| adit38 (Penasihat) 28/11/08 15:27 | ๐ Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Pertumbuhan pelanggan seluler melambat melansir berita dibawah dari okezone, akankah perang tarif mereda dan kualitas makin baik?? Quote: 2009, Pertumbuhan Pelanggan Seluler Akan Melambat JAKARTA - Pertumbuhan pelanggan layanan telepon tetap nirkabel (FWA) dan GSM pada tahun 2009 diprediksi melambat, dibandingkan dengan tahun 2008. Perpindahan pelanggan sesama CDMA FWA juga diperkirakan akan terjadi pada tahun mendatang, karena pelanggan lebih kritis memilih layanan yang lebih baik. Demikian diungkapkan Direktur Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi pada seminar nasional Peluang dan Tantangan Industri Seluler 2009, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/11/2009). Menurut Rakhmat, setiap operator FWA perlu lebih bijak dan berhati-hati dalam membelanjakan modalnya, terutama dalam hal promosi karena pertumbuhan yang terjadi sangat lambat. "Promosi yang berlebihan cenderung akan membingungkan pelanggan," ujar Rakhmat. Rakhmat mengatakan, di tahun 2009 proses merger atau unified antar operator CDMA dimungkinkan akan terjadi. "Tapi kemungkinan hanya sebatas pada level kesepahaman," ujar Rakhmat. Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan, tantangan bisnis di industri seluler tak hanya ditandai dengan pertumbuhan pelanggan yang lambat, tapi juga banyak tantangan lain yang harus dihadapi. Merza mengatakan, tantangan bisnis seluler lainnya adalah semakin sulitnya sumber pendanaan dan menurunnya Average Revenue Per User (ARPU). Selain itu, pertumbuhan bisnis juga akan mengarah ke model bisnis outsourcing. Pertumbuhan pelanggan seluler dan CDMA hingga kuartal ketiga mencapai 147 juta pelanggan, di mana 86 persen dikuasai pasar GSM, sedangkan sisanya, 14 persen dikuasai CDMA. Fachys mengatakan peluang untuk industri telekomunikasi seluler agar tetap bertahan dan bersaing terletak pada konvergensi layanan. Sistem pengaturan yang jelas juga diperlukan untuk mengantisipasi persaingan yang lebih kondusif. "Perlu antisipasi pengaturan yang lebih kondusif tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian di industri terkait," ujar Merza.(ugo) (jri) Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| leo5354 (Penasihat) 28/11/08 15:49 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Prediksi gue taun depan akan ada operator yang kolaps. Siapa dia, kita tunggu saja tanggal mainnya nanti kalau terbukti Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| rendans (Penasihat) 28/11/08 16:54 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? serem banget om leo... Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| Heats (Penasihat) 28/11/08 19:00 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Ngomongin Quality of Service, ya pastilah Telkomsel yang masih jadi leader nya. Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| lando11 (Penasihat) 28/11/08 20:50 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? ah, service tsel belakangan juga bapuk... hehe. Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| dollpin (Penasihat) 29/11/08 15:53 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? om leo dapet inpo dr mana neh? mama laurent yah? Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| HajiGaul (Penasihat) 29/11/08 16:42 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? semoga hal ini bisa terjadi ... terutama service data biar lebih mantap lagi Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| silas_3000 (Penasihat) 29/11/08 20:34 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Murah & layanan makin baik.. Amien Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| joinx (Penasihat) 30/11/08 01:30 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? setuju ma om leo kayanya bakal ada yg kolaps ne taun dpn mngkn jg bisa ada yg merger.... Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| liat2aja (Penasihat) 30/11/08 01:40 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? ho oh, Tsel juga bapuk nih sekarang (saya pelanggan Kartu Halo, nomer utama lagi) yg bangkrut... wah Mobile-8 lagi empot2an skrg karena pemegang sahamnya lebih tertarik ama bisnis media (menurut koran). Kalo Bakrie Telecom itu induknya juga empot2an. Yg lain2... sahamnya punya orang luar semua. Hehe.. operator mana di Indonesia yg sahamnya masih mayoritas punya orang Indonesia ya? Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 30/11/08 01:55 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Operator di Indonesia mayoritas dipegang sama orang asing Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| sapibobo (Penasihat) 01/12/08 12:42 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Quote: leo5354 said: Prediksi gue taun depan akan ada operator yang kolaps. Siapa dia, kita tunggu saja tanggal mainnya nanti kalau terbukti Yang mana sih? Mobile-8? Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| deyerick (Penasihat) 01/12/08 14:59 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Quote: sapibobo said: Yang mana sih? Mobile-8? Let we see aja.... Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| rusco (Penasihat) 01/12/08 15:01 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Senin, 01/12/2008 11:35 WIB Kolom Telematika Mendewasakan Industri Telekomunikasi Penulis: Ventura Elisawati - detikinet Jakarta - Bersaing, bagi pelaku industri adalah hal yang wajar. Karena sejatinya semua pelaku industri butuh pesaing (lawan) yang bisa dijadikan pendorong untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Itu semua akan terjadi bila pelaku industri telah dewasa, sehingga persaingan yang muncul pun persaingan yang sehat. Tapi rupanya persaingan yang sehat belum nampak di industri telekomunikasi seluler. Mau bukti? Baca saja ini. Perselisihan 2 operator selular besar (Telkomsel dan XL ) minggu lalu โ yang dipicu oleh pembakaran materi promosi Telkomsel di daerah Sumatera Utara -- seakan menyadarkan semua pihak bahwa kompetisi di industri telekomunikasi sudah tidak sehat. Bahkan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar pun langsung bereaksi dan mengundang pimpinan kedua operator tersebut, untuk menjernihkan masalah yang cukup mencoreng citra industri ini. Mencuatnya praktek liar yang dilakukan provider telekomunikasi juga menggambarkan betapa ketatnya persaingan di industri ini. Perilaku tak elok, tak cuma nampak dari area above the line atau perang iklan yang kerap bernuansa โsaling menyudutkanโ layanan pesaingnya. โAdu ototโ sesungguhnya jauh lebih seru di level below the line melalui pencopotan atribut promosi pesaing, dan sebagainya. Di industri telekomunikasi, praktek-praktek โliarโ semacam itu sebenarnya bukanlah hal baru, bahkan sudah terjadi sejak awal 2000-an. Semisal, saat sebuah operator akan meluncurkan layanannya di suatu daerah baru, ia harus bersiap dan waspada menjaga materi promosinya agar tidak dilucuti oleh operator yang sudah terlbiha dulu eksis di wilayah tersebut. Perselisihan pun makin seru di level distributor dan agen penjualan di lapangan. Aksi jegal menjegal seperti itu, sebetulnya juga terjadi di sejumlah industri lain. Di industri pers, misalnya, ketika booming di bisnis penerbitan yang didukung konglomerasi pun tak kalah hebohnya. Agen koran bisa saja diโbayarโ agar tidak mengedarkan koran pesaing. Atau ada pihak yang sengaja memborong koran milik pesaing, agar tidak sampai ke tangan pembaca, dan masih banyak lagi praktek-praktek liar di lapangan yang terjadi. Yang juga tak kalah maraknya adalah perang promosi partai. Misalnya, pagi hari, atribut partai A dicopot, siangnya spanduk partai B dilucuti, malamnya poster partai C yang jadi korban. Begitulah pemandangan yang jamak terjadi. Mungkin saja itu memang ada โarahanโ dari partai yang bersangkutan, tapi yang lebih sering itu terjadi karena semangat anggota maupun simpatisan partai tersebut. Apalagi, kini dengan 34 partai yang berebut pemilih, sangat memungkinkan terjadinya gesekan di level lapangan seperti yang sudah kerap terjadi selama ini. Perlu kedewasaan semua pihak Saat ini industri telekomunikasi selular di Indonesia telah memasuki dekade ke 2. Dari sisi sosial ekonomi, efek pembiakan (multiplier effect) yang ditimbulkan oleh industri ini, sangatlah luar biasa. Kehadiran bisnis telekomunikasi bergerak ini telah menghadirkan lini usaha baru di sektor konten. Belum lagi usaha kecil yang bisa menggerakkan perekonomian rakyat, seperti agen penjual pulsa, ring tone, asesori hape, sampai hape bekas yang tersebar sampai pelosok. Dari besaran, industri ini telah mampu meraih sekitar 120 juta pelanggan, sementara dari sisi omzet hingga akhir 2008 ini total diperkirakan akan mencapai Rp 70 triliun. Industri ini telah tumbuh secara pesat, berada di jajaran industri papan atas di Indonesia, dan menjadi salah satu industri strategis negara. Geliatnya, tak cuma menarik bagi investor asing untuk masuk, tapi juga pelbagai pihak untuk sekedar mengais peluang bisnis dari sini. Katakanlah, para ibu-ibu rumah tangga yang terpikat untuk jualan pulsa isi ulang untuk sekedar menambah pendapatan rumah tangganya. Melihat ke dua sisi di atas, rasanya sangat disayangkan jika ke depan, perkembangan (juga persaingannya) di kancah ini diwarnai dengan hal-hal yang kekanak-kanakan seperti yang sudah terjadi. โKok niru artis-artis saja yang kerap bertikai melalui media.โ begitu komentar sejumlah pihak. Yang juga perlu disadari adalah bahwa industri ini cukup istimewa, dimana unsur kolaboratifnya sangat besar. Sudah tidak ada monopoli, yang terjadi justru kolaborasi, yang mestinya bisa saling menguntungkan. Contohnya, ketika pelanggan operator X menghubungi pelanggan operator Y, keduanya mendapatkan manfaat bisnis. Dengan pola bisnis semacam ini, sebenarnya banyak persoalan yang bisa disikapi secara dewasa oleh para pelakunya. Karena selama ini mereka juga kerap berkolaborasi dalam perumusan pelbagai kebijakan di industri telekomunikasi. Ada pula organisasi pemersatu seperti ATSI โ Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia, yang semestinya bisa menjadi forum untuk menyelesaikan masalah-masalah tehnis - operasional seperti yang selama ini sudah terjadi, termasuk soal-soal marketing dan sales. Pertanyaannya, sejauh mana para pelaku di industri ini mau dan mampu menyikapi pertumbuhannya secara lebih dewasa. Baik ketika melahirkan program baru, dan mengkomunikasikannya. Juga saat harus โmendidikโ para pelaku bisnis terkait (seperti Content Provider, distributor, agen penjualan, bahkan para vendor pembangunan jaringan), untuk mulai berinteraksi secara dewasa dengan stakeholder-nya. Nampaknya kunci pendewasaan industri ini tak cukup jika yang memegang cuma para pelaku. Dibutuhkan juru kunci lain yaitu regulator yang mampu melihat arah industri ini ke depan, sehingga bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang antisipasif, yang tak sekedar reaktif.. *) Penulis, Ventura Elisawati, adalah blogger sekaligus pemerhati telematika di Indonesia. Dapat dihubungi melalui e-mail akoe[at][tautan dihapus] atau melalui blog-nya di [tautan dihapus] ( wsh / wsh ) Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| erwin101010 (Penasihat) 07/12/08 02:04 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? Perang tarif antaroperator yang memanas pada tahun 2008 diperkirakan akan mereda pada tahun 2009 mendatang. Operator dinilai akan mengukur sejauh mana kemampuan perusahaannya untuk menurunkan tarif. "Equilibrum tiap operator berbeda. Operator harus jeli dalam perang tarif jika ingin tetap bertahan," ujar Direktur Bakrie Telecom Rahmat Djunaidi . Menurut Rahmat, di tahun 2008 perang tarif memang dirasakan pelanggan, tapi sebenarnya tarif belum murah. Hal itu akan membuat seluruh operator akan mengukur kembali seluruh cost untuk melakukan penurunan tarif pada 2009. Selain itu, situasi krisis global yang dihadapi masyarakat menuntut semua industri untuk melakukan efisiensi. "Bila perang tarif terus dilakukan maka yang akan dirugikan adalah masyarakat," katanya. Pada 2009 mendatang, operator harus lebih jeli lagi melihat perang tarif seluler untuk dapat bertahan di industri ini. Pengamat seluler M Hendrowiyono mengatakan, dalam satu dua tahun ke depan diperkirakan akan ada operator yang berguguran jika kondisi persaingan terus memanas. persaingan tersebut juga tidak didukung dengan tingkat ARPU yang terus menurun. "Di akhir dekade lalu, Indosat boleh berbangga bahwa ARPU dari pelanggan di atas Rp115.000, Telkomsel Rp125.000. Kini tidak hanya Indosat atau Telkomsel, ARPU rata-rata hanya sekira Rp40 ribu, bahkan lebih kecil lagi untuk operator baru," kata Hendrowijono. -OkeZone- Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| darma78 (Penasihat) 15/12/08 17:11 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? KUALITAS MEMBAIK ???????????????? katanya.....sekali lagi katanya...........na na na Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
| DrJones (Penasihat) 15/12/08 20:01 | ๐ Re: Tahun 2009 Akan dimulai Perang Kualitas?? emm..... gimana yaa??? Post Extras: ๐จ๏ธ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi