| rudyanto08 (Penasihat) 27/06/08 17:04 | 🙂 Persaingan Tarif Seluler Persaingan tarif seluler di Indonesia sudah semakin sengit. Operator yang satu menurunkan tarif, beberapa saat kemudian (dalam hitungan hari) operator yang lain mengikuti dengan memberikan tarif yang lebih rendah lagi. Konsumen diuntungkan, namun kita juga jadi bingung mengikuti perubahan tarif yang cepat, apalagi setiap tarif diberikan masih ada syarat, perbedaan waktu bahkan perbedaan daerah yang diberikan. Untuk itu saya mencoba membuat perbandingan tarif antar operator di alamat : [tautan dihapus] silahkan dilihat dan kalau rekan-rekan merasa berguna silahkan alamat ini diforwardkan ke teman-teman yang lain, dan kalau ada info terbaru yang belum ada di website harap diinformasikan agar bisa saya update. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rudyanto08 (Penasihat) 28/07/08 10:08 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler Setelah 3 operator besar bermain di angka Rp. 0, Rp. 0,5 dan Rp. 1, apakah operator besar itu bisa memberikan kejutan lagi bagi pelanggannya ?? - mestinya yang diberikan HARGA MURAH - TANPA SYARAT - dan KUALITAS OK Post Extras: 🖨️ Cetak |
| kungfu_Panda (Anggota) 29/07/08 11:11 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler iya tp kyanya gak akan ada ma... klo harga murah kualitas OK dan tanpa syarat..mereka kan bisa bangkrut... yah...intinya saya seh mendingan irit pulsa aja d...klo gak penting yah gak usah tlp,,,cukup sms aja.. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| oiseky (Penasihat) 29/07/08 18:06 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler Sejauh ini gw paling nikmat pake axis walaupun cuma untuk sementara (selama masih Rp. 1,-/nelpon). sayangnya ngak banyak yg pake axis. Pakabarnya pasca bayar? kok jadinya malah terbalik ya dibanding dulu kalo pake pasca jauh lebih murah dan fasilitas yg lengkap, sekarang malah mahal banget dibanding prabayar. mo ditutup sayang soalnya udah pake lama. huhuhu Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rudyanto08 (Penasihat) 31/07/08 09:02 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler AXIS memang paling murah, saya pakai juga sejak awal. Bahkan infonya nantinya akan ada promo yang lebih heboh lagi dari AXIS (ke lain operator). --------- Untuk paska bayar memang sekarang masih terkesan dianaktirikan , namun gimana lagi memang nomor sudah paten - solusinya punya beberapa nomor dengan nomor paska hanya un tuk terima saja. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| oiseky (Penasihat) 01/08/08 09:42 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler Setuju. paska bayar cuma untuk nerima dan pemakaian hanya sebatas biaya abodemen (kalo ngak dpake, hrs bayar abodemen). wah axis mo promo apa lagi neh? Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 01/08/08 13:23 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler Operator pertaruhkan reputasi dalam perang tarif BANDUNG: Operator seluler di Indonesia sudah saatnya menghentikan perang tarif karena iklim perekonomian sekarang sangat tidak mendukung. Pakar pemasaran dari Markplus Inc, Hermawan Kartajaya, mengungkapkan perekonomian makro sedang tidak kondusif karena tingkat inflasi terus meningkat imbas kenaikan harga minyak mentah dunia. Dengan demikian, sambung dia, telah terjadi kenaikan biaya produksi secara signifikan di semua lini yang gilirannya akan membuat operator yang menerapkan perang tarif bisa merugi dengan cepat. "Dan situasi inflasi ini tidak tahu sampai kapan terjadi. Tak satu pun pihak, termasuk produsen minyak seperti Rusia, yang bisa memprediksi kenaikan harga minyak ini, " katanya dalam Stop the pricewar: It's inflation stupid! di Bandung, Senin malam. Hermawan mengungkapkan operator seluler mempertaruhkan reputasi yang sangat besar saat melakukan perang tarif. Alasannya, operator cenderung melakukan spekulasi bisnis yang sangat serampangan. Dengan perang tarif, operator bisa memperoleh keuntungan apabila terjadi kenaikan volume percakapan secara signifikan. Jika target volume itu tidak tercapai, maka investasi yang dikeluarkan seketika menjadi kerugian. Dia mengungkapkan perang tarif juga akan merusak reputasi perusahaan apabila kualitas layanan yang diberikan tidak dijaga dengan baik, sebagaimana sering ditemukan dalam layanan operator seluler saat ini. "Kami perhatikan, perang tarif operator kini sudah mengubah kualitas hubungan produsen dengan konsumen. Ini berbahaya, bisa jadi nanti tidak ada lagi loyalitas pelanggan," sambungnya. Presiden Asosiasi Pemasar Asia ini menambahkan operator terlalu berani menawarkan tarif termurah pada saat pertumbuhan orang kaya di Indonesia sebenarnya terus naik dari tahun ke tahun. Dia mencontohkan produk indikator pertumbuhan ekonomi, yakni mobil, motor, dan properti di Sumatra dan Sulawesi belakangan menunjukkan penjualan yang sangat pesat dibandingkan dengan sebelumnya. "Oleh karena itu, kami rekomendasikan agar tenaga pemasaran di mana pun lebih menge- depankan kreativitas saat menjual produk atau jasa. Contohnya, seperti yang dilakukan Esia dengan Rp1 per karakter SMS." Kreativitas tersebut harus ditambah dengan perubahan pola promosi, yang tak lagi mengandalkan pemasaran dari satu pihak ke banyak komunitas seperti dilakukan pada periklanan di media tradisional. Hal yang efektif saat ini, lanjut Hermawan, adalah pemasaran dari satu komunitas ke komunitas lainnya sebagaimana dilakukan dalam berbagai komunitas jejaring sosial di Internet, seperti Fecebook, MySpace, dan seterusnya. "Cara ini jauh lebih efektif, efisien, dan mengena langsung. Orang sekarang sudah cerdas, testimoni keunggulan produk dari satu orang tidak akan cukup." Oleh Muhammad Sufyan Bisnis Indonesia Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rudyanto08 (Penasihat) 01/08/08 16:50 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler Operator seluler di Indonesia sudah saatnya menghentikan perang tarif karena iklim perekonomian sekarang sangat tidak mendukung. -------------------------------------------------------------------------------- - seharusnya alasannya agar kualitas suara tetap bagus. Kalau agar tidak tutup sih itu resiko operator, karena memang seharusnya di Indonesia operator tidak sebanyak ini. coba lihat pendatang baru yang tidak kuat modal memang akan mampus, sedangkan operator lama akan bisa bertahan namun tidak bisa memberikan kualitas yang bagus Post Extras: 🖨️ Cetak |
| Elnino899 (Penasihat) 06/08/08 18:06 | 😐 Re: Persaingan Tarif Seluler banyak yang perang tarif ..sekarang flexy bebas bicara / free... akhirnya pulsa menumpuk.. nampaknya operator yang gak kuat dananya bakal diakuisisi atau bangkrut... nanti... sama seperti nasib.. bank yang kelewat banyak... operator seluler indonesia sudah sangat banyak Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi