Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forum Innovative
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | (tampilkan semua)
adit38
(Penasihat)
06/03/08 04:55
🙂 Tarif yg makin RIBET!
Sekarang ini tarif makin ribet katanya.
Bener begitu ga sih...
Yang jelas gw liat tuh, pembuat ribet itu waktu dan lokasi.
Menurut anda, sebenarnya ribet tarif skrg atau jaman dulu sih ??
(disini sy merefer pd pede, bebas dan im3).
Saya berpendapat tarif jaman dulu lebih ribet...
Karena tarifnya banyak pembagian seperti ini:
Untuk sesama operator:
PEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
OFFPEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
Tarif ke PSTN
PEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
OFFPEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
Tarif ke op.laen
PEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
OFFPEAK
lokal
inlok tetangga
inlok seberang
Ada jg yg offpeak dan peak na malah jadi 5 bagian (halo dan matriks).
Nah lo..., gw jaman itu bingung saat mo nelpon, ini tarifnya offpeak yg keberapa ya...
Ah pokoknya super duper ribet.
Yang ke2 gw mikir, nomer yg kutelpon ini zona seberang ato tetangga (malah ada yg pangdo1 dan pangdo2, ah ribet....).
Sekarang gw bs lepas dr smua itu berkat tarif sederhana dan sangat mudah dipahami baik xl ato im3, yg simpati pede lumayan, tp msh ada inlok2an na. Yg simpati extra msh jadul bin ribet jg tarifnya.
Tp ya itu pendapat gw kan...
Gimana pendapat anda, mana yg ribet, tarif dulu ato skrg ??
Beda pendapat boleh lah...
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
06/03/08 05:02
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Quote:
Gw bingung kenapa tarif skrg dibilang lebih ribet??

soalnya si XL, pernah punya tarif 25/detik ke semua operator. jadi itu tarif paling simple sepanjang jaman deh. terus dibuat aneh2 lagi, makanya dibilang ribet. orang2 sudah lupa dengan tarif jaman dulu, gitu kali ya dit?

XL atau mentari ya yg mulai duluan tarif flat ya?

Mentari dengan 1500nya. XL dengan Jempol 1000nya.

Bebas dengan 1320/menit kalo ga salah.

jadi intinya kita ini SATU, satu indonesia.

tarifnya ga dibeda2in buat telp ke semua daerah.

tapi untuk beberapa daerah dibuat lebih murah, karena baru memasuki daerah tersebut.

seperti XL di papua, tarifnya jauh lebih murah dari di jawa.
Post Extras: 🖨️ Cetak
adit38
(Penasihat)
06/03/08 05:26
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Btw, bukan na proXL ya yg pertama ngasi tarif flat saat ada paket bicara.
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
06/03/08 06:08
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Utk daerah di mana XL masih pgn kejar target pelanggan, tarifnya akan dibikin lebih murah. Utk daerah yg dia sdh banyak pelanggannya, XL akan hati-2 menggelar tarif murahnya utk menjaga revenue dia di daerah-2 tsb..
Post Extras: 🖨️ Cetak
igncahyo
(Penasihat)
06/03/08 10:55
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
menurut saya tarif prabayar (XL) memang berkesan makin ribet... bukan karena variabelnya banyak, tetapi karena sering banget BERUBAH, akibatnya memory otak kita jadi corrupt deh

lain dengan tarif misalnya pascabayar, atau tarif prabayar jaman dulu... memang variabel time-band nya banyak tetapi berlaku tetap sampai bertahun-tahun... mudah mengingat2nya...

tapi kalo dipikir2... biarin lah ribet.. yang penting makin MURAH...

& jangan mengorbankan kualitas... ini yang susah...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
06/03/08 10:59
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
'Cermati realisasi penurunan tarif'

BANDUNG: Regulator dinilai perlu cermat mengawasi implementasi penurunan tarif interkoneksi mulai April, sehingga operator tidak bisa berdalih di balik promo tarif yang gencar dilakukan akhir-akhir ini.

Praktisi telekomunikasi Sutikno Teguh mengungkapkan promosi tarif hingga Rp0 yang belakangan gencar dipromosikan bisa dijadikan tameng bahwa tarif telah diturunkan sebagaimana ditetapkan Menkominfo per 4 Februari lalu.

"Tidak menutup kemungkinan ada yang berkilah bahwa promo tarif ini sudah sesuai dengan ketetapan 4 Februari. Itu jelas tidak benar. Penurunan seharusnya didasarkan tarif ritel seluler yang awal," katanya kepada Bisnis di Bandung, kemarin.

Dia menjelaskan tarif dasar seluler berteknologi GSM rata-rata mencapai Rp1.500 per menit. Dengan demikian, penurunan tarif interkoneksi harus mengacu angka tersebut sehingga muncul angka yang riil.

Teguh yang memimpin perusahaan distributor ponsel itu mengatakan operator yang benar-benar mematuhi aturan interkoneksi akan menurunkan tarif setidaknya Rp224 untuk jenis percakapan telepon tetap ke seluler zona SLJJ, karena terjadi penurunan biaya interkoneksi dari Rp850 per menit menjadi Rp626 per menit.

Selanjutnya Rp100 untuk jenis percakapan seluler ke telepon tetap zona lokal karena penurunan dari Rp361 per menit menjadi Rp261 per menit, seluler ke seluler zona lokal Rp188 (turun dari Rp449 per menit menjadi Rp261 per menit), dan seluler ke telepon tetap zona SLJJ Rp91 (turun dari Rp471 per menit menjadi Rp380 per menit).

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi di Bandung pekan lalu mengungkapkan regulator berencana menaikkan komponen tarif dasar percakapan apabila operator tidak mematuhi aturan interkoneksi tersebut.

Dia menjelaskan tarif dasar yang saat ini mencakup sekitar 50% dari biaya ritel kemungkinan akan digenjot lagi apabila operator tidak kunjung menurunkan tarifnya seperti diinginkan berbagai pihak. "Prinsipnya, kami akan mengawasi pelaksanaan aturan ini." (07)

Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
Byako
(Penasihat)
06/03/08 11:40
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Tarif makin murah selalu ga lepas dari kualitas jaringannya. Jadi kaya pedang bermata dua, bisa menguntungkan tapi juga bisa bikin darah tinggi hehe.
Post Extras: 🖨️ Cetak
dec
(Penasihat)
06/03/08 11:58
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
[tautan dihapus]

Kamis, 06/03/2008 11:53 WIB
Iklan Tarif Telepon Menyesatkan
Suhendra - detikinet

ilustrasi (diolah)

Jakarta - Pemerintah mendesak para operator seluler untuk membuat iklan tarif seluler lebih informatif dan lengkap. Menyusul sekarang ini banyak iklan yang berseliweran dengan menjanjikan tarif paling murah dengan tarif hingga nol koma rupiah per detik.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar kepada detikFinance, di Gedung DPR RI, Kamis (6/3/2008).

"Nanti kita akan berikan edaran kepada operator untuk membuat iklan yang lebih baik, lebih informatif," ungkapnya.

Ia menilai langkah yang dilakukan oleh para operator dengan membuat iklan semenarik mungkin adalah bagian dari reaksi dari kebijakan pemerintah terkait upaya menurunkan tarif dan kondisi sosial masyarakat. "Itu bagian dari panik yah dari sinyal pemerintah, tapi bukan panik yah, cederung sportif dengan cara mereka masing-masing," katanya.

Ia juga mengakui mengenai kebenaran dari tarif operator namun, lanjut Basuki, pengemasan iklannya kurang lengkap, sehingga masyarakat berpeluang terkecoh terhadap informasi yang tidak lengkap.

"Pada dasarnya memang benar juga, kalau lihat hasilnya benar juga, tapi harus dibahasakan yang benar, nah itu yang kadang informasinya tidak jelas. Informasinya kurang komplit," paparnya.

Ia juga menilai selama ini masyarakat sebagai konsumen masih belum terlalu memperhatikan informasi yang lengkap dalam sebuah iklan, khususnya iklan tarif seluler. "Ini yang dimain-mainkan oleh operator, yaitu ketidaktelitian. Saya pikir ini enggak benar juga, mereka harus memberikan data yang komplit," tambahnya.

Lalu mengenai tarif interkoneksi antar operator, ia menilai sekarang sudah mulai murah, dibandingkan dengan tahun 2005 lalu. "Sekarang dibandingkan dengan Singapura pun kita sudah murah, sudah kompetitif, bahkan soal tarif secara keseluruhan," ucapnya.

"Sebentar lagi mulai turun, bentuknya bukan pada tarif murni yah tapi dalam bentuk diskon-diskon misalnya beberapa menit gratis," tambahnya. ( hen / dwn )
Post Extras: 🖨️ Cetak
ShadowGod
(Penasihat)
06/03/08 14:21
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Jujur gw juga bingung sama perang tarif antara Indosat dan ProXL skrng.. Makin nggak ada kepastian karena 2-3hari dah berubah.
Gw sih tetep pake Telkomsel coz selain gampang hitungnya tarifnya juga nggak kayak bunglon yg tiap hari ada perubahan. Bikin ribet
Post Extras: 🖨️ Cetak
plinplanman
(Penasihat)
06/03/08 15:02
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
hhaaaaaaahhh..

keseringan berubah tarpinya jadi ngga minat gw mengikuti perkembangan..
Post Extras: 🖨️ Cetak
metaltribe
(Penasihat)
06/03/08 15:50
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
kalau saya sih ngga begitu memperhatikan tariff,
yang paling utama sih soal kualitas suara.
dengan ada nya penurunan tariff, tentu lebih irit pulsa kita yah,
jajaja
ayo2., turun lagi.., *masih tetep ngga mau mikir soal tariff
Post Extras: 🖨️ Cetak
feryirawan
(Penasihat)
06/03/08 15:53
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
capekkkkkkk
Post Extras: 🖨️ Cetak
ShadowGod
(Penasihat)
06/03/08 20:18
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Tetap msh memantau tp kalo liat2 sih iklan XL soal nelpon 600 perak tanpa terikat waktu berarti dia yg paling murah utk sikon tertentu
Post Extras: 🖨️ Cetak
Byako
(Penasihat)
06/03/08 20:43
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Tarif yg ribet dan plin plan.
Post Extras: 🖨️ Cetak
adit38
(Penasihat)
07/03/08 05:39
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Haha...
Berarti cm gw yg merasa tarif skrg tidak ribet.
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
07/03/08 06:07
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
gw juga kok dit.
sekarang peak time itu pindah dari yg awalnya siang menuju malam, jadi malam menuju tengah malam..
Post Extras: 🖨️ Cetak
lando11
(Penasihat)
07/03/08 10:09
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
sekarang makin ga ribet kok sistematisnya. perhitungannya aja yg ribet. kalo dulu malah ribet. PSTN lokal, tetangga, SLJJ. selular lokal, tetangga, SLJJ. apalagi matrix dan halo (sekarang juga masih), beda beberapa jam aja tarifnya uda beda. jauh lebih simpel prabayarnya (biarpun mahal)

sekarang yg ribet itu hitung2an untuk mencapai tarif (yg katanya) murah kok
Post Extras: 🖨️ Cetak
cybershot
(Penasihat)
07/03/08 17:27
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Kalau XL menurut gw udah lumayan lah, ga terlalu ribet lagi.
Yang ribet tuh yang masih pakai "zona lokal", "zona tetangga", dll. IM3 agak ribet tuh. Simpati juga ribet kalo mo telpon ke operator lain, sorry deh mahal maksudnya hehehe... samasekali ga recomend telpon ke operator lain pakai Simpati PEDE
Post Extras: 🖨️ Cetak
evotech
(Penasihat)
07/03/08 20:03
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Ya... sekarang bukan ribet di pembagian zona... tapi di pembagian waktu... itu yang bikin ribet..
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
07/03/08 20:24
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
soalnya jaringan dah luas, masing2 punya coverage dan backbone yg memadai jd gak perlu ngitung jarak lagi... alhasil pelanggan kena deh akal2an marketing untuk subsidi tarif

nelpon bentar mahal, kalo hoki bisa nelpon lama baru kerasa murah (mungkin kerasa ya, tergantung yg punya pulsa n duit juga sihhhh... )
Post Extras: 🖨️ Cetak
coba_kujawab
(Penasihat)
07/03/08 22:14
😐 Re: Tarif yg makin RIBET!
Tarif yang paling gak ribet banget dan bener bener murni cuman AXIS bro...
Post Extras: 🖨️ Cetak
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | (tampilkan semua)
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forum Innovative.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum