| adiajack (Penasihat) 06/05/08 19:52 | 🙂 XL Memang Jempol-an [tautan dihapus] Quote: Berita Harian XL Memang Jempol-an Selasa, 06 Mei 2008 Jakarta (Indofinanz) - Bertambahnya jumlah pelanggan dan naiknya trafik komunikasi menjadi faktor utama yang mendongkrak kinerja keuangan PT Exelcomindo Pratama Tbk (XL) pada triwulan pertama 2008. Pendapatan usaha kotor menggelembung hingga 50,6 persen menjadi Rp2,654 trilyun dari Rp1,762 trilyun pada triwulan pertama 2007. Setelah dikurangi diskon sebesar Rp31,517 milyar dan beban interkoneksi dan jasa telekomunikasi sejumlah Rp554,335 milyar maka pendapatan bersih mencapai Rp2,068 trilyun yang lebih besar 50,7 persen dari Rp1,373 trilyun. Laba usaha triwulan pertama lalu naik menjadi Rp558,066 milyar dari Rp347,905 milyar ditambah dengan turunnya biaya pada pos lain-lain menjadi Rp16,892 milyar dari beban Rp107,955 milyar, maka pertumbuhan laba bersih tak terelakkan lagi mencapai 109,1 persen menjadi Rp367,639 milyar atau Rp52 per saham dari Rp175,818 milyar atau Rp25 per saham. Selamat dech..... Tp jgn lupain kepuasan pelanggan, berkaca tuh pada Tsel yg sdh dpt awards Post Extras: 🖨️ Cetak |
| chana (Penasihat) 07/05/08 22:41 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an susah atuh..dah tbiasa dpt laba gd trus harus turun.mikir2 jg jdnya.. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| feryirawan (Penasihat) 08/05/08 00:14 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an hehehe bisa aja si boss ..... Post Extras: 🖨️ Cetak |
| _v1c_ (Penasihat) 08/05/08 08:01 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Quote: edoriku said: !! Jangan SMS menggunakan XL !! < kata yang tepat nee tapi perlu dikoreksi dikit tidak klo pake xtra tapi xtra yang 100 cepek dech kalo bisa free sms ke semua operator baru mau gw isi extra 100 /bln Post Extras: 🖨️ Cetak |
| yuketokiya (Anggota) 08/05/08 08:29 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Quote: cybershot said: Tarif XL ga asik. 3000 10 menit? Emang mo dipaksain orang ngomong 10 menit? Ngomong 2 menit juga 3000, ini yang disebut sebagai MAHAL. Udah berapa hari nih sejak 19 April? Gw ga sekalipun kirim sms pakai XL hahha gw aja ambil kartu Xl yang explor bulan januari, pake2 cuma 1 bulan terus ngak pake, lagi skg udah balekin lagi ke XL nya males makenya tarif ngak jelas, janji nya cuma janji2 kosong aja capek deh Post Extras: 🖨️ Cetak |
| trevor (Penasihat) 08/05/08 08:29 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Kayaknya gampang aja bikin perusahaan telekomunikasi di Indonesia ini. Yang susah itu memuaskan pelanggannya sih. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| trevor (Penasihat) 08/05/08 08:39 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Quote: AndreecarteR said: ck ck ck ck isinya koq menghujat.....emang bikin operator itu mudah ?? Bikin operator itu mudah asal punya modal, nyatanya operator telekomunikasi sekarang jauh lebih banyak dibandingkan jaman kakek-kakek kita. Yang susah itu justru memuaskan pelanggan. Post Extras: 🖨️ Cetak |
| red_tigi (Penasihat) 08/05/08 09:34 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Quote: AndreecarteR said: ck ck ck ck isinya koq menghujat.....emang bikin operator itu mudah ?? yang dihujat tret nya bos...abis ga memberi info sama sekali... sekalian menyindir XL yg tarif nya ga jelas (dulu paling murah sekarang paling mahal)...hehehehehe Post Extras: 🖨️ Cetak |
| chana (Penasihat) 08/05/08 11:07 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an emg susah nyenengin semua orang tp lalu ada cara buat banyak orang nah itu yg harus d pelajari ma op2, ga cm xl,, Post Extras: 🖨️ Cetak |
| rusco (Penasihat) 08/05/08 13:00 | 😐 Re: XL Memang Jempol-an Operator bidik layanan nirtunai JAKARTA: PT Excelcomindo Pratama Tbk tengah membangun layanan koneksi broadband nirkabel untuk mendukung koneksi terminal anjungan tunai mandiri di tiga kota. PT Indosat Tbk bersinergi dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis untuk meningkatkan layanan transaksi seluler Dompetku, sementara PT Telkom Tbk melalui dua anak perusahaannya, yaitu PT Finnet Indonesia dan PT Sigma Cipta Caraka, akan menyediakan sistem maupun infrastruktur dan layanan dari ujung-ke-ujung. Titus Dondi, GM Enterprise and Carrier PT Excelcomindo Pratama, menuturkan pihaknya telah mengembangkan layanan untuk mendukung aktivitas less cash society sesuai tuntutan pelanggan. "Kami sedang mengembangkan layanan yang bisa mempermudah layanan mobilitas bagi perbankan," ujarnya. Dia menuturkan itu berkaitan dengan ajang Asia Pacific Conference and Exhibition (Apconex) yang di antaranya mengusung tema Reliable Telecommunication Infrastructure to reinforce Less Cash Society. Dukungan XL, paparnya, menyiapkan mobile banking, WiMax for ATM, serta mobile electronic data capture (mobile EDC). Dia menuturkan dalam area WiMax for ATM, pihaknya telah dan sedang membangun layanan koneksi broadband nirkabel untuk ATM di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Dengan layanan tersebut, layanan perbankan melalui ATM akan menjadi lebih aman, cepat, serta mempunyai jangkauan yang lebih luas. Indosat memperluas kerja sama pengembangan layanan Dompetku dengan Bank Mandiri, Artajasa, Abhimata Citra Abadi, WIN dan PVSTAR. Guntur S. Siboro, Marketing Director PT Indosat Tbk, mengatakan terobosan itu bertujuan untuk membangun kerja sama dengan industri yang berbeda sehingga dapat layanan Dompetku menjangkau pasar yang lebih luas. Kerja sama itu menyusul kemitraan Indosat sebelumnya dengan Kopindosat, jaringan mini market Alfamart, Asuransi Bintang dan Bank Danamon. Andalkan anak usaha PT Telkom Tbk juga menyatakan dukungannya dalam transformasi Indonesia menuju masyarakat yang mengurangi penggunaan uang tunai (less cash society). Telkom melalui dua anak perusahaannya, yaitu PT Finnet Indonesia dan PT Sigma Cipta Caraka, akan menyediakan sistem maupun infrastruktur dan layanan dari ujung-ke-ujung. Eddy Kurnia, Vice President Marketing Communication Telkom, memperkirakan di masa mendatang hampir semua proses belanja akan dapat dilakukan dengan menggunakan kartu atau ponsel. "Kami akan mendukung transformasi ini," ujarnya. Telkom, paparnya, akan menyediakan kebutuhan teknologi mulai dari infrastruktur telekomunikasi, sistem, hingga peranti lunak dalam mendukung proses pembayaran tanpa uang tunai. Salah satu terobosan Sigma adalah penyediaan self service terminal yang mirip dengan mesin ATM namun dilengkapi keyboard lengkap sehingga dapat menampilkan fitur yang lebih bervariasi. Peranti itu memungkinkan pengguna melakukan berbagai transaksi pembelian dan pembayaran melalui gerai-gerai yang akan tersedia secara meluas. Berbagai pembayaran seperti tagihan telepon, listrik dan kartu kredit serta berbagai pembelian seperti tiket, voucher isi ulang, dan belanja di toko online akan dapat dilakukan dari peralatan itu. (roni.yunianto@[tautan dihapus]) Oleh Roni Yunianto Bisnis Indonesia Post Extras: 🖨️ Cetak |
Kami memakai cookie Google Analytics untuk memahami cara situs ini dipakai. Anda boleh menerima atau menolak. Kebijakan privasi