikit, cukup menunggu kabar saja," kata Dolly. Di tahap awal, XL berencana menyetok sekitar 20.000 unit Gemini, dan kemungkinan akan bertambah jika respon pasar bagus. Namun, Dolly enggan berkomentar apakah varian BlackBerry tersebut telah sampai di tangan XL atau belum. Terkait harganya, diperkirakan Gemini nantinya akan dibanderol di kisaran harga Rp 3 jutaan, di bawah Rp 4 juta per unit. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| krazy_kat (Penasihat) 16/09/09 09:00 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini kira2 kapan ya bener - bener keluar ke pasarnya? dari dulu beritanya gantung bgt >.< penasaran sama harga end usernya nih. kalo gak jauh kan lebih baik ambil garansi operator. ato ada yang tau harga end user exactnya? Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 17/09/09 09:06 | 😐 Re: XL Tunda Rilis BlackBerry Gemini XL: Segmen BlackBerry Gemini Terluas Indonesia negara ketiga yang dapat menikmati BlackBerry Gemini setelah Kanada dan AS. Rabu, 16 September 2009, 14:10 WIB Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna VIVAnews - BlackBerry Gemini, yang rumornya memiliki harga relatif lebih murah dibandingkan Javelin, Bold, dan Storm, memang diharapkan dapat menjangkau segmen pasar level menengah ke bawah (low-mid end). Namun, jika menilik kapabilitasnya, Gemini juga dapat memincut kalangan level menengah ke atas (mid-hi end). Menurut Dolly Surya Wisaka, Manajer Internet & Data Services XL, BlackBerry Gemini tak hanya sekedar perangkat BlackBerry berkemampuan EDGE. Berdasarkan hasil uji coba XL beberapa waktu lalu, perangkat ini mampu menampung hingga 35.000 e-mail tanpa ada gangguan teknis. “Kapabilitas Gemini mengagumkan. Itulah yang membedakan Gemini dengan BlackBerry lainnya. Saya sendiri masih takjub, entah arsitektur macam apa yang disematkan RIM pada Gemini,” kata Dolly pada VIVAnews, melalui wawancara telepon. “Kemampuan ini yang membuat kami optimistis respon pasar terhadap Gemini akan bagus nantinya. Sekaligus membuat segmen Gemini tak terbatasi pada segmen low mid end saja, tetapi juga mid-hi end,” ucap Dolly. Diperkirakan, meski BlackBerry Gemini belum bisa menawarkan akses data setingkat 3G, tetapi perangkat bernavigasi trackpad ini akan mampu dijangkau oleh segmen mahasiswa dan pelajar. “Saat ini banyak di antara kalangan mahasiswa maupun pelajar yang membutuhkan BlackBerry. Tetapi, dari beberapa varian yang ada, memang harganya relatif sulit dijangkau bagi dua kalangan itu. Kami harap Gemini bisa memenuhi kebutuhan mereka akan layanan BlackBerry,” ucap Dolly. BlackBerry Gemini, alias BlackBerry Curve 8520, memiliki tampang yang mirip dengan Javelin, dengan bodi berukuran (109 x 60 x 106 mm) berwarna hitam. Namun, Gemini tak memiliki trackball dan menggantinya dengan sebuah optical trackpad yang sensitif atas sentuhan jari, dan beberapa tombol khusus untuk media. Ponsel ini dipersenjatai dengan prosesor yang kencangnya 512 MHz, memori sebesar 256 MB, serta kamera 2 Megapiksel, serta kemampuan merekam video dan pemutar media yang komprehensif. Pemutar videonya mendukung MPEG4, H263, H264, WMV3. Sementara pemutar audionya mendukung AAC-LC, AAC+, eAAC+, AMR-NB, WMA9 (.wma/.asf), WMA9 PRO/WMA 10, AAC-LC). Tak hanya itu, ponsel ini juga menyediakan akses mudah ke email, messaging (IM, SMS, MMS), serta jejaring sosial seperti MySpace dan Facebook. Ia beroperasi di jaringan EDGE/GPRS/GSM (850/900/1800/1900 MHz) serta mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth. Ia juga menyediakan slot memori microSD/SDHC hingga 32 GB. RIM mengklaim, ponsel ini memiliki waktu bicara hingga 4,5 jam, dan waktu siaga hingga 17 hari. Lebih jauh Dolly mengatakan, Indonesia akan menjadi negara ketiga yang dapat menikmati BlackBerry Gemini setelah Kanada dan Amerika Serikat. BlackBerry Gemini sendiri diluncurkan pertama kali oleh operator Roger dan T-Mobile. Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi