Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forum Innovative
Stingbandel
(Penasihat)
01/05/08 13:52
🙂 Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
mo nanya nih kan sekarang udah keluar modem hsupa. mo nanya kapan kira kira teknology yg memakai hsupa di indo ini?

worth it ga kalo beli modem hsupa skrg soalnya harga huawei yg hsdpa sama hsupa beda sekitar 400 rb an

thanks
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
01/05/08 14:24
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
HSUPA 7.2mbps kan?
perasaan udah banyak tuh modemnya. emang dapet harga berapa bro?

telkomsel udah bersiap ke LTE lho
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
01/05/08 14:42
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Yap, Telkomsel & XL sudah mengarah ke LTE. Indosat (via IM2) sptnya akan pilih WiMax
Post Extras: 🖨️ Cetak
Jayz
(Penasihat)
01/05/08 15:59
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
kalo matrix broadband mengarah kemana bro?
Post Extras: 🖨️ Cetak
Prayudi76
(Penasihat)
01/05/08 17:23
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Memang yang jual modem HSUPA sdh ada Bro?
Saya di surabaya kok belum dengar yah
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
01/05/08 19:27
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
Prayudi76 said:

Memang yang jual modem HSUPA sdh ada Bro?

Saya di surabaya kok belum dengar yah

sudah ada beberapa pak.
Post Extras: 🖨️ Cetak
AA_Ariel
(Penasihat)
01/05/08 19:38
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
HSUPA sangat berpengaruh untuk akses internet kita. Tapi kl sering pake uplinknya dan butuh bandwidth besar. Contohnya sering kirim file2 gambar kualitas tinggi, video, suara ke kantor, klien, website, email. Jadi waktu kita gak keseringan dipake nunggu karena lemotnya jalur uplink. kl d hp kyknya itu sih. kl jd modem server internet mungkin bisa jg asal dapat public IP. kl buat pengguna biasa yg jauh lbh byk butuh downlinknya sih gak terlalu ngaruh. cukup HSDPA. cmiiw
Post Extras: 🖨️ Cetak
Prayudi76
(Penasihat)
02/05/08 05:48
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Setuju Bro,HSUPA sesuai dengan nama U nya yang uplink, kayak nya ntar jarang operator yang mau memberikan uplink besar dech
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
02/05/08 05:59
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
iya saya juga mikir kapan gitu mereka mo kasih uplink yang gede.

harga di jakarta notebook tuh beda sekitar 400 rb an gitu.

maaf nih nanya lagi.

kalo LTE tuh apaan yah?

kalo wimax gitu tuh ga bisa pake modem 3g yah?

mesti beli alat lain lagi yah?

saya takutnya udah beli yg modem hsdpa eh trus ada yang kasih support buat hsdpa kan sayang udah beli mahal mahal modem hsdpa.

mendingan nunggu sebulan lagi nabung lagi sampe bisa buat beli yang hsupa gitu.

tolong kasih tau dong LTE sama Wimax pake modemnya sama apa kagak

thanks
Post Extras: 🖨️ Cetak
Heats
(Penasihat)
02/05/08 09:26
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
LTE setau saya sih kependekan dari Long Term Evolution, nama lain dari fourth generation (4G)
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
02/05/08 09:34
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
HSDPA 7.2Mbps down / 384Kbps up sih udah banyak BTSnya indosat kan dah upgrade sebagian di Jakarta CMIIW

kalo HSUPA yg upload specnya bisa sampai 2Mbps sih masih belum ada hehehe modemnya doank yg udah banyak...
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
02/05/08 09:35
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
ambil dari wiki

3GPP Long Term Evolution

3GPP LTE (Long Term Evolution) is the name given to a project within the Third Generation Partnership Project to improve the UMTS mobile phone standard to cope with future requirements. Goals include improving efficiency, lowering costs, improving services, making use of new spectrum opportunities, and better integration with other open standards. The LTE project is not a standard, but it will result in the new evolved release 8 of the UMTS standard, including mostly or wholly extensions and modifications of the UMTS system. The architecture that will result from this work is called EPS (Evolved Packet System) and comprehends E-UTRAN (Evolved UTRAN) on the access side and EPC (Evolved Packet Core) on the core side.

2.75G:
EDGE
EGPRS

3G:
UMTS (W-CDMA)
CDMA 2000 & 1xEV-DO/IS-856
FOMA
TD-SCDMA
GAN/UMA

3.5G:
UMTS (HSDPA)
UMTS (HSUPA)

Post 3G:
UMTS (HSOPA/LTE)
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
02/05/08 09:38
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
Stingbandel said:

tolong kasih tau dong LTE sama Wimax pake modemnya sama apa kagak

thanks

beda bro. Wimax itu belum tentu diadopsi ama operator disini. kalo LTE itu pengembangan dari 3G lagi. jadi biaya nya lebih murah untuk upgrade.
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
02/05/08 09:40
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
WiMax butuh dua tahun untuk booming

JAKARTA: Pengadopsian jaringan worldwide interoperability for microwave access (WiMax) di Indonesia diperkirakan baru akan booming dua tahun setelah frekuensi 2,3GHz ditenderkan.

Dimitri Mahayana, Chairperson Sharing Vision-lembaga riset telematika di Indonesia, menuturkan maraknya pemanfaatan teknologi akses pita lebar nirkabel WiMax baru akan booming dua tahun pascatender.

"WiMax adalah hak masyarakat karena dengan ini, tarif Internet bisa turun luar biasa. Namun keberhasilannya tergantung pada regulasi, misalnya lisensi, jika saja ini bisa murah," ujarnya Rabu.

Pelanggan, paparnya, tidak terlalu peduli broadband datang dari mana misalnya WiMax atau dari high speed downlink packet access (HSDPA) karena bagi mereka yang penting adalah konektivitas yang mulus (seamless).

Dia memperkirakan dalam lima tahun ke depan WiMax akan lebih banyak disediakan di pedesaan dan tepat untuk pergelaran proyek universal service obligation.

Dari sisi keterjangkauan, WiMax bisa lebih murah, dengan biaya seperempat atau sepersepuluh seluler 3G. Adapun dari sisi pergelaran akses, biaya per satuan sambungan WiMax diharapkan lebih murah 25% dari 3G.

Meskipun demikian, Dimitri mengingatkan sesuai dengan teorinya WiMax lebih cepat dibandingkan dengan akses 3G, tetapi WiMax belum tentu seandal seperti 3G atau HSDPA.

Saat ini, paparnya, harga chip WiMax di luar negeri bisa mencapai sekitar US$100 sementara di Indonesia mencapai sekitar US$10 per chip. "Chip memang harus dari Indonesia agar harga lainnya bisa turut turun, proyek ini sedang dikembangkan," tegasnya.

Aturan teknis

Terkait dengan pengaturan frekuensi 2,3 GHz, Dimitri menilai Ditjen Postel sudah bekerja dengan baik mengaturnya. "Frekuensi makin tinggi jangkauan jadi pendek, makin rendah maka jangkauan makin luas. Jika ini berubah lagi maka chip bisa berubah total," ujarnya.

Sebagian pelaku industri menilai pengaturan standar teknis akses pitalebar nirkabel (broadband wireless access) yang digunakan untuk pengembangan perangkat WiMax tanggung.

Dede Rusnandar, Ketua Kelompok Kerja Broadband Nirkabel, berpendapat pengaturan untuk WiMax perlu disempurnakan karena dengan aturan yang ada alokasi kapasitas 15 MHz bagi penyedia layanan akan masih tanggung.

"Paling tidak mestinya 30 MHz karena 15 MHz tidak murni broadband dan separuh narrow band," ujarnya.

Di luar negeri, papar Dede, operator mendapat alokasi 50 MHz. Bahkan di AS, operator Sprint Nextel menggunakan alokasi 100 MHz sehingga mampu menyediakan kecepatan sampai 20Mbps kepada pelanggannya. "Ini perlu diperbaiki agar konsepnya tidak tanggung," jelasnya.

Dede juga mengkritik peraturan teknis BWA yang mewajibkan operator menggunakan standar IEEE 802.16d. Padahal perangkat teknologi dengan standar itu tidak akan diproduksi lagi. "Intel, misalnya, memilih untuk langsung ke standar IEEE 802.16e, begitu juga Nokia, Motorola, Sony Ericsson."

Menurut dia, aturan itu bisa merugikan masyarakat karena berbeda teknologi akibat penerima (receiver) memakai 16e tetapi pemancarnya memakai 16d.

Dede belum dapat memastikan bilamana aturan itu sengaja dibuat untuk melindungi operator 3G atau industri lokal. Terlepas dari itu, dia menilai aturan itu tanggung. (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
02/05/08 13:57
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
jadi kesimpulannya worth it ga beli modem hsdpa atau hsupa saat ini?

kalo bisa pake minimal 2 taon sih ga rugi tapi kalo 6 bulan aja udah ganti repot deh.

emang cari duitnya kaya buka keran keluar uang hehehe....
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
02/05/08 14:04
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
Stingbandel said:
jadi kesimpulannya worth it ga beli modem hsdpa atau hsupa saat ini?

kalo bisa pake minimal 2 taon sih ga rugi tapi kalo 6 bulan aja udah ganti repot deh.

emang cari duitnya kaya buka keran keluar uang hehehe....

menurut gw beli aja yg bisa HSUPA atau minimal bisa HSDPA 7.2

untuk LTE dan Wimax??? jgn berharap tll banyak, Verizon Wireless dan AT&T pun untuk development plan LTE butuh hingga tahun 2009 akhir, komersial 2010...

operator Eropa misalnya T-Mobile untuk Wimax sudah development ya, tp device pun terbatas

Indonesia? who knows... maybe 2015??? kita tunggu aja operator mana yg mau development dulu pemerintah juga belum mulai lelang frekuensinya tuh

CMIIW
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
02/05/08 14:50
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
ok deh saya siap beli nih kalo di semangatin gini.

mo nanya satu lagi... emang kalo LTE udah ada, emang hsdpanya langsung hilang apa alias ga bisa di pake sama sekali?

kaya sekarang aja kan ada GPRS, trus ada Edge trus ada 3g

semuanya bisa dipake kan cuman speednya doang yg beda.

ya ga?
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
02/05/08 15:51
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
tentu saja masih ada semuanya

ya tapi siapa tau kayak USA kan iDEN dan lain2 AMPS dimusnahkan dan kompensasinya pelanggan dikasih HP baru dan program macam2 supaya mau migrasi karena dampaknya gak cuma satu tp banyak pelanggan...

cuma gw sendiri sangsi teknologi GSM basic dan CDMA basic nantinya apa bakal hilang? kayaknya nggak deh hehehehe
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
03/05/08 07:17
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
kalo buat ngilangin GSM di Indo sih kayanya susah bangat deh

nanti orang disuruh ganti hp lagi bisa hilang pelanggan.

ok thanks atas informasinya nih mas zombi3.

mo kasih point ke mas zombi3 gimana yah. ga tau caranya.
Post Extras: 🖨️ Cetak
ryolasta
(Penasihat)
05/05/08 14:58
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
kalo ngomongin tepat guna... menurut saya sia2 beli modem HSUPA... karena belum terpakai fiturnya. kalau beli sekarang.... kuatirnya nanti pada saat HSUPA sudah ada di Indonesia... harganya jauh lebih murah daripada yang ditawarkan sekarang, terus nanti kecewa.

kurang lebih sama lah seperti hp 3G waktu itu udah beberapa beredar, tapi jaringan 3Gnya belum ada contoh: K600i.... first launch 4,5 juta di indonesia.. tapi jaringan 3G belum ada, pas jaringan 3G udah ada... udah lumayan banyak hp 3G di Indonesia, sementara K600-nya harganya udah ngedrop.

jadi kalo emang mau optimal, sebetulnya modem HSDPA 3,6 Mbps aja udah cukup, karena setau saya jaringan HSDPA di indonesia rata2 masih di 1,8 Mbps. 7,2 Mbps sih entah kapan di Indonesia. lain kalo emang suka travel ke luar negeri dan ketemu jaringan HSDPA 7,2 Mbps.

salam
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
06/05/08 01:46
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
bener sih tapi kan kalo beli yang 3.6 nanti kalo niatnya pake lama kan pake acara jual lagi gitu and beli baru.

saya tipe orang yg ga suka jual and beli beli lagi. beli satu tapi awet. makanya akhirnya saya memutuskan beli huawei e220.

itu kan udah 7.2 jadi ga perlu beli beli lagi.

kalo hsupa saya ga jadi beli soalnya bedanya uplink doang jadi ga terlalu penting bangat.

thanks atas informasinya...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
07/05/08 09:38
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Pasar GSM masih 'seksi' 5 tahun ke depan

JAKARTA: Dalam lima tahun ke depan, layanan jaringan telekomunikasi generasi kedua (2G)-yang lebih dikenal dengan GSM (global system for mobile communication)-dinilai masih menjanjikan keuntungan dari cakupan basis pelanggan maupun meningkatnya trafik data.

Sementara untuk memperkuat layanan data, operator telekomunikasi segera mengikuti tren mendorong evolusi general packet radio services(GPRS) ke Geran.

Iman Hirawadi, Senior Manager Technical Business Development Wireless Networks Alcatel-Lucent Indonesia, menuturkan kecenderungan evolusi itu sesuai dengan tren yang berkembang.

"Ini [evolusi ke Geran] tren global tidak hanya di Indonesia tetapi di negara lainnya terutama operator GSM-nya tidak memiliki lisensi 3G," ujarnya kepada Bisnis.

Menurut dia, langkah itu didorong perkiraan bahwa dalam lima tahun ke depan pelanggan 2G masih signifikan. Di Indonesia, misalnya, dari total perkiraan 173 juta pelanggan seluler pada 2012, sekitar 79 juta menggunakan layanan 2G dan 15 juta lainnya yang menggunakan 3G.

Iman mengutip data terbaru dari perkiraan lembaga riset Business Monitor International pada kuartal II/2008. Dia memperkirakan sebanyak 79 juta pelanggan 2G itu turut didorong dari perluasan jangkauan atau pasar-pasar baru termasuk ke pelanggan dengan belanja pulsa atau ARPU (average revenue per user) rendah maupun penambahan pelanggan baru sebagai hasil dari tarif yang menguntungkan.

Iman menambahkan peningkatan trafik data dalam layanan 3G akan ikut mendongkrak trafik data di layanan 2G.

"Ini dipakai sebagai overlay dan mendorong evolusi di GPRS melalui evolusi Geran yang mampu mencapai peak throughput paket data ke tingkat 1Mbps," paparnya.

ARPU data

Kemampuan itu adalah kemampuan tertinggi sejak GPRS diluncurkan. Secara terperinci kemampuan Geran membawa paket 1,3Mbps untuk downlink dan 653 kbps untuk uplink. Sementara GPRS atau EDGE mampu membawa 474Kbps data baik downlink maupun uplink.

Evolusi Geran diprediksi akan mendorong 40% lebih ARPU data dibandingkan dengan menggunakan EDGE. Pada tahun 2011, diperkirakan akan ada lebih dari 500 juta pelanggan Geran.

Alcatel Lucent menyatakan kesiapannya mendukung evolusi Geran yang akan menjadi strategi inovasi operator dalam evolusi GSM. "Operator yang sudah menggunakan teknologi Alcatel Lucent dan ingin evolusi ke Geran tinggal melakukan upgrade software saja," katanya.

Dia memperkirakan tren evolusi akan mulai berlangsung pertengahan atau akhir 2009 dan evolusi itu akan diikuti dengan penyesuaian handset yang mendukung.

"Handset akan backward compatible artinya bisa tetap mendukung versi GPRS yang sebelumnya." (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
08/05/08 13:05
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Asia Pasifik siap untuk WiMax

JAKARTA: Kendati banyak negara di Asia Pasifik baru memproses alokasi frekuensi untuk WiMax, berbagai pabrikan dan penyedia aplikasi berbasis teknologi tersebut sudah siap menggarap pasar.

Para penyedia perangkat WiMax itu membidik segmen baru terutama melalui teknologi WiMax untuk perangkat komputasi bergerak atau Mobile WiMax.

"Karena WiMax baru masuk ke dalam pasar, hampir semua vendor memiliki posisi yang sama, baik perusahaan baru maupun vendor besar yang sudah mapan," papar Analis Senior ABI Research, Andy Bae, seperti dikutip cellular-news.

Semua pemain, katanya, memiliki peluang yang besar di Asia Pasifik.

Korea Selatan, Jepang, Taiwan, serta Selandia Baru telah masuk dalam fase permulaan bagi Mobile WiMax dengan meyelesaikan proses alokasi frekuensi.

Menurut Bae, Mobile WiMax adalah solusi ideal untuk negara berkembang khususnya dalam mengatasi kesenjangan digital di daerah pedesaan. "Di masa mendatang operator di negara berkembang dapat menyediakan layanan yang khusus untuk komunikasi data dengan biaya investasi yang murah." (Bisnis/swi)
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
09/05/08 01:22
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
lumayan lah kalo masih ada 5 taon lagi.

3 taon aja udah cukup lama buat saya...

ga nyesel beli huawei. ngacir internetnya di sini...

hehee...
Post Extras: 🖨️ Cetak
Gliders
(Penasihat)
10/05/08 01:29
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
ngapain beli HSUPA modem segala bro.. wong HSDPA aja masih byar-pet2... perasaan kok belum pernah nemu yg full speed 3,6 Mbps tuh, padahal udah nyoba hampir semua operator.. lagian harga bandwidth di indo masih mahal (kayaknya gak bakalan murah, maklum, jiwa calo dari kartel2 bandwidth, tau ndiri lah.. siapa) jangankan 3G mau nyampe 100G sekalipun kalau masih sistem quota.. percuma..
Post Extras: 🖨️ Cetak
grey
(Penasihat)
10/05/08 15:20
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
emang masih lama kayanya menikmati internet murah di negara kita..
jangankan mau HSUPA, daerah rumah saya aja pol mentoknya cuma dapet edge nya telkomsel..padahal jarak dari pusat kota ga jauh2 amat..
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
12/05/08 09:35
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Tunggu, Belum Siap Nih
Senin, 28 April 2008 - Trust

Layanan teknologi WiMAX masih jauh dari harapan. Pemerintah berharap industri vendor dalam negeri bisa kuat dulu.

MEMPERDEBATKAN ayam dan telur memang tak ada habisnya. Begitu juga dengan soal pengembangan teknologi WiMAX (worldwide inleroperability for microwave access). Saat ini, sejumlah vendor lokal maupun asing sudah bersiap memasuki pasar pengembangan WiMAX di Indonesia. Kalangan operator yang siap menggelar layanan teknologi ini juga sudah ada. Namun, pemerintah belum juga merampungkan regulasi untuk teknologi tersebut. Apalagi menggelar tender, masih jauh.

Akibat kelambanan ini, pemerintah dituding melindungi operator penyedia teknologi lain yang beroperasi. Tapi, pemerintah punya alasan. Mereka bilang, WiMAX baru akan ditenderkan setelah vendor lokal kuat terlebih dahulu, sehingga Indonesia tak dijajah produk asing. Lan-tas, pemerintah juga membantah hendak meredam laju pengembangan teknologi itu. Buktinya, mereka telah menyediakan dana Rp 34 miliar untuk mengembangkan teknologi tersebut. Selasa ini, uji coba WiMAX produk pemerintah akan digelar di daerah Serpong, Banten.

WiMAX merupakan teknologi jaringan internet nirkabel versi perluasan dari teknologi Wi-Fi (wireless fidelity). Seperti halnya Wi-Fi, pada dasarnya WiMAX juga mcmungkinkaTi komputer yang berada di lokasi tertentu (lazim disebut holspol) bisa berselancar di lalu lintas internet nirkabel penghubung.

Teknologi WiMAX muncul bersamaan dengan layanan seluler generasi ketiga (3G). Layanan ini berupa komunikasi data berkecepatan tinggi, yang berani juga me-mungkinkan tersedianya layanan multimedia, seperti video streaming, internet TV, browsing, musik MP3, dan content digital lainnya, yang dapat diakses secara nirkabel {broadband wireless access/BiWA.) dan bergerak. Selain 3C, WiMAX, dan Wi-Fi, pilihan akses nirkabel lainnya adalah HSDPA (high speed down link packet access).

WiMAX, merupakan teknologi jaringan nirkabel untuk area metropolitan. Secara teoretis, teknologi ini mampu mentransmisikan data hingga 75 Mbps pada jarak sekitar 30 mil (50 km) dan bekerja pada frekuensi 2.4, 35, dan 5.8 GHz. Berbeda dengan 3C yang diusung operator seluler, baik GSM maupun CDMA, WiMAX diusung oleh kalangan industri prosesor, penyedia jasa akses internet, dan vendor perangkat, sepeni laptop, telepon genggam, dan PDA.

Ketika 3G ditenderkan oleh pemerintah pada 2003, muncul kegaduhan. PT Cyber Access Communications yang menang tender akhirnya menjual sahamnya kepada Hutchison Telecommunications International Limited (HTIL), Hong Kong. Cyber Access adalah anak usaha Charoen Pokphand, produsen pakan ternak. Mereka tak punya reputasi sebagai pebisnis telekomunikasi. Pemegang layanan 3G lainnya, PT Natrindo Telepon Seluler, juga menjual nyaris seluruh sahamnya kepada Maxis Communication Bhd. dan Saudi Telecom.

Saat gonjang-ganjing tender 3G tersebut, muncul suara agar pemerintah memberi tempat untuk layanan WiMAX. Namun, hingga kini pemerintah tak jua membuat regulasi atau melelang izin WiMAX. Maklum, 3G dan WiMAX saling berhadap-hadapan, karena sama-sama mampu menyediakan layanan komunikasi data kapasitas besar secara nirkabel. Bahkan, WiMAX dianggap lebih unggul dari sisi teknologi dan biayanya lebih murah.

Itu sebabnya, muncul dugaan, pemerintah kasihan kepada operator 3G yang telah banyak keluar duit. Ketua Masyarakat Telekomunikasi (Mastel) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, menuturkan, kalau WiMAX muncul, 3G bisa habis.

Padahal, banyak perusahaan yang sudah siap menggelar layanan teknologi ini. Indosat M2, misalnya. Perusahaan ini sudah menyiapkan investasi untuk menggelar layanan WiMAX. "Kalau kami diberikan lisensi, kami akan meluncurkan WiMAX," kata Hermanudin, GM Business Planning and Development Indosat M2.

Anak usaha Indosat ini juga memperkirakan, jika WiMAX digelar, tarif internet akan segera turun. Hermanudin menghitung, pelanggan internet personal di negara lain dikenai biaya US$ 15-20 per bulan. Dengan teknologi WiMAX, pelanggan Indonesia membaar sekitar Rp 150 ribu per bulan. Keuntungan penyedia layanan sekitar 20-30%.

Selain itu, potensi pasar WiMAX cukup menjanjikan. Saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia cuma 27 juta. Sementara yang memakai nirkabel masih di bawah 500 ribuan. "Jadi, penetrasinya masih rendah. Ini tentu peluang bisnis yang besar," tambah dia.

Namun, Indosat M2 serasa bertepuk sebelah tangan, karena pemerintah belum menyusun aturan mainnya. "Jangankan pemberian lisensi, inventarisasi frekuensi juga belum," kata dia.

MENUNGGU INDUSTRI LOKAL SIAP

Lagi-lagi, pemerintah membantah bahwa lambatnja kemunculan layanan WiMAX di Indonesia dilakukan untuk melindungi operator 3G. Menurut Azhar Hasyim, Direktur Standardisasi Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informasi, teknologi WiMAX dan 3G tidak akan saling bersinggungan. Keduan)a memiliki kelebihan dan pasar tersendiri. WiMAX cepat untuk akses data dan jangkauannya le-bih luas dibanding 3G. "Keunggulan 3G adalah mobilitasnya yang jauh lebih bagus daripada WiMAX," kata dia.

Pasar yang dituju WiMAX juga berbeda dan cenderung lebih sempit dibanding 3G, karena biasanya konsumennya adalah korporasi, bukan personal. "Jadi, mereka tidak bersaing karena segmennya berbeda," kata Azhar.

Hingga kini, pemerintah sedang membuat aturan dan standardisasi WiMAX. Nantinya, WiMAX akan menempati frekuensi 2,3-2,5 GHz. Frekuensi ini sudah ditetapkan untuk teknologi BWA.

Setelah pengaturan frekuensi, mumpung tender belum digelar, pemerintah berniat tak akan membuka pintu lebar-lebar bagi asing. Bisik-bisik memang mengatakan, sejumlah vendor asing sudah mengincar Indonesia. Sebut saja, misalnya. Motorola, Alcatel, dan Redline.

Memang mereka belum melamar secara resmi kepada pemerintah. "Jika asing ingin teriibat, silakan. Tapi, dia harus membangun pabrik di dalam negeri," kata Azhar. Jika WiMAX digelar tanpa persiapan produsen dalam negeri, maka Indonesia kembali hanya sebagai pasar. Pemerintah khawatir, operator WiMAX nantinya akan lebih memilih vendor asing ketimbang lokal.

Wajar, jika investor asing diduga akan segera menyerbu ke sini jika layanan WiMAX digelar. Maklum, bisnis ini sangat menggiurkan. Azhar memperkirakan, nilai bisnis perangkat telekomunikasi bisa mencapai Rp 100 triliun per tahun. Sementara perangkat besutan dalam negeri hanya mengambil pangsa sekitar 1% hingga 5%. Itu sekitar Rp 1,2 triliun.

Makanj-a. pemerintah mau mengeluarkan duit hingga Rp 34 miliar itu tadi, untuk lebih paham lagi soal teknologi WiMAX. Tahun lalu, duit yang keluar mencapai Rp 16 miliar dan tahun ini Rp 18 miliar. Hasil pengembangan itulah yang akan diujicobakan di Serpong.

Nah, kalau hasilnya oke, pemerintah akan menularkan temuannya kepada para vendor lokal. Dengan begitu, vendor domestik punya kesempatan mengisi pasar laranan WiMAX, nantinya. "Tender tidak akan dibuka jika para vendor lokal belum semua siap. Masak kita buru-buru buka tender, tapi produsen kita belum terbukti perform," kata Azhar.

Masalahnya, orang kebanyakan sudah bermimpi bisa memperoleh akses internet murah sejak dulu. Pak!
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
14/05/08 19:37
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Rabu, 14/05/2008 18:34 WIB
Aturan BWA 'Tak Seksi' Belum akan Direvisi
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Pemerintah tetap bersikeras mempertahankan aturan teknis perangkat jaringan broadband wireless acces (BWA). Padahal, aturan tersebut dinilai sudah tak seksi lagi sehingga perlu direvisi.

Menkominfo Mohammad Nuh menegaskan demikian di sela seminar tentang BWA yang berlangsung di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (14/5/2008).

"Setiap kebijakan tidak dibuat berdasarkan dimensi waktu saja. Jadi, kalau memang sudah benar-benar tidak sesuai dengan kondisi saat ini, baru kebijakan itu direvisi," tukasnya.

Keluhan akan aturan teknis itu bermula ketika Dirjen Postel menerbitkan Surat Keputusan No. 47/2008 tentang standardisasi perangkat BWA 2,3 Ghz. Dalam aturan tersebut, operator BWA diharuskan menggunakan standard teknis IEEE 2.16 d.

Padahal, perangkat 16.d yang ditujukan untuk BWA Nomadic atau kerap disebut Fixed Wimax tersebut sudah tidak akan diproduksi lagi secara massal oleh penyedia jaringan kelas dunia.

"Dunia sudah pakai yang 16.e untuk Mobile Wimax. Kalau kita tetap pakai 16.d, ya akan ketinggalan," ujar Ketua Forum Komunikasi BWA, Barata Wisnu Wardhana.

Sementara itu, Kasubdit Penataan Frekuensi Ditjen Postel Denny Setiawan menjelaskan, pemerintah bukannya mau mempertahankan regulasi yang usang, namun menanti kesiapan industri lokal.

"Menurut pengertian saya atas pernyataan menteri barusan, pemerintah bermaksud meng-open aturan tersebut. Jadi kalau nantinya ada pemain lokal yang bisa membangun perangkat untuk 16.e, silakan saja," tandasnya.
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
23/05/08 14:16
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Indosat sudah melakukan "perkenalan" HSUPA
-------------
Indosat incar 6 juta pengguna baru

JAKARTA: PT Indosat Tbk menargetkan enam juta pelanggan baru tahun ini, meningkat 25% dibandingkan dengan jumlah pelanggan tahun lalu yang mencapai 24,5 juta nomor.

"Tahun ini kami menargetkan enam juta pelanggan dan sampai akhir tahun kami mengharapkan pelanggan kami akan menjadi 30,5 juta," ujar Syakieb A. Sungkar, Regional Sales Director Indosat, baru-baru ini.

Seiring dengan makin tingginya jumlah pelanggan, katanya, Indosat harus terus membangun infrastruktur agar kualitas layanan tetap terjaga. Dia menyebutkan pangsa pasar Indosat saat ini mencapai 28% dari keseluruhan pasar seluler.

Agar target Indosat memperluas dan menambah jumlah pelanggannya tercapai, lanjutnya, Indosat sedang mengimplementasikan sejumlah strategi. Dia menyebutkan salah satu strategi Indosat ialah dengan membangun terus-menerus infrastruktur. "Kami membangun 3.000 BTS setiap tahun."

Dia mengatakan Indosat menginvestasikan 15% dari total investasi perusahaan tahun ini untuk jaringan backbone. Selain itu, katanya, anak usaha ST Telemedia itu mengubah switching MSC (mobile switching center) dengan media gateway. Indosat saat ini memiliki 50 BSC (base station controller).

"Kami akan melakukan tindakan marketing yang agresif untuk memenuhi target." Dia menjelaskan marketing yang agresif ini akan berupa penyediaan fitur konten yang menarik, peningkatan layanan, inovasi produk, packaging dan pricing.

i-Chatting & HSPA

Dalam kesempatan Information and Communication Technology Expo 208, Indosat meluncurkan konten terbaru seperti i-Chatting, i-Kamus, dan i-Movie.

"Dengan fitur-fitur konten baru ini diharapkan pelanggan Indosat akan meningkatkan pemakaian konten. Konten tersebut juga akan bermanfaat untuk menarik pelanggan baru," tambah Syakieb.

Dalam perkembangan lain, Indosat memperkenalkan akses HSPA (high speed packet access) Phase 2 dan HSUPA (high speed uplink packet access) untuk kecepatan unduh data hingga 14,4 Mbps dan kecepatan uplink data hingga 1,4 Mbps.

"Indosat kembali memperkenalkan inovasi barunya untuk layanan 3,5G Broadband, berupa kecepatan akses data yang semakin tinggi untuk downlink maupun uplink data," ujar Guntur S. Siboro, Direktur Marketing Indosat.

Layanan 3,5G Broadband Indosat yang sebelumnya menggunakan akses HSDPA memberikan kecepatan askes downlink maksimal 3,6 Mbps dan uplink 384 kbps.

Indosat mengklaim layanannya merupakan akses tercepat untuk mobile broadband di Indonesia saat ini. Peningkatan kecepatan akses data ini dapat dinikmati oleh pelanggan broadband Indosat di wilayah Jabotabek dan Surabaya.

"Di samping memberikan kecepatan akses, kami juga menjamin ketersediaan bandwidth yang lebar sehingga lebih bisa mampu menampung semua kebutuhan akses data dan Internet dari pelanggan," tambahnya. (14/Setyardi Widodo)

Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
23/05/08 15:48
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
14.4Mbps dengan indosat accelerator = 20-30an Mbps nih hehehe
wong skrg 3.6 Mbps aja bisa setara 18Mbps dengan indosat accelerator

uplinknya kenapa cuma 1.4Mbps ya... harusnya 2.0 Mbps paling gak kalo ikut spek resmi
Post Extras: 🖨️ Cetak
Jayz
(Penasihat)
24/05/08 12:17
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
iseng2 biz ngetes...pake indosat broadband with huawei e270..lokasi jakarta barat kota
Post Extras: 🖨️ Cetak
rix
(Anggota)
25/05/08 23:41
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
wah, jadi mending pilih yang mana ya ? antara huawei e220 dan e270 ? jadi bingung neh, soalnya mau beli modem juga bro..harganya juga beda tipis..
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
26/05/08 10:15
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Yg support untuk HSDPA & HSUPA itu E270, jika ada yg nawari murah, cb saja..
Post Extras: 🖨️ Cetak
rix
(Anggota)
26/05/08 20:33
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
iya bro..kemaren ditawarin ma temen gw antara huawei yang e220 dan e270 bedanya 250rb, mending pilih mana ya ? ada saran ?

btw..udah ada yang pake huawei e270 dan e220 belum ? gimana untuk koneksi, sinyal dan ketahanannya..bisa bagi2 cerita ya..soalnya gw masih dilema antara e220 dan e270 mengingat harganya beda sedikit.
Post Extras: 🖨️ Cetak
gunggu
(Penasihat)
26/05/08 23:17
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Gabungan HSDPA & HSUPA atau lebih sering disebut HSPA khan barusan launching punyanya Indosat hehehe...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
27/05/08 09:23
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
rix said:
iya bro..kemaren ditawarin ma temen gw antara huawei yang e220 dan e270 bedanya 250rb, mending pilih mana ya ? ada saran ?

btw..udah ada yang pake huawei e270 dan e220 belum ? gimana untuk koneksi, sinyal dan ketahanannya..bisa bagi2 cerita ya..soalnya gw masih dilema antara e220 dan e270 mengingat harganya beda sedikit.

Pilih yang E270 saja, intinya modem itu sdh support HSDPA & HSUPA..
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
27/05/08 13:12
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
HSUPA (Release 6) = HSDPA (downlink 7.2Mbps) + uplink 2Mbps

kalo HSPA = downlink 14.4Mbps + uplink 5.76Mbps...

nanti ada lagi i-HSPA punyanya Nokia Siemens Network... itu sudah spec mirip2 searah dengan LAN 10/100...

gw sendiri mau beli Huawei E270, worth it banget...
atau yg mau ukuran kecil beli aja tuh yg Vodafone E172
Post Extras: 🖨️ Cetak
rix
(Anggota)
27/05/08 18:06
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
iya boss, gw juga kepikiran beli yang huawei e270 karena udah support HSDPA dan HSUPA.

btw, ada yang udah pake huawei e270 belum ya ? mohon dibantu ya apa saja kekurangan dan kelebihannya..

kalo huawei e270 dan vodafone e172 bagus mana boss ?
Post Extras: 🖨️ Cetak
Stingbandel
(Penasihat)
28/05/08 04:27
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
kalo ga salah Indosat udah ngeluarin HSPA deh.

saya sih udah beli e220 tapi mendingan nunggu HSPA modem aja deh soalnya kalo ga nanti beli beli lagi.

tanggung

sekarang aja downlink 7.2 aja udah cepet bangat.... cukup puas lah saya
Post Extras: 🖨️ Cetak
rix
(Anggota)
28/05/08 18:13
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
HSPA = HSDPA + HSUPA ?

wah..kalo modem yang support HSDPA dan HSUPA bisa ga ya ? kan udah bisa dua2nya..hehehehe

tapi kayanya teknologi HSPA masih lama ya di indonesia ?
Post Extras: 🖨️ Cetak
burem
(Anggota)
01/06/08 14:58
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
wah seru .. ilmu baru ... m(_ _)m
malah baru dapet mudem mure dr temen ... e220 tp locked XL, gimana bisa jd unlocked ya? ...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rix
(Anggota)
01/06/08 22:51
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
murahnya emang beli berapa bro ? banyak koq yang bisa unlock modem..biaya2nya rata - rata Rp. 200rb boss
Post Extras: 🖨️ Cetak
burem
(Anggota)
02/06/08 09:53
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
hehehe harga teman .. wong bekas dipake 6 bulan .. mayan lah
ooh emg segitu yaa jasa unlock, td nyari2 rata 200-350rb ..

makasih makasih
Post Extras: 🖨️ Cetak
Jayz
(Penasihat)
02/06/08 10:12
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
burem said:
hehehe harga teman .. wong bekas dipake 6 bulan .. mayan lah
ooh emg segitu yaa jasa unlock, td nyari2 rata 200-350rb ..

makasih makasih

mang ga bisa unlocked sendiri bro?
nyari di google tutorial nya
Post Extras: 🖨️ Cetak
burem
(Anggota)
02/06/08 13:33
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
udah nyari .. dapet, cuma kayaknya serem kalo mokat .. nda idup lagi berabe.
eniwei, hendak bertanya .. XL bebas nda bisa ya dipake di modem hsdpa gt?
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
02/06/08 13:41
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Gue dulu pernah unlocked E220 versi Telkomsel, jadi bisa dipake ke semua operator. Caranya pernah gue disclose di postingan-2 dulu. Coba dicari deh...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
04/06/08 09:53
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Menanti WiMax hadir di Indonesia
-----------
APJII: WiMax sebaiknya difokuskan ke nomadic

JAKARTA: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengusulkan kepada pemerintah untuk berkonsentrasi pada worldwide interoperability for microwave access (WiMax) berstandar nomadic untuk jaringan Internet.

Sylvia W. Sumarlin, Ketua Umum APJII, mengatakan pihaknya mengusulkan kepada regulator untuk mengatur pembagian konsentrasi bagi PJI yang ingin menggunakan WiMax berstandar nomadic dan memberikan pilihan bagi operator jaringan untuk berkonsentrasi pada WiMax berstandar mobile.

"Pemerintah bisa memberikan kesempatan bagi PJI untuk dapat mengadaptasi teknologi baru yang efisien, yaitu BWA ini," ujarnya dalam paparan Potret Perilaku Internet Menuju Pemanfaatan WiMax, belum lama ini.

Menurut dia, kesempatan yang diberikan pemerintah kepada semua pihak yang berkepentingan akan mempercepat pertumbuhan Internet dan memberikan pilihan kepada masyarakat dalam menentukan metode akses.

Dia berpendapat pemerintah bisa berperan mendorong PJI dan NAP (Network Access Point) untuk dapat menggunakan fasilitas rekayasa keuangan (financial engineering) fasilitas kredit untuk pembangunan jaringan serta turut mendorong ekosistem industri Internet melalui penetrasi komputer.

"Dasar penentuan WiMax sebagai salah satu teknologi pengembangan jaringan Internet adalah karena nirkabel tidak membutuhkan investasi penggalian kabel. Radius jangkauan WiMax dapat mencapai 50 km [extensive coverage] dan mampu mentransmit data dengan kecepatan tinggi, yaitu sampai 50 mbps [Mega byte per second]," paparnya.

Saat ini layanan broadband mendorong kebutuhan informasi seperti layanan online video. Bahkan situs YouTube dan sejenisnya sudah diakses oleh 100 juta orang per hari.

"Pengguna Internet juga menantikan kualitas video di Internet seperti layaknya menonton acara di TV," kata Sylvia.

PJI ke depannya akan menghadapi tantangan baru, yaitu memenuhi kualitas gambar dan suara yang diinginkan pengguna dengan meningkatkan kualitas tersebut dengan meningkatkan kapasitas akses melalui layanan broadband.

"Masalahnya, di Indonesia adalah bagaimana membawa online video ke last mile dan investasinya," katanya.

Tak masalah

Sylvia menambahkan PJI banyak melakukan koneksi menggunakan nirkabel dengan membentuk hotspot-hotspot di daerah, sehingga proses migrasi ke WiMax dinilai tidak akan sulit.

"Sebagai operator WiMax, kami mempunyai fungsi utama mengirimkan data dan konten ke pengguna Internet secara efektif, melakukan penghantaran, mengelola konten, dan mendistribusikan IP [protokol Internet]," paparnya.

Kelebihan lainnya, PJI juga mempunyai hubungan langsung dengan pelanggan dalam menyediakan akses dan konten. Dari sisi pengalaman, PJI telah bertahun-tahun menjalankan usaha di bidang ritel, pembuatan konten dan kustomisasi layanan untuk infrastruktur pelanggan.

"Kedekatan dan hubungan istimewa tersebut membuat PJI mampu menjadi mitra pemerintah dalam melakukan penelitian atau pengumpulan data Internet," kata Sylvia.

APJII menilai pesatnya pertumbuhan Internet di Indonesia membutuhkan peran PJI dalam mengelola infrastruktur serta teknologi yang ada, termasuk dalam mengatur aliran trafik, memantau kapasitas jaringan dan menjaga ketahanan jaringan tulang punggung (backbone).

"Pemanfaatan teknologi baru sangat diperlukan agar kami efektif memberikan pelayanan Internet dengan berkelanjutan dan sesuai dengan tingkat permintaan penggunanya." (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
04/06/08 10:51
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Quote:
rusco said:
Gue dulu pernah unlocked E220 versi Telkomsel, jadi bisa dipake ke semua operator. Caranya pernah gue disclose di postingan-2 dulu. Coba dicari deh...

kayaknya tinggal flash ulang aja ya caranya?

bagaimana rekan2 fpers, kalo ambil paket free modem basic, worth it gak selisih harganya???
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
04/06/08 17:22
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Rabu, 04/06/2008 17:00 WIB
Indosat Kejar 5 Juta Pelanggan Broadband
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Indosat berharap bisa meraih lima juta pelanggan mobile broadband seiring ditingkatkannya kecepatan akses menjadi 14,4 Mbps dengan menggunakan teknologi High Speed Packet Access (HSPA).

Group Head Brand and Marketing Indosat, Teguh Prasetya, berharap target tersebut bisa diraih dalam kurun lima tahun ke depan.

"Idealnya pelanggan broadband yang bisa kami raih dalam lima tahun ke depan minimal 20% dari total pelanggan seluler kami yang kini berjumlah 26 juta," ujarnya dalam press update soal layanan broadband Indosat di gedung Indosat, Jakarta, Rabu (4/6/2008).

Saat ini, layanan broadband Indosat telah digunakan sebanyak 1,5 juta pengguna melalui medium seluler 3G, dan hampir 100 ribu pengguna modem Indosat. Rata-rata biaya pulsa yang dikeluarkan untuk mengakses broadband Indosat tiap bulan (average revenue per user/ARPU) sebanyak Rp 250 ribu.

Teguh mengklaim layanan broadband Indosat telah mampu menghantarkan akses download hingga 14,4 Mbps dan upload 1,4 Mbps. "Namun sayangnya belum ada CPE (customer premise equipment atau perangkat akhir pelanggan) yang mampu mendukung koneksi sekencang itu. Mungkin baru di kuartal ketiga tahun ini perangkat itu ada."
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
05/06/08 09:44
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
70% Pelanggan Internet ingin akses di atas 1Mbps

JAKARTA: Sekitar 70% pelanggan Internet bergerak di Indonesia memiliki ekspektasi menginginkan kecepatan transfer data di atas 1 megabit per second (Mbps).

Manajemen Indosat memetakan sekitar 34% pasar atau 30 juta pengguna akan menjadi target layanan bernilai tambah dan konten pita lebar (broadband).

Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing PT Indosat Tbk, menuturkan sejumlah ekspektasi pengguna 3G yang mendasari potensi layanan akses berkecepatan tinggi atau high speed packet access.

"Dari sisi kecepatan dan penghematan waktu, 70% pelanggan di Indonesia menginginkan kecepatan lebih dari 1 Mbps," ujarnya di sela-sela pemaparan Indosat 3.5G Broadband Go HSPA, kemarin.

Teguh menegaskan itu saat menjelaskan hasil dari berbagai survei gabungan termasuk yang dilakukan Indosat dalam memahami kebutuhan pelanggan terhadap akses informasi dan Internet di samping komunikasi dari sisi kecepatan.

"Dalam aspek lainnya, pelanggan di Indonesia juga mengharapkan keterjangkauan dengan poin harga untuk terminal di bawah US$150 dan tarif layanan yang flat dengan di bawah US$15 bulannya."

Pengguna di dalam negeri juga ingin merasa bebas untuk memilih operator, layanan, konten, aplikasi dan perangkat. Sementara itu, dari sisi mobilitas, idealnya pelanggan ingin terlayani setiap saat dan di mana saja karena 60% dari pelanggan menginginkan terminal handheld.

Dia mengatakan alasan pengguna ingin bermigrasi ke broadband cukup sederhana yakni pengguna menginginkan koneksi Internet yang cepat. "Pengguna Internet mulai lelah dengan masalah dan kecepatan yang lambat menggunakan layanan dial-up."

Indonesia diperkirakan memiliki total potensi pasar Internet pita lebar 30 juta atau 34% sebagai target layanan bernilai tambah dan konten. "Mereka ini mencakup pengguna yang menginginkan nilai [value seeker], pencari status, profesional, pencari citra, hingga pencari hiburan," tuturnya.

Dia memperkirakan pertumbuhan pita lebar di Indonesia dalam lima tahun ke depan diproyeksikan mencapai antara 50% dan 60% dan tidak akan kalah dengan India. "Dilihat dari peluang indeks digital Indonesia berada di posisi ke-6 dunia sehingga peluang tumbuhnya tinggi," tegasnya.

Pada tahun 2010, pendapatan dari layanan pita lebar diperkirakan mencapai US$900 juta.

Jaringan Indosat

Dalam kesempatan yang sama, Teguh mengatakan ekspektasi dari pelanggan 3G itu akan diakomodasi pada teknologi high speed downlink packet access (HSDPA) yang dapat mengakses data dengan kecepatan download sampai dengan 14,4 Mbps. Di samping itu, Indosat mempersiapkan teknologi high speed uplink packet access (HSUPA) dapat mengakses data dengan kecepatan upload sampai dengan 1,4 Mbps.

"Kami telah siap dengan kecepatan ini, dan begitu customer premise equipment [CPE] siap, kami tinggal memulai saja," ujarnya.

CPE itu di antaranya adalah peranti modem dengan harga US$100 yang mampu memberikan kecepatan 14,4 Mbps dan baru tersedia kuartal III atau kuartal IV.

Dalam tahap pertama, Indosat akan menyediakan layanan HSPA (HSDPA 14,4 Mbps dan HSUPA 1,4 Mbps) di 300 titik di Jabodetabek dan tahap kedua akan mencakup semua Jabodetabek dan Surabaya. (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
09/06/08 16:58
😐 Re: Ask: kapan teknology HSUPA masuk ke indo?
Mewujudkan konvergensi dengan HSPA

Konvergensi pada jaringan, layanan dan aplikasi semakin luas terjadi di sekitar kita. Sebut saja mulai dari gabungan jaringan tetap-seluler yang diwujudkan melalui solusi fixed-mobile convergence lalu antara jaringan tetap dan jaringan rumah untuk menyajikan home entertainment.

Belum lagi ada gabungan jaringan enterprise dengan jaringan tetap atau lazim disebut hosted office dan bahkan ada konvergensi antara jaringan seluler dengan jaringan enterprise yang dikemas dengan mobile enterprise.

Di balik bentuk konvergensi itu tentu ada peran teknologi pendukung yaitu radio yang standarnya mengalami evolusi. Jika mengambil waktu mulai dari 2006 hingga penghujung tahun ini akan terjadi peningkatan standar dan kecepatan transmisi data.

Salah satunya adalah standar Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) atau high speed downlink packet access (HSDPA) di jaringan seluler Global System for Mobile Communications (GSM) yang memungkinkan download dengan kecepatan 14,4 megabit per second yang sebelum segera berevolusi menuju high speed uplink packet access (HSUPA) 5,7 Mbps untuk upload.

Konvergensi akan banyak mengandalkan akses pita lebar bergerak atau mobile broadband. Dari aspek aplikasi, suara dan SMS pun segera menjadi aplikasi yang berjalan di atas data.

Sejumlah operator seluler di Indonesia sudah menggelar mobile broadband di beberapa titik. Indosat, misalnya, sebagai operator yang pertama meluncurkan 3,5 G dengan mengklaim telah melansir 100% penuh HSDPA.

Baru-baru ini, Indosat menyatakan akan segera menjadi operator pertama yang merilis HSPA yang menggunakan route HSDPA dan HSUPA. Jika saat ini kemampuan HSDPA memungkinkan download 7,2 Mbps dan upload 1,4 Mbps dan sebagian lain tersedia dalam kecepatan akses download 3,6 Mbps dan upload 384 kbps.

Pada saatnya layanan HSPA Indosat digelar, pelanggan dapat mengakses data dengan kecepatan download sampai dengan 14,4 Mbps sementara kecepatan upload mencapai 1,4 Mbps.

Dalam beberapa bulan ke depan, customer premise equipment (CPE) seperti peranti modem seharga US$100 berkemampuan kecepatan 14,4 Mbps akan tersedia di kuartal III atau kuartal IV.

Banyak alasan mengapa pelanggan akan tertarik berpindah ke HSPA ini. Diantaranya migrasi ke broadband cukup menjanjikan koneksi Internet yang lebih cepat.

Wajar saja mengingat kebanyakan pengguna berasal dari kalangan yang menginginkan nilai lebih (value seeker), profesional, pencari status, pencari citra, hingga pencari hiburan.

Penyebaran broadband juga meluas karena disamping mendapatkan informasi melalui iklan, pengguna juga teredukasi oleh publikasi media dan kabar dari mulut ke mulut.

Perkiraan pengguna

Dari satu survei gabungan untuk mencari ekspektasi calon pengguna broadband, sekitar 70% pelanggan di Indonesia berharap dapat menikmati layanan dengan kecepatan transfer data di atas 1 Mbps. Mereka juga mengharapkan keterjangkauan dengan poin harga untuk terminal di bawah US$150 dan tarif layanan yang flat dengan dibawah US$15 bulannya.

Banyak nilai tambah yang bisa didapat dari HSPA, diantaranya untuk hiburan yang realtime seperti videostreaming, games, mobile TV, film, dan komunikasi baik teleponi video dan teleponi suara. Disamping itu HSPA juga mendukung download video dan musik serta pesan bergambar (picture messaging).

Meskipun belum ada perkiraan tarif dari operator, tampaknya operator sudah siap mengemasnya dalam paket yang menarik menggunakan basis kuota maupun waktu. Saat ini setidaknya sudah ada lebih dari 30% pasar seluler atau 30 juta pengguna Internet akan menjadi target HSPA ini. Indosat sendiri menaksir 20% pelanggannya merupakan pengguna Internet.

Ekspektasi dari sisi mobilitas, sekitar 60% dari pelanggan yang disurvei menginginkan akses Internet melalui peranti genggam.

Di tingkat dunia, HSPA akan mendorong mobile broadband dengan 70% pangsa pasar dari total 600 juta pelanggan pada 2010. Menurut data Global Mobile Supplier 2008, sudah ada 166 jaringan komersial di 75 negara dengan lebih dari 400 peranti dan lebih dari 1 miliar pelanggan.

Sementara dari sisi peranti, sudah ada sebanyak 203 ponsel HSPA, pemutar media, dan kamera, sekitar 160 PC yang dilengkapi HSPA, PC card,dan USB modem serta 39 router nirkabel yang akan mendukung layanan itu.

Di Indonesia penetrasi perangkat HSPA saat ini masih sangat rendah dan pasar sekundernya juga belum terbentuk. Ketersediaan layanan HSPA tersebut juga masih akan terbatas karena Indosat yang mengklaim paling siap pun baru akan menyediakan HSPA di 300 site di Jabodetabek. Cakupan itu juga akan ditambah ke kota Surabaya akhir tahun ini. (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forum Innovative.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum