Home - Komunitas - Panduan - Kontak
Indonesian Gadgeteers
Forum Diskusi:
Main Index | Search | Panduan | Aturan | Kontak  ·  Tanpa registrasi: cukup isi nama
>> Forumponsel
adit38
(Penasihat)
26/01/08 18:29
🙂 Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Wah gw dpt berita baik nih, tarif operator seluler segera turun akhir bulan ini juga.
Ga sabar deh...
Ini link-nya:
[tautan dihapus]
Post Extras: 🖨️ Cetak
andreecarter
(Penasihat)
26/01/08 19:09
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
wah ada yang lebih murah dari 0,1 ?
Post Extras: 🖨️ Cetak
z0mbi3
(Penasihat)
26/01/08 19:46
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Quote:
adit38 said:
Wah gw dpt berita baik nih, tarif operator seluler segera turun akhir bulan ini juga.
Ga sabar deh...
Ini link-nya:
[tautan dihapus]

hmmm yg gw tau BRTI baru mau finalisasi akhir Maret, jd realisasinya ya April... beritanya ada di detikinet dan antara, sorry gak bisa kasih link karena gak nyimpen n lum cari lagi

Quote:
AndreecarteR said:
wah ada yang lebih murah dari 0,1 ?

kalo ngomongin 2 sampe 2,5 menit pertama sih banyak yg lebih murah hi3
ada tuh NTS Rp 1 dari detik pertama
fren Rp 5 per 30 detik (bagi yg masih pake paket lama)...
Smart gratis, starone 25 ribu sepuasnya sebulan
hahaha maksa banget ya capek ah ngomongin tarif melulu, pake seadanya aja yg perlu n masih sanggup dipake
Post Extras: 🖨️ Cetak
aray_panjapala
(Penasihat)
26/01/08 20:06
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
wah hrs pny hp bnyk nih biar murah smua,jd binun mo pake opsel apa klo pd murah gni hehe
Post Extras: 🖨️ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
26/01/08 20:34
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
2 HP minimal musti pake
Post Extras: 🖨️ Cetak
kaizoku
(Penasihat)
26/01/08 22:12
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
gprs turun ga yah....
Post Extras: 🖨️ Cetak
phantom_2060
(Penasihat)
26/01/08 22:27
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
emang neh,,,kek nya musi pake 2 skrg,,sama pake cdma 1 lagi kek nya,,,
sekarng pake xl lebi ngocor ni di menit2 awal...coz jarang telp >2,5 menit sih,,, sms antar operator juga brasa bgt mahal nya,,, >.<

lalala
Post Extras: 🖨️ Cetak
Byako
(Penasihat)
26/01/08 23:16
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Nice, ditunggu realisasinya
Post Extras: 🖨️ Cetak
andalasputra
(Penasihat)
04/02/08 22:32
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
dah februari nih, tarifnya msh sama kayak januari..
Post Extras: 🖨️ Cetak
kesetrum
(Penasihat)
05/02/08 00:54
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Quote:
STAM said:
dah februari nih, tarifnya msh sama kayak januari..

Tsel - Isat - Xl kartel semua Om
SMS masih 350 perak.
Haree gene gitu lho...
Post Extras: 🖨️ Cetak
DrJones
(Penasihat)
05/02/08 01:03
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
tarif datanya kapan neh turun ??
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
05/02/08 10:15
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Dr info detikcom, yg sdh jelas "keliatan" akan turun tarif cm Telkomsel...
Post Extras: 🖨️ Cetak
JustFocus
(Penasihat)
05/02/08 11:02
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
imo,
tarif call skrg dah termasuk 'terjangkau' khususnya sesama suku
gw sih lbh berharap pd penurunan biaya data/internet di indonesia ini
3G/3,5G/broadband/adsl dll
dgn infrastruktur dan tarif yg benar2 gampang+terjangkau /'me-rakyat'
Post Extras: 🖨️ Cetak
Johny_Lim
(Penasihat)
05/02/08 12:04
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Ya terjangkau buat yang prabayar aja, pada jor2an promosi, yang pascabayar dapat apa, lah gw dulu migrasi ke halo karena lebih irit daripada Simpati, sekarang apa gunanya coba.
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
05/02/08 15:29
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Biaya interkoneksi baru berlaku April
Tarif ke pelanggan belum pasti turun

JAKARTA: Mulai 1 April 2008 operator telekomunikasi menggunakan skema tarif yang baru. Perhitungannya menggunakan referensi pemerintah yaitu penurunan tarif interkoneksi 5%-20% untuk sambungan telepon tetap nirkabel, dan kisaran 20%-40% untuk seluler.

Meskipun pemerintah berasumsi kebijakan itu berdampak pada penurunan tarif ritel, operator belum memastikan tarif akan lebih rendah dari saat ini.

Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menuturkan penurunan tarif interkoneksi diharapkan berkontribusi menjaga daya beli masyarakat terhadap layanan telekomunikasi di tengah terjadinya inflasi.

"Ini menjadi referensi untuk sambungan dari fixed ke nirkabel atau sebaliknya. Sesuai kewenangan kami [pemerintah dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia] hanya mengatur di interkoneksi," ujarnya.

Nuh mengatakan referensi itu juga menjadi sinyal jika tarif interkoneksi turun maka aktivitas bisnis lainnya bisa turun sehingga akhirnya tarif ritel juga turun.

Tarif interkoneksi merupakan salah satu komponen untuk menentukan tarif ritel dan muncul sebagai akibat adanya saling keterhubungan antaroperator telekomunikasi ataupun antarjaringan telekomunikasi yang berbeda.

Pemerintah berharap penurunan tarif interkoneksi itu dapat memberi kontribusi menjaga daya beli masyarakat terhadap layanan telekomunikasi di tengah terjadinya inflasi.

Kalangan operator menyepakati kebijakan pemerintah itu dan segera melakukan instalasi sistem akuntansinya sehingga dapat menyesuaikan dengan kebijakan itu paling lambat pada 1 April 2008. Kebijakan ini tidak memasukkan SMS karena layanan itu tidak masuk rezim interkoneksi (sender keep all).

Bukan mekanisme pasar

Dalam mendapatkan besaran tarif ritel atau biaya yang dibayar masyarakat, setiap operator memakai formula penggabungan biaya interkoneksi, biaya aktivitas bisnis ritel dan margin keuntungan. Pemerintah berasumsi jika komponen interkoneksi bisa diturunkan, sedangkan komponen lainnya tetap maka harga ritel akan turun.

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan referensi itu menggabungkan formula tarif berbasis biaya dan kebijakan atau tidak murni mekanisme pasar.

Guntur S. Siboro, Direktur Marketing Indosat menuturkan besar penurunan tarif interkoneksi yang akan dipakai sangat bergantung pada operator dan bersifat rahasia.

"Di samping itu tarif juga bergantung pada strategi pemasaran dan brand value yang berbeda pula," katanya sambil memberi contoh tarif sebenarnya sudah rendah saat ini.

Dalam kesempatan terpisah, Dirut PT Telkomsel Kiskenda Suriahardja berpendapat proses sudah lengkap seperti publik, konsultansi dan paling optimal sehingga operator dapat mematuhinya. "Kami belum bisa pastikan tarif ritel akan turun atau tidak, ini khusus interkoneksi, berhenti di situ dan kami menunggu kembali apa yang menjadi kebijakan pemerintah," katanya.

Menurut Kiskenda, tugas operator menyiapkan DPI (daftar penawaran interkoneksi) berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan saat ini untuk keperluan interkoneksi saja.

Perubahan regulasi, tuturnya, pasti memengaruhi pendapatan operator. "Ini sudah kami antisipasi dan dari penurunan harga akan muncul elastisitas. Penggunaan bertambah dan frekuensinya tidak terpengaruh besar."

Rinaldi Firmansyah, Dirut PT Telkom Tbk, mengatakan dengan aturan baru itu tarif tetap lokal domestik masih disubsidi sambungan langsung jarak jauh (SLJJ). "Padahal regulasi masih berdasarkan pada basis pasar jadi ada satu komponen yang tertinggal."

Dengan demikian, Telkom masih mempertimbangan menaikkan tarif sambungan pontap.

"Sebaiknya lokal naik, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan tetapi rendah. Sebab [jika tarif seluler lebih murah] siapa yang masih mau memakai telepon rumah saat ini," ujarnya.

Merza Fachys, Direktur Corporate Services PT Mobile-8 Telecom Tbk, memperkirakan penurunan tarif interkoneksi belum tentu mengubah komponen margin.

Namun, dia menjelaskan perlakuan tarif untuk akses tetap nirkabel (FWA) yang disetarakan dengan PSTN turut menjadi topik pembahasan dengan pemerintah. "Kami membahas relevansi FWA sama dengan PSTN, dan ada yang menilai FWA lebih dekat dengan seluler," ujarnya. (14) (roni.yunianto@[tautan dihapus])

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
06/02/08 15:20
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Rabu, 06/02/2008 09:49 WIB
Kolom Telematika
Menanti Efek Domino Penurunan Tarif Telepon
Penulis: Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Regulator baru saja menerbitkan draft formulasi tarif interkoneksi yang harus sudah diimplementasikan operator pada 1 April 2008. Dalam formula itu, komponen biaya lintas operator secara keseluruhan untuk semua jenis layanan telekomunikasi turun hingga 20%.

Dalam skema interkoneksi baru, biaya originasi dan terminasi untuk telepon tetap (fixed) serta telepon tetap nirkabel (FWA) lokal, tak mengalami perubahan alias tetap Rp 143 per menit. Sedangkan biaya interkoneksi sambungan jarak jauh (SLJJ) untuk telepon tetap lintas operator turun dari Rp 1.138 per menit menjadi Rp 1.120 per menit.

Memang, tarif interkoneksi untuk layanan telepon tetap diakui tidak turun signifikan karena dianggap sudah mentok. Bahkan, supaya tarif telepon tetap tidak jadi naik masih harus disubsidi dari biaya interkoneksi SLJJ dan seluler.

Namun, bergembiralah, karena tarif interkoneksi atau biaya lintas operator untuk layanan seluler turun drastis hingga 40%. Penurunan tersebut dinilai pantas karena layanan seluler dianggap masih punya ruang yang cukup untuk menurunkan harga.

Biaya interkoneksi percakapan suara lokal dari seluler ke telepon tetap turun dari sebelumnya Rp 721 per menit menjadi Rp 522 per menit. Sementara, biaya interkoneksi seluler ke seluler lokal turun menjadi Rp 522 per menit dari sebelumnya Rp 898 per menit. Sedangkan biaya interkoneksi seluler ke seluler SLJJ turun menjadi Rp 986 per menit, dari sebelumnya Rp 1.244 per menit.

Perlu diketahui, tarif interkoneksi merupakan salah satu komponen yang vital dalam penghitungan biaya sambungan jika kita menelpon lintas operator. Selain interkoneksi, pengguna juga dibebankan biaya lain untuk tarif retail semisal untuk biaya aktivitas bisnis operator dan margin keuntungan.

Pemerintah sendiri tak mau terlalu menekan penurunan karena operator dianggap masih perlu cari untung untuk modal pengembangan dan pembangunan jaringan layanan. Khususnya di area luar Jawa dan pedesaan. Alasannya, masih banyak orang Indonesia yang belum menikmati fasilitas telekomunikasi mengingat teledensitas masih cukup rendah dibandingkan jumlah populasi penduduk.

Meski demikian, namun setidaknya dengan rezim interkoneksi yang baru bakal ada penurunan yang lumayan bagi pelanggan seluler yang kerap ber-halo-halo dengan lawan bicara yang menggunakan layanan telepon beda operator.

Efek Domino

Telkomsel sendiri tak lama setelah pengumuman interkoneksi langsung menyatakan bakal menurunkan tarif retailnya. Demikian pula dengan Indosat. Meskipun kedua operator seluler dominan itu belum bisa menyebutkan persentase penurunan harganya.

Tapi dari niatan itu saja tentu bakal ada dampak yang hebat. Jika para pemain kelas atas mulai menurunkan harga, apalagi operator yang di bawahnya. Perang tarif dipastikan bakal tak terelakkan lagi.

Bahkan sebelum formula tarif interkoneksi yang baru diumumkan saja, para operator seluler sudah gencar berpromosi. Meskipun mayoritas baru sekadar berani menawarkan "tarif murah" untuk kalangan sesama pelanggannya sendiri.

Catat, para operator cuma berani kasih harga "murah" buat percakapan sesama pelanggannya saja. Itu pun karena tidak terkena biaya interkoneksi. Dengan penurunan interkoneksi, mudah-mudahan saja operator makin berani bertarung menawarkan "tarif murah" untuk percakapan lintas operator.

Orang nomor satu XL Hasnul Suhaimi sempat mengatakan, jika dilihat dengan kacamata kuda, penurunan tarif bisa saja menurunkan pendapatan operator. Tetapi jika operator itu cerdik, menurut dia justru malah meningkatkan pendapatan secara progresif.

Hal itu katanya telah dibuktikan XL dengan penurunan tarif ke sesama pelanggan selama lima tahun terakhir. Bahkan, meski tarif selulernya di akhir 2007 lalu diturunkan 39% dari tahun sebelumnya, operator itu masih bisa menangguk keuntungan.

Nah, dengan adanya penurunan tarif nanti, tentu bakal menimbulkan efek domino. Jika saja puncak gunung es operator seluler seperti Telkomsel dan Indosat mencair, tak bisa dibayangkan bagaimana operator lainnya yang levelnya di bawah kedua operator itu.

Belum lagi jika pengadilan meluluskan permohonan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) yang meminta Telkomsel menurunkan tarifnya 15% lagi. Akankah para operator habis-habisan melancarkan perang harga? Kita tunggu saja sampai 1 April 2008.

Penulis adalah wartawan teknologi komunikasi informasi di situs [tautan dihapus] Tulisan merupakan opini pribadi dan bukan cerminan sikap redaksi. ( rou / wsh )
Post Extras: 🖨️ Cetak
geoffrey23
(Penasihat)
06/02/08 18:45
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
jangan 1 april dong.. ntar APRIL MOP... hehehhehehe tarifnya boong2an dong...
Post Extras: 🖨️ Cetak
130903
(Penasihat)
06/02/08 19:01
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
^ iya niey..

pengen ganti xl tapi tarif gprs nya turunin dunk

eh bener ga c..
sms sesama xl pake bebas cuman 35 perak?
Post Extras: 🖨️ Cetak
lando11
(Penasihat)
06/02/08 20:20
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
35 perak? mahal amat

pake Xtra kan gratis
Post Extras: 🖨️ Cetak
Byako
(Penasihat)
06/02/08 21:58
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Sekarang ga ngisi xtra juga gratis hehe.
Post Extras: 🖨️ Cetak
ndy666888
(Penasihat)
06/02/08 22:56
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Lum turun juga tuh!
Kenapa yah tarif murah cuma berlaku dgn sesama operator saja? Kalau memang bener mau murah, bikin murah juga dong ke lintas operator. Indo kan banyak operator seluler... Kita dalam 1 keluarga aja bisa pake beda operator. Suruh ganti lagi??? Capek deeee...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
07/02/08 11:46
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Kamis, 07/02/2008 10:28 WIB
Untuk Operator
Pilih Mana, Turunkan Tarif atau Dipaksa Turun?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Operator telekomunikasi diminta agar tetap komitmen menurunkan tarif retail layanan pada konsumen seiring turunnya tarif interkoneksi.

"Regulator akan mengawasi dan mengevaluasi operator agar paralel dalam menurunkan tarif ritel sesuai dengan penurunan tarif interkoneksi," kata Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot S Dewo Broto, di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2/2008).

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan penurunan tarif interkoneksi lintas operator yang implementasinya ditetapkan paling lambat 1 April 2008.

Sebagai tindak lanjut dari penetapan tarif interkoneksi tersebut, pemerintah mengirimkan surat kepada masing-masing operator. "Paling lambat 15 hari sejak pengiriman surat tersebut, DPI (daftar penawaran interkoneksi) dari seluruh operator sudah harus disampaikan kepada regulator," kata Gatot.

Menurutnya, pengawasan melalui DPI merupakan pendekatan lunak (soft approach) yang dapat menentukan apakah sesuai atau tidak dengan formula penurunan interkoneksi.

Jika setelah DPI masuk yang dilanjutkan dengan evaluasi namun masih terjadi pelanggaran, lanjutnya, maka dilakukan pendekatan cara keras (hard approach).

"Pendekatan hard approach dilakukan setelah terjadi pelanggaran kedua. Kalau masih nakal melanggar akan kita kenakan sanksi sesuai dengan Undang-Undang No. 36/1999 tentang Telekomunikasi," katanya.

Ia menjelaskan, UU Telekomunikasi pasal 25 ditetapkan tentang interkoneksi, pasal 27 tentang tarif, dan pasal 45 tentang sanksi bagi operator yang tidak menenuhi ketentuan Undang-Undang.

Pada pasal 45 disebutkan, barang siapa yang melakukan pelanggaran atau tidak menenuhi ketentuan interkoneksi dan ketentuan tarif makan akan dikenakan sanksi administratif.

Menurut Gatot, regulator sebenarnya sangat jarang menyebutkan masalah sanksi yang akan dikenakan kepada operator dalam setiap peraturan yang ditetapkan.

"Namun jika setelah diberikan peringatan beberapa kali termasuk sanksi adminstratif, operator tidak juga kooperatif maka sesuai pasal 6 UU Telekomunikasi itu, akan dikenai sanksi tegas yaitu pencabutan izin penyelengaraan," tegasnya

"Jadi, jangan paksa kami untuk melakukan hard approach," Gatot menandaskan.
( rou / ash )
Post Extras: 🖨️ Cetak
evotech
(Penasihat)
07/02/08 12:31
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Kita lihat dulu gimana hasilnya...

wait and see....
Post Extras: 🖨️ Cetak
ndy666888
(Penasihat)
07/02/08 23:46
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Tarif GSM = Tarif CDMA ??? Mungkinkah???
Post Extras: 🖨️ Cetak
aray_panjapala
(Penasihat)
08/02/08 04:37
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
mungkin aja,bandingin aja three dg cdma,dah ampir sama murahnya klo dihitung2 sih..
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
10/02/08 07:16
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Sabtu, 09/02/2008 13:08 WIB
Soal Tarif, Operator Akan 'Dibugili'
Wahyu Daniel - detikinet

Jakarta - Tarif interkoneksi antar operator seluler baru akan mulai dimulai pada 1 April 2008 karena perlu ada beberapa persiapan oleh operator seluler. Salah satunya, operator akan diminta 'bugil' alias transparan.

"Diperlukan perubahan perangkat dan perhitungan accounting dari operator, selain itu mereka juga harus mempersiapkan data untuk transparansi publik mengenai tarif yang akan ditetapkan," ujar Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/2/2008).

Basuki menambahkan nanti masyarakat akan melihat berapa besaran tarif yang ditetapkan oleh masing-masing operator melalui data transparansi tersebut. Sehingga masyarakat dapat menilai apakah operator tersebut sudah menurunkan tarif interkoneksinya.

"Data-data yang akan dibuka ke publik ini jadi ada proses belajar dari operator dan masyarakat, harapan kami ada mekanisme dinamis sehingga masyarakat bisa mengontrol tarif, " ujarnya.

Penurunan tarif interkoneksi tidak bisa begitu saja langsung menurunkan biaya operasional perusahaan telekomunikasi. Namun meskipun demikian mereka siap mengikuti aturan pemerintah.

"Memang dengan aturan ini tidak begitu saja cost kita akan turun, tapi kita akan makin berusaha lagi untuk dapat menurunkan tarif yang selama ini telah kita lakukan," ujar Dirut PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Hasnul Suhaimi di tempat yang sama.
( ddn / wsh )
Post Extras: 🖨️ Cetak
ndy666888
(Penasihat)
11/02/08 22:27
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Yg penting penerapannya, bukan tong kosong nyaring bunyinya, alias OMDO(Omong D0ang), alias NATO(NoActionTalkOnly)...
Post Extras: 🖨️ Cetak
rusco
(Penasihat)
12/02/08 11:15
😐 Re: Tarif Semua Operator Turun Akhir Januari 2008.
Mampukah tarif interkoneksi turunkan harga ritel?

Pertanyaan apakah penurunan tarif interkoneksi mampu me- nurunkan harga ritel sangat sulit untuk dijawab. Sebab, selama ini operator tak pernah secara transparan menyebutkan fixed price yang sebenarnya, sama halnya dengan cost percakapan per menit yang tak pernah diungkapkan ke publik.

Bahkan menurut Mas Wigrantoro Roes Setiadi, Direktur PT Pratama Jaringan Nusantara (PJN)-pelaksana SKTT, fixed price merupakan barang sakral yang tidak boleh dibuka oleh setiap orang, termasuk oleh pelaksana sistem kliring trafik telekomunikasi.

"Tapi yang jelas, fixed price setiap operator dengan operator lainnya pasti akan berbeda karena hal tersebut tercantum dalam perjanjian kerja sama [PKS]-nya," ujar Wigrantoro yang juga Ketua Masyarakat Telematika (Mastel) tersebut kepada Bisnis, kemarin.

Jadi pernyataan-pernyataan dan harapan agar harga ritel turun seiring turunnya tarif interkoneksi menjadi bias dan sulit untuk dibuktikan.

Regulator mengungkapkan tarif interkoneksi turun cukup signifikan 20%-40%, tetapi operator sendiri telah lama menurunkan tarif ritelnya dari fixed price melebihi turunnya interkoneksi yang dibungkus dalam tarif promosi.

Tiap-tiap tarif promosi yang diperkenalkan operator seluler memiliki keunggulan, misalnya produk Bebas milik PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) yang memiliki keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah 60 menit. Sementara itu Simpati PeDe, kartu yang dikeluarkan oleh Telkomsel memiliki keunggulan untuk tarif murah per detik dan hemat apabila percakapan dilakukan ke sesama produk operator itu dengan durasi percakapan di atas 60 menit.

Indosat Mentari memiliki keunggulan tarif hanya ke sesama produk Indosat pada 1 menit pertama, bahkan gratis berlaku sebanyak 20 x sehari, tetapi tarif ke sesama adalah termahal di kelas GSM di hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis. Berikutnya, 3 (Three) dari PT Hutchison CP Telecommunication memiliki keunggulan hanya ke sesama dengan durasi percakapan pada 10 menit pertama.

Pasti turun

Sebenarnya, tanpa menurunkan tarif interkoneksi pun, tarif secara perlahan akan turun dari tahun ke tahun. Adanya tren penurunan tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi. Perkem-bangan itu mendorong besaran investasi per subcriber terus menurun, pada jaringan mobile besaran investasi bergerak dari kisaran US$100 per pelanggan pada 2003 dan saat ini diperkirakan pada kisaran US$35 per pelanggan.

Faktor yang lain adalah akibat pertumbuhan trafik dari tahun ke tahun khususnya disisi mobile yang terus menunjukkan tren kenaikan dan mengakibatkan utilisasi jaringan semakin baik.

Asosiasi Kliring Interkoneksi Telekomunikasi (Askitel) memproyeksikan lalu lintas percakapan telepon rumah (PSTN) secara nasional akan turun 5%-10%, sedangkan segmen seluler justru meningkat 20% tahun ini.

Turunnya lalu lintas PSTN lebih diakibatkan oleh prefe-rensi dan kebiasaan alami dari pelanggan terhadap mobilitas yang tahun ini diprediksi akan makin tinggi. Hal tersebut berkebalikan di segmen seluler yang kemungkinan akan tumbuh yang diiringi juga dengan peningkatan interkoneksi sekitar 1%-5%.

Peningkatan interkoneksi lebih dipicu oleh penambahan pelanggan seluler yang cukup tinggi yaitu di atas 20% meskipun tertekan dengan adanya kampanye on-net melalui pemanfaatan komunitas panggilan sesama pelanggan operator.

Sampai dengan Oktober 2006, trafik interkoneksi tercatat sejumlah 11,9 miliar panggilan atau 16,7 miliar menit (incoming dan outgoing), naik 20% dari tahun sebelumnya.

Naik 18%

Total nilai transaksi tahun lalu mencapai Rp14,78 triliun, naik 18% dari 2005, sementara pada 2007 diperkirakan mencapai Rp18 triliun di luar VoIP (voice over Internet protocol) dan layanan pesan singkat SMS.

Tren penurunan tarif ini diperkirakan terus terjadi sampai jumlah pelanggan dan trafik mencapai titik saturasi, di mana kondisi ini diperkirakan terjadi apabila jumlah subcriber 70% dari total populasi dan utilisasi trafik mencapai volume yang maksimum 80%.

Pada saat kondisi saturasi telah dicapai maka tarif akan cenderung berfluktuasi pada kisaran tertentu. Besaran kisaran fluktuasi tarif akan sangat dipengaruhi oleh kom- petisi dan daya beli masyarakat.

Bila sebelumnya tarif pungut fixed ditetapkan oleh pemerintah, saat ini regulator hanya akan menetapkan tarif maksimum sehingga operator lebih bisa bebas bergerak.

Idealnya, bagi operator yang telah memiliki basis pelanggan dan kualitas jaringan yang prima, akan banyak bermain di ambang paling atas atau tarif maksimum, sementara bagi operator kecil tentunya akan lebih mendorong akuisisi pelanggan baru lewat tarif murahnya.

Sebaliknya, bila semua operator banyak bermain di ambang bawah, industri menjadi tidak sehat karena operator kecil tentunya akan kolaps dan bangkrut.

Dengan tarif murah, maka pelanggan pun bisa jadi malah dirugikan, karena operator akan sulit meningkatkan kuantitas dan kualitas jaringannya sehingga malah akan menghambat laju teledensitas di negeri ini.

Organisasi yang mewadahi pelanggan telekomunikasi Indonesia Telecommunication User Group (Idtug) menyerukan agar operator segera mengimplementasikan imbauan Menkominfo untuk segera menurunkan tarif terkait dengan adanya aturan penurunan biaya interkoneksi sebesar 20%-40%sehingga masya- rakat bisa merasakan komunikasi dengan biaya terjangkau. (arif.pitoyo@[tautan dihapus])

Oleh Arif Pitoyo
Wartawan Bisnis Indonesia
Post Extras: 🖨️ Cetak
🔒 Topik lama, hanya bisa dibaca. Isinya diambil dari forum Forum Ponsel yang dulu: tautan, nomor telepon, dan alamat email sudah disembunyikan. Ingin kiriman ini dihapus atau dikoreksi? Hubungi kami dan sebutkan alamat halaman ini. Ingin membahas topik serupa? Buat topik baru di Forumponsel.
Isi forum adalah pendapat pengirimnya. Kiriman diperiksa sebelum tampil. © Forum Ponsel · Privasi · Syarat · Aturan forum