Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forum Innovative
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
evotech
(Penasihat)
27/01/08 00:46
🙂 INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Inikah Yang Sesungguhnya??

(Tulisan ini saya olah dari berbagai sumber, termasuk pemikiran saya sendiri juga)

Warga FP..
Seperti kita tahu, sekarang ini kita berada dalam perang tarif yang begitu dahsyat. Setiap Operator mengeluarkan tarif yang begitu kompetitif, walau murahnya hanya untuk sesama suku (nyeTRUM mode: ON) .

Ya.. namanya hubungan komunikasi dalam 1 jaringan yang sama, pasti secara teori, tidak membutuhkan biaya, karena yang membuat mahal itu kan biaya interkoneksi, ketika suatu lalu lintas telekomunikasi baik voice maupun data dibelokkan menuju network perusahaan sebelah.

Makanya, tarifnya bahkan bisa Rp 0 untuk beberapa operator walau dalam waktu yang terbatas, mengingat dalam hitungan akuntasninya, membangun dan memelihara network itu membutuhkan biaya yang sangat tinggi. membayar SDM juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Ya itu wajar lah.

Disisi lain, perkembangan dunia digital saat ini, telah melahirkan apa yang disebut VoIP (Voice over Internet Protocol). hal ni juga disinyalir turut bisa menurunkan biaya telekomunikasi secara signifikan. Toh, sekarang banyak layanan voice dengan gratis baik melalui Yahoo! Messenger, Google Talk, Skype DLL. Mengapa belum membumi?? Ya simple itu sih, karena buanyak rakyat kita belum melek internet.

Nah... Sekarang ini digelar perang tarif yang begitu seru..

• XL mengeluarkan jurus Rp 10 / detik

• Indosat Menggelar Rp0 pakai FreeTalk 5000

• The Great Red, TELKOMSEL, yang semula adem ayem, ikutan terjun ke angka 0.5 /detik, walaupun banyak pihak yang mensinyalir ini karena TSEL habis disentil KPPU.

• Lalu XL panas, dan turun lagi 0.1 / detik.

• Indosat panas, lalu mengeluarkan Rp0 di menit pertama.

• DST... And the story goes....

Ini saja baru di 1 platform, GSM Network. apalagi kalau ditambah dengan CDMA... wuih...

Walau semua itu mereka mengaku sebagai tarif promosi, bahkan XL di salah satu banner Outdoor Ads, saya melihat tulisan, "Masa berakhirnya promosi akan diberitahukan 30 hari sebelumnya".

Ditambah lagi, dengan adanya perang seperti ini, rakyat awam, pelan-pelan mulai melupakan tarif regular, dan mulai menancap dibenak mereka adalah tarif murah, bukan tarif promosi yang berlaku periodik.

Lucunya, di beberapa kemasan Starter Pack, yang tercantum juga tarif promo, bukan tarif regular.
Beberapa operator juga memperpanjang masa berlakunya tarif ini.

Dengan hormat, tanpa bermaksud menyudutkan / mendiskreditkan operator tertentu...
Kemanakah tarif Regular??
Atau.. inikah tarif yang "Sesungguhnya" (tapi diberi embel2 sebagai tarif promosi) ??

Bagaimana menurut pendapat Anda??

^_^

Keluarkan pendapat Anda... Sepuasnya.. Tanpa takut ditangkap Polisi.
Buatlah diskusi ini sepanas mungkin... Seseru mungkin...
Debat boleh saja panas... tapi kepala tetep dingin ya...

Perang ini sampai saat ini TIDAK BERLAKU bagi pelanggan yang dianaktirikan, pelanggan PostPaid, alias pascabayar. Kalaupun toh ada program hanya untuk pelanggan baru, bukan untuk pelanggan existing, yang initnya hanya untuk meningkatkan jumlah pelanggan baru. Customer Loyalty di Indonesia memang nggak ada harganya sih..

T&R? Gak nolak
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
27/01/08 01:16
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
keamren pas launching 0.1 di bandung.

iseng2 gw tanya.
kapan XL Bebas punya tarif tetap?

mereka dengan enteng jawab. kalo tarifnya turun terus kan ga papa?
dealer2 XL (XL-kita) yang diundang dateng juga pada nyela gw
kalo makin murah kan ga papa mas..

kalo Simpati. dia keluarin PeDe. tapi tarif tetapnya masi ada...
bagus juga seh. tapi pindah ke PeDe kena 3000. damn.....
Post Extras: 🖨️ Cetak
adit38
(Penasihat)
27/01/08 05:49
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Asal jgn naek saja gpp kali ya.
Post Extras: 🖨️ Cetak
Vnee
(Penasihat)
27/01/08 08:15
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
kalo aku sih cuek aja, nikmati aja apa yg ada....
gak usah dibikin ribet n ribut...

dimanfaatkan saja....

sambil berharap agar makin murah ke depannya...
Post Extras: 🖨️ Cetak
Jayz
(Penasihat)
27/01/08 08:46
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
ke depan nya telpon sesama operator mudah2an di gretongin............
Post Extras: 🖨️ Cetak
gogglefive
(Penasihat)
27/01/08 09:10
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Saya adalah mantan pengguna XL bebas yang beralih ke 3
Alasan utama adalah tidak adanya tarif regular yang pasti dan SMS yang jauh lebih murah
Tarif 1/2 harga 3 lebih nyaman bagi saya, lokal 550 dan inlok 1100, dan sms antar op 110
Daripada dagdigdug nunggu promosi apa selanjutnya, mending pake yang pasti2x aja
Jadinya skrng pake 3 nmr ga lebih dr 150rb, Matrix untuk terima (nomor pertama, dibuang sayang)
Esia untuk call sesama esia dan lokal PSTN, dan 3 untuk telpon lokal dan inlok ke GSM/CDMA selular/PSTN

Promosi terus, kapan yg tetap?
Post Extras: 🖨️ Cetak
aguspy
(Penasihat)
27/01/08 09:24
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Justru itu yang membuat konsumen "merasa" lebih untung...
Promosi tarif murah terus sepanjang masa , yang penting kualitas network maupun layanan konsumen tidak ikutan "murahan"....
Post Extras: 🖨️ Cetak
aray_panjapala
(Penasihat)
27/01/08 09:35
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
ya klo operator perang tarif bolehlah,asal jgn kualitas nya jg ikutan perang,jangan sampe krn perang sampe menyepelekan kualitas,sering dropcall,susah ditelp n sms pending,murah sih boleh2 aja asal jgn murahan..skrg mungkin msh perang tarif,tar harusnya perang pelayanan
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
27/01/08 09:36
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Quote:
ILCapitano said:
keamren pas launching 0.1 di bandung.

iseng2 gw tanya.
kapan XL Bebas punya tarif tetap?

mereka dengan enteng jawab. kalo tarifnya turun terus kan ga papa?
dealer2 XL (XL-kita) yang diundang dateng juga pada nyela gw
kalo makin murah kan ga papa mas..

kalo Simpati. dia keluarin PeDe. tapi tarif tetapnya masi ada...
bagus juga seh. tapi pindah ke PeDe kena 3000. damn.....

nah ini yg menyebalkan (menurut gw)...

enak aja bilang tarif turun kan asyik, padahal di satu sisi mereka mengorbankan pengguna produk lain seperti xplor dan jempol...
bebas terus promo, tp pengguna lain gak pernah dpt promo...
jadi mana tarif regulernya, apa XL/operator bisa menjamin bahwa tarif yg berlaku besok atau bulan depan akan selalu lebih murah?

buktinya 2-2,5 menit pertama ada yg malah jadi lebih mahal lho?!

coba kalo mental marketing Telkomsel kayak XL, bisa habis semua operator... tiap hari = tarif promosi, begitu lawan turun dikit, langsung hajar murah, itu namanya persaingan sudah gak sehat, untungnya XL bukan penguasa pangsa pasarnya...
menurut gw tarif itu harus fixed dan alami (meskipun gw juga berharap turun terus sih ) supaya siklus dan opini pelanggan juga bisa terbentuk dari membandingkan tarif dan kualitas layanannya
Post Extras: 🖨️ Cetak
olaninok
(Penasihat)
27/01/08 09:49
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
ke depan nya telpon sesama operator mudah2an di gretongin ?

Bukannya udah ada yang Rp.1 per menit alias Rp.60 per jam ? anggap aja itu gretong lha wong pipis di WC umum aja rp.1000. Walau cuma setengah hari dan dibatesin 1 jam per harinya....

yang laen walau promo dan iklan jor2an lom ada yang berani kasih segini....
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
27/01/08 11:03
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Quote:
Z0MBI3 said:
coba kalo mental marketing Telkomsel kayak XL, bisa habis semua operator... tiap hari = tarif promosi, begitu lawan turun dikit, langsung hajar murah, itu namanya persaingan sudah gak sehat, untungnya XL bukan penguasa pangsa pasarnya...
menurut gw tarif itu harus fixed dan alami (meskipun gw juga berharap turun terus sih ) supaya siklus dan opini pelanggan juga bisa terbentuk dari membandingkan tarif dan kualitas layanannya

ya.. harusnya seperti si Merah.
tarif tetap masi ada. tarif promo juga jalan.

jadi sama2 jalan..... tapi tidak kena 3000 untuk ganti tarif. edan itu mah..
ya kalo mau piindah tarif kena biaya sms 350 aja udah cukup lah..
Post Extras: 🖨️ Cetak
susan9
(Penasihat)
27/01/08 12:13
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Kalo menurutku sih itulah pinternya strategi cuci otak operator2 kita.

Kalau masa promosinya habis kan kembali ke tarif normal. kalau banyak orang yang tidak tahu kalau promosinya sudah habis kan lumayan buat nambah omset operator.

Masalahnya selain yang melek internet dan berpendidikan masih secuil,yang berpendidikan dan yang sudah melek internetpun kadang2 juga gak terlalu mau tau.

Banyak temen2ku yang kalo ditanya soal kapan masa promosi operator yang dia pakai abis jawabnya "mboh, mumet kalo ngikuti promosinya operator". memang sih ini gak bisa digeneralisasi, tapi pasti banyak juga yang berpikiran sama seperti temen2ku itu.

Gimana mo melek internet kalau tarif internet masih mahal? mo di warnet yang sejamnya cuman 2000-4000,lemotnya amit2 buat orang jadi males.

Di tempatku sini (desa pinggiran di jatim) mo internetan susahnya amit2. speedy,3g belum masuk. adanya cuma telkomnet dan gprs. mau pake ISP lokal mahalnya amit2. telkomnet juga lambatnya gak ketulungan (32-40 kbps).masih mending gprs telkomsel malah.jadi ya gonta-ganti, kadang pakai telkomnet, kadang pake flash.kalau sekarang sih pakai telkomnet (promo 50 ribu/bln dapet 25 jam). inipun harus diinget bener2 coz cuma sampai maret saja karena dulu waktu promo sabtu minggu pernah sampai tdk tahu kalau masa promonya sudah habis.

Selain itu masalahnya kalau promo biasanya kualitas pelayanannya menurun jauh.Kemarin coba gprs IM3 (promo Rp1/kb or 100/mnt -- belum PPN) tidak bisa connect terus. biarpun coba tengah malam juga tetep gak bisa. padahal setting ok, sinyal full bar. salah dimana masih belum ketemu.

Intinya sih juga berharap tarif telekomunikasi TURUN n kalau mau ngikutin promo salah satu operator cari tahu dulu sejelas-jelasnya jangan sampai kecewa kemudian.
Post Extras: 🖨️ Cetak
adit38
(Penasihat)
27/01/08 13:00
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Yah terima nasib aja, kebetulan nomer gw bebas, udah banyak yg tau trus ada yg ngebuat bebasku jd special dibanding bebas yg lain, spt punya bos nyeTRUM.
Solusinya bw min 2 hape.
Post Extras: 🖨️ Cetak
Malos
(Penasihat)
27/01/08 13:31
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
hmm...
perang tarif ini sepertinya menguntungkan kita apabila kita melhatnya untuk periodik jangka pendek, namun pad ajangka panjangnya akankah hal ini tetap menjadi keuntungan kita?dengan semakin seru nya perang tarif, kemajuan tehnologi pun sepertinya terabaikan, di daerah ibukota tercinta ini saja misalnya, belum seluruhnya tercover oleh jaringan 3G, bagaimana dengan 3,5G?padahal gembar-gembor layanan 3G ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu, namun hingga kini tidak juga kunjung di generalisasi.. dan mengenai tarif dari layanan 3G?apakah ada promosi yg menyatakan bahwa harga dari layanan ini semakinm urah?
berbicara mengenai tarif telepon, IMHO, sudah cukup wajar tarif yg di tawarkan oleh operator pada saat ini sudah cukup wajar kok, tinggal dijadikan tarif pasti aja, bukan tarif promosi lagi..
Post Extras: 🖨️ Cetak
lando11
(Penasihat)
27/01/08 14:18
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
gw pernah baca, bukankah untuk mengganti tarif regular, harus memberitahu dulu ke BRTI? makanya peraturan itu "diakali" dengan label "tarif promosi". gw ingat ini pernah dikecam BRTI karena pas XL pake tarif Rp 25/detik, ngak ada pemberitahuan ke mereka, trus XL beralasan kalo ini cuma tarif promosi, yg ada masa berlakunya. hehe. licik?
Post Extras: 🖨️ Cetak
evotech
(Penasihat)
27/01/08 15:12
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Itulah... lucu kan??

Tarif regular sekarang jadi BLUR
Post Extras: 🖨️ Cetak
DrJones
(Penasihat)
27/01/08 15:15
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
kalau diliat dari jangka panjangnya sih sebenernya kita rugi y.
kalo setiap operator terus sibuk ngurusin perang tarif. lama kelamaan pelayanannya sendiri bisa2 jadi loyo, pembangunan infrastruktur 3G terbengkalai, dll. kan akhirnya malah kita sendiri yg dapet ngga enaknya

"kalo XL bebas tarifnya makin murah kan engga apa2" ??
koQ pernyataannya terkesan immature bgt yah ??
Post Extras: 🖨️ Cetak
aray_panjapala
(Penasihat)
27/01/08 15:44
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
ya,makin murah tp kualitasnya mkn ancur sama aja boong
Post Extras: 🖨️ Cetak
evotech
(Penasihat)
27/01/08 15:49
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Lihat aja deh, di bungkus perdana, sekarang yang dicantumkan juga tarif promo, bukan tarif reguler.

makin blur jadinya.
Post Extras: 🖨️ Cetak
ILCapitano
(Penasihat)
27/01/08 17:19
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Quote:
LaNDo said:
gw pernah baca, bukankah untuk mengganti tarif regular, harus memberitahu dulu ke BRTI? makanya peraturan itu "diakali" dengan label "tarif promosi". gw ingat ini pernah dikecam BRTI karena pas XL pake tarif Rp 25/detik, ngak ada pemberitahuan ke mereka, trus XL beralasan kalo ini cuma tarif promosi, yg ada masa berlakunya. hehe. licik?

licik? bisa dibilang ya. tapi disini BRTI juga aturannya kurang jelas. sehingga ada celah buat operator untuk ngakalinnya.

max dari BRTI itu promosinya 3 bulan.
Post Extras: 🖨️ Cetak
diditnya
(Penasihat)
27/01/08 17:35
😐 Re: INIKAH YANG SESUNGGUHNYA???
Kalo ane seh..lebih cenderung ke penurunan tarif tetap, lelah rasanya kalo kita harus ikutin kemauan operator dalam mengambil kebijakan penetapan harga yang berupa tarif promosi. Satu sisi memang kita mendapatkan keuntungan sesaat. ane ulangin sesaat, kenapa sesaat?, jelas karena tarif promosi ini ada batasnya (meskipun kadang batasnya di ulur ulur sekehendak operator), artinya kita masih tidak bisa diberikan kepercayaan penuh untuk mengambil keputusan atas tawaran yang diberikan pihak operator.

Bayangkan, operator A ngasih tarif promo untuk menghadapi tarif promosi operator B, operator C pun nga mau kalah pengen ikutan menarik konsumen dengan memberikan promosi laennya, kejadian ini berulang ulang terus meskipun masa promosi dari operator yang bersangkutan telah berakhir, pasti akan ada lagi paket tarif promosi model laennya.. begitu terus.

Sampai pada tahapan ini mungkin konsumen dan pihak operator masih senang dengan angka angka statistik yang ada, tapi tidak kah sadar? operator kita diambang bencana keuangan? satu persatu lembar saham operator itu berpindah ke pihak luar, disaat lembaran saham itu mayoritas dikuasai luar, maka saat itulah keadaan konsumen Indonesia terkontrol secara penuh oleh pihak luar. Konsumen akan di anaktirikan dengan adanya konglomerasi atau kartel yang sekarangtanda tandanya sudah mulai dapat dilihat. Pihak legeslatif dalam hal ini pemerintah harusnya bisa kuat mengatasi permasalahan itu, tapi apa lacur..yang ada bahkan pihak BRTI pun di acuhkan, seolah macan ompong.
Post Extras: 🖨️ Cetak
Halaman dalam topik ini: 1 | 2 | 3 | (tampilkan semua)
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forum Innovative.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum