| juanchristie (Anggota) 09/07/09 16:36 | π RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Bro & Sis, Berita berikut saya kutip dari vivanews. Akhirnya RIM memutuskan buka SC di Indonesia, semoga berdampak positif buat mereka yang sudah punya atau yang masih nabung seperti saya Ini kutipan berita aslinya : RIM Finally To Open Service Centers Of BlackBerry Smartphone In Indonesia Good news comes for users of BlackBerry SmartPhone handsets in Indonesia. Research In Motion, the manufacturer of the smart phone is ready to open official repair facilities and service Center of BlackBerry products in Indonesia. "RIM is currently in the process of preparation to open the official repair facility in Indonesia that will soon be opened in the near future," RIM said in a press release as quoted by VIVAnews on 8 July 2009. "The repair facility will expand the ability of RIM's after-sales service that currently owned to support the BlackBerry smartphone sales growth by RIM partners in Indonesia." This Canada-based Vendor is very pleased with the positive responses to the BlackBerry products and services in Indonesia. RIM also will continue its investment in Indonesia to support its partners and customers that the number are increasing quite rapidly. In addition, RIM is also optimistic with the future of the smartphone market in Indonesia and will continue to work together with government to meet all the conditions and regulations that applies in this one of the most optimistic market in Asia. Previously, Indonesian government halts Blackberry newest product sales because RIM does not have any After Sales Service Center in Indonesia. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 09/07/09 17:39 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) akirnyaa..bisa tenang deh yg make BB Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| Mbrekekele (Penasihat) 09/07/09 18:06 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Teng ning nong.. Akhirnya datang jugaaa.. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| fendy_doy (Penasihat) 09/07/09 19:37 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Akhirnya Buka Juga..hehehe. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| cyberman88 (Penasihat) 09/07/09 20:24 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) selamat ya.. akhirnya dibuka juga di indo.. iya lah wajib buka,indonesia konsumen blackberry yang cukup besar kok.. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| inspirasikusatu (Penasihat) 10/07/09 06:18 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) semoga Surabaya dan daerah timurnya sampai Bali dibangun pusat layanan perbaikan resmi HH BB -- Posted from my Symbian Device Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 10/07/09 14:16 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Jumat, 10/07/2009 13:59 WIB Pemerintah Tagih Bukti Konkret Purna Jual BlackBerry Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Setelah diberi ultimatum oleh pemerintah, Research in Motion (RIM) boleh saja berjanji akan membangun pusat layanan purna jual (after sales service) BlackBerry di Indonesia. Namun masalahnya, kapan? Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S Dewa Broto menyampaikan apresiasinya terhadap respon positif RIM dalam kasus ini. Namun sebagai juru bicara perwakilan pemerintah, ia mesti memastikan apa yang dijanjikan RIM konkret adanya. "Kami masih punya tiga pertanyaan buat mereka. Salah satunya, kapan? RIM belum pernah sekalipun menyebut kapan realisasi pembangunan purnajual produknya di Indonesia, baik lisan maupun tertulis," ungkap Gatot pada detikINET, Jumat (10/7/2009). Perwakilan RIM dari Asia Pasifik beserta Atase Perdagangan Kedubes Kanada, beberapa waktu lalu sempat menemui perwakilan pemerintah Indonesia yang dipimpin Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar. Pertemuan itu sejatinya hendak membahas masalah keluhan pelanggan. Namun RIM yang kerap memuji Indonesia sebagai negara yang sangat baik pertumbuhan industri telekomunikasinya, melulu hanya membicarakan skema bisnisnya saja bersama mitra operator lokal. RIM boleh saja berkilah bahwa produk BlackBerry yang diakui keberadaannya hanya yang melalui jalur distribusi mitra operator. Namun Basuki bersikeras, semua BlackBerry yang masuk ke Indonesia tetap produk RIM yang harus dipertanggungjawabkan layanan purnajualnya. Bisa dibilang, pertemuan sore itu tak membuat kubu RIM dan Kanada puas. Gatot dan Basuki sempat melihat raut kekecewaan yang terpancar di wajah perwakilan perusahaan asal Kanada itu. Salah satu di antara mereka sempat berpesan pada Basuki. "Tolong masalah ini jangan sampai bocor ke media." Hal yang langsung ditolak oleh Basuki. "Tidak bisa. Negara kami punya kebebasan mengeluarkan pendapat. We all have freedom of speech in Indonesia," sergah sang dirjen. RIM yang tak bisa berbuat apa-apa segera beranjak pergi. Beberapa hari berselang, detikINET pun menerima pernyataan resmi dari RIM mengenai komitmen untuk tetap berbisnis di Indonesia. Salah satunya dengan rencana membangun purnajual. "Namun RIM belum pernah menyebutkan kapan realisasi pembangunannya," kata Gatot. Pemerintah sendiri telah memberi tenggat waktu 15 hari kalender setelah menerbitkan surat edara tertanggal 1 Juli 2009 kepad seluruh mitra operator dan importir paralel untuk menghentikan distribusi BlackBerry di Indonesia. Surat yang pastinya juga diterima oleh RIM ditembuskan kepada Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan Dalam dan Luar Negeri. Gatot juga mempertanyakan, format layanan purnajualnya seperti apa. "Apa sekadar representatif office, atau memperbesar yang ada di operator eksisting." RIM pun diminta menerjemahkan keinginan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri No. 29/2008, bahwa purna jual yang dimaksud adalah layanan purna jual yang independen, tidak berafiliasi dengan operator. Sebelum RIM membangun purnajualnya tanggal 15 Juli, sertifikat A miliknya dibekukan. Otomatis, pemegang sertifikat B seperti operator dan importir paralel, tak bisa memenuhi permintaan pelanggan akan produk BlackBerry. Baik itu produk baru atau lama. Nilai kerugian yang ditaksir operator dalam hal ini sebesar US$ 6,8 juta per bulan. Kerugian tersebut datang dari estimasi tiap operator yang memasarkan 3000 unit handset tiap bulan, di mana satu unitnya berkisar US$ 600. Dengan terhentinya pasokan barang dari RIM, otomatis, operator penyedia layanan hanya akan saling rebut pelanggan eksisting operator lain untuk ditarik jadi pelanggannya. Bisa dibilang yang paling merana dengan kondisi ini adalah Natrindo Telepon Seluler (Axis). Sebagai mitra baru RIM yang belum kebagian pasokan BlackBerry, operator ini sudah harus 'saling bunuh' dengan raksasa Indosat, Telkomsel dan Excelcomindo Pratama. Kelanjutannya akan seperti apa, kita tunggu saja dalam beberapa hari ini. (rou/ash) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 10/07/09 16:08 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Siap-2 stock BB banyak-2nya, karena impornya mau distop.. ---------------------------------------------- Jumat, 10/07/2009 15:27 WIB Impor BlackBerry Bersiap Mati Suri Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menyetop impor BlackBerry sejak Research in Motion (RIM) selaku prinsipalnya, tak menyanggupi ultimatum pembangunan pusat layanan purna jual di Indonesia dalam waktu dekat. RIM dalam pertemuan terbatasnya dengan sejumlah media mengungkap, pembangunan after sales services itu baru bisa digelar 26 Agustus 2009. Padahal, tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah paling lambat 16 Juli 2009. Praktis, impor BlackBerry mati suri. "Dengan demikian, seluruh sertifikat untuk impor BlackBerry terpaksa kami bekukan lagi mulai 17 Juli sampai 25 Agustus," kata juru bicara Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET, Jumat (10/7/2009). Meski RIM nantinya telah akan membangun pusat purna jual, namun pemerintah tetap akan mengawasi letter of intent dari after sales services tersebut. "Kami akan periksa dan awasi, apakah ini dibangun oleh mitra operator atau independen. Yang kami inginkan RIM membangun secara independen seperti produsen prinsipal produk lainnya yang telah lebih dulu di sini," jelas pria yang menjabat Kepala Pusat Informasi Depkominfo itu. Kabar ini tentu mengagetkan banyak pihak, khususnya operator yang menjadi mitra pemasaran dan penyediaan akses jaringan layanan BlackBerry. BlackBerry hadir di Indonesia sejak akhir 2004 lalu melalui kemitraan ekslusif dengan operator Indosat. Berikutnya menyusul Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL), dan terakhir Natrindo Telepon Seluler (Axis). Dari tiga operator yang lebih dulu memasarkan ponsel cerdas tersebut, tercatat yang sudah menjadi pelanggan akses internet ritel BlackBerry mencapai 300 ribu pelanggan. Namun sayang, dari total pelanggan yang tercatat, tak seluruhnya membeli handset dari mitra operator, cuma 20% saja. Permintaan yang tinggi namun ketersediaan terbatas, membuat munculnya BlackBerry hasil importir paralel, yang kemudian dituding sebagai BlackBerry ilegal alias black market (BM). Dari sini permasalahan timbul. Tak semua orang mengerti jika BlackBerry tak sekadar handset. Menjadi unik karena yang ikut dijual adalah layanan internet, BlackBerry Internet Services (BIS) atau BlackBerry Enterprise Services (BES). Jika pengguna BlackBerry yang membeli dari operator mengalami masalah pada handset, mereka masih punya tempat untuk purna jual ala operator. Namun tidak dengan mereka yang membeli dari importir paralel. Purna jual yang diberikan importir tersebut tidak termasuk risiko hangusnya nomor identitas BlackBerry alias suspend PIN oleh RIM. Nah, hal ini yang menjadi bentuk perhatian pemerintah. Dari manapun asalnya distribusi barang, tetap saja BlackBerry yang dibeli pengguna sebagai produk besutan RIM. (rou/faw) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 10/07/09 20:24 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) DEPKOMINFO TETAP MINTA 16 JULI, 26 Agustus, Service Centre BlackBerry Hadir Oleh Rizagana dan Imam Suhartadi JAKARTA, INVESTOR DAILY Research In Motion (RIM), produsen BlackBerry, menjanjikan pusat layanan purna jual (service centre) di Indonesia pada 26 Agustus 2009. Namun, pemerintah, dalam hal ini Depkominfo, tetap minta agar, service centre BlackBerry itu sudah ada di Indonesia pada 16 Juli 2009. Vice President RIM untuk Asia Pasifik Greg Wade mengatakan, tenggat 16 Juli itu terlalu dekat dengan pemberitahuan yang diterima RIM, yakni akhir Mei lalu. Meski demikian, RIM amat menghargai putusan pemerintah itu dan terus bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan pusat layanan purna jual di Indonesia yang berskala nasional. βKami sekarang benar-benar fokus untuk mempersiapkan pusat layanan purna jual itu hadir di Indonesia pada 26 Agustus. Kami masih terus berkomunikasi dengan pemerintah untuk memenuhi persyaratan dan peraturan yang ada dan kami akan umumkan rinciannya lebih lanjut,β kata Greg Wade dalam conference call dengan beberapa wartawan di Jakarta, Kamis (9/7). Pusat layanan purna jual yang akan dibangun RIM di Indonesia, menurut Wade, akan memperluas jangkauan layanan purna jual RIM yang sudah ada, sekaligus untuk mendukung pertumbuhan penjualan BlackBerry melalui berbagai mitranya di Tanah Air. Selain itu, RIM juga akan menyediakan buku pegangan (manual book) dan kartu jaminan dalam Bahasa Indonesia. βRIM selalu mematuhi peraturan yang ada masing-masing wilayah, termasuk di 150 negara dimana kami telah beroperasi. Kami akan fokus mendukung mitra-mitra kami di Indonesia yang juga sebagai mitra lokal,β kata Wade. Mitra RIM di Indonesia saat ini adalah PT Indosat Tbk, PT Indosat Mega Media (IM2), PT Telkomsel, PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Natrindo Telepon Seluler (operator Axis), PT Malifax Indonesia dan PT Erajaya Swasembada. βPengguna yang membeli BlackBerry melalui distributor resmi di Indonesia akan menerima kartu garansi dalam Bahasa Indonesia. Garansi selama satu tahun itu melindungi pengguna terhadap cacat dalam pembuatan dan bahan-bahan pada smartphone. Selama masa garansi, BlackBerry atau komponennya akan diperbaiki atau diganti tanpa dikenai biaya,β kata dia. Namun, Wade tidak menjawab pertanyaan tentang jaminan terhadap produk BlackBerry yang dibeli dari pasar gelap. βPertanyaannya kompleks karena untuk ini bisa saja melibatkan handset curian, handset yang sudah digunakan, handset ber-SIM locked, atau handset yang tidak diketahui asalnya dari mana,β kata dia. Harus 16 Juli Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewa Broto menegaskan, pihaknya hingga kini belum mendapat kepastian dari RIM tentang pembukaan fasilitas layanan purna jual BlackBerry di Indonesia. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar sudah mengirim surat ke RIM dan ditembuskan ke operator beberapa waktu lalu. Isinya adalah mengenai tenggat pendirian service center pada 16 Juli 2009. βDengan demikian, tidak cukup jika RIM hanya sekadar memberikan sinyal positif atau mengirimkan tim untuk sekedar studi kelayakan saja. Tanggal 16 Juli itu harus sudah ada bentuk fisiknya dalam bentuk kantor. Itu nggak bisa ditawar-tawar lagi,β kata Gatot. Gatot menolak bahwa Depkominfo terlalu βkakuβ dalam bernegosiasi dengan RIM. Depkominfo telah memberi waktu dan kesempatan pada RIM. Selain itu, Depkominfo juga mengundang operator untuk bersama-sama mencari solusi mengenai masalah ini. βCoba lihat surat yang dikirim Pak Basuki (Dirjen Postel, red). Fleksibel sekali. Beliau tak pernah minta harus dibangun di beberapa kota dengan kapasitas berapa. Jadi tidak tepat kalau kami dibilang kaku,β katanya. Tanpa sikap tegas dari Depkominfo, kata Gatot, pemerintah dan operator akan menanggung beban yang besar di kemudian hari. Bagi operator, selain harus menanggung biaya perbaikan BlackBerry di Singapura, juga dibayang-bayangi ancaman legal action oleh pelanggan. Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Excelcomindo Pratama Myra Junor mengaku, penjualan BlackBerry XL belum menemui kendala. "Selama ini persoalan purna jual dan servis bisa kami tangani. Jumlahnya pun tak banyak," kata Myra. Dia optimistis akan ada langkah konkret dari RIM tentang pendirian pusat layanan purna jual di Tanah Air. "RIM tidak akan menyia-nyiakan pasar BlackBerry di Indonesia yang sangat besar dan tumbuh pesat ini," ujar Myra. *** Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| VetteL (Penasihat) 10/07/09 21:11 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Weleh weleh.... BB ooh BB... kira2 harga BB sebelum akhir agustus nanti bakal naik donk yah.? katanya sih XL msh punya stok ribuan BB utk 2bln... utk operator laen gmn.? tapi gk gau deh kalo distributor..hwehehe... sekarang aja harga BB javelin grs distributor ad sedikit kenaikan -- Posted by my Opera Mini Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| tampan (Penasihat) 12/07/09 21:54 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Gw cek bb bold malah turun tuh , gw malah pengen RIM ga jadi, biar BB jd mahal hehe jd jarang yg make Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| bennyabadi (Penasihat) 27/07/09 01:22 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) buruan RIM buka........jadi gue tahu nasib punya gue yang suspend.... Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| kore (Penasihat) 27/07/09 16:55 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) semoga lekas buka rim nya. jadi harga bb bisa tambah murah terus -- Posted from my SonyEricsson Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| stevenxid (Penasihat) 28/07/09 14:33 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) ughk akhirnya Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 29/07/09 12:31 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Minimal untuk melindungi yang ginian... --------------------------- BlackBerry Black Market Kuasai 65% Pasar di Jatim 29/07/2009 11:55:06 WIB SURABAYA, INVESTOR DAILY Ancaman pemerintah untuk menghentikan importasi BlackBerry tidak mengurangi minat pelanggan untuk memilikinya. Bahkan peminat cenderung meningkat dan tidak hanya di kota-kota besar, melainkan juga mulai merambah kota pinggiran yang selama ini menggunakan perangkat telepon seluler (ponsel) yang mendukung layanan 3G ataupun GPRS untuk akses data. Perangkat BlackBerry dari pasar gelap (black market/BM) justru mendominasi penjualan saat ini. Ini akibat produk yang dipasarkan empat operator (Indosat, Telkomsel, Excelcomindo Pratama/XL dan Natrindo Telepon Seluler/Axis) yang menjadi mitra Research In Motion (RIM) terbatas. Penjualan produk BlackBerry di Jawa Timur (Jatim) bisa lebih dari 50 ribu per bulan, sedangkan permintaannya jauh lebih besar. Pemilik gerai Notebook n Gadget City Joegianto mengatakan, pada saat perangkat ponsel lain tumbuh melambat, produk BlackBerry justru melesat. Parameternya dalam tiga bulan terakhir, penjualan produk BlackBerry meningkat sampai 500% dan jumlah ini diprediksi terus meningkat karena peminat masih sangat tinggi mengalahkan produk smartphone lain keluaran Nokia, Sony Ericsson, Samsung, atau Motorolla. "Pertumbuhan BlackBerry di Indonesia merupakan yang terunik dan tercepat di dunia. Demam BlackBerry melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia. Karenanya ketika pemerintah melarang masuknya BlackBerry, semua seakan membelanya," kata Joegianto di Surabaya, Jumat (24/7). Joegianto menambahkan, meski pasar BlackBerry di Indonesia dikuasai produk BM, RIM selaku produsen tidak banyak mempermasalahkannya karena semuanya sebenarnya produk dari pabrik RIM di Kanada ataupun negara lain. Meski tidak dipasarkan melalui operator yang ditunjuk di Indonesia, RIM tetap meraup pendapatan dari penjualan produk tersebut. (zal) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| tampan (Penasihat) 29/07/09 23:20 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Kl susah beli BB Bold hub gw neh, Mau gw lepas BB Bold 2 bln pake Fulshet dr br. Bl pake sarung trus Jelly n antigores ter mahal hehe, udh di cek email ke RIM , Pin & Imei Valid . Pm aja yg minat gw ga iklan di promosi yaaa kali aja cck -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| darma78 (Penasihat) 30/07/09 17:33 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) yang saya ndak ngerti............kok buka service center aja seperti terpaksa padahal service center kan juga sumber pendapatan...... CMIIW -- Posted from my Mobile phone Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| douglas (Penasihat) 01/08/09 09:56 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Berarti klo mau jual bb javelin gw nanti pertengahan agustus aja ya -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 01/08/09 10:27 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) yoi mau puasa harga naik lagi..tp skarang jg lg saat yg bagus karena jave lg naik dan agak susah di pasar Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| tampan (Penasihat) 01/08/09 20:25 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Gw jg ne mau segera lepas bold , lg tawar menawar dgn toko wakakak , males kalau iklan2 capek . Rugi se cman ditawar 5jt pake 2 bln lebih, gw beralih ke Laptop saja plus Modem Huawei makyosss wush wush ,. Pake XL tmpt gw bisa dapat 7.2 kerennn -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 05/08/09 16:04 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Rabu, 05/08/2009 14:52 WIB RIM Siapkan SDM Purna Jual BlackBerry Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah menerima laporan dari Research in Motion (RIM) soal perkembangan enam service center yang dibangun untuk layanan purna jual BlackBerry di negara ini. "Perkembangannya sudah pada tahap pelatihan staf untuk after sales service," jelas anggota komite BRTI Heru Sutadi, kepada detikINET di Jakarta, Rabu (5/8/2009). Heru merupakan salah satu perwakilan BRTI yang mengawasi pembangunan ini. Tujuannya agar fasilitas BlackBerry yang dibangun di Indonesia menjadi pusat layanan yang sama seperti di negara lain "Tentu dengan staf pendukung (asli SDM Indonesia, red) yang dilatih dan disertifikasi RIM. Sesuai komitmen mereka," tambahnya. RIM sendiri sampai saat ini belum memberikan pernyataan resmi kepada media soal perkembangan pembangunan purna jual mereka di enam kota besar di Indonesia. Namun Heru memastikan, "mereka tetap commit membuka after sales service sesuai jadwal." Jika mengacu pada komitmen RIM, purna jual BlackBerry mereka sudah bisa beroperasi pada 21 Agustus 2009. Regulator sendiri, menurut jadwal, sudah dapat mengecek fasilitas dua hari sebelumnya, 19 Agustus. Dengan demikian, jika pembangunan berhasil diwujudkan sesuai komitmen, pembekuan sertifikasi impor produk baru BlackBerry--baik lewat mitra operator RIM atau importir paralel--sudah bisa dibuka kembali. Itu artinya, BlackBerry Gemini yang akan jadi produk termurah RIM (US$ 130 atau sekitar Rp 1,5 juta), siap beredar di pasaran dalam waktu dekat. Sejauh ini, ada dua operator yang mengaku telah lulus uji jaringan untuk perangkat tersebut, yakni Indosat dan Excelcomindo Pratama (XL). Layanan BlackBerry sendiri di Indonesia kini dilayani empat operator, selain Indosat dan XL, juga ada Telkomsel dan terbaru Natrindo Telepon Seluler (Axis). Dari tiga operator saja, pengguna layanan ini sudah berkisar 400 ribu pelanggan. BlackBerry tumbuh pesat sejak dua tahun belakangan ini. Tahun lalu, penjualan perangkat ini tumbuh hampir 500% di Indonesia. Permintaan yang melonjak, tak mampu dipenuhi pengadaannya lewat mitra operator. Itu sebabnya banyak bermunculan BlackBerry dari importir paralel. Nah, lewat importir paralel inilah, kemudian bisa kita temui banyak handset BlackBerry dengan logo T-Mobile, O2, Vodafone, AT&T, dan lainnya. Namun sayangnya, meski harga lebih murah, produk-produk ini banyak yang bermasalah. Contoh kasusnya adalah PIN kloning. Dari sini kemudian permintaan akan purna jual mencuat. RIM pun diminta untuk tanggung jawab, meski awalnya menolak karena menilai produk itu bukan barang resmi yang disalurkannya lewat mitra operator lokal. Biar bagaimana pun, pemerintah bersikeras semua BlackBerry yang masuk ke Indonesia tetap produk RIM yang harus dipertanggungjawabkan. RIM juga dinilai tak sulit untuk mendata identitas produknya karena PIN yang disematkan ke tiap handset BlackBerry adalah unik. Dan akhirnya, setelah RIM--yang di bawah ultimatum pembekuan sertifikat impor BlackBerry-- menyerah tunduk pada aturan Indonesia, maka dimulailah pembangunan purna jual ini. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 05/08/09 17:25 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Kira2 klo ada kasus pin di clone bakal diganti baru ga ya ma service cener nantinya?hehe -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| ccs (Penasihat) 08/08/09 17:27 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) lumayan lah...klo rusak minimal ada yg juwal spare part nya... Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| kuciplaks (Penasihat) 10/08/09 12:45 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Mereka terima garansi Distro gayah?/ Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 21/08/09 14:04 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Jumat, 21/08/2009 13:53 WIB RIM Masih Gantung Nasib Pengguna BB Non Operator Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Meski layanan purna jual BlackBerry akan segera beroperasi di Indonesia. Namun nyatanya, Research in Motion (RIM) masih belum memutuskan apakah juga akan melayani pengguna BlackBerry yang membeli di luar operator mitra mereka. Hal ini memang harus segera diputuskan. Sebab, dari 400 ribu pemilik BlackBerry yang berlangganan akses layanan BlackBerry Internet Service (BIS) operator, 80% di antaranya membeli perangkat dari importir paralel. Masalahnya, pelanggan model ini dianggap ilegal alias black market (BM) oleh RIM. Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto mengatakan, regulator sebenarnya juga telah mendesak perusahaan asal Kanada itu agar tak pilih kasih dalam mengayomi pelanggan. "Kita juga mempertanyakan pengguna BlackBerry yang di luar operator itu bagaimana. Dalam ketentuan ya memang diatur bahwa importir juga berhak mendapat sertifikat. Lalu jawaban mereka (RIM) sejauh ini masih nanti kita lihat," ujarnya kepada detikINET. Pun demikian, jawaban yang seadanya dari RIM itu dianggap Gatot sudah mengalami kemajuan, jika dibandingkan sebelumnya yang sangat tertutup. "Kalau sekarang, setidaknya mereka akan mempertimbangkan untuk membuka pintu kerja sama," harapnya. Regulator sendiri tak memberi tenggat waktu untuk menunggu keputusan RIM dalam hal ini. "Namun kalau mereka menolak, hal itu akan menjadi catatan kami," tukas Gatot. "Hanya saja kalau di ketentuan itu, importir boleh menerima sertifikat cuma afiliasi pelayanan ke mana itu tidak disebutkan. Ini yang harus diperjelas agar tak ada kebingungan publik," pungkasnya.(ash/fyk) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 21/08/09 18:03 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Wah kalo yg non garansi mitra rim bakal susah.. -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| inspirasikusatu (Penasihat) 21/08/09 18:50 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Ya harusnya RIM yg tegas ke operator, kalo jadinya hanya mau ma hh bb yg dikeluarkan operator. RIM maunya produk laku keras dan membebaskan diluar operator sbg rekan distribusinya, tapi tidak mau ambil pusing bagi yg beli di luar operator. Kan hh bb sumbernya juga dari RIM, emang ada lainnya. -- Posted from my Symbian Device Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 21/08/09 22:03 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) yupp..asal muasal nya dari RIM tinggal masuknya ke indo pake cara apa..oepartor,distributor atau Bm..tp intinya RIm harus mau bertanggung jawab..lagipula toh 80% pemakai bb di indo itu non-operator..jadi ya itu sudah suatu resiko seandainya ada bb yg rusak garansi non-operator ya sewajarnya RIM service center mau nanganin..tp kalo masalah pin suspend gmana ya? apa ditanganin jg? hehehe Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 21/08/09 23:28 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Jumat, 21/08/2009 19:08 WIB Akhirnya, Purna Jual BlackBerry Datang Juga Achmad Rouzni Noor II - detikinet BlackBerry Curve (Ist.) Jakarta - Research in Motion (RIM) menyatakan bahwa purna jual berupa BlackBerry Authorized Repair Center miliknya telah beroperasi di Sunter, Jakarta, Jumat ini (21/8/2009), sesuai tenggat yang diultimatum pemerintah. Dalam pernyataan tertulis RIM kepada detikINET, BlackBerry Authorized Repair Center akan melakukan perbaikan untuk semua jenis smartphone BlackBerry yang bergaransi dan yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia, yakni lewat mitra operator. RIM juga telah menunjuk beberapa BlackBerry Authorized Customer Care Centers di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan para pelanggan dan akan menambah beberapa pusat layanan pelanggan dalam waktu dekat. Menanggapi pernyataan itu, pemerintah menyatakan tidak serta merta langsung mencairkan sertifikat impor varian baru BlackBerry yang sempat dibekukan sejak pertengahan Juli lalu. Itu artinya, BlackBerry Gemini masih harus menunggu. "Tanpa bermaksud mengulur waktu, Senin depan kami akan meninjau lagi. Baru kemudian paling lambat Selasa atau Rabu kita menggelar rapat pleno bersama BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) untuk memutuskan secara kolegial," tandas Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto.(rou/ash) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| inspirasikusatu (Penasihat) 22/08/09 06:04 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Quote: rusco said: Jumat, 21/08/2009 19:08 WIB Akhirnya, Purna Jual BlackBerry Datang Juga Dalam pernyataan tertulis RIM kepada detikINET, BlackBerry Authorized Repair Center akan melakukan perbaikan untuk semua jenis smartphone BlackBerry yang bergaransi . . . Apakah garansi resmi distributor seperti T-Cell termasuk ya bro? -- Posted from my Symbian Device Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 22/08/09 10:53 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Kalo dr penjelasan di atas katanya cuma yg keluaran operator resmi aja -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 24/08/09 09:25 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Research in Motion tak layani produk black market JAKARTA: Research in Motion (RIM) diminta memberikan layanan purnajual kepada pengguna BlackBerry yang membeli handset resmi bersertifikat Ditjen Postel, tetapi bukan produk bundling dari operator telekomunikasi Indonesia. Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo Gatot S. Dewa Broto mengatakan pihaknya sudah mengutarakan hal tersebut pada peninjauan pusat perbaikan (repair center) milik RIM di Sunter, Jakarta Utara, pekan lalu. "Kami meminta hal tersebut karena produk tersebut bukan black market, tetapi berasal dari operator di luar negeri yang bekerja sama juga dengan RIM yang barangnya tidak habis terjual lalu diimpor ke Indonesia. Para pengguna disini pun menggunakan layanan BlackBerry Connect," ujarnya kepada Bisnis, kemarin. Dia menjelaskan RIM sejauh ini tidak bisa melayani seluruh produk yang dibeli dari penjual di luar operator seluler Indonesia melalui sistem bundling. Produsen asal Kanada ini berjanji akan mempertimbangkan kasus per kasus. RIM akan melakukan kesepakatan dengan importir masing-masing. Jika importir sudah ada kesepakatan, perangkat yang rusak bisa dilayani oleh repair service resmi miliknya. Jumlah pengguna handset dari importir di luar operator saat ini lebih banyak dibandingkan dengan yang membeli bundling operator. Gatot menambahkan pembekuan sertifikasi produk baru RIM saat ini masih berlangsung hingga ada keputusan rapat pleno Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang akan dilakukan awal pekan ini. ?Tanpa bermaksud mengulur waktu, Senin kami akan meninjau lagi. Baru kemudian paling lambat Selasa atau Rabu kita menggelar rapat pleno bersama BRTI untuk memutuskan secara kolegial,? ujarnya. Dia menjelaskan hasil keputusan rapat pleno bisa menyetujui, menyetujui dengan catatan, ataupun menolak. Senin ini Ditjen Postel dan BRTI masih akan melakukan pemeriksaan secara acak di pusat layanan purnajual. RIM menyatakan sudah mengoperasikan repair center sejak 21 Agustus sesuai dengan tenggat yang diberikan, sementara untuk layanan purnajual menempel pada setiap operator telekomunikasi yang bekerja sama. Oleh Fita Indah Maulani Bisnis Indonesia Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| kore (Penasihat) 24/08/09 10:38 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) habis mahal sih Bb yg dr operator, padahal brgnya sama aja dengan yang dijual oleh para penjual di luar.. tanya kenapa? -- Posted from my SonyEricsson Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| fajar79 (Penasihat) 24/08/09 10:39 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) wah postel dapet duit banyak nich, hp2 bm bisa bikin izin dari ditjen postel.. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| LFW (Penasihat) 24/08/09 10:44 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) mau nanya ne,itu service centre nya,berarti klo kita bli BB bergaransi, bisa datang kesana tanpa kena charge dong?tidak peduli kita beli dengan garansi distributor mana. atau ada info lain?thanks Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| inspirasikusatu (Penasihat) 24/08/09 11:22 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) asyik.. lumayan aman, bb ku berditjen postel -- Posted from my Symbian Device Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 24/08/09 16:31 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) RIM Hadirkan Service Centre BlackBerry di Sunter 24/08/2009 13:03:12 WIB JAKARTA, INVESTOR DAILY Research in Motion (RIM) menyatakan, pusat layanan purna jual berupa BlackBerry Authorized Repair Center (BARC) telah beroperasi di Sunter, Jakarta pada Jumat (21/8). Kehadirannya sesuai tenggat yang ditetapkan pemerintah. Dalam pernyataan tertulis RIM akhir pekan lalu, pusat layanan purna jual BlackBerry itu siap melakukan perbaikan untuk semua jenis smartphone BlackBerry yang bergaransi dan yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia, baik lewat mitra operator maupun mitra distributor. RIM juga telah menunjuk beberapa BlackBerry Authorized Customer Care Centers di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan para pelanggan. RIM juga akan menambah beberapa pusat layanan pelanggan dalam waktu dekat. Meski demikian Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto belum bisa memberikan komentar apa-apa. "Senin (24/8) ini kami akan meninjaunya lagi. Setelah itu kami akan menggelar rapat pleno bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk memutuskan secara kolegial," kata Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Jumat (21/8). Sebelumnya, Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bersama BRTI segera memutuskan status kelayakan sentra layanan purna jual BlackBerry di Indonesia. Depkominfo telah melakukan kunjungan langsung dan bertemu pihak RIM di Jakarta Rabu (19/8). βKami akan mengadakan rapat secepatnya, paling lambat awal minggu depan,β kata Gatot. (c135) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 27/08/09 08:56 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Pemblokiran impor BlackBerry belum dibuka JAKARTA: Pemerintah dan regulator belum membuka pemblokiran impor BlackBerry tipe baru mengingat vendor asal Kanada tersebut tidak memberikan solusi menyeluruh pada layanan purnajualnya. Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi hingga kemarin belum memutuskan mencairkan pembekuan pemberian sertifikasi BlackBerry model baru hingga RIM (Research In Motion)-vendor BlackBerry-mengembalikan surat pernyataan tertulis yang berisi lima poin pokok. Salah satu poin utama adalah pusat layanan purnajual yang disediakan bersifat total solution, sehingga kerusakan apa pun tingkatnya tidak perlu membawa perangkat tersebut keluar dari Indonesia. Pusat reparasi RIM itu disediakan sebagai pusat layanan purnajual sesuai dengan Pasal 8 ayat 2f pada Permenkominfo No.29/ 2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi. Pusat perbaikan secara operasional telah mulai berfungsi sejak 21 Agustus, sedangkan beberapa pusat layanan yang tersebar di berbagai tempat secara resmi telah dibuka mulai 26 Agustus. RIM telah berusaha memenuhi persyaratan yang diminta oleh BRTI seperti yang tercantum pada surat No.652/2009 tertanggal 15 Juli 2009 kepada penyelenggara telekomunikasi dan vendor atau para importir terkait dengan tindak lanjut komitmen service centre RIM untuk BlackBerry. Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Informatika, mengatakan layanan perbaikan dan service center yang diklaim RIM telah beroperasi saat ini merupakan pelayanan kepada pemilik handset bundling dengan operator terafiliasi seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. βKami sudah meminta kepada RIM agar semua importir, selama memiliki sertifikasi Ditjen Postel bisa dilayani pada layanan purnajual dan repair service resmi vendor tersebut,β ujarnya kepada Bisnis kemarin. Kontrak tersendiri Gatot mengungkapkan permintaan tersebut tidak bisa dipenuhi oleh RIM. Vendor tersebut menyatakan importir di luar operator harus memiliki kontrak tersendiri dengan perusahaan tersebut untuk ikut menikmati layanan purnajual resmi. Dengan adanya ketentuan dari RIM itu, para pengguna ponsel pintar BlackBerry yang membeli handset di luar paket bundling dengan operator telekomunikasi Indonesia terancam tidak bisa menikmati layanan purnajual resmi. Oleh Fita Indah Maulani Bisnis Indonesia Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| cachantik (Pendatang Baru) 27/08/09 09:24 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) love ur signature. cute pet. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 27/08/09 16:22 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Pemerintah Setujui Service Centre BlackBerry 27/08/2009 15:38:03 WIB JAKARTA, INVESTOR DAILY Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akhirnya memberikan persetujuan kepada Research In Motion (RIM) untuk membuka pusat perbaikan resmi BlackBerry di Indonesia atau RIM-Authorized Repair Facility. Persetujuan ini didapat setelah BRTI menggelar rapat pleno dan memutuskan, BRTI secara prinsip dapat menerima kelengkapan, mekanisme, dan prosedur yang dimiliki RIM-Authorized Repair Facility di Indonesia. Namun, BRTI tetap meminta RIM membuat surat pernyataan di atas materai yang ditandatangani pejabat RIM dari kantor pusat Kanada dan yang mewakili atau bertanggung-jawab dan diberi kuasa secara hukum atas operasional RIM di Indonesia. βKami juga meminta agar RIM memberikan sejumlah pernyataan di antaranya RIM telah berusaha memenuhi persyaratan yang diminta BRTI. Surat itu ditujukan kepada penyelenggara telekomunikasi dan vendor/para importir terkait dengan tindak lanjut komitmen service centre RIM untuk BlackBerry,β kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot Dewa Broto di Jakarta, Rabu (26/8). Menurut Gatot, keberadaan surat pernyataan itu penting, karena dapat berfungsi sebagai salah satu alat kontrol Depkominfo dan BRTI seandainya dalam proses pengawasannya terdapat hal-hal yang bertentangan dengan yang telah dijanjikannya kepada BRTI. "Seandainya surat pernyataan tersebut sudah diserahkan kepada Depkominfo dan BRTI, secepat itu pula RIM akan memperoleh hak-haknya bagi keperluan RIM untuk segera mungkin mengajukan permohonan sertifikasi yang sempat ditangguhkan/dibekukan oleh Ditjen Postel," ujarnya. Importir Blackberry Gatot menjelaskan, importir, vendor, dan distributor ponsel pintar BlackBerry yang tidak berafiliasi dengan RIM diminta menyediakan layanan purna-jual bagi keperluan perlindungan konsumen di Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Importir Telepon Genggam (Aspiteg) Nadham Yusuf mengatakan, pihaknya sudah mendirikan lebih dari lima service center BlackBerry. Karena itu, pihaknya tidak merasa keberatan jika ada aturan BRTI yang mewajibkan tersedianya service center bagi importir, vendor, dan distributor. βKalau sudah ada kesepahaman antara Pemerintah dengan RIM terkait pemberian sertifikasi, kami siap mendatangkan produk-produk terbaru,β ujar Nadham. (c135) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| archy (Anggota) 27/08/09 20:56 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Klo dipikir pake logika gw, rim udah banyak buka cabang di beberaoa negara di usa or eropa yg jelas2 peraturannya jauh lebih ketat dari indonesia, tapi mereka tidak ada masalah... Nah klo indonesia dgn pertumbuhan BB sampe 500%, tapi mereka kesulitan dalam hal perizinan ....... TANYA KENAPA ??? -- Posted from my Blackberry Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| devender (Penasihat) 27/08/09 22:30 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) yaah itulah..semua permasalhaan investasi yg ada di indo krn masalah izin yg banyak tumpang tindih.. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| JustFocus (Penasihat) 27/08/09 23:38 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) birokrasi sini kan demen ber-belit2 dan ga mau rugi dpt 'ceperan' gitu.. btw,td lihat liputan di tvone,telusur,ttg bb ga asli, jadi ragu2 bgt kl ambil bb bkn garansi operator resmi.karena ga sulit bikin bb aspal dan kemungkinan dah sgt berdar luas..terutama tipe2 curve lama (8310,8320) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 28/08/09 08:36 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Depkominfo setujui fasilitas reparasi RIM JAKARTA: Depkominfo menyambut positif pembukaan fasilitas reparasi resmi Research in Motion (RIM)-vendor BlackBerry-dan tinggal menunggu penyelesaian kelengkapan administrasi. Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), menuturkan rapat pleno Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) secara prinsip dapat menerima kelengkapan, mekanisme dan prosedur fasilitas reparasi resmi yang dimiliki RIM. βPrinsipnya kami menerima Authorized Repair Facility RIM di Indonesia ini. Hanya saja, BRTI meminta mereka untuk membuat surat pernyataan di atas materai yang ditandatangani pejabat RIM dari kantor pusat Kanada atau yang mewakilinya,β ujarnya kemarin. Menurut dia, RIM telah berusaha memenuhi persyaratan yang diminta oleh regulator sesuai dengan surat No.652/2009 15 Juli 2009 yang ditujukan kepada penyelenggara telekomunikasi dan vendor dan para importir terkait dengan tindak lanjut komitmen service centre RIM untuk BlackBerry. Juru bicara RIM melalui penjelasan resminya menyatakan RIM menyambut positif persetujuan Departemen Komunikasi dan Informatika. βKami akan terus bekerja sama dengan Depkominfo dan BRTI untuk memenuhi persyaratan-persyaratan peraturan di Indonesia seperti halnya di 165 negara kami beroperasi,β bunyi penjelasan resmi itu. RIM, lanjutnya, tetap antusias mengenai masa depan smartphone BlackBerry dan layanannya di Indonesia dan berencana melanjutkan investasinya. RIM telah bekerja sama dengan PT Teleplan Indonesia untuk penyediaan fasilitas dukungan perbaikan di dalam negeri bagi para pengguna smartphone BlackBerry di Indonesia. Kerja sama itu mencakup penyediaan pusat fasilitas perbaikan di Jakarta dan setidaknya enam service center di berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan akan dibuka pada tanggal 21 Agustus. RIM telah memperoleh kunjungan Tim dari BRTI dan Departemen Kominfo pada tanggal 19 Agustus 2009 untuk melihat, mengetahui dan melakukan penilaian secara langsung terhadap RIM-Authorized Repair Facility yang ada di Indonesia. Oleh Roni Yunianto Bisnis Indonesia Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 07/09/09 08:59 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Senin, 07/09/2009 08:36 WIB Izin Impor BlackBerry Baru Kembali Dibuka Achmad Rouzni Noor II - detikinet Jakarta - Pemerintah terhitung hari ini, Senin (7/9/2009), mulai mencabut pembekuan sertifikat A milik Research In Motion (RIM) untuk impor pengadaan BlackBerry varian baru besutan perusahaan asal Kanada tersebut. "Setelah pusat layanan purna jual milik RIM di Indonesia kami nilai telah sesuai dengan standar regulasi, terutama untuk kelengkapan dan persyaratan, kami memberikan kembali hak RIM dalam pengajuan permohonan sertifikasi ke Ditjen Postel," sebut Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewo Broto dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip detikINET, Senin (7/9/2009). Regulator pada Senin lalu (31/8/2009) juga diungkap Gatot telah menerima surat pernyataan legal bermaterai dari perwakilan petinggi RIM Kanada tentang kesanggupan dan tanggung jawab untuk membuka dan memberikan layanan purna jual kepada pelanggan BlackBerry di Indonesia. Sertifikat A milik RIM sebelumnya dibekukan karena perusahaan asal Kanada itu dianggap melanggar ketentuan yang diatur Permenkominfo No. 29/2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi. RIM dianggap melakukan pelanggaran, karena setiap adanya kerusakan BlackBerry yang eskalasinya berat, ternyata harus dibawa ke RIM-Authorized Repair Centre yang ada di Singapura, dan bukannya diselesaikan di Indonesia . Namun kini dengan adanya RIM Authorized-Repair Centre yang berlokasi di Kompleks Ruko Royal Sunter, Blok A No. 10 dan 11, Jakarta Utara , maka model penyelesaian seperti itu tidak boleh lagi terjadi. "Pusat purna jual milik RIM hanya menangani perangkat dari mitra resminya (operator). Sedangkan untuk perangkat yang dibeli dari non mitra RIM (importir paralel), kami sudah meminta mereka untuk membuka purna jual dengan standar RIM," jelas Gatot. Dengan dikembalikannya hak-hak yang dimiliki RIM membuat para mitra resmi RIM dapat memproses pengajuan permohonan sertifikasi untuk pengadaan BlackBerry baru kepada Ditjen Postel. Di Indonesia saat ini terdapat empat mitra resmi RIM yakni Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama (XL), dan Natrindo Telepon Seluler (Axis). Total pelanggan yang dimiliki oleh keempat mitra itu berkisar 400 ribu pelanggan.(rou/ash) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 07/09/09 09:00 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Izin BlackBerry dibuka Distributor harus siapkan service center JAKARTA: Departemen Komunikasi dan Informatika serta Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) membuka permohonan sertifikasi BlackBerry (BB) oleh Research in Motion (RIM) setelah dibekukan sejak pertengahan Juni. Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo mengatakan hak itu diberikan terhitung mulai 7 September 2009 menyusul selesainya inspeksi atas RIM Authorized-Repair Centre. βTim khusus Depkominfo dan BRTI telah selesai menginspeksi fasilitas ini di Jakarta Utara [19 Agustus 2009] dan sesuai hasil rapat BRTI [26 Agustus 2009] prinsipnya BRTI dapat menerima kelengkapan dan persyaratan fasilitas RIM itu,β ujarnya kemarin. Menurut Gatot, surat pernyataan RIM yang akan dijadikan BRTI sebagai pegangan hukum jika sewaktu-waktu vendor itu kembali melakukan pelanggaran juga telah diterima Depkominfo 31 Agustus 2009. Setelah dievaluasi sesuai dengan konsep awal yang dipersyaratkan, akhirnya diputuskan RIM dapat kembali memperoleh hak-hak administratifnya yang sempat dibekukan Ditjen Postel/BRTI karena dianggap melanggar ketentuan yang diatur Peraturan Menteri Kominfo No. 29/2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi. Ketentuan itu intinya menyebutkan surat permohonan sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi harus memenuhi persyaratan surat pernyataan kesanggupan memberikan garansi serta layanan purna jual, kecuali jika alat dan perangkat telekomunikasi tidak untuk diperdagangkan di Indonesia. Dengan adanya RIM Authorized-Repair Centre yang berlokasi di Kompleks Ruko Royal Sunter, Blok A No.10 dan 11, Jakarta Utara, maka model penyelesaian reparasi harus dilakukan di Indonesia. Distributor lain Menurut Gatot, care centers dan repair center akan menyediakan layanan purnajual kepada pengguna yang membeli BlackBerry asli melalui salah satu penyelenggara telekomunikasi atau distributor resmi dari RIM. Dia menambahkan untuk perusahaan-perusahaan yang tidak langsung berafiliasi dengan RIM tetap dipersyaratkan memiliki pusat layanan purnajual sendiri meskipun tingkat kualitasnya tidak sama seperti yang dimiliki RIM-Authorized Repair Centre. (fita.indah@[tautan dihapus] Oleh Fita Indah Maulani & Roni Yunianto Bisnis Indonesia Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| bagusspeedy (Penasihat) 07/09/09 09:44 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) jadi gak sabar mau blihat bandrol gemini dr operator Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 07/09/09 17:42 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Senin, 07/09/2009 16:13 WIB RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Research in Motion sepertinya masih keukeuh untuk tidak menerima layanan purna jualnya bagi perangkat BlackBerry Non-Operator. Alhasil, ponsel pintar besutan perusahaan asal Kanada itu yang dibeli dari importir paralel tak bisa merasakan layanan BlackBerry Authorized Repair Center yang baru didirikan di Indonesia. Dalam pernyataan resminya, Senin (7/9/2009), RIM mengatakan bahwa BlackBerry Authorized Repair Center dapat memperbaiki segala model smartphone BlackBerry bergaransi yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia. Dengan kata lain, jalur resmi yang diakui RIM adalah yang dijual di mitra operator resmi mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis. Padahal sebelumnya, dikatakan Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, RIM sudah ada niat untuk membuka pintu kerja sama dengan para importir. Sehingga, bagi pengguna BlackBerry non-operator dapat juga menikmati BlackBerry Authorized Repair Center yang sudah beroperasi sejak 21 Agustus 2009 lali. Namun sayangnya, niat RIM tersebut masih belum terlihat titik terang dan masih saja menunjukkan eksklusivitasnya. Terlebih menurut data operator, sekitar 80 persen BlackBerry yang beredar di Indonesia itu dikuasai oleh produk importir paralel yang tidak diakui oleh RIM. RIM sendiri mengaku sudah bekerjasama dengan Departemen Komunikasi & Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi setempat. "RIM selalu berusaha untuk mematuhi ketentuan regulasi di masing-masing lebih dari 165 negara di mana RIM beroperasi untuk mendukung para pelanggan dan mitra BlackBerry". "Sebagai tambahan, RIM telah menunjuk berbagai BlackBerry Authorized Customer Care Center di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan," pungkasnya. (ash/wsh) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| inspirasikusatu (Penasihat) 07/09/09 20:01 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) Wah gitu ya.... keukeuh. Harusnya RIM juga konsekuen dong, jangan tutup mata dimana banyak juga pelanggan BIS yang bukan beli handset BB dari jalur resmi rim (operator) tetep dilayani. Mau uang dari bis, tapi lepas tangan ada kerusakan. Toh juga mampu bayar. Ckckck -- Posted from my Symbian Device Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| meongguguk (Penasihat) 08/09/09 09:22 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) RIM emang lepas tangan tuh... Resmi dr operator atopun lewat importir paralel kan tetep terima uang dr penjualan handset bb. Iya toh? RIM perlu mencontoh apple, garansinya bener2 worldwide. Mau beli dimanapun di seluruh dunia, servis diterima dimanapun juga. Post Extras: π¨οΈ Cetak |
| rusco (Penasihat) 15/09/09 15:37 | π Re: RIM buka Service Centre di Indonesia (akhirnya....!) RIM Operasikan 15 Service Centers JAKARTA, INVESTOR DAILY Research In Motion (RIM) mendirikan 15 customer care centers di tiga kota besar yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. Keberadaan customer Customer care center ini diperuntukan untuk pelanggan Blackberry yang membeli dari distributor resmi. βSaat ini, 11 customer care center sudah dibangun di Jakarta, sedangkan di Bandung dan Surabaya masing-masing ada dua customer care center,β kata Regional Vice President Asia Pacific Gregory Wade di Jakarta, akhir pekan lalu. Wade menjelaskan, kerusakan handset pelanggan yang masuk ke setiap care center akan direparasi secara total di repair center yang berada di Kompleks Ruko Royal Sunter, Jakarta. Repair Center ini adalah induk dari seluruh care center. Selain itu, RIM juga telah menunjuk tujuh distributor resmi untuk merilis smartphone BlackBerry Curve 8520 atau lebih dikenal dengan seri Gemini. Tujuh distributor resmi tersebut yaitu PT Indosat Tbk, PT Indosat Mega Media (IM2), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Malifax Indonesia, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), PT Erajaya Swasembada, dan PT Natrindo Telepon Seluler (Axis). Secara global, RIM telah memasok 28,5 juta pengguna BlackBerry di dunia. Indonesia termasuk pasar terbesar di Asia Pasifik dengan jumlah pengguna BlackBerry yang mencapai 480 ribu. βPertumbuhan di Indonesia sangat bagus. RIM tidak menutup kemungkinan untuk melakukan ekspansi dengan perusahaan-perusahaan lain,β kata Wade. (c135) Post Extras: π¨οΈ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi