Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Lain-Lain
oralalikaroaku
(Newbie)
06/08/08 11:52
🙂 Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Dear all,

Ini mula pertama saya posting, dan selama ini hanya pasif sebagai pembaca forum saja. Tulisan berikut dari saya bukan hoax ataupun hanya sebuah posting yang akan merugikan sebuah nama atau meracuni pikiran orang lain tapi semata pengalaman nyata saya yang saya share untuk rekan lain.

Membaca review Nokia 5220 dari tabloid pulsa yang harus dibaca setiap kali terbit (mesti beli eceran) dan having it in hand pada saat window shopping meski hanya dummy-nya saja, telah melelehkan hati saya yang membeku terhadap produk Nokia dan “saya harus memilikinya minggu ini”.

Akhirnya dihari tanggal merah Isra Miraj penghujung Juli saya tebus juga Nokia 5220 itu dari sebuah outlet di kawasan Plaza Ramai – Jogja. Sebuah mall jadul di kawasan Malioboro yang menjadikannya satu lantai bak pasar senggol telephone genggam yang masih menjadi tempat utama jual beli handphone anyar maupun second tentunya dengan alasan ready stock dan harga yang sedikit miring.

Degup jantungku makin memacu dan keringat dingin seketika membasahi telapak tanganku tatkala segel asli Nokia 5220 dibuka. Warna biru cerah yang sesuai dengan dummy-nya dibilang tidak pernah ada melainkan warna merah hati yang sepertinya semua vendor sedang ngetrend dengan warna ini yang dilempar ke pasaran. So, alhasil iPhone yang dibalut dengan casing warna merah hati, kemudian Samsung F200 warna merah hati, sekarang saya juga mendapatkan Nokia 5220 dengan warna yang sama.

Apakah ini suatu kebetulan ataukah saya yang membentuk imej diri untuk gadget yang serba berwarna merah hati di tahun ini?
Ataukah kurangnya kreatifitas di bidang seni dan teknologi yang hanya mengutamakan “mass-production” untuk mengurangi cost? Atau lebih parahnya it's a “mee-too” business?

Ok, kembali ke Nokiaa 5220. Mungkin saya terlalu “into-detail” atau mungkin juga divisi Quality Control Nokia yang tidak konsisten dalam bekerja, yang pasti 1 clip atau entah apa istilahnya yang seharusnya mengunci frame dan penutup belakang handphone tidak 100% mengunci, secara kasat mata memang tak nampak tapi untuk saya tetap itu sebuah ketidaksempurnaan yang tida bisa ditolerir untuk sbuah merek besar.

So, saya komplen kepada penjaga toko dan saya minta diganti dengan unit yang baru. Akhirnya setelah bersitegang urat leher, si “engko” empunya yang punya toko meluluskan permintaan saya untuk membuka segel baru dan memang benar adanya bahwa unit yang pertama semestinya dimasukan di keranjang sampah di divisi QC Nokia yang mungkin selanjutnya akan di-recond dan dijual kembali. Setelah storage card berkapasitas 512MB itu dijejali lagu2 terkini hasil bajakan saya pulang dengan hati senang.

1.Senang mempunyai HP baru yang sangat “gue banget gitu lho”.
2.Senang memenangkan argument yang mengharuskan di engko toko mungkin me-retur dan membeli stiker hologram baru dari Nokia (mana gue tahu).

Petantang-petenteng dengan Hp baru. Klak-Klik sana sini dengan 2MP cameranya mesti ga autofokus tapi cukup lah dengan harga dan feature yang tertanam. Sampai-sampai saya langsung temui pacar “baru” saya untuk hanya sekedar pamer ceritanya dan u know lah, beberapa adegan yang romantis saya abadikan dengan jepretan “still pic”. Eh ..... satu adegan yang dirasa sangat tak seronok mesti dihapus dan disini permasalahan baru terjadi;

Format picture-nya kor ber-extention “nrw” bukan “jpg” yang semestinya default tipe file. Dan mungkin ini masalah kenapa picture bisa didelete kadang tidak tapi bukan masalah kadang bisa kadang tidaknya yang bikin dadaku sesak tapi karena ini kekecewaan besar yang kedua kali terhadap Nokia 5220 yang seharusnya sebuah produk yang sempurna sesuai dengan kecantikan luarnya.

So saya kembali ke toko dimana saya meminang si Nokia 5220 and akhirnya thanks to NOKIA yang memang pass slogannya “Connecting People” karena saya dan penjaga toko serta si pemilik toko akhirnya telah bersitegang mendapatkan apa yang namanya:

1.Time Consuming, karena harus bolak baik ke toko yang super duper ramai di plaza ramai itu.
2.Energy Exhausting, yang bersitegang kembali dengan pemilik toko atas kerugian kartu garansi yang kadung terisi data pembeli yang meminta Rp. 100.000 untuk kompensasinya (gila!).
3.Money Burning, saya bayar untuk sebuah produk yang cacat bawaan.
4.Menumbuh-kembangkan kembali ketidak percayaan dan anti-pati sebuah produk dan ini hanya akan menimbulkan sebuah efek kartu domino tentunya.

4 kardus Nokia 5220 haru telah dibuka. Permasalahan tetap sama dan saya tidak mau membuka kardus kelima karena toh bukan sebuah kardus cokelat aneka rasa yang saya beli kali ini. Alhasil. Saya sangat tidak merekomendasikan Nokia 5220 atas dasar pengalaman diatas. Jika 1 unit telah merusak reputasi sebuah nama type Nokia 5220 tapi ini adalah 4 unit merusak sebuah nama besar Nokia.

Note: arttike ini saya posting juga di milis sebelah dan blog saya.

Wassalam,

Ex-Nokia Lover
Post Extras: 🖨️ Cetak
ShadowGod
(Penasihat)
06/08/08 15:18
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Jangan pesimis om... Bkn cuma anda saja yg mendapat barang cacat. N-series aja yg menjadi jagoan dari Nokia pun ada cacatnya kok di bbrp barang
Post Extras: 🖨️ Cetak
michael_c_a
(Penasihat)
06/08/08 16:03
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
wah...mgkn anda harus beli di NPC saja bro...lebih terjamin...sy udah kapok beli di luaran..
Post Extras: 🖨️ Cetak
dompu7920
(Anggota)
06/08/08 19:52
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
NPC=sentra ponsel??

beda ga?
Post Extras: 🖨️ Cetak
oralalikaroaku
(Newbie)
08/08/08 10:30
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Sapa bilang saya pesimis? Saya kan sudah kapok kali N-Series itu kan produk high-end nya Nokia ya? Saya sering dengar orang komplen tentangnya juga, padahal saya pikir pasti mereka beli yang mahal karena pengen sebuah kesempurnaan yang lebih dari sekedar apa yang dia bayar untuk mid-end produk?

Cuma menurutku sbg org awam N-series memang banyak sekali teknologi teranyar yang sifatnya masih beta version sebenarnya ditamkan kedalam unit handphone baik yang bersifat hardware maupun software, buktinya sangat disarankan oleh Nokia untuk selalu mengecek update terkini dari firmware maupun software yang berguna untuk tipe tertentu Nokia, ini menunjukkan kalo process launching sebuah N-series masih sebenarnya belum final banget.... correct me if i'm worng
hanya karena pertimbangan jadwal marketing saja yang mengharuskan launching dilakukan.

Dan menurut saya kalau semacam N 5220 ini kan sebenarnya hanya mid-end berc-etak pada low-end-template yang hanya di add-ons-kan beberapa features (camera, pemutar music contohnya).

Eh, rekan lain menyarankan membeli dari NPC? Apa sih sebenarnya bedanya sebuah unit Nokia secara fisik yang dibeli di NPC ato OKE Shop atau gerai sejenis yang berjualan independen dengan pegawai yang berseragam serta harga yang lebih tinggi dibanding beli di outlet umum?

Apakah pabrik Nokia dan penyalurannya berbeda?

Kecuali Kartu Garansi NPC yang ditahayulkan oleh second-market-handphone sebagai Kartu sakti yang akan membuat sebuah Nokia second lebh sakti dibanding beli diluaran?

Trus apa yang dilakukan Nokia dalam hal ini? coba tengok Forum Diskusi Nokia Indonesia

Sekali lagi, you choose you decide.....
Post Extras: 🖨️ Cetak
devender
(Penasihat)
08/08/08 18:10
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
hmm pernah denger si nokia yg di impor kesini udah ga 100 persen asli nokia.kadang udah di pretelin IC atau apa nya lah dalem nya tu hape sehingga hape nokia yg ada sekarang di pasaran dan mungkin di tangan kita sering error dan ga tahan lama.gw ga tau ini berita bener apa ga.cuma pernah baca aja di forum2 lain

kalo masalah bedanya NPC dengan gerai umum ya biasanya harga di NPC lebih mahal.terus kadang suka dapet souvenir.kadang mbak2 yg jualan cantik2 hahahah
Post Extras: 🖨️ Cetak
michael_c_a
(Penasihat)
08/08/08 20:40
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
quoting:
"Eh, rekan lain menyarankan membeli dari NPC? Apa sih sebenarnya bedanya sebuah unit Nokia secara fisik yang dibeli di NPC ato OKE Shop atau gerai sejenis yang berjualan independen dengan pegawai yang berseragam serta harga yang lebih tinggi dibanding beli di outlet umum? "

begini yah bro...
saya udah ganti hp ke 51 kalinya...

pengalaman sy beli di luaran :

- Segel baterai berbeda - Plastik mulus dan kertas - itu loh yang ada tulisan NOKIA sama bulan dicentang warnanya putih - ini memang jarang, tapi sy udah ngalamin 4 kalian, dan ternyata lebih ngedrain...
- Charger yang saya dapet (tipe charger sama) di luaran tidak bisa mengisi penuh...ini charger kecil bukan crita powerful chargernya....
- N73 yg y beli di NPC tidak mengalami mslh seperti yg dikatakan user2 sblmnya...y ini mgkn pengaruh fw yah...
- handsfree jack 2,5mm sya lebih cepet rusak...
- dan klo beli di npc rasanya lebih ok deh ya (IMO)...prtama bonnya printout...garansi lgsg dikirim...bisa cicilan...dus tidak pernah rompal/bocel2...

y sudah itu saja...moga TS tidak dapet hal yang sama lagi deh...klo mw quality lebih baik s*msung atau merek lain deh bro...
Post Extras: 🖨️ Cetak
ShadowGod
(Penasihat)
08/08/08 21:08
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Quote:
oralalikaroaku said:
Cuma menurutku sbg org awam N-series memang banyak sekali teknologi teranyar yang sifatnya masih beta version sebenarnya ditamkan kedalam unit handphone baik yang bersifat hardware maupun software, buktinya sangat disarankan oleh Nokia untuk selalu mengecek update terkini dari firmware maupun software yang berguna untuk tipe tertentu Nokia, ini menunjukkan kalo process launching sebuah N-series masih sebenarnya belum final banget.... correct me if i'm worng
hanya karena pertimbangan jadwal marketing saja yang mengharuskan launching dilakukan.

Jangankan Nokia... Hampir semua perusahaan dengan ruang lingkup barang elektronik pasti gitu kok. Bahkan perusahaan bidang otomotif juga ada yg begitu. Masalah hardware sdh pasti final.. Mungkin yg anda mksd lbh ke masalah software. Update sofware tujuannya utk menyempurnakan software yg ada dan sama sekali tdk bermaksud ke tujuan final.. Kalo final mah artinya discontinue..
Post Extras: 🖨️ Cetak
seVen_doLpHins
(Penasihat)
08/08/08 23:55
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
memang-nya seri N terkenal bermasalah ya.. ko N95 saya sudah setahun - flash firmware (v21.0.0.016) instal-hapus aplikasi puluhan kali.. masukin foto-video hapus ulang berkali-kali.. mod dekstop menu dan yang lain.. ngga pernah crash tuuh hihii simpel aja.. nokia paling banyak dipake dan dipasarkan di indo - jadi probilitas defect-nya (terkesan) lebih tinggi
Post Extras: 🖨️ Cetak
ShadowGod
(Penasihat)
09/08/08 01:24
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Jangankan defect... Udah dicuri desainnya, juga dibikin palsunya...wuih ajeb gila mmg dunia skrng
Post Extras: 🖨️ Cetak
devender
(Penasihat)
09/08/08 09:19
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
yup para produsen hape negeri lain kan kebanyakan niru model nokia.ambil contoh ada tu yg model nya kayak 5310,kayak e90 dan kayak n95 yg biasa ataupun yg 8 giga.mana harga nya kadang di atas 3 juta.rugi jg kalo menurut gw beli hape gt dengan harga 3 juta tp masih belom jelas gmana gmana nya.dan yg terakir gw liat ada hape dari buatan produsen tertentu yg mirip bgt kayak SE p1i

kalo masalah defect tergantung sih.selama ini gw ga pernah tu ngalamin hal kayak gt.walaupun ganti2 hape apalagi nokia.mungkin buat orang yg ingin tampilan hape nya sempurna sangat memerhatikan.kalo saya termasuk tipe ya sudah lah terima jadi hehehe
Post Extras: 🖨️ Cetak
gunggu
(Penasihat)
09/08/08 17:53
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
beli di ramai yah? Wqwqwq....dapet info dari temen yang jualan, kalo disana emang agak susah barangnya, susah tuker, susah komplain, barangnya juga agak susah diyakini.....praktik buka segel n tutup segel sudah sering dilakukan...tapi kalo ini ga cuman di ramai sih...dimana mana juga sering kejadian. Pengalaman saya dulu pakai Nokia yang N73 baru 3 hari system error dan contact retailer, saya bawa ke yang jual, diganti baru tanpa kencengin otot. Yang kedua dapet hadiah E90 dari cc saya balikin ke NPC dia tuker yang baru padahal jelas saya ga beli sendiri ke NPC tapi bank yang ambil dari sana....mungkin sekali ini berkaitan dengan nasib juga...nasib buruk maksudnya
Post Extras: 🖨️ Cetak
MasterMing
(Penasihat)
10/08/08 11:41
😐 Re: Nokia 5220 sebuah produk cacat bawaan
Betul bung, semakin banyak kuantitas suatu brg, maka probabilitas terdapatnya barang defect jg semakin besar.

Saya fans SE, udah pake belasan tipe SE, dan hampir 1/2 dari jumlah yg saya beli terdapat banyak sekali defect (kamera position yg tdk center di T630i, Layar LCD yg ada 'gap' di Z550i, swivel yg loss di satu arah di W550i, sampai shutter camera yg nge'jam' di K750i).

Sedang produk Nokia saya dulu jg pernah pakai (bbrp merek doank), gak sampai 5 tipe, so far gak pernah ada satupun yg defect.

Apakah kemudian saya bisa ambil kesimpulan kalau produk2 Nokia lebih bagus daripada SE? belum tentu jg, karena mgkn kebetulan dalam jumlah unit yg <5 tipe itu peluang "defect product" lebih kecil daripada peluang defect produk yg belasan (bahkan puluhan) tipe tsb.

CMIIW.
Post Extras: 🖨️ Cetak
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Lain-Lain.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum